p-Index From 2021 - 2026
9.801
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Pengabdian Kesehatan Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Keperawatan Notokusumo Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Kemitraan Masyarakat Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Jurnal Ilmiah Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Golden Generation Health International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NURUL HUDA PENDEM SUMBERLAWANG Ajeng Maulana Hapsari; Ida Nur Imamah
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.450

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8  tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).
The Effectiveness of Diabetic Foot Care (DiFoCa) on the Foot Care Behavior of Diabetes Mellitus Patients : A Quasi-Experimental Study with a Control Group Imamah, Ida Nur; Dwi Prajayanti, Eska; Margatot, Didik Iman
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.13140

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is the second most common disease in Indonesia after hypertension. Diabetes Mellitus can cause complications, one of which is diabetic ulcer. Diabetic ulcer can lead to amputation of the extremities, especially the lower extremities. Prevention measures that can be taken to prevent diabetic ulcer include foot care therapy. Foot care consists of three preventive measures, starting with education on foot care, diabetic foot exercises, and management of foot injuries/wounds. Foot care training was conducted for five weeks. The study aimed to determine the effect of Diabetes Foot Care Training on the foot care behavior of D patients. Foot care behavior was assessed using the Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF) tool. The research was conducted over 5 weeks. The study involved 60 respondents divided into an intervention group and control group. The results of the control group showed a p-value > 0,005 (0,647), indicating no difference in foot care behavior in the control group. The Wilcoxon test for the intervention group showed a p-value < 0,005 (0,002), indicating a difference in foot care behavior before and after the intervention. The Mann Whitney test showed a p-value < 0,005 (0,027). The conclusion of the study states that Difoca intervention has an effect on improving foot care behavior in DM patients.
Hubungan Durasi Bermain Game Online dengan Regulasi Emosi pada Remaja di Warnet Furion Sragen Rousy Nur Fadilah; Ida Nur Imamah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.198

Abstract

Perkembangan pesat game online di kalangan remaja Indonesia yang melebihi 170 juta pemain pada 2021 menimbulkan kekhawatiran gangguan regulasi emosi, khususnya di warnet seperti Furion Sragen dengan durasi bermain rata-rata 2-4 jam per hari; penelitian kuantitatif korelatif bersifat cross-sectional ini bertujuan menganalisis hubungan durasi bermain game online (variabel independen) dengan regulasi emosi (variabel dependen) pada remaja laki-laki usia 10-20 tahun, dengan populasi 1.800 pengunjung Warnet Furion selama 3 bulan terakhir dan sampel 95 responden dipilih melalui rumus Slovin serta accidental sampling, menggunakan instrumen tervalidasi (kuesioner durasi game 3 item, r=0.285-0.843; skala regulasi emosi Likert 30 item, α Cronbach=0.6) yang dianalisis dengan uji Spearman Rho pada SPSS; hasil menunjukkan mayoritas durasi bermain sedang (48,4%) hingga lama (33,7%) disertai regulasi emosi cukup (50,5%) hingga kurang (29,5%), mengonfirmasi korelasi negatif sangat kuat dan signifikan (r=-0,972, p=0,000), sehingga disimpulkan durasi bermain yang lebih lama sangat merusak kemampuan regulasi emosi, merekomendasikan pengawasan orang tua yang lebih ketat, edukasi literasi digital, dan intervensi preventif terarah.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Vulva Hygiene pada Remaja Putri SMP di Pondok Pesantren Al-Mu’ayyad Surakarta Nazwa Aulia Az Zahra; Ida Nur Imamah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.209

Abstract

Remaja putri, khususnya pada masa remaja awal, rentan mengalami masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya pengetahuan tentang vulva hygiene. Keterbatasan edukasi serta akses informasi kesehatan reproduksi di lingkungan pondok pesantren dapat memengaruhi tingkat pengetahuan remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan vulva hygiene pada remaja putri SMP di Pondok Pesantren Al-Mu’ayyad Surakarta. Metode: enelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel 99 santriwati yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan vulva hygiene dan dianalisis secara univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori usia remaja awal sebanyak 80 responden (80,8%), sedangkan remaja tengah sebanyak 19 responden (19,2%). Tingkat pengetahuan vulva hygiene mayoritas berada pada kategori cukup sebanyak 50 responden (50,5%), diikuti kategori baik sebanyak 44 responden (44,4%), dan kategori kurang sebanyak 5 responden (5,1%). Kesimpulan: Pengetahuan vulva hygiene remaja putri SMP di Pondok Pesantren Al-Mu’ayyad Surakarta sebagian besar berada pada kategori cukup, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan akses informasi kesehatan reproduksi.
Penerapan Terapi Murotal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman Pada Tekanan Darah Klien Dengan Hipertensi Urmila Puspita Arum; Ida Nur Imamah
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v2i3.96

Abstract

Background: Hypertension is a condition where systolic blood pressure exceeds 140 mmHg and/or diastolic pressure exceeds 90 mmHg. One non-pharmacological method to reduce blood pressure is the recitation of Quranic verses. Method: The method used in this research is quantitative, employing a case study approach by comparing pretest and posttest results. Objective: This study aims to describe the effectiveness of murottal therapy in reducing blood pressure in clients with hypertension. Results: The application of Al-Qur'an Surah Ar-Rahman murottal therapy for 11 minutes at a volume of 41-60 dB on two respondents showed a decrease in blood pressure from 161/94 mmHg and 164/100 mmHg to 140/85 mmHg and 145/90 mmHg, respectively. This study discusses an intervention focused on auditory therapy. Conclusion: There is a reduction in blood pressure following the application of Al-Qur’an Surah Ar-Rahman murottal therapy.
The Effect of Cucumber Juice Administration on Blood Pressure Reduction in Older Adults Hypertension: A Case Study Annisa Nur Khasanah; Ida Nur Imamah; Tri Harwanto
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 5 No 3: December 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v5i3.541

Abstract

Background: Hypertension remains a leading global public health concern, particularly among older adults. Non-pharmacological interventions, including dietary approaches, are increasingly recognized as complementary strategies for managing blood pressure. Cucumber juice, rich in potassium and water, has been proposed as a natural and accessible adjunctive therapy for hypertension. Objective: This study aimed to evaluate the effect of daily cucumber juice administration on blood pressure reduction in hypertensive patients in RW 07, Purwodiningratan Village, Surakarta City, Indonesia. Methods: A descriptive case study was conducted over seven days (April 27–May 3, 2025), involving two hypertensive respondents aged 45 years or older who were concurrently receiving amlodipine. Cucumber juice (200 mL/day) was administered daily, and blood pressure was measured before and two hours after consumption using a digital sphygmomanometer. Data were analyzed descriptively by comparing pre- and post-intervention blood pressure categories. Results: Respondent 1’s blood pressure decreased from 168/100 mmHg (Stage 2 hypertension) to 127/84 mmHg (normal) after seven days. Respondent 2’s blood pressure improved from 186/119 mmHg (Stage 3 hypertension) to 148/90 mmHg (Stage 1 hypertension). Both cases demonstrated a consistent daily decline in systolic and diastolic values throughout the intervention period. Conclusion: The daily administration of cucumber juice contributes to a significant reduction in blood pressure in hypertensive patients when used in conjunction with standard pharmacological treatment. These findings support the potential of cucumber juice as a feasible, low-cost non-pharmacological adjunct in community-based hypertension management. Further research with larger samples and controlled designs is recommended to validate these preliminary results.
The Implementation of Repositioning Interventions to Prevent Pressure Ulcers in ICU Patients at Pandan Arang Regional Hospital, Boyolali Almar'ah Uswatun Khasanah; Ida Nur Imamah; Panggah Widodo
Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Vol. 5 No. 1: February 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkmi.v5i1.543

Abstract

Background: Decubitus ulcers are tissue damage caused by prolonged pressure without position changes. To prevent this, both pharmacological and non-pharmacological interventions can be applied, including the use of anti-decubitus mattresses, massage, and repositioning or mobilization. Repositioning helps reduce pressure and friction on the skin, thus preventing pressure ulcers. Objective: To determine the effect of repositioning in preventing pressure ulcers in patients receiving care in the Intensive Care Unit (ICU) of Pandan Arang Regional Hospital Boyolali. Method: This study used a descriptive case study design. The intervention was conducted over four consecutive days, with repositioning performed three times daily for 15 minutes every two hours. The risk of pressure ulcers was assessed using the Braden Scale before and after the intervention. Results: After repositioning, the Braden score of Mr. J increased from 12 (high risk) to 14 (moderate risk), and Mrs. S from 13 (moderate risk) to 16 (low risk), indicating a decreased risk of pressure ulcers. Conclusion: There was a noticeable reduction in pressure ulcer risk in bedridden patients following repositioning. Therefore, repositioning can be considered an effective non-pharmacological technique to prevent pressure ulcers.
Penerapan Kompres Ice Gel Pack untuk Penurunan Nyeri Pasien Pasca Operasi Fraktur di Ruang Mawar RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Dewi Putri Handayani; Ida Nur Imamah; Yani Indrastuti
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i3.306

Abstract

A fracture is an interrupted occurrence of bone continuity determined by the type and extent of the injury. One of his treatments is Open Reduction and Internal Fixation (ORIF). A common problem in post-operative patients is pain, so it requires non-pharmacological implementation of one of which is compressed ice gel pack. To find out the results of ice gel pack compression therapy in post-operative patients. The application was performed with a descriptive method of case study to 2 respondents with a diagnosis of fracture and performed the operation Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) performed 6 hours after the operation for 1x within 10-15 minutes. Based on the results of the application already performed there was a decrease in the intensity of pain in postoperative patients. ice gel pack compression therapy can be used as one of the non-pharmacological techniques or independent intervention in post-operative patients in particular on the action Open Reduction and Internal Fixation (ORIF)
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMK NEGERI 3 SUKOHARJO Arnetta Ekaputri Nareswari; Ida Nur Imamah
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): Mei : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.449

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena pengaruh pergaulan, perilaku berisiko, serta kurangnya pemahaman yang benar mengenai penularan dan pencegahan. Meskipun informasi tentang HIV/AIDS sudah banyak tersedia, kesenjangan antara pengetahuan dan sikap pencegahan pada remaja masih sering ditemukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo. Metode : Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden 91 siswa yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif. Namun, masih ditemukan beberapa responden dengan pemahaman yang kurang pada aspek jalur penularan dan upaya pencegahan. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif.  
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NURUL HUDA PENDEM SUMBERLAWANG Ajeng Maulana Hapsari; Ida Nur Imamah
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): Mei : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.450

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8  tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).
Co-Authors Adi Prasetyo Adinda Putri Fatikha Ajeng Maulana Hapsari Ajeng Maulana Hapsari Aldilla Nurhaliza Almar'ah Uswatun Khasanah Alvin Kiky Lutviana Ambika Anggardani Anis Siyama Anjar Nurrohmah Annisa Nur Khasanah Anung Kurniawan Ardi Apridika Ajeng Kartika Apriyanti, Fela Aqzal Radinal Mubarrok Arnetta Ekaputri Nareswari Arnetta Ekaputri Nareswari Asiska Asiska Asiska, Asiska Asri Kusumastuti Astuti, Lia Cirilia Aripratiwi Dadi Hamdani Devita Mayaningrum Dewi Putri Handayani Dewi Triana Dewi, Siti Mutiara Sari Diah Amanda Putri Diah Dewi Retnowati Dian Hudiyawati Didik Iman Margatot Dwi Mia Ardani Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Egi Rahmadani Erina Efayanti Ersa Kusuma Wardhani Eska Dwi Prajayanti Fansiska, Tia Fida’ Husain Fitri Nur Andini Guntur Harta Kusuma Hana Ajeng Wahidya Paramita HARIYANTI Harta Kusuma, Guntur Hasna Nur Azizah HERI SUSANTO Hidayah , Rusdiana Rahmi Iffarizki Tsalasa Latifah Setyobudhi Ika Nur Rohmatin Ika Silvitasari Ilham Setyo Pangestu Indriana Astuti Inovasi, Monica Isti Haniyatun Jesieka Intan hartono Joni Prastio Khasanah, Almar'ah Uswatun Khotijah , Siti Kinasih Atmajaya Maharani, Elynda Febri Margareta Martin Tricahyani Marisa Lilis Afiani Martini Listrikawati Mera Afriana Monica Inovasi Mulyaningsih Mulyaningsih Mulyatmojo, Ariyanto Musa, Mazlinda Mustika, Yuli Mustikasari Dewi Nadya Rika Aulia Nazwa Aulia Az Zahra Niemas Ayu Arum Sasy Niken Palupy Maiyun Nina Rahayu Srimulyati Nining Puji Astuti Norman Wijaya Gati Nugrahani, Prasasti Sasmita Nur Aini Setiawan Nur Aisyah Nur Haryani Nur Tjahjono Suharto Nur Tjahjono Suharto Panggah Widodo Panggah Widodo Paryoto Putri Lia Sari Putri Meliana Rahma Fajrin Novitasari Rahmawati Ratno Yuliyanto RBU, Dyah Rahmawatie Rina Sri Widayanti Rina Yulianti Ririn Wardani Ririn Wardani Rosita Agung Wicaksono Rousy Nur Fadilah Salsabilla Az Zahra Sandy Ilham Prasetyo Septi Watik Nurhidayah Sholihah, Amalia Radhiyah Simon Meydieta Sukarna Putra Sinta Azzahra Lucia Agustin SUGITO Sulastri Sulastri Sutarwi Syafira Dianty H Tina Ramadhania Tri Harwanto Tri Susilowati Tyas Damastuti Urmila Puspita Arum Wahyuni, Endah Trie Wardani, Ririn Wardhani, Amelia Ayu Kusuma Winda Safitri Yani Indrastuti Yulianita Rahmawati Yully Kurniawati