Claim Missing Document
Check
Articles

Intervensi Kesiapan Ibu Berbasis Spiritual Terhadap Maternal Confident pada Ibu Muda di Kecamatan Dukun Magelang Jawa Tengah Warsiti, Warsiti; Rokhmah, islamiyatur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini disebabkan karena kurangnya informasi tentang dampak dan akibat yang akan terjadi bagi pasangan muda, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, psikologis maupun sosial. Pesenyebab pernikahan dini diantaranya kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), kemiskinan dan budaya. Sedangkan dampak pernikahan dini secara kesehatan adalah akan menyebabkan kemamilan dini, kanker servik, dan IMS. Ketiadaan akses informasi menyebabkan minimnya pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan usia muda tersebut. Remaja sebagai agen of change menjadi sangat penting untuk diperhitungkan, dikarenakan secara demografi jumlah remaja menduduki posisi yang besar; dan agenda SDGs 2015-2030 menempatkan remaja menjadi salah satu pusat pembangunan. Selain itu remaja-lah yang akan menentukan peradaban islam dimasa depan menjadi lebih baik atau buruk. Jika pernikahan dini semakin banyak maka apa yang akan terjadi pada generasi islam kedepan. Pasangan muda secara psikis dan fisik belum siap untuk menjadi orang tua dan mendidik anak mereka secara baik, bagi yang sudah terlanjur menikah diusia muda belum maksimalnya pembinaan tentang parenting bagi pasangan yang menikah diusia. Wal hasil pasangan yang menikah muda akan mendidik anak mereka dengan pola asuh yang tidak semestinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola asuh terhadap anak yang dilakukan oleh pasangan yang menikah diusia muda/dini. Kemudian selain itu juga bertujuan untuk mengetahui sistem dan model pembinaan parenting dari keluarga, pemerintah(departeman agama/KUA) dan masyarakat kepada pasangan yang menikan diusia muda/dini. Adapun metode penelitian yang dilakukan dengan pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan dokumentasi.
Meningkatkan Karakteristik Marshall Dengan Menambah Serbuk Ban Bekas Ke Dalam Campuran Laston AC-WC Maulana, Radiks Gilang; Arrofif, Zaaim; Warsiti, Warsiti; Kusdiyono, Kusdiyono; Risman, Risman
Bangun Rekaprima Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.578 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v4i2.1197

Abstract

Konstruksi perkerasan perkerasan lentur (flexible pavement) secara garis besar terdiri dari tiga lapis yaitu sub base course, base course dan surface course. Salah satu bahan surface course berupa laston AC-WC. Bahan campuran konstruksi perkerasan laston AC-WC. akan menentukan karakteristik campuran tersebut. Karakteristik campuran perkerasan meliputi Kepadatan (Density), Rongga Pada Mineral Agregat (VMA) , Rongga Terisi Aspal (VFA) , Rongga Dalam Campuran (VIM) , Rongga Dalam Campuran Kondisi Membal (Refusal VIM) , Stabilitas Marshall (MS) , Stabilitas Marshall Sisa (IRS) , Kelelehan Marshall (Flow). Penambahan bahan tambah seperti serbuk ban bekas ke dalam campuran aspal dapat menjadi alternatif bahan tambah guna meningkatkan kualitas dan keawetannya dan daya tahan yang lebih baik terhadap suhu tinggi, dibandingkan dengan aspal tanpa penambahan bahan tambah. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penambahan serbuk ban karet bekas terhadap nilai karakteristik Marshall campuran Laston AC-WC dan membandingkan hasil parameter Marshall campuran Laston AC-WC standar dengan yang ditambahkan serbuk ban Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAO yang dipakai (6.0%) yang berpengaruh pada nilai Density maksimum 2.376 𝑔𝑟/𝑐𝑐 dengan prosentase serbuk ban sebesar 7.4%, VMA maksimum 5.186% dengan prosentase serbuk ban sebesar 7.4%, , VFA maksimum 72.510% dengan prosentase serbuk ban sebesar 7.4% , VIM minimum 4.22% dengan prosentase serbuk ban sebesar 7.4% , VIM Refusal density minimum 4.231% dengan prosentase serbuk ban sebesar 6,2%, Stabilitas Marshall (MS) maksimum 1008.86 kg dengan prosentase serbuk ban sebesar 4.5% , Stabilitas Marshall Sisa (IRS) maksimum 671.813 kg dengan prosentase serbuk ban sebesar 4.1% , Nilai Kelelehan Marshall ( Flow ) maksimum 3.40 𝑚𝑚 dengan prosentase serbuk ban sebesar 6,9% , dan Marshall Quotient ( MQ ) maksimum sebesar 309.26 𝑔𝑟/𝑚𝑚 dengan prosentase serbuk ban sebesar 4.1% . Dalam perhitungan penambahan serbuk ban optimum dari 9 parameter marshall yang digunakan, dari berbagai parameter marshall yang sudah dianalisis diperoleh hasil kadar penambahan serbuk ban terendah yaitu pada persentase 4.1% dan sedangkan persentase penambahan serbuk ban pada kondisi tertinggi (optimum) diperoleh hasil yaitu 7.4%.
Pemahaman Isu Gender, Disabilitas Dan Sosial Inklusi (GEDSI): Studi Kasus Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Dan Universitas Muhammadiyah Makassar Dahniar, Dahniar; Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti; Hasnah, Andi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14206

Abstract

Isu Gender, Disabilitas dan Sosial Inklusi (GEDSI) masih belum menjadi wacana utama yang dibahas dalam perkuliahan di Perguruan Tinggi. Masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan disabilitas, kasus pernikahan dini, kasus stunting belum dianalisis dari sudut pandang GEDSI. Penelitian Ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang GEDSI yang berguna untuk menggalis pada tugas akhir mahasiswa terkait tema yang berkaitan dengan isu GEDSI. Metode yang digunakan kualitatif dengan pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, focus group diskustion, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, sebagian besar mahasiswa masih perlu ditingkatkan pemahaman tentang konsep GEDSI, sekalipun mahasiswa sudah dapat memetakan beberapa kasus-kasus yang berkaitan dengan isu gender, disabilitas seperti pernikahan anak, stunting dan kekerasan terhadap perempuan, namun belum bisa secara detail menganalisis kasus-kasus tersebut jika dikaitkan dengan konsep GEDSI. Hal ini menunjukkan pentingnya penguatan kurikulum di perguruan tinggi tentang materi GEDSI. Kata Kunci: Disabilitas, gender, inklusi, pemahaman
FAKTOR MITOS DAN BUDAYA TERHADAP KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA SUKU JAWA Warsiti, Warsiti; rosida, Luluk; Sari, Desi Fatma
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.79

Abstract

Salah satu faktor yang menghambat keberhasilan ASI eksklusif dalah berkembangnya mitos dan kepercyaan yang salah terutama pada salah satu suku dalm hal ini masyarakat jawa. Mitos-mitos ataupun kepercayaan merupakan hambatan untuk tindakan menyusui yang normal, diantaranya kolostrum tidak baik bahkan bahaya untuk bayi, bayi membutuhkan teh atau cairan lain sebelum menyusui. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan atau desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional.Sampel pada penelitian ini berjumlah 66 ibu yang memenuhi kriteria inklusi penelitian.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik menggunakan analisis bivariat (Chi Square).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mitos dan factor budaya mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif.Kata kunci :mitos, budaya, suku jawa, ASI Eksklusif
Support And Role of Husbands in Post-Mastectomy Patient Care: Literature Review Dewi, Tri Sejati Kartika; Warsiti, Warsiti; Purwati, Yuni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.685

Abstract

Background:Mastectomy for advanced breast cancer not only has physical but also significant psychological consequences for women. Changes in body image, feelings of loss, and limitations in activities often affect the harmony of household life, including the husband. In this situation, the husband plays the role of primary caregiver, providing support for his wife, but also faces stress, uncertainty, and psychological changes due to his wife's condition. Objective:To exploring the husband's experience as a caregiver for his wife in caring for her after a mastectomy.Methode:This literature review research method used databases, namely Pubmed, SINTA, Science Direct, Researchgate, Google Scholar. The keyword were post mastektomi, family support, husband support, body image, Quality of life. Data analysis used literature selection (PRISMA) with inclusion criteria of manuscripts that could be accesed in full text in the range of 2020-2025. Result:The results of the journal analysis show that the majority of studies look at the perspective of cancer survivors, with support from the family in general, not from the husband as the wife's caregiver after a mastectomy. Conclusion and suggestion:Most studies only look at the perspective of cancer survivors, and support is provided only by families in general, with no support from the husband's perspective.
Hubungan dukungan teman sebaya dengan kesiapan anak usia sekolah menghadapi menarche Cahyaningrum, Mutiara Putri; Warsiti, Warsiti; Anisa, Diah Nur
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 4 (2026): April Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i4.2681

Abstract

Background: Menarche is the first menstruation that marks the onset of puberty in girls and often causes anxiety if not accompanied by adequate preparedness. Unpreparedness in facing menarche can lead to anxiety, fear, negative perceptions of menstruation, and difficulties in coping with physical and emotional changes during puberty. Purpose: This study aims to determine the relationship between peer support and the readiness of school-aged children. Methods: This research used a quantitative design with a correlation analysis method and a cross-sectional approach. The sample consisted of 53 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the contingency coefficient correlation test. Results: The majority of peer support has good support, namely 36 respondents (67.9%), and for readiness, the majority of readiness is good, as many as 37 female students (69.8%). The results of the Fisher's Exact Test analysis obtained a p-value = 0.001 < 0.05, this indicates that there is a significant relationship between peer support and the readiness of school-age children to face menarche. The correlation coefficient value is 0.437, which indicates the closeness of the relationship in the moderate category. Conclusion: There is a significant relationship between peer support and the readiness of school-aged children to face menarche with a moderate strength of association.   Keywords: Menarche Readiness; Peer Support; School-Aged Children.   Pendahuluan: Menarche merupakan menstruasi pertama yang menandai awal pubertas pada anak perempuan dan sering kali menimbulkan kecemasan apabila tidak disertai kesiapan yang memadai. Ketidaksiapan dalam menghadapi menarche dapat menimbulkan kecemasan, ketakutan, persepsi negatif terhadap menstruasi, serta kesulitan dalam menghadapi perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan kesiapan anak usia sekolah menghadapi menarche. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode correlation analysis, dan pendekatan waktu yang digunakan adalah cross-sectional. Sampel diambil dengan Teknik purposive sampling sebanyak 53 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan di analisis menggunakan uji korelasi koefisien kontingensi. Hasil: Dukungan teman sebaya mayoritas memiliki dukungan baik yaitu 36 responden (67.9%)  dan untuk kesiapan mayoritas kesiapan baik sebanyak 37 siswi (69.8%). Hasil analisis Fisher's Exact Test didapatkan hasil nilai p (value) = 0.001 < 0.05, maka hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan kesiapan anak usia sekolah menghadapi menarche. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.437, yang menunjukkan keeratan hubungan dalam kategori sedang. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan kesiapan anak usia sekolah menghadapi menarche dengan keeratan hubungan dalam kategori sedang.   Kata Kunci: Anak Usia Sekolah; Dukungan Teman Sebaya; Kesiapan Menarche.
Co-Authors A, Zaaim Abdilah, Rifqi Aulia Abkar Raden Affani, Chelsea Dhiya Agustini, Ferina Aiun Hayatu Rabinah Aldias Bahatmaka Andrianty, Trisny Anisa, Diah Nur Ariyanto, Arief Subakti Arrofif, Zaaim Astuti, Andari Wuri Astuti, Etni Dwi Bulan, Yosua Daniel Cahyaningrum, Mutiara Putri Dahniar Dahniar Dewi, Tri Sejati Kartika Diana Endah Handayani Erien Luthfia Etni Dwi Astuti Fajarini, Nurbita Goro, Garup Lambang Harprastanti, Primasiwi Hasnah, Andi Herlin Fitriani Kurniawati Herol, Herol Ilmiyani, Siti Naili Intan Mutiara Putri Iskandar, Ranu Islamiyatur Rokhmah Juliandari, Kriska Afri Kit, Ayano Kusdiyono, Kusdiyono Leily Fatmawati, Leily Lilik Satriyadi, Lilik Lukman, Sesaria Luluk Rosida Lydia C.H. Tuti M, Radiks Gilang Mahbub, Jamal Maulana, Radiks Gilang Mera Kartika Delimayanti Mukaromah, Nahdiyatul Mulyono, Tedjo Nafisah, Khilda Durrotun nur laela Nur Setiaji Pamungkas, Nur Setiaji Nurhadi, Imam Pangesti, Rendy Dwi Parhadi Parhadi, Parhadi Prayoga, Muhaimi Mughni Putri, Isria Miharti Maherni Ramadhan, Ardea Achmad Ratna Yuliani Risman Risman Rizqi Fitri Naryanto Rizqi, Aisyah Nur Roselina Rahmawati S.T., M.T., DEDI BUDI SETIAWAN Sari, Desi Fatma Setiani, Fibrinika Tuta Setyono, Karnawan Joko Siti Agustina Siti Agustina, Siti Siti Naili Ilmiyani Sri Handayani Sri Harsini, Sri SUDARMONO SUDARMONO Sugiantoro, Hari Akbar Sukoco, Imam Sukoyo Sukoyo Sulistiawati, Baiq Heny Suparman Suparman Supriadi, Didik Supriyadi Supriyadi Surya Buana, Lalu Yahya Sya’bin, Nurul Trisny Andrianty Tuti, Lydia C.H. Wardani, Sisca Dwikusuma Yanti Yanti Yuni Purwati Yustinus Eka Wiyana, Yustinus Eka Zainal Abidin