Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INTERACTION Communication Studies Journal

Prasangka sebagai Hambatan Komunikasi Antarbudaya Adnan, Fahri; Widyanarti, Tantry; Wibisono, Wahyu
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i3.3336

Abstract

Penelitian ini membahas prasangka sebagai hambatan dalam komunikasi antarbudaya, yang semakin penting di era globalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa prasangka, sering kali berakar dari stereotip etnis, dapat menghambat pemahaman dan mendorong konflik antar kelompok budaya yang berbeda. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi mekanisme munculnya prasangka dan dampaknya terhadap komunikasi lintas budaya. Hasil menunjukkan bahwa stereotip menyederhanakan identitas budaya yang kompleks, menciptakan kesalahpahaman, dan memperburuk hubungan antar etnis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian merekomendasikan lima langkah strategis: menghargai perbedaan, berkomunikasi dengan baik, meningkatkan pendidikan, menghindari diskriminasi, dan menjalin kerja sama antarbudaya. Dengan memahami konteks komunikasi antarbudaya secara lebih baik, diharapkan dapat tercipta hubungan yang harmonis dan saling menghormati di tengah keberagaman yang ada.
Strategi Komunikasi Publik dalam Kampanye Pengelolaan Sampah Yunandar, Fikri; Aji, Jul Fadli; Wibisono, Wahyu; Purwanto, Eko
Interaction Communication Studies Journal Vol. 1 No. 4 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v1i4.3607

Abstract

Sampah yang dikelola dengan buruk mempunyai dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, menyebabkan polusi dan kerusakan ekosistem. Kajian ini membahas tentang strategi komunikasi publik yang efektif dalam kampanye pengelolaan sampah, dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Dengan mengambil pendekatan berbasis masyarakat dan menggunakan media digital, kampanye dapat menjangkau khalayak yang lebih luas dan mengatasi hambatan psikologis dalam berpartisipasi. Studi ini juga menyoroti pentingnya pendidikan pengelolaan sampah dalam kurikulum sekolah dan program berbasis masyarakat untuk membangun pengetahuan dan praktik yang bertanggung jawab. Dengan mengintegrasikan berbagai pendekatan dan melibatkan masyarakat secara langsung, pengelolaan sampah menjadi lebih komprehensif dan efektif, sehingga mendukung kelestarian lingkungan. Evaluasi sistematis terhadap strategi komunikasi diperlukan untuk menilai dampak dan relevansinya dalam konteks yang berubah.