Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Development of Learning Media Gamification Based on Gamimath Android in Mathematics Learning for Elementary School Sigit Dwi Laksana; Anip Dwi Saputro; Ayok Ariyanto; Dirga Ayu Lestari
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 16 No. 2 (2024): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v16i2.9585

Abstract

The application of technology in the learning process can be a creative innovation. The use of Gamimath is a strategic step that teachers can develop. The purpose of using Gamimath is to facilitate students learning while being able to increase student involvement in the learning process, Which combines the element of gamification with mathematics learning. Where The purpose of this study is to develop learning media assisted by the GAMIMATH application, especially in mathematics subjects, and provide convenience in the mathematics learning process for students so that no one will say mathematics is challenging to understand learning. This research and development (R&D) project consists of six stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subject of this research is PGMI students in the second semester of the Faculty of Islamic Religion, University of Muhammadiyah Ponorogo. The results of this research are that the game math application product has been produced. Based on the results of the validation test by the expert team, it received a score of 85 out of a maximum score of 90 with the category of very good and decent. In addition, during the test, the N-gain Score was 56, which means that the use of the Gamimath application has proven to be quite effective in Improving students' understanding of learning, such as solving problems related to mathematics, collaborating with friends in finding answers to the problems given by following each step in the existing application and solving the challenges given.
Differentiated Learning Training for Madrasah Ibtidaiyah Teachers Lestari, Dirga Ayu; Hanifa, Millata; Mutiara, Eka; Adilah, Nida; Mutaqin, Mumu Zainal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/thame.v4i1.583

Abstract

The aim of this community service is to enhance the skills and mastery of teachers in applying differentiated learning at state elementary madrasah 1 Cilegon, Banten. The method of community service used is PAR (Participatory Action Research) with the use of an LCD projector, sound system, and educational props to support differentiated learning activities. The results show that the teachers were able to understand and master differentiated learning. This was proven by the results of simulations and practices conducted by the teachers in applying differentiated learning in the Islamic Elementary class. In conclusion, the training session ran smoothly and successfully had a positive impact on improving the competence of the teachers at state elementary madrasah 1 Cilegon.
Analisis Studi Kebijakan Terhadap Standar Pembiayaan (Telaah Permendikbud Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis BOS) Lestari, Dirga Ayu; Mutaqin, Mumu Zainal; Muhdiyati, Iyon
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v24i2.45389

Abstract

Regulation of the Minister of Education and Culture (Permendikbud) Number 26 of 2017 concerning Instructions and Techniques for School Operational Assistance is a form of the state's commitment to fulfilling the demands of the opening of the 1945 Constitution. Through this Minister of Education and Culture Regulation, it is hoped that national education will be able to guarantee equal distribution of educational opportunities, improve the quality and relevance and efficiency of education management especially on financing standards to face challenges in the era of globalization. Several important points in this Permendikbud are the ease of learning with the existence of free compulsory education (fair) for 12 years, namely SD/MI, SMP/MTs and SMA/MA. Thus, the commitment made by the government must of course be supported by other stakeholders so that this program can be realized and is on target. So that there will be no issues related to the free 12th compulsory education program which is none other than the existence of BOS/BOM funds.
ANALISIS PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI MI DARUL HUDA CIBADAK Lestari, Dirga Ayu; lisna, Lisnawati
Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol 4 No 1 (2025): Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Mathla'ul Anwar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman sikap disiplin dapat dilakukan melalui pembiasaan yang yang rutin dilakukan, contoh dan teladan yang baik dari guru. Pembiasaan merupakan cara yang dapat dilakukan dalam membentuk karakter pada anak salah satunya melalui pembiasaan shalat dhuha. Dalam usaha membentuk karakter siswa MI DARUL HUDA CIBADAK memiliki sebuah program keagamaan. Program keagamaan yang dilaksanakan di lembaga madrasah MI DARUL HUDA adalah kegiatan sholat Dhuha berjamaah yang rutin dilaksanakan setiap pagi sebelum masuk proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Menganalisis Pembiasan Sholat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Siswa yang dilakukan secara rutin dilaksanakan di MI DARUL HUDA CIBADAK. Penelitian ini juga diharpkan dapat memberikan motivasi kepada lembaga madrasah yang lain untuk menerapkan program keagaaman seperti pembiasaan shalat dhuha untuk membentuk karakter disiplin anak. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan dengan menggunakan instrument pedoman pengamatan, serta pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan melewati tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Adapun lokasi penelitian bertempat di MI DARUL HUDA CIBADAK. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembiasaan shalat dhuha yang dilakukan di MI DARUL HUDA CIBADAK dilakukan di masjid dan dipimpin oleh guru. Bersama guru terlebih dahulu mempersiapkan hal-hal yang mendukung dalam kegiatan pembiasaan Dengan adanya pembiasaan solat dhuha, karakter siswa khususnya dalam karakter disiplin siswa dapat meningkat. Hal ini dibuktikan dengan siswa yang dapat melaksanakan peraturan sekolah dengan baik, mengikuti pembelajaran dengan efektif
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU DOMINO UNTUK MENGENALKAN KONSEP DASAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Lestari, Dirga Ayu; Hanifa, Millata; Rosita, Desyi
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 6 No. 01 (2025): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v6i01.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi media kartu domino sebagai alternatif kreatif untuk mengajarkan konsep matematika dasar seperti bilangan, operasi hitung sederhana (penjumlahan dan pengurangan), dan pemahaman nilai tempat. Media kartu domino diharapkan dapat menjadikan pembelajaran di kelas II SD menjadi lebih menyenangkan, bermakna, dan efektif dengan menggunakan pendekatan visual dan kinestetik yang ditawarkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model penelitian 4D yang terdiri dari 4 langkah yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa kartu domino layak untuk diujicobakan di sekolah karena telah tervalidasi oleh validator ahli media, bahasa, dan materi serta dinilai layak dengan rata-rata presentase lebih dari 90%. siswa terlihat antusias dan tertarik dalam mengikuti pembelajaran dengan media kartu domino, hal ini terlihat dari hasil analisis angket respon siswa yaitu sebesar 93,9% yang menunjukkan respon siswa sangat positif.
Integrating Religious Moderation into Education: A Qualitative Analysis of the ASSTA Curriculum in Madrasahs Mohamad Maulidin Alif Utama; Dirga Ayu Lestari; Dedek Nurisiti Khodijah; Sangkot Sirait; Karwadi Karwadi; Sa'adi Sa'adi; Mukh Nursikin; Mansur Mansur
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.6648

Abstract

The internalization of religious moderation is essential in fostering tolerance and harmony in Indonesia’s pluralistic society. This study explores how the ASSTA curriculum—comprising the Qur'an, Sunnah, Science, Technology, and Morals—is integrated into the learning process to instill religious moderation in students at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools). This qualitative research employed a phenomenological approach to understand the lived experiences of teachers and students. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and questionnaires distributed to 20 purposively selected respondents from MI Asy-Syukriyyah in Tangerang. The data were analyzed iteratively using reduction, coding, and thematic analysis. Findings indicate that religious moderation is not explicitly taught as a standalone subject, but is embedded as a “hidden curriculum” throughout various learning activities. Teachers integrate moderation values contextually through discussions, collaborative projects, and real-life applications, aligning with the principles of contextual teaching and learning (CTL). The curriculum’s integration resulted in improved student engagement, enhanced understanding of moral values, and increased tolerance in classroom interactions. Quantitative indicators—collected through pre- and post-implementation surveys—show a significant improvement in students’ moral awareness and social behavior. The study concludes that the ASSTA-based curriculum offers a strategic framework for embedding religious moderation in early education. However, sustainable implementation requires continuous teacher training, community involvement, and curriculum evaluation. This research contributes to the discourse on Islamic education reform and provides a practical model for integrating moderate religious values within a competency-based curriculum.
UPAYA PENYULUHAN DALAM MENCEGAH BULLYING VERBAL PADA REMAJA Nur Hotimah; Eva Rosita; Dirga Ayu Lestari; Ardiansyah Ardiansyah
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 2 No 2 (2023): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v2i2.25

Abstract

Bullying saat ini marak di kalangan remaja karena mereka sedang mencari identitas diri. Masa remaja adalah periode krusial di mana mereka eksplorasi diri dan mencoba hal-hal baru. Ketika remaja tidak mampu mengendalikan emosinya, ini dapat menghasilkan perubahan perilaku seperti minat yang berbeda, emosi tidak stabil, postur tubuh buruk, dan perilaku menyimpang. Di Indonesia, angka kejadian bullying cukup tinggi, termasuk intimidasi di antara remaja dari berbagai latar belakang fisik dan psikologis. Pelaku bullying tidak hanya anak-anak berbadan besar dan kuat, tetapi juga anak-anak bertubuh kecil yang bisa dominan secara psikologis dalam lingkungan mereka. Alasan utama pelaku bullying adalah rasa kepuasan dan kekuasaan di antara teman sebaya. Dampaknya bagi korban bisa berupa gangguan mental dan fisik serius jika tidak segera dihentikan. Pemberian edukasi tentang perundungan di kalangan remaja menjadi penting untuk mencegah dan mengurangi kasus tersebut. Dengan pendidikan yang tepat, diharapkan remaja akan lebih peka terhadap dampak negatif perundungan dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung di masyarakat mereka.
Analisis Pemikiran Deming, Juran dan Crosby Terhadap Manajemen Mutu Pendidikan Karakter Dirga Ayu Lestari; Mumu Zainal Mutaqin; Solihin
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 2 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i2.5430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali standarisasi manajemen sebagai pengejewantahan pragmatisme hingga perlu mengetahui kontribusi manajemen mutu yang diadopsi oleh lembaga pendidikan berdasarkan perspektif Deming, Juran dan Crosby. Ketiga tokoh tersebut memiliki dasar pemikiran dan strategi untuk penjaminan mutu yang kuat sebagai rujukan dalam meningkatkan produk yang bermutu atau berkualitas. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi, menganalisis literatur yang relevan, dan mengembangkan pemahaman mendalam tentang pemikiran Deming, Juran dan Crosby terhadap manajemen mutu pendidikan karakter. Hasil dan Pembahasan dalam penelitian ini terkait pemikiran dan kontribusi Deming, Juran dan Crosby terangkum dalam istilah Total Quality Management (TQM). TQM dianggap sebuah pendekatan yang cukup tepat, maka lembaga Pendidikan diharuskan mencoba, mengadopsi dan mulai beradaptasi dengan konsep ini, sebagai langkah strategis guna meningkatkan pelayanan maksimal pada pelanggannya. TQM perlu diterapkan pada setiap satuan pendidikan guna mendorong kualitas pelayanan prima kepada stakeholders dalam menerapkan Pendidikan karakter.
EDUKASI ANTI BULLYING MELALUI SEMINAR “BE A BUDDY NOT A BULLY” BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI KAMPUNG BARU BANTEN Millata Hanifa; Dirga Ayu Lestari; Farid Ma'ruf; Royhan Imamul Muttaqin; Kokom Komariah; Eem Komala
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.6639

Abstract

Bullying is a social problem that still frequently occurs in elementary schools and has the potential to negatively impact the psychological, emotional and social development of students. Students’ lack of understanding of the forms and impacts of bullying behavior often leads to bullying being considered part of normal interactions between friends. This community service activity aims to provide education about the dangers of bullying, instill empathy and mutual respect among students and increase student awareness so that they can protect their friends and not engage in bullying. The activity was carried out at SDN Kampung Baru, Serang Regency Banten, involving 71 elementary school students through a Participatory Action Research approach. The implementation method was carried out through an educational seminar "Be a Buddy Not a Bully" which included material delivery, educational video screenings, interactive discussions, simulations, questions and answers, ice breakers, and educational games. Data collection techniques were carried out through observation, structured interviews and pretests and posttests.
Teknik Modeling untuk Membentuk Perilaku Menolong dan Sopan Santun Siswa Nor Fadilah; Asyaari Asyaari; Eva Rosita; Dirga Ayu Lestari
Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/altahdzib.v3i1.305

Abstract

The research aims to explain and describe modeling techniques, polite behavior, and the impact of modeling techniques on students' helping and polite behavior at Raudhatul Athfal Nurul Hidayah Pemakasan. The research method is qualitative through a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data processing techniques involve condensation, data presentation, and drawing conclusions. Data validity techniques include credibility. Research findings: (1) Modeling techniques: Attention Stage with student conditioning, attracting students' attention through singing and guessing games, and demonstrating helpful and polite behavior. Retention Stage involves recalling demonstrations and applying behavior. The reproduction Stage involves repeating behavior and giving tasks. The motivation Stage involves giving rewards and punishments. (2) Polite and courteous behavior: students helping each other in small matters, such as completing tasks or providing pencils, also being polite to teachers. (3) Impact: Students start helping each other in small matters, such as completing tasks providing pencils, and being polite to teachers.