Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN DISTRIBUSI OBJEK WISATA DAN POTENSI WISATA DI KECAMATAN SUKAWATI Putu Eka Supriyatama; I Gede Astra Wesnawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v7i1.20675

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sukawati dengan tujuan: (1)mengidentifikasi karakteristik objek wisata di Kecamatan Sukawati, (2)menganalisis tingkat kelayakan pengembangan objek wisata diKecamatan Sukawati, dan (3) memetakan distribusi objek wisata diKecamatan Sukawati. Rancangan penelitian yang digunakan adalahdeskriptif kualitatif dengan sampling pelaku usaha wisata dan teknikpurposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian adalahmetode observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan pencatatandokumen. Hasil penelitian menunjukan, (1) Karakteristik objek wisata diKecamatan Sukawati yang meliputi: (a) wisata alam seperti: HiddenCanyon Beji Guwang, dan Pantai Purnama, (b) wisata budaya seperti:Cagar Budaya Pura Puseh dan Putra Barong, (c) wisata buatan seperti:Bali Zoo Park dan Museum Seni Batuan, (d) wisata minat khususseperti: Pasar Seni Sukawati. (2) Tingkat kelayakan pengembanganobjek wisata Kecamatan Sukawati. (3) Pemetaan distribusi objek wisatadi Kecamatan Sukawati: (a) Peta Karakteristik Objek Wisata, dan (b) Peta Tingkat KelayakanPengembangan Objek Wisata Di Kecamatan Sukawati.
POTENSI EKOWISATA KAMPOENG KEPITING DI DESA TUBAN, KECAMATAN KUTA, KABUPATEN BADUNG Ni Wayan Novi Sukma Wardani; I Gede Astra Wesnawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i1.20678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi potensi ekowisata (2)menganalisis pemberdayaan masyarakat dalam potensi ekowisata, dan(3) menganalisis kendala dalam potensi ekowisata. Penelitianmenggunakan rancangan penelitian deskriptif. Pengumpulan datamenggunakan metode observasi, wawancara terstruktur, studi pustakadan pencatatan dokumen. Data di analisis secara kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa (1) potensi ekowisata KampoengKepiting di Desa Tuban dikategorikan baik akibat adanya potensi atraksiwisata, tersedianya aksesibilitas, fasilitas yang mendukung, (2)pemberdayaan masyarakat dikategorikan tinggi dan sudah cukup baik,dan (3) kendala dalam potensi ekowisata Kampoeng Kepiting yaituketerbatasan alat penangkapan kepiting, kondisi cuaca, prosespengolahan buah mangrove yang memakan waktu lama, sulitnyapemasaran, sulitnya mencari izin BPOM, biota laut yang berkurang,terjadinya sedimentasi, permasalahan sampah kiriman.
PERTUMBUHAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN BULELENG Samuelina Situmorang; I Gede Astra Wesnawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i1.20680

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Buleleng, yang bertujuan untuk: (1)menganalisis tingkat pertumbuhan permukiman, (2) menganalisis arahpertumbuhan permukiman, dan (3) menganalisis karakteristikpermukiman. Pengumpulan data meliputi teknik observasi, teknikpencatatan dokumen, dan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa: (1) tingkat pertumbuhan permukiman di Kecamatan Bulelengmengalami peningkatan dari tahun 2000 – 2016 sebesar 42,74 %. (2) arahpertumbuhan permukiman di Kecamatan Buleleng mengarah ke arahtimur dan barat Kecamatan Buleleng, (3) Karakteristik pertumbuhanpermukiman di Kecamatan Buleleng bukan hanya permukiman pribadi,permukiman umum juga mengalami pertumbuhan. Kelurahan palingbanyak pertumbuhan permukiman pribadi adalah Banyuasri danBanyuning, paling sedikit di Kampung Singaraja dan Paket Agung,sedangkan pertumbuhan permukimannya paling banyak permukimanumum adalah Kelurahan Kalibukbuk dan paling sedikit di Banyuasri.
MIGRAN DI KOTA NEGARA DAN FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (KAJIAN GEOGRAFI PENDUDUK) K. Yunitha Aprillia; Ida Bagus Made Astawa; I Gede Astra Wesnawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i3.20694

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Negara Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana dengan tujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik para migran di Kota Negara, (2) mendeskripsikan penyebaran para migran di Kota Negara, (3) mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi para migran untuk menjadikan Kota Negara sebagai daerah tujuan bermigrasi, dan (4) menganalisis kendala-kendala yang dihadapi sebagai migran di Kota Negara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan sampel yang diambil secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 25% (53 orang) dari keseluruhan populasi sebanyak 215 yang tersebar di 4 Kelurahan. Pengumpulan data menggunakan metoda observasi, wawancara terstruktur dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) karakteristik migran di Kota Negara dapat dilihat dari 3 hal, yaitu karakteristik demografi meliputi umur dan jenis kelamin, karakteristik sosial meliputi pendidikan dan status kawin, dan karakteristik ekonomi yaitu pekerjaan dan pendapatan, (2) penyebaran migran di Kota Negara umumnya menyebar pada daerah-daerah yang dinilai memiliki kefaedahan yang tinggi terutama terkait dengan aksesibilitas dan peluang kerja, di samping keamanan dan kenyamanan, (3) faktor yang mempengaruhi migran dalam bermigrasi yaitu faktor penarik dan faktor pendorong yang meliputi : pekerjaan, pendapatan, perkawinan, (4) kendala yang dihadapi para migran diKota Negara yaitu kendala sosial yang meliputi pembuatan KTP dan Tempat Tinggal dan kendala ekonomi yaitu dalam bidang mencari pekerjaan.
DAMPAK PENAMBANGAN BATU CADAS TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DI WILAYAH DESA BANJARASEM KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG (KAJIAN GEOGRAFI LINGKUNGAN) Made Winda Putri Juliana; I Gede Astra Wesnawa; Sutarjo Sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i3.20696

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Banjarasem Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mengetahui kondisi lingkungan fisik di Desa Banjarasem, (2) mendeskripsikan aktivitas penambangan batu cadas di Desa Banjarasem, dan (3) menganalisis dampak penambangan batu cadas terhadap lingkungan fisik di Desa Banjarasem. Penelitian ini merupakan penelitiam yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 48 orang yang diambil 40% dari keseluruhan populasi sebanyak 120 yang tersebar di 2 dusun. Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metoda observasi, kuesioner dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kondisi lingkungan fisik di Desa Banjarasem dilihat dari topografi merupakan dataran rendah dengan kemiringan lereng 0-2% dan teletak pada ketinggian 500m/dpl, (2) aktivitas untuk memperoleh batu cadas cukup aktif dilakukan hal itu dilihat dari intensitas dan alat-lat yang digunakan, dan (3) dampak penambangan batu cadas terhadap lingkungan fisik cukup tinggi dirasakan dilihat dari kondisi morfologi, kondisi udarangan dan kondisi tanah.
IKLIM MIKRO DAN PRODUKTIVITAS PERKEBUNAN KOPI ROBUSTA (CAFEA ROBUSTA) DI KECAMATAN PUPUAN I Komang Alit Aridana; I Gede Astra Wesnawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i3.20701

Abstract

Iklim merupakan salah satu komponen yang dapat mempengaruhikehidupan di bumi baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Keadaaniklim sangat berkaitan dengan keadaan fenimena El-nino dan La- nina.Tanaman Kopi robusta merupakan salah satu jenis tanama yangbanyak di budidayakan sebagai tanaman perkebunan, budidayatanaman kopi sangat tergantung dengan keadaan iklim disuatu daerah.Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui distribusi keadaan iklimmikro di Kecamatan Pupuan (2) Untuk mengetahui distribusiproduktivitas Kopi Robusta di Kecamatan Pupuan. (3) Untukmenganalisis perbedaan Keadaan iklim mikro dan Produktivitas Kopirobusta berdasarkan ketinggian tempat di Kecamatan Pupuan. Lokasipenelitian ini dilakukan Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan metodepengumpulan data menggunakan observasi dan pencatatan dokumen.Analisis data yang di gunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan t-tes untuk mencariperbedaan.
DAMPAK EKOOGI PENABANGAN BATU KAPUR SEBAGAI BAHAN DASARPEBUATANSEEN DIGUNUNG SADENG KECAATAN PUGER, KABUPATEN JEBER M Abdul Gofur; I Gede Astra Wesnawa
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i3.20703

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menjelaskan karakteristik batu kapur yangada di Gunung Sadeng, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. (2)menjelaskan proses penambangan batu kapur di Gunung Sadeng,Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Dan (3) menganalisis dampakekologi akibat dari penam- bangan batu kapur di Gunung Sadeng,Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan(1) karakteristik jenis batu kapur di Gunung Sadeng yaitu berjenisChalky limestoneyang (2) Proses penambangan di Gunung Sadengterdiri dari 7 tahapan, A. Tahap penyelidikan B. Pembabatan danpenebangan. C. Pengupasan lapisan penutup. D. Penggalian danpembe- rairan. E. Pemuatan F. Pengangkutan G. Pembakaran batukapur dan (3) Dampak ekologi penambanga berdampak terhadap unsurbiotik dan abiotik. Unsur biotik di antaranya manusia yang terkenadampak penambangan berupa tergangunya saluran pernapasan akibatdebu dan asap pembakaran, semakin berkurangnya vegetasi yangberimbas kepada kerusakan lingkungan Gunung Sadeng, dan terganggunya kelestarian fauna karenaekosistem mereka rusak, dampak terhadap unsur abiotik brupa berubahnya sifat fisik, kimia danbiologi tanah.
Kualitas Permukiman Nelayan Wilayah Pesisir di Desa Anturan Kecamatan Buleleng ( Kajian Kualitas Permukiman Skala Mikro) Lailatuz Zuhro; I Gede Astra Wesnawa; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v7i3.21577

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng dengan tujuan untuk menganalisis kualitas permukiman nelayan wilayah pesisir Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro), mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas permukiman nelayan wilayah pesisir Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro) dan menganalisis hubungan antara pendidikan dan pendapatan dengan kualitas permukiman Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro). Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif, dengan studi populasi sebanyak 65 nelayan (KK) yang memiliki dan menempati rumah di wilayah pesisir Desa Anturan. Pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi dan wawancara. yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif menggunakan statistik product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas permukiman nelayan wilayah pesisir Desa Anturan Kecamatan Buleleng (kajian kualitas permukiman skala mikro) termasuk kategori sedang. Disisi lain terdapat pengaruh yang positif antara tingkat pendidikan, faktor yang mempengaruhi kualitas permukiman, dilihat dari pendidika dan pendapatan termasuk kategori sedang dan tingkat pendapatan terhadap kualitas permukiman.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Siswa SMP Negeri 1 Kubu I Gede Suparta; I Gede Astra Wesnawa; I Putu Sriartha
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i1.23206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw diaplikasikan dalam pembelajaran IPS, peningkatan aktivitas belajar siswa, dan peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas VII H di SMP N 1 Kubu. Penelitian ini didesain dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam bentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap (perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi). Sasaran perbaikan terdiri dari 30 orang siswa yang dilakukan oleh guru kelas VII H SMP N 1 Kubu, data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis yakni data pembelajaran oleh guru, aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat diaplikasikan oleh guru IPS dengan rata-rata nilai meningkat dari 72 dengan kategori baik pada siklus I menjadi 92 dengan kategori amat baik pada siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar IPS siswa dengan nilai rata-rata meningkat dari 79,08 dengan kategori cukup pada siklus I menjadi 87,38 dengan kategori aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII H SMP Negeri 1 Kubu dengan rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 60,00 menjadi 81,17. Dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran IPS di kelas VII H dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta dapat merubah suasana belajar lebih efektif, menyebabkan siswa menjadi lebih aktif mencari dan menggali berbagai informasi mengenai materi yang dijelaskan.
Dampak Potensi Pariwisata Terhadap Kualitas Air Danau Beratan Riyadh Riyadh; I Gede Astra Wesnawa; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v8i1.23474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pariwisata dan dampak pariwisata di Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dari perspektif geografi pariwisata yang dianalisis dengan pendekatan kelingkungan. Sampel yang diambil meliputi empat saluran limbah pembuangan dan air Danau Beratan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode uji laboratorium, metode teknik skoring dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menujukan bahwa potensi pariwisata yang diukur melalui variabel objek wisata internal dan ekternal  di Danau Beratan memiliki potensi sedang dimana karakteristik objek wisata Danau Beratan yang menjadi faktor pendorong dan penghambat adalah seimbang atau sama. Sedangkan, hasil penelitian dari uji laboratorium secara keseluruhan masing-masing sampel air menyatakan bahwa kualitas air masih normal. Ini berarti bahwa pencemaran kualitas air yang berasal dari bahan-bahan kimia yang terdapat di sekitar kawasan objek Danau Beratan masih berada pada batas normal dan belum menunjukan bahwa air mengalami tingkat pencemaran yang tinggi. Sedangkan dari hasil pemeriksaan bakteriologis menunjukan hasil yang berbanding terbalik dengan hasil pemeriksaan kimia maupun fisikanya. Dari hasil pemeriksaan bakteriologis menujukan bahwa air mengalami kontaminasi bakteriologis yang disebabkan oleh adanya bakteri coliform dan tinja. Konsentrasi pencemaran oleh bakteri coliform ini berpusat pada air Danau yang berada dekat pada aktivitas manusia yaitu titik barat dari danau tersebut yang merupakan sumber aktifitas manusia yang sangat memungkinkan memberikan kontribusi secara langsung kepada kualitas air dalam bentuk limbah yang terbuang langsung ke air Danau Beratan sehingga air danau mengalami pencemaran.
Co-Authors Adi, Komang Budi Laksana Admyana, Putu Budi Agus Sudarmawan Anak Agung Gede Agung Darmawan Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Ketut Agung Widiantari Aprilia Riszi Indah Ari Sudana, I Putu Aridana, I Komang Alit AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Ayu Ramantari, Putu Amanda Bharata, Ida Bagus Arya Yoga Dewa Made Atmaja Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Dwi Novia Wahyuni Dwipayana, Made Faradisa, Nuril Gofur, M Abdul Harefa, Darmawan I Gede Arya Sumarabawa I Gede Arya Sumarabawa I Gede Made Yudi Antara I Gede Sudirtha I Gede Suparta I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Ketut Jendra I Ketut Jendra I Ketut Taksu I Komang Alit Aridana I Made Sarmita I Made Sutajaya I Nengah Suarmanayasa I Nyoman Suditha I Nyoman Wijana I Putu Ananda Citra I Putu Ari Sudana I Putu Sriartha I Putu Wisna Ariawan I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Treman I Wayan Witama Ida Bagus Made Astawa Indah, Aprilia Riszi Juliana, Made Winda Putri K. Yunitha Aprillia K. Yunitha Aprillia Kadek Diah Arita Dewi Khoirunnisa, Arini Komang Adi Komang Adi Komang Budi Laksana Adi Lailatuz Zuhro Latifah Latifah Latifah Latifah M Abdul Gofur Made Suryadi Made Suryadi Made Winda Putri Juliana Ni Kadek Merik Purnamadewi Ni Kadek Merik Purnamadewi Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Sri Novi Sumitadewi Ni Made Astiti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Nyoman Siska Febriani Ni Nyoman Siska Febriani Ni Wayan Deri Suarsini Ni Wayan Handayani Ni Wayan Handayani Ni Wayan Novi Sukma Wardani Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Nurhalimah Pahriah, Pahriah Palgunadi, Ni Putu Gita Saraswati Piscesita, Brilliantari Boeky Purwita, Putu Esa Putu Artha Wirawan Putu Asih Ardani Putu Budi Adnyana Putu Eka Supriyatama Putu Indah Rahmawati Putu Indra Christiawan Putu Widiasih Rahmat, Dani Riyadh Riyadh Riyadh, Riyadh Rosalia Osin S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Samuelina Situmorang Sanusi Mulyadiharja Saut Martogi Ompusunggu Situmorang, Samuelina Suditha, I Nyoman Sukadi Sukadi Suparta, I Gede Supriyatama, Putu Eka Suryati Suryati sutarjo sutarjo Sutarjo Sutarjo Taksu, I Ketut Taufiqurrahman, M. Wahyuni, Dwi Novia Wardani, Ni Wayan Novi Sukma Widiantari, Anak Agung Ketut Agung Widiasih, Putu Widyasari, Ni Putu Setya Wijana, I Nyoman Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti Zahara, M.Pd, Laxmi Zuhro, Lailatuz