Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN UJI TANAH DI LAPANGAN UNTUK SISWA SMKN 5 SURAKARTA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN Rabinah, Aiun Hayatu; Goro, Garup Lambang; Harprastanti, Primasiwi; Mahbub, Jamal; Risman, Risman; Warsiti, Warsiti; Mulyono, Tedjo; Wiyana, Yustinus Eka; Nurhadi, Imam; Satriyadi, Lilik
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5494

Abstract

SMKN 5 Surakarta students encountered a challenge during the initial assessment of the civil construction implementation, particularly concerning field soil testing. This challenge was exacerbated by the absence of soil mechanics courses in the curriculum. While the students possessed a fundamental grasp of civil engineering competencies, they faced difficulties in various aspects, with field soil testing being a notable area of concern. To address these competency gaps and enhance the vocational school curriculum, training sessions were conducted to educate students on the practical application of soil tests in the field. The specific training covered sand cone and DCP tests. According to the questionnaire results, post-training, over 50% of SMKN 5 Surakarta students exhibited a clear understanding of how to perform field tests using DCP, Sand Cone, and Speedy Moisture test equipment, along with the ability to analyze the resulting test data. The effectiveness of direct training and intensive mentoring was evident in facilitating students' comprehension of the provided material. Notably, 90% of the students affirmed that the training was easily comprehensible.
KUALITAS AMBIEN DENGAN PARAMETER CO DI PERSIMPANGAN DAERAH SEMARANG Warsiti, Warsiti; Risman, Risman
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.035 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4423

Abstract

Dari pemantauan kualitas udara pada pada persimpangan bersinyal jalan diharapkan dapat memberi masukan kepada Pemberi Kebijakan pengaturan lama waktu merah dan geometrik / kemiringan jalan tiap lengan persimpangan agar supaya pencemaran / kualitas udara yang dihasilkan dari akibat jumlah kendaraan bermotor tetap memenuhi standar kesehatan. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah CO meter. Dalam survey ini yang dicatat adalah jumlah tundaan (kendaraan ) selamawaktu merah dan jumlah kadar CO dalam udara serta kelandaian dari tiap lengan persimpangan. Data hasil pengukuran dikompilasi dilanjutkan dianalisa pada tiap lengan persimpangan yang mempunyai kelandaian tertentu. Analisis yang dilakukan meliputi yaitu menganalisis antara jumlah kandungan CO dalam udara dengan jumlah tundaan (jumlah kendaraan tertunda/berhenti) selama waktu merah pada simpang bersinyal dengan kemiringan lengan tertentu Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan jumlah CO terhadap jumlah tundaan untuk kemiringan lengan lebih tajam (kemiringan +) dibandingkan dengan kelandaian lengan yang tidak tajam (kelandaian -). Peningkatan jumlah CO yang cukup signifikan terjadi pada jam jam sibuk yaitu jam 7.00 -8.00 dan jam 16.00 ”“ 17.00 pada lengan simpang utama jalan raya , tetapi memberikan hasil semua nya di bawah ambang batas yaitu 15.000 μg/Nm3 atau 26,19 ppm. Dari data diperoleh kadar CO yang paling tinggi pada simpang Banyumanik yaitu sebesar 7,5 ppm pada lengan jalan Jln. Jendral Anton Sujarwo . Sedang apad simpang Ungaran yang paling besar pada lengan simpang Jln. Gatot Subroto dr semarang ke Solo sebesar 12,64 ppm. Dari kedua persimpang ini kadar CO dalam udara masih aman.
FAKTOR MITOS DAN BUDAYA TERHADAP KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA SUKU JAWA Warsiti, Warsiti; rosida, Luluk; Sari, Desi Fatma
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.79

Abstract

Salah satu faktor yang menghambat keberhasilan ASI eksklusif dalah berkembangnya mitos dan kepercyaan yang salah terutama pada salah satu suku dalm hal ini masyarakat jawa. Mitos-mitos ataupun kepercayaan merupakan hambatan untuk tindakan menyusui yang normal, diantaranya kolostrum tidak baik bahkan bahaya untuk bayi, bayi membutuhkan teh atau cairan lain sebelum menyusui. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan atau desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional.Sampel pada penelitian ini berjumlah 66 ibu yang memenuhi kriteria inklusi penelitian.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik menggunakan analisis bivariat (Chi Square).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mitos dan factor budaya mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif.Kata kunci :mitos, budaya, suku jawa, ASI Eksklusif
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA PEREMPUAN DIFABEL (TUNA GRAHITA) DI SLB NEGERI 2 YOGYAKARTA Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.055 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.39-49

Abstract

Latar belakang: Lingkup kesehatan reproduksi yang ada  masih dominan berpaham pada “normalisme” artinya semuanya didesain untuk individu yang normal. Masih belum ada desain yang diperuntukan untuk difabel. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebutuhan kesehatan reproduksi remaja perempuan difabel di SLB Negeri 2 Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data indept interview. Triangulasi subyek dan metode dilakukan untuk meningkatan kredibilitas penelitian yaitu dengan metode focus group discussion kepada guru dan orang tua. Analisa data dengan mengggunakan pendekatan langkah dari Colaizzi. Kesimpulan Sebagian besar remaja difabel grahita perempuan belum memiliki pemahaman secara kompresensif mengenai Kesehatan Reproduksi. Peran orang tua dan guru masih belum maksimal dalam memberikan pemahaman mengenai Kesehatn reproduksi kepada difabel grahita perempuan. Kebijakan pendidikan belum memprioritaskan Kesehatan Reproduksi masuk dalam kurikulum pendidikan bagi difabel grahita.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 Melalui Workshop di SD Negeri 57/II Talang Silungko 2 Warsiti, Warsiti
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.229

Abstract

Sekolah Dasar (SD) merupakan lembaga pendidikan dasar pertama yang memegang peranan penting dalam dunia pendidikan guna memberikan dasar terhadap tingkat pendidikan selanjutnya. SekolahDasar merupakan salah satu program pendidikan dasar wajib belajar sembilan tahun yang ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, pengelolaan dan penanganan pendidikan dasar yang memadai demi meningkatkan mutu pendidikan sangat diperlukan.Penelitianinibertujuan agar guru mampu merencanakan pelaksanaan pembelajaran,agar materi disampaikan guru lebihdiserapolehsiswa. Berdasarkan hasil wawancara, rata rata guru di Sekolah Dasar Negeri Nomor 57/II Talang Silungko 2 belum mampu untuk menyusun Perangkat pembelajaran khususnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan baik untuk mengatasi masalah tersebut maka Penulis melakukan penelitian pada guru Sekolah Dasar Negeri Nomor 57/II Talang Silungko 2 tersebut dengan judul: Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Workshop di Sekolah Dasar Negeri Nomor 57/II Talang Silungko 2 tahun 2019. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing masing siklus terdiri dari 4 tahab yaitu perencanan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dapat disimpulkan bahwa berdasar hasil Penelitian tindakan melalui workshop dilanjutkan dengan pembimbingan dari siklus ke siklus telah terjadi peningkatan kompetensi guru, yaitu pada siklus pertama dengan rata­-rata 60.4, pada siklus kedua menjadi 76.
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 3 Sumberagung Kabupaten Boyolali warsiti, Warsiti; Agustini, Ferina; Handayani, Diana Endah
Indonesian Journal of Elementary School Vol 4, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijes.v4i1.17822

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS masih kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 3 Sumberagung Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental bentuk one group pretest-posttest. Hasil penelitian ini adalah diperoleh nilai rata-rata untuk pretest sebesar 55,45, sedangkan untuk posttest sebesar 83,18. Setelah dilakukan uji-t diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 5% maka diperoleh sig (2-tailed)0,05, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu penerapan model pembelajaran project based learning.  Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran project based learning  efektif terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 3 Sumberagung Kabupaten Boyolali.
HUBUNGAN PENGETAHAUN IBU HAMIL DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENJELANG PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGUNJAYA DAN SUMBERJAYA KABUPATEN BEKASI Mukaromah, Nahdiyatul; Raden, Abkar; Warsiti, Warsiti
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 8, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v8i1.5823

Abstract

Abstract: Globally, approximately 10% of pregnant women experience mental health disorders prior to the pandemic, with anxiety levels at 16%, which escalated to 57% during the COVID-19 pandemic. This increase in symptoms of depression and anxiety has been associated with a heightened risk of postpartum depression. Knowledge related to COVID-19 has been identified as a factor influencing anxiety among pregnant women. This study aims to examine the relationship between pregnant women's knowledge prior to delivery and their anxiety levels during the COVID-19 pandemic. The research employed an analytical survey design with a cross-sectional approach, utilizing both online and offline questionnaires for data collection. The sample was selected using accidental sampling, comprising 87 pregnant women. The findings indicate a significant relationship between knowledge and anxiety, with a p-value of 0.012 and an odds ratio (OR) of 4.880. Pregnant women with higher knowledge levels were 4.880 times more likely to experience reduced anxiety. These results suggest that increased knowledge among pregnant women is associated with lower anxiety levels, highlighting the importance of anxiety screening to enable monitoring and prevent anxiety during pregnancy.Abstrak: Secara global sekitar 10% ibu hamil menderita gangguan mental sebelum pandemi, dan tingkat kecemasan sebesar 16% dan meningkat menjadi 57% pada masa pandemi COVDI-19. Peningkatan gejala depresi dan kecemasan berhubungan dengan peningkatan depresi pasca melahirkan. Pengetahuan terkait COVID-19 merupakan faktor yang berpengaruh pada kecemasan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengertahuan ibu hamil menjelang persalinan dengan kecemasan pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional, tehnik pengumpulan data secara online dan offline menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling yang berjumlah 87 ibu hamil. Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan dengan nilai p-value 0,012 dengan nilai OR sebsesar 4,880, ibu yang memiliki pengetahuan yang tinggi dapat menurunka kecemasan sebesar 4,880 kali. Hasil dari Penelitian ini menemukan semakin tinggi pengetahuan ibu semakin rendah kecemasan yang dirasakan, perlu adanya skrining kecemasan sehingga dapat dilakukan pemantauan dan mencegah terjadinya kecemasan pada ibu hamil. 
Enhancing Parenting to Prevent Negative Discipline in Yogyakarta: Mixed Methods Study Nafisah, Khilda Durrotun; Astuti, Andari Wuri; Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti; Kit, Ayano
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i2.8808

Abstract

Data show that 60% of children aged 2 to 14 have experienced physical punishment from their parents. Based on data from the Simfoni PPA KemenPPPA (Online Information System for the Protection of Women and Children), in 2023, there were 29,884 cases of violence recorded throughout Indonesia. Objective: This study aimed to enhance the parenting skills of prospective parents in the Bantul region to prevent the use of negative disciplinary methods on children. This study employed a mixed-methods design with a Sequential Explanatory approach. The quantitative phase used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design, involving 37 prospective parents as the sample. The qualitative phase utilised Participatory Action Research, recruiting a sample of 5 couples of prospective parents, 2 counsellors, and 1 policy maker. The average attitude score of prospective parents before the intervention was 62.11, which increased to 80.38 after the intervention. A significant p-value of 0.000 < 0.05 indicates the rejection of the null hypothesis. This implies that the intervention concerning negative disciplinary measures on children has a significant impact on the attitudes of prospective parents. Conclusion: Several challenges faced by prospective parents in enhancing parenting skills include a lack of experience in child-rearing, mental unpreparedness for parenthood, and limited time due to work and other activities. The government needs to formulate policies that encourage positive parenting approaches and non-violent discipline, and launch awareness campaigns to educate the public about the dangers of negative disciplinary measures and the importance of positive parenting methods.
Gender-Based Violence against Men and Women Warsiti, Warsiti; Rosida, Luluk; Putri, Intan Mutiara; Fajarini, Nurbita
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v21i1.13707

Abstract

Based on data from the Indonesian National Commission on Violence Against Women (INCVAW/Komnas Perempuan) from 2007 to 2019, there was a very significant increase in cases of Gender-Based Violence (GBV), reaching eightfold (792%). The majority of GBV victims are women, but men can also be potential victims. However, most research on GBV focuses only on women. Gender-based violence has short-term and long-term impacts on physical and mental health. Female victims of GBV usually experience anxiety, depression, post-traumatic stress disorder (PTSD), and even suicidal thoughts. This study aims to provide an overview of GBV that occurs in both men and women. This study is based on data on reported cases of violence obtained from the Women’s Empowerment and Child Protection Service (WECPS/DP3A) of Sleman Regency, Yogyakarta, for the period 2020-2024. Of the 1,001 reported GBV cases, 817 (81.6%) victims were women and 184 (18.4%) were men. The majority of female victims of GBV are of reproductive age (19-44 years), while the majority of male victims are adolescents (11-18 years). There is a significant relationship between gender, location of the incident, and the type of violence experienced. Currently, both men and women experience violence in the public sphere (50.5% and 53.2%, respectively). Psychological violence is the most common experience for both sexes. Men mostly experience neglect, exploitation, and other forms of violence. Meanwhile, women mostly experience physical, sexual, and human trafficking violence. Innovation in reporting forms that are easily accessible to the public is also needed to facilitate victims seeking help.
Exploring Fathers’ Educational Media Needs During the Maternal-Perinatal Period in Yogyakarta Warsiti, Warsiti; Astuti, Andari Wuri; Kurniawati, Herlin Fitriani; Sugiantoro, Hari Akbar; Juliandari, Kriska Afri; Lukman, Sesaria
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i11.8550

Abstract

Introduction: In this study, we aimed to identify the needs for interactive educational media to optimize fathers’ involvement during the maternal-perinatal period in Yogyakarta. With evidence showing that paternal engagement contributes significantly to maternal well-being, child development, and family health outcomes, our objective was to explore the specific barriers and preferences of expectant fathers to address gaps in current health education strategies that remain largely mother-centered. Methods: This qualitative study employed focus group discussions with midwives and in-depth interviews with expectant fathers and mothers at public health centers in Yogyakarta (July–August 2025). Participants (6 midwives, 10 fathers, 10 mothers) were purposively recruited to ensure variation in socioeconomic and educational backgrounds. Data collection proceeded until thematic saturation was achieved. Transcripts were coded inductively and analyzed thematically using NVivo, applying constant comparison across cases. Credibility was enhanced through iterative refinement of codes. Ethical clearance was obtained from the Health Research Ethics Committee of UNISA Yogyakarta (Ref No.4601/KEP-UNISA/VI/2025); all participants gave written informed consent. Results: The primary outcome was the identification of fathers’ educational needs during the maternal-perinatal period. Four themes emerged from data analysis and revealed; limited access to practical; father-focused learning resources; cultural barriers due to patriarchal norms; and a strong preference for interactive and technology-based media such as mobile applications, simulations, and audiovisual content Conclusion: This study underscores the need for father-focused, context-specific educational media. Findings suggest incorporating mobile-based modules featuring short videos, simulations, gamified content, and blended online-offline practice. Such designs can possibly strengthen paternal confidence and engagement, enhancing maternal well-being and infant outcomes while informing innovative perinatal health promotion strategies in similar contexts.
Co-Authors A, Zaaim Abdilah, Rifqi Aulia Abkar Raden Affani, Chelsea Dhiya Agustini, Ferina Aiun Hayatu Rabinah Aldias Bahatmaka Andrianty, Trisny Ariyanto, Arief Subakti Arrofif, Zaaim Astuti, Andari Wuri Astuti, Etni Dwi Bulan, Yosua Daniel Dahniar Dahniar Diana Endah Handayani Erien Luthfia Etni Dwi Astuti Fajarini, Nurbita Goro, Garup Lambang Harprastanti, Primasiwi Hasnah, Andi Herlin Fitriani Kurniawati Herol, Herol Ilmiyani, Siti Naili Intan Mutiara Putri Iskandar, Ranu Islamiyatur Rokhmah Juliandari, Kriska Afri Kit, Ayano Kusdiyono, Kusdiyono Leily Fatmawati, Leily Lilik Satriyadi, Lilik Lukman, Sesaria Luluk Rosida Lydia C.H. Tuti M, Radiks Gilang Mahbub, Jamal Maulana, Radiks Gilang Mera Kartika Delimayanti Mukaromah, Nahdiyatul Mulyono, Tedjo Nafisah, Khilda Durrotun nur laela Nur Setiaji Pamungkas, Nur Setiaji Nurhadi, Imam Pangesti, Rendy Dwi Parhadi Parhadi, Parhadi Prayoga, Muhaimi Mughni Putri, Isria Miharti Maherni Rabinah, Aiun Hayatu Ramadhan, Ardea Achmad Ratna Yuliani Risman Risman Rizqi Fitri Naryanto Rizqi, Aisyah Nur Roselina Rahmawati S.T., M.T., DEDI BUDI SETIAWAN Sari, Desi Fatma Setiani, Fibrinika Tuta Setyono, Karnawan Joko Siti Agustina Siti Agustina, Siti Siti Naili Ilmiyani Sri Handayani Sri Harsini, Sri SUDARMONO SUDARMONO Sugiantoro, Hari Akbar Sukoco, Imam Sukoyo Sukoyo Sulistiawati, Baiq Heny Suparman Suparman Supriadi, Didik Supriyadi Supriyadi Surya Buana, Lalu Yahya Sya’bin, Nurul Trisny Andrianty Tuti, Lydia C.H. Wardani, Sisca Dwikusuma Yanti Yanti Yustinus Eka Wiyana, Yustinus Eka Zainal Abidin