p-Index From 2021 - 2026
9.801
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Pengabdian Kesehatan Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Keperawatan Notokusumo Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Kemitraan Masyarakat Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Jurnal Ilmiah Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Golden Generation Health International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis di Masyarakat Wilayah Petoran: Overview of Quality of Life of Elderly People with Chronic Diseases in the Community Didik Iman Margatot; Ika Silvitasari; Ida Nur Imamah; Adi Prasetyo; Apridika Ajeng Kartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v14i1.488

Abstract

Pendahuluan:  Lansia dengan penyakit kronis merupakan kelompok rentan yang mengalami penurunan kualitas hidup akibat keterbatasan fisik dan tantangan psikososial. Penyakit kronis yang bersifat progresif dapat mengganggu aktivitas harian, relasi sosial, dan kenyamanan lingkungan hidup lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis berdasarkan empat dimensi WHOQOL-BREF, yaitu fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 60 lansia dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Instrumen WHOQOL-BREF versi bahasa Indonesia digunakan untuk mengukur kualitas hidup. Data dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Mayoritas responden berusia 60–74 tahun (86,7%), laki-laki (76,7%), dan menderita hipertensi (78,3%). Kualitas hidup buruk ditemukan paling tinggi pada dimensi fisik (76,7%), diikuti lingkungan (60%), psikologis (50%), dan sosial (46,7%). Namun, 51,7% lansia menilai kualitas hidup secara umum masih dalam kategori baik. Kesimpulan: Kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis paling rendah pada aspek fisik dan lingkungan. Dukungan sosial dan psikologis berkontribusi menjaga persepsi positif lansia terhadap hidup. Saran: Intervensi berbasis komunitas perlu difokuskan pada pemulihan fungsi fisik dan peningkatan kualitas lingkungan.
Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Purwodiningratan Jebres Kota Surakarta Rahmawati; Ida Nur Imamah; Nur Haryani
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1355

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara menetap pada pembuluh darah arteri. Salah satu cara untuk membantu menurunkan tekanan darah pasien yaitu dengan terapi Slow Deep Breathing. Slow Deep Breathing dapat menjadi salah satu aktivitas pilihan bagi penderita hipertensi karena membantu mengurangi ketegangan otot serta memperlambat denyut jantung. Tujuan: dilakukan penerapan terapi Slow Deep Breathing untuk mengetahui hasil penerapan terapi Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus pada dua responden dengan memfokuskan implementasi Slow Deep Breathing untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi dengan pemberian intervensi selama tujuh hari. Hasil: terapi Slow Deep Breathing berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pasien sehingga tekanan pasien berkurang. Responden pertama tekanan darah dari 153/91 mmHg menjadi 147/83 mmHg dan responden kedua tekanan darah dari 179/116 mmHg menjadi 169/100 mmHg. Kesimpulan: Slow Deep Breathing efektif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Membangun Budaya Siaga Bencana: Penguatan Kesiapsiagaan Melalui Sosialisasi di PAYPA 2 Kadipiro Surakarta Mulyaningsih, Mulyaningsih; Nur Imamah, Ida; Mulyatmojo, Ariyanto
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1185

Abstract

Bencana adalah suatu fenomena yang mengancam kualitas hidup masyarakat yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik alam, non alam, maupun manusia yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Anak dan remaja adalah generasi atau tunas bangsa yang akan datang, mereka harus dididik tentang kebencanaan agar mereka dapat menyebarkan pengetahuan tersebut ke masyarakat dan keluarga mereka. Pendidikan kebencanaan dan simulasi diharapkan dapat menjadi bidang yang tepat untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana. Ini disebabkan fakta bahwa faktor pengetahuan, bersama dengan peran setiap individu dalam masyarakat, adalah yang paling penting dalam menentukan tingkat kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi bencana. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan evakuasi kebencanaan, yang dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 70 menjadi 90. Dari analisis juga didapatkan perbedaan pengetahuan sebelum dan sedudah edukasi dengan nilai p < 0,001. Ini menunjukkan pentingnya melakukan edukasi dan simulasi kebencanaan secara teratur agar masyarakat mempunyai kemampuan dan kesiapsiagaan bencana yang baik.
Gambaran Tingkat Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Boja 1 Kendal Rahma Fajrin Novitasari; Ida Nur Imamah; Norman Wijaya Gati
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i2.3420

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan kepatuhan pengobatan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Namun, ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan masih menjadi tantangan di layanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Boja 1 Kendal. Desain penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih dengan teknik total sampling, dengan kriteria inklusi pasien DM berusia ≥18 tahun dan telah menjalani terapi minimal tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang yaitu sebanyak 12 orang (40,0%), kepatuhan tinggi sebanyak 10 orang (33,3%), dan kepatuhan rendah sebanyak 8 orang (26,7%). Karakteristik responden didominasi oleh usia pertengahan (40–60 tahun), tingkat pendidikan perguruan tinggi (53,4%), serta status bekerja (53,3%), dengan distribusi jenis kelamin seimbang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepatuhan pengobatan pasien DM di Puskesmas Boja 1 Kendal masih berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi, motivasi, dan pendampingan oleh tenaga kesehatan untuk mendorong pasien mencapai kepatuhan optimal.
Penerapan Terapi Rendam Kaki Air Hangat (Hydrotherapy) Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Dewi Triana; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 7 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i7.2292

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui terapi nonfarmakologis, salah satunya terapi rendam kaki air hangat (hidroterapi). Tujuan: Mendeskripsikan hasil terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua hipertensi lansia. Intervensi berupa terapi rendam kaki air hangat diberikan selama tujuh hari, kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Tekanan darah responden pertama menurun dari 194/92 mmHg menjadi 151/80 mmHg, sedangkan responden kedua dari 170/101 mmHg menjadi 130/83 mmHg. Penurunan tekanan darah terjadi karena paparan udara hangat menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah perifer, meningkatkan sirkulasi darah, dan menurunkan resistensi pembuluh darah. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat (hidroterapi) efektif membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sehingga dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan di rumah.
Knowledge And Foot Care Behavior in Patients With Diabetes Melitus: Study of Corelation Ida Nur Imamah; Guntur Harta Kusuma; Didik Iman Margatot
Jurnal Infokes Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ydbqha03

Abstract

Background: Hyperglycemic conditions can lead to microvascular (27.2%) and macrovascular (53.5%) complications. Hyperglycemia causes damage to nerve cells, resulting in neuropathy that leads to decreased protective sensation in the feet. This condition causes individuals with diabetes mellitus (DM) to be unaware of foot injuries. Proper foot care is an essential part of preventing diabetic foot ulcers and can be carried out by individuals with DM at low cost and with proven effectiveness. Foot care behavior refers to actions taken to maintain foot hygiene in diabetic patients and to prevent early injuries that could lead to infection risk. Knowledge serves as the foundation for behavior change and determines an individual's level of ability.Methods:This research is a quantitative study using a cross-sectional design. The population consists of all individuals with DM, with a sample size of 57 respondents in the Surakarta City prolanis group. The sampling technique used was accidental sampling. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis.The research instrument used DFKS for knowledge and NAFF foot care behavior. Results:The majority of respondents had a low level of knowledge (64.9%) and poor foot care behavior (71.9%). Bivariate analysis using the chi-square test showed a p-value < 0.05 (0.018).Conclusion:There is a significant relationship between the level of knowledge and foot care behavior
Pemberdayaan Guru Sebagai Upaya Pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Di TK/PAUD ‘Aisyiyah Kota Surakarta : Implementasi Pendidikan Aman Bencana Kebakaran Ida Nur Imamah; Mulyaningsih Mulyaningsih
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i1.450

Abstract

Latar Belakang :Kurangnya pemahaman masyarakat sekitar terhadap karakteristik bahaya, kurangnya informasi atau peringatan dini yang mengakibatkan ketidaksiapan dalam menghadapi bencana salah satunya bencana kebakaran. pendidikan pengurangan resiko bencana perlu dilaksanakan di seluruh sekolah yang ada di Indonesia. Dampak bencana di bidang pendidikan dapat mengakibatkan banyaknya korban jiwa yakni peserta didik, terhentinya proses belajar mengajar rusaknya sarana dan prasarana di sekolah serta hilangnya dokumen sekolah. Metode : Pelaksanan pengabdian Masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan pada kader di Tingkat sekolah yaitu guru. Pelatihan yang diberikan terkait penanganan bahaya kebakaran dan pertolongan saat terjadi bencana kebakaran. Hasil : Rata-rata nilai sebelum dilakukan edukasi adalah 93 dan rata-rata nilai setelah pemberian edukasi adalah 96. Hasil simulasi diperoleh hasil 57 peserta atau 90,5% mampu melakukan pertolongan pertama kebakaran dan 6 peserta (9,5%) belum mampu melakukan pertolongan pertama. Kesimpulan : Terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta setelah dilakukan edukasi dan mayoritas peserta mampu melakukan pertolongan pertama kebakaran
Gambaran Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaras Kabupaten Pesisir Barat Lampung Mera Afriana; Ida Nur Imamah
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v4i3.6794

Abstract

Hypertension is a condition characterised by elevated systolic blood pressure of ≥140 mmHg and diastolic blood pressure of ≥90 mmHg, which frequently occurs in older adults as a result of the ageing process and a reduction in the elasticity of blood vessels. Uncontrolled hypertension can increase the risk of heart disease, stroke and kidney failure. Objective:This study aimed to determine the prevalence of hypertension among older adults in the catchment area of the Ngaras Community Health Centre, Pesisir Barat Regency. Methods: This study employed a quantitative approach with a descriptive design.The sample comprised 54 older adults selected using accidental sampling. Data were collected using a questionnaire on respondent characteristics and blood pressure measurements, and were subsequently analysed univariately using frequency distributions and percentages. Results:The results showed that the majority of respondents were aged 60–74 years (57.4%), were female (57.4%), and had no formal education (44.4%). Based on the classification of hypertension, 26 respondents (48.1 per cent) had stage 1 hypertension and 28 respondents (5.1 per cent) had stage 2 hypertension. Conclusion:The study indicates that the majority of older adults in the catchment area of the Ngaras Community Health Centre have stage 2 hypertension.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Sadari pada Wanita Usia Subur di Wilayah Puskesmas Pajang Winda Safitri; Ida Nur Imamah; Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6390

Abstract

Breast cancer is the leading cancer affecting women, with 2.3 million diagnoses and 670,000 deaths globally in 2022. In Indonesia, there were 66,271 cases, representing 30.1% of all cancer cases. Early detection, such as through Breast Self-Examination (BSE) to identify breast lumps, can reduce mortality. BSE is effective for Women of Childbearing Age (15-49 years). However, early breast cancer detection rates remain suboptimal, potentially influenced by the knowledge and behavior of women of childbearing age regarding BSE. Objective: To determine the overview of the level of knowledge and behavior of Breast Self-Examination (BSE) among Women of Childbearing Age in the Pajang Public Health Center area. Methods: This study employed a quantitative descriptive method using purposive sampling. The population consisted of 7,538 Women of Childbearing Age, and the sample comprised 99 respondents. Results: The majority of Women of Childbearing Age in the Pajang Public Health Center area demonstrated a good level of knowledge about BSE, with 52 respondents (52.5%). Furthermore, most respondents exhibited good BSE behavior, with 65 respondents (65.7%). Conclusion:  The majority of respondents had good SADARI knowledge and good  Breast Self-Examination (BSE)  behavior.
Co-Authors Adi Prasetyo Adinda Putri Fatikha Ajeng Maulana Hapsari Ajeng Maulana Hapsari Aldilla Nurhaliza Almar'ah Uswatun Khasanah Alvin Kiky Lutviana Ambika Anggardani Anis Siyama Anjar Nurrohmah Annisa Nur Khasanah Anung Kurniawan Ardi Apridika Ajeng Kartika Apriyanti, Fela Aqzal Radinal Mubarrok Arnetta Ekaputri Nareswari Arnetta Ekaputri Nareswari Asiska Asiska Asiska, Asiska Asri Kusumastuti Astuti, Lia Cirilia Aripratiwi Dadi Hamdani Devita Mayaningrum Dewi Putri Handayani Dewi Triana Dewi, Siti Mutiara Sari Diah Amanda Putri Diah Dewi Retnowati Dian Hudiyawati Didik Iman Margatot Dwi Mia Ardani Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Egi Rahmadani Erina Efayanti Ersa Kusuma Wardhani Eska Dwi Prajayanti Fansiska, Tia Fida’ Husain Fitri Nur Andini Guntur Harta Kusuma Hana Ajeng Wahidya Paramita HARIYANTI Harta Kusuma, Guntur Hasna Nur Azizah HERI SUSANTO Hidayah , Rusdiana Rahmi Iffarizki Tsalasa Latifah Setyobudhi Ika Nur Rohmatin Ika Silvitasari Ilham Setyo Pangestu Indriana Astuti Inovasi, Monica Isti Haniyatun Jesieka Intan hartono Joni Prastio Khasanah, Almar'ah Uswatun Khotijah , Siti Kinasih Atmajaya Maharani, Elynda Febri Margareta Martin Tricahyani Marisa Lilis Afiani Martini Listrikawati Mera Afriana Monica Inovasi Mulyaningsih Mulyaningsih Mulyatmojo, Ariyanto Musa, Mazlinda Mustika, Yuli Mustikasari Dewi Nadya Rika Aulia Nazwa Aulia Az Zahra Niemas Ayu Arum Sasy Niken Palupy Maiyun Nina Rahayu Srimulyati Nining Puji Astuti Norman Wijaya Gati Nugrahani, Prasasti Sasmita Nur Aini Setiawan Nur Aisyah Nur Haryani Nur Tjahjono Suharto Nur Tjahjono Suharto Panggah Widodo Panggah Widodo Paryoto Putri Lia Sari Putri Meliana Rahma Fajrin Novitasari Rahmawati Ratno Yuliyanto RBU, Dyah Rahmawatie Rina Sri Widayanti Rina Yulianti Ririn Wardani Ririn Wardani Rosita Agung Wicaksono Rousy Nur Fadilah Salsabilla Az Zahra Sandy Ilham Prasetyo Septi Watik Nurhidayah Sholihah, Amalia Radhiyah Simon Meydieta Sukarna Putra Sinta Azzahra Lucia Agustin SUGITO Sulastri Sulastri Sutarwi Syafira Dianty H Tina Ramadhania Tri Harwanto Tri Susilowati Tyas Damastuti Urmila Puspita Arum Wahyuni, Endah Trie Wardani, Ririn Wardhani, Amelia Ayu Kusuma Winda Safitri Yani Indrastuti Yulianita Rahmawati Yully Kurniawati