p-Index From 2021 - 2026
9.759
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Pengabdian Kesehatan PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal Keperawatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran KIAN Journal Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Keperawatan Notokusumo Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Kemitraan Masyarakat Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Jurnal Ilmiah Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Golden Generation Health International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Murottal Ar-Rahman Ayat 1-7 Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di RSUD Karanganyar Kinasih Atmajaya; Ida Nur Imamah; Sutarwi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih besar atau sama dengan 140 mmHg, dan peningkatan tekanan diastolik lebih besar atau sama dengan 90 mmHg. Terapi murottal dapat mengurangi tekanan darah, nyaman dan tenang dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Tujuan : Mengetahui hasil implementasi pemberian terapi murotal ar-rahman ayat 1-7 untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Karanganyar. Metode : Penerapan dilakukan dengan metode studi kasus kepada 2 responden, sesuai kriteria inklusi dan eklusi, instrumen penelitian menggunakan pengukuran tekanan darah dan SOP terapi murottal, selama 3 hari berturut-turut dalam sehari selama 15 menit pada waktu pagi dan siang hari. Hasil : Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah di lakukan penerapan terapi murottal pada 2 responden dengan rata-rata sistolik 30 mmHg dan untuk diastolik 15 mmHg. Kesimpulan : Adanya perbedaan penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi sebelum dan sesudah penerapan terapi murottal terhadap tekanan darah pada pasien
Penerapan Inhalasi Sederhana Dengan Aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada Anak Bronkopneumonia Joni Prastio; Ida Nur Imamah; Rina Yulianti
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bronkopneumonia merupakan penyakit peradangan pada organ pernapasan yang mengenai salah satu atau beberapa lobus di paru-paru yang ditandai dengan bercak-bercak infiltrat yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Aromaterapi merupakan salah satu terapi non farmakologi atau komplementer untuk mengatasi bersihan jalan nafas. Aromaterapi merupakan tindakan terapautik dengan menggunakan minyak esensial yang bermanfaat untuk meningkatkan keadaan fisik dan psikologi sehingga menjadi lebih baik Tujuanpenelitian yaitu untuk mengetahui hasil implementasi penerapan inhalasi sederhana dengan aroma terapi peppermint terhadap masalah keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada anak bronkopneumonia. Jenis penelitian ini studi kasus yang menggunakan metode deskriptif. Setelah diberikan intervensi selama 3 hari terdapat penurunan frekuenai pernafasan pada anak bronkopneumoniaKesimpulan;Hasil setelah diberikan intervensi selama 3 hari dapat ditarik kesimpulan bahwa inhalasi sederhana dapat berpengaruh terhadap penurunan frekuensi pernafasan pada anak bronkopneumonia di RSUD Kabupaten Karanganyar.
TINGKAT STRES DENGAN STRATEGI KOPING PADA SISWA FULL DAY SCHOOL Imamah, Ida Nur; Mulyaningsih, Mulyaningsih; Asiska, Asiska
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v11i1.1816

Abstract

Purpose: To determine the relationship between stress levels and coping strategies of full day school students at Al Abidin Islamic Middle School in Surakarta. Method: Quantitative research is correlational analytic with Cross Sectional design. Sampling using the Stratified Random Sampling technique with a total sample of 79 respondents, and the research instrument using a questionnaire. Bivariate analysis using Chi Square test. Results: That the majority of full day school students have high stress levels of 60 respondents (75.9%), and use maladaptive coping strategies of 53 respondents (67.1%). The chi square test results obtained ρ value 0.068 greater than ɑ of 0.05, so there no relationship between variables. Conclusion: There is no correlation between stress level and coping strategies of full day school students at Al Abidin Islamic Middle School in Surakarta.
The Effect of Cucumber Juice Administration on Blood Pressure Reduction in Older Adults Hypertension: A Case Study Khasanah, Annisa Nur; Imamah, Ida Nur; Harwanto, Tri
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 5 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v5i3.541

Abstract

Background: Hypertension remains a leading global public health concern, particularly among older adults. Non-pharmacological interventions, including dietary approaches, are increasingly recognized as complementary strategies for managing blood pressure. Cucumber juice, rich in potassium and water, has been proposed as a natural and accessible adjunctive therapy for hypertension. Objective: This study aimed to evaluate the effect of daily cucumber juice administration on blood pressure reduction in hypertensive patients in RW 07, Purwodiningratan Village, Surakarta City, Indonesia. Methods: A descriptive case study was conducted over seven days (April 27–May 3, 2025), involving two hypertensive respondents aged 45 years or older who were concurrently receiving amlodipine. Cucumber juice (200 mL/day) was administered daily, and blood pressure was measured before and two hours after consumption using a digital sphygmomanometer. Data were analyzed descriptively by comparing pre- and post-intervention blood pressure categories. Results: Respondent 1’s blood pressure decreased from 168/100 mmHg (Stage 2 hypertension) to 127/84 mmHg (normal) after seven days. Respondent 2’s blood pressure improved from 186/119 mmHg (Stage 3 hypertension) to 148/90 mmHg (Stage 1 hypertension). Both cases demonstrated a consistent daily decline in systolic and diastolic values throughout the intervention period. Conclusion: The daily administration of cucumber juice contributes to a significant reduction in blood pressure in hypertensive patients when used in conjunction with standard pharmacological treatment. These findings support the potential of cucumber juice as a feasible, low-cost non-pharmacological adjunct in community-based hypertension management. Further research with larger samples and controlled designs is recommended to validate these preliminary results.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Penanganan Gawat Darurat Hipotermi pada Pendaki Gunung di Organisasi Primapala Ampel Kabupaten Boyolali Tri Susilowati; Ririn Wardani; Ida Nur Imamah
Journal of Ners and Midwifery Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v7i1.ART.p037-043

Abstract

Latar Belakang : Pendaki gunung dan hipotermi merupakan sebuah hubungan yang sangat terkait dalam pendakian. Cuaca buruk di puncak gunung Merbabu menyebabkan 7 pendaki harus dievakuasi karena mengalami hipotermi saat mendaki. Kondisi tubuh yang terlalu lama kedinginan, khususnya dalam cuaca berangin dan hujan dapat menyebabkan mekanisme pemanasan tubuh terganggu. Pentingnya pengetahuan pada pendaki dapat menjadikan pendaki tersebut terhindar dari hipotermi, tetapi tak jarang para pendaki menganggap remeh dan tidak peduli. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku penanganan gawat darurat hipotermi pada pendaki gunung di organisasi Primapala Ampel Boyolali. Metode: Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Primapala Ampel Boyolali yang berjumlah 30 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Kendal Tau. Hasil : Hasil analisa diperoleh tingkat pengetahuan tentang penanganan gawat darurat hipotermi dalam katgori baik sebanyak 27 responden (90%), kategori cukup sebanyak 3 responden (10%). Perilaku penanganan gawat darurat hipotermi dalam kategori baik sebanyak 28 responden (93,3%), kategori cukup 2 responden (6,7%). Nilai Signifikansi uji Kendal Tau yaitu 0,013 Diskusi: Perilaku penganganan gawat darutat Hipertermi mayoritas dalam kategori baik dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penanganan gawat darurat hipotermi pada pendaki gunung di organisasi Primapala Ampel Boyolali. Background: Mountaineer and hypothermia have correlation in climbing. Bad weather at the top of Merbabu caused 7 mountaineers to be evacuated because of hypothermia. Body condition was too long periods of cold, especially in windy weather and rain can cause the body's warming mechanism to be disrupted. The importance of cognitive for mountaineers can make the mountaineers avoid hypothermia, but not infrequently the mountaineers underestimate and do not care. The purpose of research: Knowing the realtion of cognitive level and hypothermia emergency handling of mountaineers in Primapala ampel Boyolali organization. Method: The research used analytic reasearch with cross sectional approach. The research population is all members of Primapala ampel Boyolali organization which are consist of 30 people. The number of samples is 30 people. The sampling technique used total sampling. The research instrument used questionnaire. The data analysis used Fisher Test. Result: Cognitive level of hypothermia emergency handling is good category which are 27 respondents (90%), enough category which are 3 respondents (10%). Hypothermia emergency handling in good category is 28 respondents (93,3%) and enough category is 2 respondents (6,7%). Significance Value of Kendall’s Tau test that is 0.013 Discussion: Majority of emergency treatment behavior Hypertherm is in the good category. Discuss: There is a realtionship between the cognitive level and hypothermia emergency handling of mountaineers in Primapala ampel Boyolali organization.
Pendidikan Kesehatan dalam Pencegahan dan Penangan Diabetes Mellitus Melalui Penerapan Pola Hidup Sehat di Ruang Tulip RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Yully Kurniawati; Salsabilla Az Zahra; Tyas Damastuti; Ida Nur Imamah
Jurnal Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Kemitraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/jkm.v2i4.2672

Abstract

Background: One of the factors that can trigger diabetes mellitus is a diet high in carbohydrates. Therefore, it is important to educate the community to adopt a healthy lifestyle in order to prevent various diseases, particularly diabetes mellitus. Objective: The objective of this health education activity on the prevention and management of diabetes mellitus through the implementation of a healthy lifestyle is to improve the knowledge of families of diabetes mellitus patients regarding prevention and management by applying healthy lifestyle practices. Methods: The activity was carried out for patients and their families using demonstration and discussion methods supported by leaflet media. Results: The counseling activity successfully increased respondents’ knowledge about the importance of preventing and managing diabetes mellitus through the implementation of a healthy lifestyle.Conclusion: Of the four respondents who attended the health education session on the prevention and management of diabetes mellitus through healthy lifestyle implementation, all participants demonstrated an understanding of the importance of adopting a healthy lifestyle for preventing and managing diabetes mellitus.
Overview of Foot Care For Diabetes Mellitus Patients in The Work Area Gondangrejo Public Health Center Karanganyar Septi Watik Nurhidayah; Ida Nur Imamah
International Journal Of Health Science Vol. 6 No. 1 (2026): March: International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v6i1.6813

Abstract

Foot care is an essential aspect of preventing diabetes mellitus complications, especially diabetic ulcers that can lead to amputation. However, foot care practices among individuals with diabetes mellitus remain low. Objective; to describe foot care practices among individuals with diabetes mellitus in the working area of ​​Gondangrejo public health center, Karanganyar. Method; this study used a descriptive quantitative design. The population consisted of all diabetes mellitus patients enrolled in the prolanis program, totaling 82 people. Samples were selected using an accidental sampling technique, with 45 respondents participating. The research instrument used the Nothingham assessment of functional foot care (NAFF) questionnaire, which has been tested for validity and reliability. Results; Most respondents were over 45 years old, female, had completed elementary school, and were employed. The majority had suffered from diabetes for 1-5 years. Foot care behavior was mostly in the poor category (80%). Conclusion; The majority of diabetes mellitus patients in the Gondangrejo public health center area demonstrated poor foot care practices.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMK NEGERI 3 SUKOHARJO Arnetta Ekaputri Nareswari; Ida Nur Imamah
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.449

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena pengaruh pergaulan, perilaku berisiko, serta kurangnya pemahaman yang benar mengenai penularan dan pencegahan. Meskipun informasi tentang HIV/AIDS sudah banyak tersedia, kesenjangan antara pengetahuan dan sikap pencegahan pada remaja masih sering ditemukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo. Metode : Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden 91 siswa yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif. Namun, masih ditemukan beberapa responden dengan pemahaman yang kurang pada aspek jalur penularan dan upaya pencegahan. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif.  
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NURUL HUDA PENDEM SUMBERLAWANG Ajeng Maulana Hapsari; Ida Nur Imamah
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.450

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8  tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).
The Effectiveness of Diabetic Foot Care (DiFoCa) on the Foot Care Behavior of Diabetes Mellitus Patients : A Quasi-Experimental Study with a Control Group Imamah, Ida Nur; Dwi Prajayanti, Eska; Margatot, Didik Iman
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.13140

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is the second most common disease in Indonesia after hypertension. Diabetes Mellitus can cause complications, one of which is diabetic ulcer. Diabetic ulcer can lead to amputation of the extremities, especially the lower extremities. Prevention measures that can be taken to prevent diabetic ulcer include foot care therapy. Foot care consists of three preventive measures, starting with education on foot care, diabetic foot exercises, and management of foot injuries/wounds. Foot care training was conducted for five weeks. The study aimed to determine the effect of Diabetes Foot Care Training on the foot care behavior of D patients. Foot care behavior was assessed using the Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF) tool. The research was conducted over 5 weeks. The study involved 60 respondents divided into an intervention group and control group. The results of the control group showed a p-value > 0,005 (0,647), indicating no difference in foot care behavior in the control group. The Wilcoxon test for the intervention group showed a p-value < 0,005 (0,002), indicating a difference in foot care behavior before and after the intervention. The Mann Whitney test showed a p-value < 0,005 (0,027). The conclusion of the study states that Difoca intervention has an effect on improving foot care behavior in DM patients.
Co-Authors Adinda Putri Fatikha Agus Sutarto Ajeng Maulana Hapsari Aldilla Nurhaliza Alvin Kiky Lutviana Ambika Anggardani Ana Tasya Sholekah Anis Siyama Anjar Nurrohmah Anung Kurniawan Ardi Aqzal Radinal Mubarrok Arnetta Ekaputri Nareswari Asiska Asiska Asiska, Asiska Asri Kusumastuti Azizah, Lin Marhamah Bunga Alviana Cirilia Aripratiwi Dadi Hamdani Dara Anissa Putri Devita Mayaningrum Dewi Putri Handayani Diah Amanda Putri Diah Dewi Retnowati Didik Iman Margatot Dina Ristiana Dwi Mia Ardani Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Egi Rahmadani Erina Efayanti Ersa Kusuma Wardhani Eska Dwi Prajayanti Fansiska, Tia Fida’ Husain Firza Zaenatin Fitri Nur Andini Hana Ajeng Wahidya Paramita HARIYANTI Harta Kusuma, Guntur Harwanto, Tri Hasna Nur Azizah HERI SUSANTO Iffarizki Tsalasa Latifah Setyobudhi Ika Nur Rohmatin Ika Nur Rohmatin Ilham Setyo Pangestu Indriana Astuti Inovasi, Monica Irma Alfiyanti Isti Haniyatun Jesieka Intan hartono Joni Prastio Khasanah, Almar'ah Uswatun Khasanah, Annisa Nur Kinasih Atmajaya Lady Ayu Febriana Maharani, Elynda Febri Margareta Martin Tricahyani Marisa Lilis Afiani Martini Listrikawati Monica Inovasi Mulyaningsih Mulyaningsih Mustika, Yuli Mustikasari Dewi Nadya Rika Aulia Nazwa Aulia Az Zahra Niemas Ayu Arum Sasy Niken Palupy Maiyun Nina Rahayu Srimulyati Nining Puji Astuti Norman Wijaya Gati Nugrahani, Prasasti Sasmita Nur Aini Setiawan Nur Aisyah Nur Aisyah Nur Ellisa Fitriani Nur Tjahjono Suharto Nur Tjahjono Suharto Panggah Widodo Panggah Widodo Paryoto Prisca Ayu Fadila Putri Ayu Maharani Putri Lia Sari Putri Meliana Rahma Fajrin Novitasari Ratno Yuliyanto RBU, Dyah Rahmawatie Rika Puji Rahayu Rina Sri Widayanti Rina Yulianti Ririn Wardani Ririn Wardani Rosita Agung Wicaksono Rousy Nur Fadilah Salsabilla Az Zahra Sandy Ilham Prasetyo Septi Watik Nurhidayah Sholihah, Amalia Radhiyah Simon Meydieta Sukarna Putra Sinta Azzahra Lucia Agustin SUGITO Sumardi Sutarwi Syafira Dianty H Tina Ramadhania Tri Susilowati Tyas Damastuti Urmila Puspita Arum Wahyuni, Endah Trie Wardani, Ririn Wardhani, Amelia Ayu Kusuma Winda Safitri Yani Indrastuti Yasinta Ciptanti Ramadhan Yulianita Rahmawati Yully Kurniawati