Claim Missing Document
Check
Articles

VARIASI KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA SINGARAJA Latifah Latifah; I Gede Astra Wesnawa; I Wayan Treman
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i1.20384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi jaringan jalan di Kota Singaraja, (2) mengetahui variasi kemacetan di Kota Singaraja, (3) mengetahui penyebab kemacetan lalu lintas di Kota Singaraja. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka yang dijadikan lokasi penelitian adalah jaringan jalan di Kota Singaraja yang dibedakan menjadi daerah pusat kota, daerah antara dan daerah pinggiran kota, yaitu Jalan Diponegoro, Jalan Surapati, Jalan W.R Supratman, Jalan A. Yani Barat, Jalan Ngurah Rai dan Jalan Veteran. Objek penelitian ini adalah kemacetan lalu lintas, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat pengguna jalan di lokasi penelitian dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive. Data penelitian dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan survei serta pencatatan dokumen yang selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi jaringan jalan di Kota Singaraja yang terdapat di daerah pusat kota, daerah antara maupun di daerah pinggiran kota dilihat dari permukaan jalan tergolong baik untuk menunjang lalu lintas di Kota Singaraja; (2) Kemacetan di Kota Singaraja bervariasi diukur dari Level of Service (LoS) menunjukkan bahwa kemacetan lalu lintas tergolong tinggi terdapat di Jalan Diponegoro, Jalan Surapati, Jalan Ngurah Rai dan Jalan A. Yani Barat, sedangkan kemetan lalu lintas yang tergolong rendah terdapat di Jalan W.R Supratman dan Jalan Veteran; (3) Penyebab kemacetan lalu lintas disebabkan semakin bertambahnya kepemilikan kendaraan pribadi, belum optimalnya sarana lalu lintas, pelaku pengguna jalan yang tidak disiplin.
PERMUKIMAN TRADISIONAL SEBAGAI KAWASAN WISATA BUDAYA DI DESA BATUAN KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR Ni Kadek Merik Purnamadewi; I Gede Astra Wesnawa; Made Suryadi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i2.20395

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Batuan dengan tujuan (1)untuk mendeskripsikan kondisi permukiman tradisional di Desa Batuan, 2) untuk menganalisis kontribusi keberadaan permukiman tradisional terhadap pengembangan fisik kawasan wisata di Desa Batuan, 3) untuk menganalisis kontribusi keberadaan permukiman tradisional terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Desa Batuan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel secara ”Purposif Sampling” yaitu sebesar 15 rumah yang mencirikan dari permukiman tradisional di Desa Batuan yang dimana dipilih 3 rumah dari setiap banjar dari 5 banjar yang mencirikan permukimannya sebagai permukiman tradisional. Pengumpulan data primer menggunakan metode pencatatan dokumen dan wawancara, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) secara umum permukiman tradisional di Desa Batuan masih menggunakan tata ruang permukiman yang berlandaskan agama yaitu Tri Hita Karana . Arsitektur dalam permukiman tradisional di Desa Batuan masih menggunakan unsur tradisional,2) sarana dan prasarana Desa Batuan sebelum dan setelah peningkatan kunjungan wisatawan memberikan kontribusi yang baik yang dimana layak di jadikan Kawasan Wisata Budaya, dan 3) Peningkatan kunjungan wisatawan ke Desa Batuan memperluas lapangan kerja, yang mampu meningkatkan taraf pendapatan masyarakat di Desa Batuan.
IMPLEMENTASI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN OUTDOOR STUDY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X B DI SMA NEGERI 1 KINTAMANI I Ketut Jendra; I Gede Astra Wesnawa; Made Suryadi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 3 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i3.20413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan implementasi model CTL berbantuan outdoor study dalam pembelajaran geografi (2) mengetahui aktivitas dan hasil belajar geografi setelah diimplementasikan model CTL berbantuan outdoor study, (3) mengetahui implementasi model CTL berbantuan outdoor study dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar geografi. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas X B SMA Negeri 1 Kintamani yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data aktivitas siswa dikumpulkan melalui metode observasi, data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan implementasi CTL berbantuan outdoor study melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan tahap refleksi serta berpedoman pada tujuh komponen CTL, nilai rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 77,4, nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80 dan presentase ketuntasan klasikal siswa yaitu sebesar 100%, aktivitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara signifikan pada siklus I.
ETIKA LINGKUNGAN PARA PEDAGANG SAYUR DAN IKAN DI PASAR BANYUASRI KOTA SINGARAJA (STUDI DENGAN PENDEKATAN KELINGKUNGAN) Komang Budi Laksana Adi; I Gede Astra Wesnawa; sutarjo sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 3 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i3.20424

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) Mengetahui tingkat pengetahuan etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan di Pasar Banyuasri Kota Singaraja dan (2) Mengetahui perilaku yang menunjukkan etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan di Pasar Banyuasri Kota Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “Simple Random Sampling” yaitu dalam penelitian ini sebanyak 93 sampel yang terdiri 82 pedagang berlokasi di dalam pasar (40 pedagang sayur dan 32 pedagang ikan) dan 21 pedagang di luar pasar (10 pedagang sayur dan 11 pedagang ikan). Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dan kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat pengetahuan etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan didukung dengan hasil penelitian berupa angka-angka tergolong rendah. Rendahnya etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan di Pasar Banyuasri disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan pedagang.(2) perilaku etika lingkungan para pedagang sayur dan ikan dalam berjualan di Pasar Banyuasri Kota Singaraja dikategorikan cukup atau sedang.Tingkat pengetahuan etika lingkungan yang rendah tidak menjamin rendahnya pula perilaku para pedagang.
KAJIAN PERILAKU KERUANGAN WISATAWAN PADA DESA WISATA DI DESA BARU Ni Made Marheni Widiastuti; I Gede Astra Wesnawa; I Wayan Treman
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v3i3.20506

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Desa Baru Kecamatan Marga,Kabupaten Tabanan. Tujuan penelitian ini adalah, untuk: (1) mendeskripsikanperilaku keruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Baru, (2) mengetahui faktoryang mempengaruhi perilaku keruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Barudan (3) mengetahui dampak yang ditmbulkan dari perilaku keruangan wisatawanpada Desa Wisata di Desa Baru. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifatdeskriptif, dengan pengambilan sampel secara “accidental sampling”. Pengumpulandata primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dankuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode survey denganrancangan penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perilakukeruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Baru bahwa Desa Wisata memilikidaya tarik dan layak dikunjungi sebagai tempat tujuan wisata, (2) faktor yangmempengaruhi perilaku keruangan wisatawan seperti, keterjangkauan, jarak, lokasidan hubungan timbal balik dikategorikan baik dan (3) dampak yang ditimbulkan dariperilaku keruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Baru cenderung mengarahke hal yang positif.
KETERSEDIAAN AKSESIBILITAS SERTA SARANA DAN PRASARANA PENDUKUNG BAGI WISATAWAN DI DAERAH WISATA PANTAI PASIR PUTIH, DESA PRASI, KECAMATAN KARANGASEM I Gede Arya Sumarabawa; I Gede Astra Wesnawa; Ida Bagus Made Astawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v3i3.20509

Abstract

Penelitian ini dilakukan di objek wisata Pantai Pasir Putih, Desa Prasi, dengan tujuan untuk: (1) mengetahui potensi yang ada di objek wisata Pantai Pasir Putih, Desa Prasi, (2) mengetahui ketersediaan aksesibilitas serta sarana dan prasarana yang ada di objek wisata Pantai Pasir Putih, (3) mengetahui persepsi wisatawan terhadap ketersediaan aksesibilitas serta sarana dan prasarana di objek wisata Pantai Pasir Putih, dan (4) mengetahui pengelolaan kegiatan pariwisata di daerah wisata Pantai Pasir Putih, Desa Prasi. Penellitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel secara “accidental sampling" baik wisatawan asing maupun domestik sebagai responden. Pengumpulan data primer menggunakan metode observasi, wawancara, pencatatan dokumen dan kuisioner, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) potensi yang ada di Pantai Pasir Putih di dominasi oleh panorama alam serta keindahann bawah lautnya, (2) ketersediaan aksesibilitas serta sarana dan prasarana pendukung yang ada masih kurang, khusunya pada ketersediaan jalan, transportasi umum serta penginapan seperti hotel, (3) secara umum persepsi wisatawan mengungkapkan potensi yang sangat menarik, tetapi ketersediaan akses serta sarana dan prasananya masih kurang mendukung, dan (4) untuk pengelolaan objek wisata Pantai Pasir Putih dikelola sepenuhnya oleh Desa Adat Prasi, dari penataan lokasi wisata hingga pengelolaan pendapatan yang di peroleh objek wisata.
PERUBAHAN ORIENTASI FUNGSI RUMAH DI KOTA SINGARAJA (TINJAUAN GEOGRAFI PERMUKIMAN) Ni Wayan Handayani; I Gede Astra Wesnawa; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i1.20523

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Singaraja dengan tujuan untuk: (1) menganalisis faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi perubahan orientasi fungsi rumah di Kota Singaraja dan (2) menganalisis variasi perubahan orientasi fungsi rumah di Kota Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan sampel yang diambil secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 15% (53 orang) penghuni rumah dari keseluruhan populasi sebanyak 356 unit rumah baik yang melakukan perubahan ke arah komersil maupun kombinasi yang tersebar di 7 Kelurahan yang mewakili daerah penelitian. Pengumpulan data menggunakan metoda observasi, wawancara terstruktur dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor yang dominan yang mempengaruhi perubahan orientasi fungsi rumah adalah keadaan ekonomi yaitu jenis pekerjaan penghuni rumah yang bekerja sebagai wiraswasta cenderung melakukan perubahan orientasi fungsi rumah dan pendapatan penghuni rumah yang kurang mencukupi kebutuhan hidupnya cenderung melakukan perubahan orientasi fungsi rumah untuk menambah pendapatan serta, (2) variasi perubahan orientasi fungsi rumah di Kota Singaraja yaitu sebagian besar perubahan kearah kombinasi dibandingkan ke arah komersil. Perubahan orientasi fungsi ke arah komersil lebih banyak dijadikan sebagi tempat industri rumahan sedangkan untuk ke arah kombinasi lebih dominan dijadikan sebagai warung.
KAJIAN KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN SKALA MIKRO DI DESA PENYABANGAN KECAMATAN GEROKGAK Komang Adi; I Gede Astra Wesnawa; Ida Bagus Made Astawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v4i1.20538

Abstract

Penelitian kualitas lingkungan permukiman skala mikro di desa penyabangan kecamatan gerokgak bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi komponen permukiman skala mikro masyarakat di desa penyabangan dan (2) Kualitas lingkungan permukiman skala mikro masyarakat desa penyabangan. Penelitian dirancang sebagai penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 143 KK yang memiliki dan menempati rumah di desa penyabangan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner, observasi dan pencatatan dokumen. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Dari sembilan komponen permukiman yang dinilai, 8 komponen permukiman sebagian besar masuk dalam kategori kondisi baik yaitu, pondasi, lantai, tiang, atap, pintu, jendela, langit-langit, penyangga atap, dan hanya 1 komponen permukiman yang paling banyak masuk dalam kategori buruk yaitu dinding permukiman, dinding permukiman masyarakat yang masuk dalam kategori kondisi buruk adalah dinding permukiman yang dalam kondisi retak, berlumut, penuh coretan dan lapuk akibat dimakan rayap (2) Kualitas lingkungan permukiman skala mikro di desa penyabangan sebagian besar masuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 81,81%, kategori rendah sebesar 10,5% dan kondisi baik 7,69%
KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG BARU JARI PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nurhalimah Nurhalimah; I Gede Astra Wesnawa; Ida Bagus Made Astawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i1.20653

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur dengan tujuan: (1) menganalisis tingkat kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Api Baru Jari pada masyarakat Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, (2). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Api Baru Jari pada masyarakat Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, dan (3) Menganalisis kendala yang dihadapi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana erupsi Gunung Api di Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian deskriptif. Sampel diambil dengan teknik Proporsional Random Sampling. Pengumpulan data primer menggunakan metode koesioner dan data sekunder menggunakan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Baru Jari pada masyarakat di Kecamatan Sembalun terkategori tidak siap dengan capaian skor rata-rata 27,53, (2) Faktor yang paling mempengaruhi tingkat kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Baru Jari di Kecamatan Sembalun adalah faktor sistem informasi sebanyak 57,41%, dan (3) Kendala yang paling dominan yang dihadapi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana erupsi yaitu kendala ketersediaan sarana transportasi sebanyak 51,61%.
KAJIAN PELESTARIAN TRADISI MEGIBUNG DI DESA SERAYA TENGAH, KECAMATAN KARANGASEM, KABUPATEN KARANGASEM (PERSPEKTIF GEOGRAFI BUDAYA) Putu Widiasih; I Gede Astra Wesnawa; I Gede Budiarta
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i3.20666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) landasan filosofis tradisi megibung di Desa Seraya Tengah Kecamatan Karangasem, (2) menganalisis nilai-nilai sosial budaya yang mendasari tradisi megibung di Desa Seraya Tengah Kecamatan Karangasem, dan (3) menganalisis pelestarian tradisi megibung di Desa Seraya Tengah Kecamatan Karangasen. Lokasi penelitian ini yaitu di Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan objek penelitian pelestarian tradisi megibung di Desa Seraya Tengah Kecamatan Karangasem, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah Bendesa Adat Pakraman Seraya, Kepala Desa yang ada di wilayah Desa Pakraman Seraya, Perangkat Desa Dinas, Perangkat Desa Adat, Tokoh Masyarakat. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, metode pencatatan dokumen, dan data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tradisi magibung menjadi tradisi bagi masyarakat Karangasem, Khususunya masyarakat Desa Seraya Tengah yang masih tetap dipertahankan hingga saat ini yang lebih penting lagi bahwa megibung mengandung pendidikan moral bernilai tinggi seperti pendidikan etika, tata tertib, sopan santun, kesabaran, memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan, saling menghargai. (2) di dalam tradisi megibung terdapat tiga nilai-nilai positif yang sangat menonjol, yaitu nilai kekeluargaan, nilai kebersamaan, nilai religius. (3) Sampai saat ini tradisi megibung masih tetap berlangsung dan tetap dipertahankan dari generasi ke generasi, hal tersebut terbukti sampai saat ini tradisi megibung masih tetap dilaksanakan oleh masyarakat Desa Seraya Tengah. Setiap dalam upacara keagamaan seperti upacara dewa yadnya, pitra yadnya, maupun manusia yadnya.
Co-Authors Adi, Komang Budi Laksana Admyana, Putu Budi Agus Sudarmawan Anak Agung Gede Agung Darmawan Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Ketut Agung Widiantari Aprilia Riszi Indah Ari Sudana, I Putu Aridana, I Komang Alit AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Ayu Ramantari, Putu Amanda Bharata, Ida Bagus Arya Yoga Dewa Made Atmaja Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Dwi Novia Wahyuni Dwipayana, Made Faradisa, Nuril Gofur, M Abdul Harefa, Darmawan I Gede Arya Sumarabawa I Gede Arya Sumarabawa I Gede Made Yudi Antara I Gede Sudirtha I Gede Suparta I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Ketut Jendra I Ketut Jendra I Ketut Taksu I Komang Alit Aridana I Made Sarmita I Made Sutajaya I Nengah Suarmanayasa I Nyoman Suditha I Nyoman Wijana I Putu Ananda Citra I Putu Ari Sudana I Putu Sriartha I Putu Wisna Ariawan I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Treman I Wayan Witama Ida Bagus Made Astawa Indah, Aprilia Riszi Juliana, Made Winda Putri K. Yunitha Aprillia K. Yunitha Aprillia Kadek Diah Arita Dewi Khoirunnisa, Arini Komang Adi Komang Adi Komang Budi Laksana Adi Lailatuz Zuhro Latifah Latifah Latifah Latifah M Abdul Gofur Made Suryadi Made Suryadi Made Winda Putri Juliana Ni Kadek Merik Purnamadewi Ni Kadek Merik Purnamadewi Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Sri Novi Sumitadewi Ni Made Astiti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Nyoman Siska Febriani Ni Nyoman Siska Febriani Ni Wayan Deri Suarsini Ni Wayan Handayani Ni Wayan Handayani Ni Wayan Novi Sukma Wardani Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Pahriah, Pahriah Palgunadi, Ni Putu Gita Saraswati Piscesita, Brilliantari Boeky Purwita, Putu Esa Putu Artha Wirawan Putu Asih Ardani Putu Budi Adnyana Putu Eka Supriyatama Putu Indah Rahmawati Putu Indra Christiawan Putu Widiasih Rahmat, Dani Riyadh Riyadh Riyadh, Riyadh Rosalia Osin S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Samuelina Situmorang Sanusi Mulyadiharja Saut Martogi Ompusunggu Situmorang, Samuelina Suditha, I Nyoman Sukadi Sukadi Suparta, I Gede Supriyatama, Putu Eka Suryati Suryati Sutarjo Sutarjo sutarjo sutarjo Taksu, I Ketut Taufiqurrahman, M. Wahyuni, Dwi Novia Wardani, Ni Wayan Novi Sukma Widiantari, Anak Agung Ketut Agung Widiasih, Putu Widyasari, Ni Putu Setya Wijana, I Nyoman Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti Zahara, M.Pd, Laxmi Zuhro, Lailatuz