Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Matrasain

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS MASYARAKAT DI JALAN PEDESTRIAN KOTA MANADO DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LIVING Rengkung, Samuel Triberto; Warouw, Fela; Malik, Andy A.M.
MEDIA MATRASAIN Vol. 20 No. 2 (2023): MEDIA MATRASAIN
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/matrasain.v20i2.53912

Abstract

Secara sederhana, active living berarti berusaha untuk tetap aktif secara fisik setiap hari tanpa harus melakukannya, seperti penggunaan transportasi aktif untuk berjalan kaki atau bersepeda di jalur pedestrian. Menurut Government of Western Australia (2015), hal ini memiliki faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang sehingga active living memberikan dampak triple-bottom-line baik dalam menghidupkan lingkungan pedestrian yang merupakan salah satu upaya mewujudkan healthy city. Tujuan penelitian ini memfokuskan faktor utama yang paling mempengaruhi seseorang untuk bergerak aktif sepanjang jalur pedestrian Laksda John Lie berdasarkan teori triple-bottom-line, berlokasi di Kawasan komersial terbesar Kota Manado serta usulan dalam menaikan tingkat minat masyarakat terhadap active living. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, observasi lapangan dan kuisioner bersifat tertutup, pengumpulan sampel data menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa secara umum masyarakat setuju tentang pentingnya active living dan faktor utama seseorang untuk bergerak aktif dalam sebuah lingkungan komersial adalah faktor lingkungan. Kata kunci – active living, bergerak aktif, pedestrian In simple terms, active living means trying to stay physically active every day without having to do so, such as the use of active transportation for walking or cycling on pedestrian paths. According to the Government of Western Australia (2015), this has factors that influence a person's behavior so that active living has a triple-bottom-line impact in reviving the pedestrian environment which is one of the efforts to realize a healthy city. The purpose of this research is to focus on the main factors that most influence a person to move actively along the Laksda John Lie pedestrian path based on the triple-bottom-line theory, located in the largest commercial area of Manado City and suggestions in increasing the level of public interest in active living. The methods used are qualitative and quantitative, field observations and closed questionnaires, data sample collection using purposive techniques. The results of this study suggest that in general people agree about the importance of active living and the main factor for a person to move actively in a commercial environment is environmental factors. Keywords – active living, move actively, pedestrian
EVALUASI KESESUAIAN LOKASI TPA REGIONAL ILO-ILO DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Paendong, Marcelino; Warouw, Fela; Karongkong, Hendriek Hanie
MEDIA MATRASAIN Vol. 22 No. 2 (2025): MEDIA MATRASAIN
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan persampahan di Kota Manado yang ditandai dengan kelebihan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo mendorong perencanaan TPA Regional Ilo-ilo di Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lokasi TPA Regional Ilo-ilo yang direncanakan. Metode yang digunakan adalah Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Sepuluh kriteria dianalisis yang terdiri dari faktor fisik, sosial, dan lingkungan, meliputi jarak dari jaringan jalan, permukiman, sungai, bandar udara, dan tempat pengelolaan sementara (TPS), serta kelerengan, elevasi, erodibilitas tanah, permeabilitas tanah, dan penggunaan lahan. Setiap kriteria diberi bobot dan skor untuk menentukan tingkat kesesuaian. Hasil analisis weighted overlay menunjukkan bahwa lokasi TPA Regional Ilo-ilo masuk dalam kategori "Cukup Sesuai". Lokasi ini memiliki keunggulan pada kriteria penggunaan lahan (tanah kosong), erodibilitas tanah (sangat rendah), dan kelerengan (5°-10°). Namun, lokasi ini memiliki kelemahan karena jaraknya yang sangat dekat dengan permukiman (±200 m) dan berada pada elevasi rendah (<200 mdpl), yang membuatnya masuk kategori "Tidak Sesuai" untuk kedua kriteria tersebut. Oleh karena itu, meskipun layak, pengembangan TPA Ilo-ilo memerlukan langkah mitigasi yang cermat untuk mengatasi potensi dampak negatif sosial dan lingkungan.
Co-Authors , Sangkertadi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Al Asy Ary, Muhammad Farid Alhabsyi, Usman Alvin J. Tinangon Amanda Sembel Amra, Putri H. Andy A.M. Malik, Andy A.M. Anggreny Purukan Aristotulus E. Tungka, Aristotulus E. Arnold Yan, Arnold Berutu, Yunus C. Bleskadit, Myron L. Cindy R. S. Wahongan, Cindy R. S. Claudia T. Dariwu Cynthia E. V. Wuisang, Cynthia E. V. Daun, Almer Aziz Mukmin Pratama Devy S. Sahambangun Diniati, Wiwid Duwila, Nurul Mentari Dwight M Rondonuwu, Dwight M Dwight M. Rondonuwu Dwight Mooddy Rondonuwu, Dwight Mooddy Eldija , Fadillah Esli D Takumansang Esli D. Takumansang Esli Takumansang, Esli Eunike L. Tombokan Ewin A. Montol, Ewin A. Faizah Mastutie Folasimo, Desriyati H. Gabriela, Sonya A. Gay, Faris Sasma Gladys M. F. Pinontoan, Gladys M. F. Hendriek H Karongkong Hendriek Karongkong, Hendriek Herry Kapugu Ingerid L Moniaga, Ingerid L Ingerid Moniaga Janis, Ira Wilhelmina Jefrey I. Kindangen Jessie Oley Johanes D. Lahunduitang Johannes Van Rate Joseph Rengkung Judy O. Waani Julianus A. R. Sondakh Karongkong, Hendriek Hanie Kawulusan, Melly Kumurur, Veronika A Lakat, Ricky S.M Laming, Magdalena Y. Landimuru, Elza Y. Lautetu, Lisa Meidiyanti Leidy M. Rompas Lempoy, Elroi Lempoy, Josia O. Linda Tondobala Londa, Kyrei K Maisandrya, Riska Malik, Andy A. M. Mandang, Pretty Marietha Kidung Kristiani, Marietha Kidung Mayor, Jerylin Melisa Margareth, Melisa Mentari Ngodu, Mentari Michael M Rengkung, Michael M Mokodompis, Sonia R. Narsi, Wiwi Octavianus Hendrik Alexander Rogi Oktaviani, Awaliyah Oroh, Alfiando Paendong, Marcelino Pajow, Vanesa Mariani Papia Franklin, Papia Paputungan, Nining G. Peggy Egam Pelealu, Rodrygo H Pemani, Ingrith Pesik, Febryani Ribka Pierre H Gosal, Pierre H Pierre H. Gosal Pormes, Lona Prantiono, Femando Rachmadyanti, Resza Rachmat Prijadi Raintung, Vira N. Raymond Ch Tarore, Raymond Ch Rengkung, Samuel Triberto Reny Syafriny Reppi, Eygen Imanuel Richard Pontoan Rieneke L.E. Sela Rizky Yuliansar Yasin, Rizky Yuliansar Rondonuwu, Dwight Moody Salilo, Michael Sangkoy, Farly R. Sela, Rieneke L.E Sembel, Amanda S Sengkey, Sephia Silangen, Johanis K Simaela, David Heryyanto Simatupang, David Solang, Steven Solon, Thania Hanna Sondakh, Muhammad W. E. Sonny Tilaar Soselisa, Megaelvi Stenly Y. Taaluru, Stenly Y. Surijadi Supardjo Suryono MT Sutarno, Ukhti Bayyinah Tangkau, Gryzella L. Tiwang, Juve Tonapa, Patria Rante Torar, Viyana Naomi Veren Tri R Warang, Tri R Tuwonaung, Janet Blandina Veronica A Kumurur, Veronica A Veronica A. Kumurur Veronica Kumurur Verry Lahamendu, Verry Vicky H. Makarau Waani, Judy Windy Mononimbar Winsensius S.P. Raco Wirawan, Rivaldo Restu Wuisang , Cynthia Yasinta, Afiifa Ayudiah Yogini Adriana Wulur Yohanes Y. Mantiri Yura, Mikha A