p-Index From 2021 - 2026
9.801
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah Jurnal Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Pengabdian Kesehatan Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Keperawatan Notokusumo Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Kemitraan Masyarakat Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Jurnal Ilmiah Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Golden Generation Health International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA KESEHATAN TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS 'AISYIYAH SURAKARTA Maharani, Elynda Febri; Imamah, Ida Nur
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.3977

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa tingkat akhir merupakan mahasiswa yang berada ditahap semester akhir perkuliahan dan sedang menyelesaikan tugas akhir. Selama proses penyusunan tugas akhir, mahasiswa cenderung rentan mengalami kecemasan sehingga berdampak pada kualitas tidur mahasiswa. Dampak dari kualitas tidur yang terganggu dapat menimbulkan mahasiswa terjaga dimalam hari dan merasa mengantuk disiang hari. Kebutuhan tidur yang kurang dapat menimbulkan gangguan keseimbangan fisiologis dan psikologis pada mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa kesehatan tingkat akhir Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 76 responden. Instrument yang digunakan pada kecemasan yakni Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) dan pada kualitas tidur adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: hasil peneliltian menunjukkan bahwa 74 (97,4%) responden mengalami cemas, dan 63 (82,9%) responden mengalami kualitas tidur sedang. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa p-value (0,000) < ɑ (0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: ada hubungan tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa kesehatan tingkat akhir Universitas ‘Aisyiyah Surakarta.
Penerapan Terapi Murottal Surat Ar-Rahman Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Karangmalang Ersa Kusuma Wardhani; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1730

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Menurut data WHO menunjukkan bahwa 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi setiap tahunnya. Salah satu intervensi nonfarmakologi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi murottal, yaitu dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Surah Ar-Rahman terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada 2 responden. Terapi diberikan selama 7 kali dalam 1 minggu secara berturut-turut dengan waktu masing-masing 30 menit, dan tekanan darah diukur sebelum dan sesudah terapi menggunakan sphygmomanometer digital. Kedua responden mengalami penurunan tekanan darah. Pada Tn. S mengalami penurunan sistolik sebesar 16 mmHg dan diastolik 4 mmHg (hipertensi stadium 1), sedangkan Tn. N mengalami penurunan sistolik 16 mmHg dan diastolik 8 mmHg (hipertensi stadium 2). Terapi murottal dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi
Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Jahe Merah Dalam Upaya Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Boyolali II Mustikasari Dewi; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1734

Abstract

Hipertensi penyakit kronik yang umum terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan komplikasi seperti stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal. Di wilayah Puskesmas Boyolali II, prevalensi hipertensi tergolong tinggi, sedangkan cakupan pelayanan kesehatan lansia masih rendah. Terapi rendam kaki air hangat dengan jahe merah merupakan metode nonfarmakologis yang sederhana dan murah untuk membantu menurunkan tekanan darah karena memiliki efek vasodilatasi dan senyawa aktif yang merangsang sistem saraf parasimpatis. Tujuan: Mendeskripsikan hasil penerapan rendam kaki air hangat dengan jahe merah terhadap tekanan darah pada pasien lansia hipertensi. Metode: Studi kasus deskriptif pada dua pasien lansia hipertensi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, sekali sehari selama 20 menit pada sore hari. Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Hasil: Ny. R menunjukkan penurunan tekanan darah rata-rata 12,3/3,3 mmHg, sedangkan Tn. M menunjukkan penurunan sebesar 9,3/2 mmHg. Kesimpulan: Terdapat penurunan tekanan darah pada lansia setelah dilakukan terapi rendam kaki air hangat jahe merah sebagai upaya non farmakologis.
An Educational Program to Improve Self-Care in Heart Failure Patients Hudiyawati, Dian; Nur Imamah, Ida; Sulastri, Sulastri; Musa, Mazlinda; Dewi, Siti Mutiara Sari; Astuti, Lia
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i2.7262

Abstract

Knowledge of heart failure patients' self-care influences pa-tient adherence and readiness for independent care at home. Self-care enhancement is a significant focus of heart failure management programs. Efforts can be made by providing self-care education using conventional media and the web. The current study aimed to determine the effectiveness of education using web media and booklets on self-care in heart failure patients. This research was an experimental study with a pretest-posttest design. Eligible respondents will be divided into two groups. A web group was a group that was given self-care education through the web, and a booklet group was given education using booklets. The questionnaire used the Self-Care Heart Failure Index to measure the patient's self-care score. An Independent t-test was used to analyze differences in self-care scores in the two groups. Of 76 respondents in this study, >50% were male, and most were in the adult age range (36-55 years old). Based on the results of the inde-pendent t-test in both groups (web and booklet) showed a significant differ-ence in the mean self-care score (p-value = 0.001). It illustrates that web media is more effective than booklet media. Providing education using media that health workers follow up is important to do as an effort to improve self-care in heart failure patients.
Penerapan Kompres Hangat Daun Kelor Terhadap Nyeri Asam Urat Pada Lansia Di Desa Ngaru Aru Devita Mayaningrum; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1778

Abstract

Penyakit asam urat sering terjadi pada lansia akibat gangguan metabolisme purin yang menyebabkan nyeri pada persendian. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat daun kelor, yang memiliki kandungan flavonoid dengan efek anti inflamasi dan analgesik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan penerapan kompres hangat daun kelor pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 responden di Desa Ngaru Aru, Banyudono, Boyolali yang mengalami nyeri sendi akibat asam urat, dilakukan 1 kali setiap pagi selama 3 hari berturut turut dalam waktu 20 menit. Adanya penurunan intensitas nyeri asam urat setelah pemberian terapi pada Ny. M dari skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 3 dan pada Ny. S dari skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 2. Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan kompres hangat daun kelor terdapat perubahan pada intensitas nyeri pada kedua responden.
Penerapan Terapi Inhalasi Uap Sederhana Minyak Kayu Putih Pada Bersihan Jalan Nafas Pasien Ispa Diah Amanda Putri; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1834

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan infeksi menular pada saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Gejala yang timbul bervariasi, tergantung pada jenis agen infeksi, kondisi lingkungan, dan daya tahan tubuh penderita. Prevalensi ISPA di Jawa Timur pada tahun 2023 mencapai 51,4% dan data ISPA di Ngawi termasuk dalam 10 besar penyakit terbanyak dengan 32.793 kasus, sedangkan di Kecamatan Widodaren kasus ISPA tercatat dengan jumlah 1.307 kasus pada tahun 2024. Mendeskripsikan hasil perbandingan frekuensi nafas pada pasien ISPA sebelum dan sesudah dilakukan terapi inhalasi uap sederhana minyak kayu putih. Aplikasi ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada 2 responden yaitu Ny.S (41) dan Sdr.R (15) dengan ISPA. Terdapat penurunan frekuensi nafas pada kedua responden setelah diberikan terapi inhalasi uap sederhana minyak kayu putih pada Ny. S dari frekuensi nafas 28x/mnt menjadi 23x/mnt dan Sdr.R dari frekuensi nafas 29x/mnt menjadi 24x/mnt. Penerapan terapi inhalasi uap sederhana minyak kayu putih dapat mengatasi bersihan jalan nafas pada kedua responden
Penerapan Kompres Aloevera (Lidah Buaya) Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam Dwi Mia Ardani; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1836

Abstract

Demam merupakan respon alamiah tubuh terhadap invasi infeksi, di mana suhu tubuh melebihi ambang normal yaitu >37,5°C. Kompres Aloe Vera adalah salah satu pengobatan tradisonal yang menjadi altenatif untuk menurunkan demam pada anak. Akibat yang timbul dari demam berupa kejang, penatalaksanaan yang dilakukan secara non-farmakologis dengan kompres Aloe Vera. Tujuan: Untuk mendeskripsikan hasil implementasi kompres Aloe Vera dalam menurunkan demam pada anak. Metode: Penerapan ini menggunakan metode studi kasus, Metode ini lebih berfokus pada tindakan atau perilaku yang dihasilkan kepada 2 responden dengan melakukan pemberian kompres Aloe Vera selama 3 hari. Hasil: Setelah dilakukan Kompres Aloe Vera pada dua responden selama tiga hari berturut-turut menunjukkan adanya perubahan suhu, didapatkan responden An. A mengalami penurunan suhu tubuh yang sebelumnya 39,0 C menjadi 36,7 C. sedangkan respon An. Q sebelum diberikan terapi didapatkan suhu tubuh 39,2 C menjadi 36,9 C. Kesimpulan: Kompres Aloe Vera dapat menurunkan demam pada Anak yang mengalami demam.
Penerapan Hydrocolloid Dalam Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetik Ratno Yuliyanto; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1849

Abstract

Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi serius pada penderita diabetes melitus yang berisiko tinggi menyebabkan amputasi dan meningkatkan morbiditas. Maka sangat penting dilakukannya perawatan luka. Salah satu perawatan luka ulkus diabetik adalah penggunaan balutan modern, seperti hydrocolloid, yang mampu menciptakan lingkungan lembap yang optimal dan mendukung regenerasi jaringan. Tujuan; mendeskripsikan hasil penerapan perawatan luka menggunakan hydrocolloid terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode; menggunakan rancangan studi kasus dengan metode deskriptif terhadap dua responden di Klinik Salud Wound Care selama satu minggu dua kali terapan. Pengamatan pre dan post menggunakan instrumen BWAT (Bates-Jensen Wound Assessment Tool). Hasil; menunjukkan bahwa sebelum penerapan skor BWAT pasien pertama 26 dan pasien kedua 24 yang menunjukkan keduanya termasuk kategori Wound Regeneration, hasil Setelah penerapan skor responden pertama turun 7 skor menjadi 19 dan responden kedua turun 11 skor menjadi 13 skor. Perbandingan ini menunjukkan bahwa hydrocolloid efektif mempercepat proses penyembuhan luka melalui pengurangan jaringan nekrotik dan peningkatan granulasi serta epitelisasi. Kesimpulan; perawatan luka ulkus diabetik dengan hydrocolloid dapat mempercepat penyembuhan dan meningkatkan kualitas perawatan luka dengan mmenurunkan skor BWAT (Bates-Jensen Wound Assessment Tool).
The Application of Cold Compression to Reduce Pain Scale in Postoperative Fracture Patients at Kartini Regional General Hospital of Karanganyar Wardhani, Amelia Ayu Kusuma; Imamah, Ida Nur; Sugito
Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Vol. 4 No. 2: August 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkmi.v4i2.519

Abstract

Background: Fractures are a primary global health concern, with an estimated incidence of 440 million cases worldwide. The most commonly affected areas are the lower extremities (67%) and upper extremities (32%). Preliminary data from Kartini Karanganyar Regional General Hospital (RSUD) revealed a rising trend in fracture cases over the past three years: 309 patients in 2022, 428 in 2023, and 435 in 2024. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of cold compression therapy in reducing pain levels among postoperative fracture patients at Kartini Karanganyar Hospital. Method: A case study design was employed for 2 respondent, with pain intensity measured before and after intervention using the Visual Analog Scale (VAS). Cold compresses were applied for 20 minutes over 2 days. Results: Both respondents showed reduced pain scale scores following the cold compress intervention. Conclusion: Applying cold compresses effectively reduces postoperative pain in fracture patients, supporting its use as a non-pharmacological pain management strategy.
Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) melalui Simulasi pada Remaja Imamah, Ida Nur; Mulyaningsih, Mulyaningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21903

Abstract

ABSTRAK Kondisi kegawatdaruratan diantaranya adalah serangan jantung. Kejadian henti jantung Sebagian besar terjadi di luar rumah sakit. Kenaikan kesempatan hidup apabila dilakukan pertolongan pertama dengan pemberian bantuan hidup Dasar (BHD). Pasien yang mendapatkan Bantuan Hidup Dasar (BHD), pasien tersebut memiliki kesempatan hidup yang lebih mungkin terjadi. BHD ini harus dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan tidak terbatas pada petugas paramedic dan tim medis. Masyarakat yang tidak paham tentang pemberian pertolongan pertama akan cenderung memberikan pertolongan seadanya tanpa memikirkan tindakan yang dilakukan itu tepat atau tidak. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini menggunakan metode simulasi yang terdiri dari pemberian materi dasar BHD dan dilanjutkan dengan simulasi cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP). Pengetahuan remaja sebelum dilakukan simulasi BHD nilai rata-rata 71,8 mayoritas pengetahuan cukup. Setelah dilakukan simulasi BHD nilai rata-rata 90,5 dengan mayoritas pengetahuan baik. Peningkatan skor pengetahuan BHD remaja sebesar 18,7. Terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri setelah dilakukan simulasi BHD. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, Pertolongan Pertama, Remaja, Simulasi ABSTRACT One of the emergency conditions is cardiac arrest. Most cases of cardiac arrest occur outside the hospital. The chance of survival increases when first aid is administered through Basic Life Support (BLS). Patients who receive BLS have a significantly higher chance of survival. BLS should be understood and practiced by all levels of society, not only by paramedics or medical teams. People who lack knowledge about providing first aid tend to give assistance without considering whether their actions are correct or effective. This community service program (PKM) used a simulation method, which consisted of delivering basic BLS material followed by a hands-on simulation on how to perform cardiopulmonary resuscitation (CPR). The average knowledge score of adolescents before the BLS simulation was 71.8, with most having a moderate level of knowledge. After the simulation, the average score increased to 90.5, with most participants demonstrating a good level of knowledge. There was an 18.7-point increase in BLS knowledge among adolescents. There was an improvement in the knowledge of adolescent girls after the BLS simulation was conducted. Keywords: Basic Life Support, First Aid, Teenagers, Simulation
Co-Authors Adi Prasetyo Adinda Putri Fatikha Ajeng Maulana Hapsari Ajeng Maulana Hapsari Aldilla Nurhaliza Almar'ah Uswatun Khasanah Alvin Kiky Lutviana Ambika Anggardani Anis Siyama Anjar Nurrohmah Annisa Nur Khasanah Anung Kurniawan Ardi Apridika Ajeng Kartika Apriyanti, Fela Aqzal Radinal Mubarrok Arnetta Ekaputri Nareswari Arnetta Ekaputri Nareswari Asiska Asiska Asiska, Asiska Asri Kusumastuti Astuti, Lia Cirilia Aripratiwi Dadi Hamdani Devita Mayaningrum Dewi Putri Handayani Dewi Triana Dewi, Siti Mutiara Sari Diah Amanda Putri Diah Dewi Retnowati Dian Hudiyawati Didik Iman Margatot Didik Iman Margatot Dwi Mia Ardani Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Egi Rahmadani Erina Efayanti Ersa Kusuma Wardhani Eska Dwi Prajayanti Fansiska, Tia Fida’ Husain Fitri Nur Andini Guntur Harta Kusuma Hana Ajeng Wahidya Paramita HARIYANTI Harta Kusuma, Guntur Hasna Nur Azizah HERI SUSANTO Hidayah , Rusdiana Rahmi Iffarizki Tsalasa Latifah Setyobudhi Ika Nur Rohmatin Ika Silvitasari Ilham Setyo Pangestu Indriana Astuti Inovasi, Monica Isti Haniyatun Jesieka Intan hartono Joni Prastio Khasanah, Almar'ah Uswatun Khotijah , Siti Kinasih Atmajaya Maharani, Elynda Febri Margareta Martin Tricahyani Marisa Lilis Afiani Martini Listrikawati Mera Afriana Monica Inovasi Mulyaningsih Mulyaningsih Mulyatmojo, Ariyanto Musa, Mazlinda Mustika, Yuli Mustikasari Dewi Nadya Rika Aulia Nazwa Aulia Az Zahra Niemas Ayu Arum Sasy Niken Palupy Maiyun Nina Rahayu Srimulyati Nining Puji Astuti Norman Wijaya Gati Nugrahani, Prasasti Sasmita Nur Aini Setiawan Nur Aisyah Nur Haryani Nur Tjahjono Suharto Nur Tjahjono Suharto Panggah Widodo Panggah Widodo Paryoto Putri Lia Sari Putri Meliana Rahma Fajrin Novitasari Rahmawati Ratno Yuliyanto RBU, Dyah Rahmawatie Rina Sri Widayanti Rina Yulianti Ririn Wardani Ririn Wardani Rosita Agung Wicaksono Rousy Nur Fadilah Salsabilla Az Zahra Sandy Ilham Prasetyo Septi Watik Nurhidayah Sholihah, Amalia Radhiyah Simon Meydieta Sukarna Putra Sinta Azzahra Lucia Agustin SUGITO Sulastri Sulastri Sutarwi Syafira Dianty H Tina Ramadhania Tri Harwanto Tri Susilowati Tyas Damastuti Urmila Puspita Arum Wahyuni, Endah Trie Wardani, Ririn Wardhani, Amelia Ayu Kusuma Winda Safitri Yani Indrastuti Yulianita Rahmawati Yully Kurniawati