Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPARASI TINGKAT KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN PADA PERAIRAN MANGROVE DAN TAMBAK TRADISIONAL DI SEKITAR PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Dhimas Wiharyanto; Gazali Salim
Jurnal Harpodon Borneo Vol 7, No 2 (2014): Volume 7 No 2 Oktober 2014
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.013 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v7i2.120

Abstract

Estuaries or also known as ustuaria is the area of water bodies into a meeting between one or more rivers in coastal areas with marine areas. Juata Laut waters located in the northern part of Tarakan Island. These waters are a small part of the estuarine waters in this region, which connects the river Sesayap which is one of the major rivers located in the northern coastal region of North Kalimantan with the surrounding sea area. The purpose of this study was to determine the type and level comparison fishes diversity found in mangrove waters and traditional farms around the waters of Juata Laut Tarakan City North Kalimantan province. Types of fish found in the waters of the Sea of mangrove Juata as many as 23 types, while in pond waters around 19 species. Level of biodiversity of fish in mangrove waters and traditional farms around the waters of the Sea Juata classified in the spring rate which means it has a lower level of community stability. Keywords : Comparation, diversity, fishes.
STUDY OF KAPAH CLAM (Meretrix sp.) MANAGEMENT IN AMAL BEACH ZONE TARAKAN CITY, EAST KALIMANTAN Dhimas Wiharyanto
Jurnal Harpodon Borneo Vol 5, No 1 (2012): Volume 5 No 1 April 2012
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.459 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v5i1.79

Abstract

Amal beach is the side of Tarakan Island and it has high biodiversity. One of fauna found which associated with the mangroves is kapah clam (Meretrix sp.). That has economic value so that faced high exploited along season. Considering that condition study of  kapah clam  management was very importance. This study were studied from September until October  2009 until December 2010 .  This study use primer and secondary data’s include ecology and capture information. SWOT analysis used to take for certain management strategies. Kapah clam (Meretrix sp) collected at intertidal area  with survey method and stratified systematic sampling. In each location divided based on zonations area i.e. upper, middle, lower  and investigated by using belt transects with frame 1x10 m2  divided in 10 subplot. The distribution, and mean density of the shell were difference at each station. Management strategies priority for kapah clam at Amal beach  are :  monitoring of Kapah clam source at Amal Lama Beach, selection size in capture, management time for capture, Determine of protecting area and  maintaining with restocking.  Keywords : Amal Lama beach, Meretrix, Strategic management
KONDISI PERKEMBANGAN KECAMBAH BIBIT MANGROVE JENIS BAKAU BESAR (Rhizophora mucronata) DI DAERAH KONSERVASI HUTAN MANGROVE KELURAHAN PAMUSIAN KOTA TARAKAN PROPINSI KALIMANTAN UTARA Dhimas Wiharyanto; Ridho Brazilio
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.915

Abstract

Hutan mangrove didefinisikan sebagai hutan yang terdapat di sepanjang pantai atau muara yang terpengaruh oleh pasang surut air laut. Rhizophora mucronata adalah salah satu jenis mangrove yang digunakan untuk rehabilitasi kawasan mangrove karena buahnya yang mudah diperoleh, mudah disemai serta dapat tumbuh pada daerah genangan pasang yang tinggi maupun genangan rendah. Jenis mangrove ini beradaptasi dengan buah yang berkecambah dipohon. Untuk mengetahui pertumbuhan kecambah bibit mangrove Rhizophora mucronata maka  dilakukan pengukuran panjang dan lama waktu hingga terlepas dari pohon induknya di kawasan hutan mangrove konservasi Kelurahan Pamusian. Hasil dari pengukuran bibit kecambah mangrove Rhizophora mucronata telah di temukan rata-rata panjang kecambah mencapai 54,3 cm setelah 6 bulan dengan rata-rata tingkat bertahan di pohon berkisar 90%.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN UMPAN PADA BUBU DASAR (BOTTOM FISH POTS) DI PERAIRAN PULAU BUNYU KALIMANTAN UTARA Muhammad Firdaus; Dhimas Wiharyanto; Meildia Sari
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i2.894

Abstract

Wilayah pulau Bunyu merupakan bagian dari area administrasi Kabupaten Bulungan, sebagai wilayah yang memiliki potensi perikanan yang menjanjikan. Sebagaian besar masyarakat pulau Bunyu bekerja sebagai nelayan dengan menggunakan bubu tanpa umpan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan efektifitas penangkapan ikan, dengan menambahkan umpan ikan rucah pada alat tangkap bubu. Penelitian menggunakan metode sampling bertujuan tertentu dan percobaan penangkapan. Alat tangkap bubu dipasang di perairan pulau Bunyu dengan menggunakan umpan dan tidak menggunakan umpan setiap 3 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis ikan yang tertarik sebagai ikan demersal adalah ikan kakap merah (Lutjanus erythropterus), ikan kakap gigi anjing (Lutjanus jocu), ikan kerapu lumpur (Epinephalus coloides) dan ikan kakap jenaha (Lutjanus russelli). Total hasil tangkapan pada bubu menggunakan umpan 100 % efektifitas menangkap ikan dengan total berat 218,33 kg dan bubu tanpa umpan total berat 152,77 kg dengan 80 % efektifitas menangkap ikan. Hasil yang diperoleh bahwa penggunaan umpan lebih efektif dibadingkan tanpa menggunakan umpan pada pengoperasian bubu di perairan Bunyu.  
ASOSIASI MAKROALGA DENGAN LAMUN DI PERAIRAN PULAU PANJANG Muhamad Roem; Dhimas Wiharyanto; Darnawati Darnawati
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekologi makroalga dan lamun seperti persentase penutupan, kerapatan, komposisi jenis serta asosiasi makroalga dengan lamun di Perairan Pulau Panjang. Penelitian ini dilaksanakan, pada Bulan Desember 2016 – April 2017 bertempat di perairan Pulau Panjang. Dalam penelitian ini digunakan metode transek kuadrat secara sistematis sampling pada ekosistem lamun. Transek kuadrat yang digunakan adalah transek kuadrat berukuran 0,5 x 0,5 m dengan masing-masing 6 stasiun yang terdiri 3 sub stasiun dan masing-masing sub stasiun terdiri dari 5 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di perairan Pulau Panjang ditemukan 13 jenis makroalga yakni : Hypnea pannosa, Halimeda simulans, Padina boergensenii, Halimeda opantia, Cystoseira sp, Caulerpa sp, Halimeda cylindraca, hypnea sp, Codium sp dan Clorodesmis fastigiata, Sargassum sp, Avrainvillea ercta, Amphiroa sp, dan Caulerpa sp, sedangkan jenis lamun yang ditemukan ada 6 jenis yakni : Cymodocea rotundata, Thalassia hemprichi, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium dan Enhalus acoroides. Kerapatan makroalga yang ditemukan berkisar 10.4 tegakan/m2, sedangkan lamun terdapat pada jenis Thalassia hemprichi dengan kisaran antara 634 tegakan/m2. Penutupan makroalga dan lamun pada perairan Pulau Panjang termasuk dalam kondisi baik/kaya. Asosiasi makroalga dengan lamun yang didapatkan di perairan Pulau Panjang yaitu bernilai negatif artinya saling berkompetensi (bersaing).
Structure of The Plankton Community in Tanjung Pasir Sea Waters, Tarakan City M. Gandri Haryono; Dhimas Wiharyanto; Tuty Alawiyah; Cici Helmi
Sriwijaya Journal of Environment Vol 8, No 1 (2023): NATURAL RESOURCES MANAGEMENT
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22135/sje.2023.8.1.21-29

Abstract

Tarakan City is a city that has potential natural resources to be developed. One of the areas in the town of Tarakan is Tanjung Pasir, where the residents live in the coastal area. This study aims to determine the quality of the waters of the dune by using the plankton community structure as a water bioindicator. As a research object, Plankton communities in Tanjung Pasir waters include abundance, diversity index, uniformity index, and dominance index. This study uses a quantitative descriptive method with the research location being carried out at two points, namely Station I in the mangrove area and Station II close to residential areas. Sampling was conducted every two days, 15 times out in the field. The types of phytoplankton found in five classes, namely Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae, Cyanophyceae, Mediophyceae, and Dinophycea lessons and zooplankton from Crustacea class at Station I and Station II. Station I and Station II were from classes. The most abundant types of phytoplankton are found in Bacillariophyceae and Dinophyceae because these two classes dominate all kinds of phytoplankton worldwide. The abundance value of phytoplankton at; Station I was 354 cells/l; at Station II, it was 202 cells/l. The abundance of zooplankton at; Station I was 40 ind/l, and at Station, II was 38 ind/l. The diversity index at the two stations is in the medium category, with the uniformity index being in the high uniformity category and the dominance index at each low. Based on the value of the plankton community structure, Tanjung Pasir waters are classified as lightly polluted. Environmental factors of Tanjung Pasir waters in Tarakan city include the physical and chemical characteristics of Station I and Station II, which are still suitable for the life of aquatic organisms.
Kelompok Usaha Abon Ikan Puput Griya Persemaian Kota Tarakan Ricky Febrinaldy Simanjuntak; Ira Maya Abdiani; Mohammad Fadnan Akhmadi; Stephanie Bija; Rukisah Rukisah; Dhimas Wiharyanto; Anhar Rozi; Randi Wahyu Andila; Siti Hawa; Jabaruddin Jabaruddin; Harinto Harinto
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7952

Abstract

Ikan puput merupakan hasil tangkapan sampingan para nelayan di Perairan Juata Tarakan. Ikan puput yang tertangkap oleh nelayan hanya di banderol dengan harga berkisar Rp. 5.000/kg – Rp. 7.000/kg. Namun, dengan nilai ekonomis yang rendah ternyata Ikan puput memiliki kandungan protein yang tinggi dan cita rasa yang lezat. Melihat kondisi nilai jual harga Ikan puput yang rendah namun memiliki nilai kandungan protein yang tinggi maka, perlu adanya strategi khusus terkait pemanfaatan hasil tangkapan sampingan, yakni hilirisasi/diversifikasi. Hilirisasi/diversifikasi produk pengolahan berbasis bahan baku Ikan puput dengan melibatkan kelompok mitra penyedia bahan baku dan kelompok mitra pengolah bahan baku/produsen yang memanfaatkan bahan baku tersebut. Dimana, calon kelompok mitra target akan diberikan pengembangan tentang olahan produk pangan dalam bentuk abon ikan berbahan baku Ikan puput. Pengembangan olahan produk Abon Ikan puput tersebut akan disertai dengan penyuluhan terkait optimalisasi hasil tangkapan sampingan, aplikasi teknologi proses tepat guna terkait produksi abon kedepan dan analisa kandungan proksimat produk Abon Ikan puput serta nilai promosi dalam bentuk desain kemasan produk akhir Abon Ikan puput. Pengembangan olahan Abon Ikan puput diharapkan mempunyai nilai jual cukup tinggi dan memberikan feedback positif bagi calon mitra penyedia bahan baku dan calon mitra pengolah bahan baku.
MODEL PERTUMBUHAN IKAN ARUT (Lutjanus spp.) HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (GILLNET) DI PERAIRAN TARAKAN Firdaus, Muhammad; Wiharyanto, Dhimas; Yudianti, Adinda Novi
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 14 NO. 2 OKTOBER 2021
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v14i2.2024

Abstract

Kota Tarakan memiliki potensi perikanan tangkap yang berlimpah, salah satunya ikan arut yang tertangkap dengan alat tangkap jaring insang (gillnet). Dalam pengelolaan lestari pemanfaatan sumberdaya ikan, diperlukan kebijakan pengelolaan yang berasaskan data / informasi ilmiah biologi ikan dan lingkungan secara komprehensif, salah satunya aspek pertumbuhan. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan pada bulan Januari – Maret 2021 dengan tujuan menganalisis aspek pertumbuhan dan struktur umur ikan arut (Lutjanus spp.). Metode penelitian menggunakan pendekatan pertumbuhan mutlak model von Bertalanffy dengan metode observasi dan purposive sampling dalam pengumpulan data sebanyak 8 kali sampling di pos pendaratan ikan. Model pertumbuhan ikan arut (Lutjanus spp.) yang dihasilkan yaitu Lt = 71,3{1 – e-0.013(t-1.067)}. Berdasarkan hal tersebut, diketahui parameter pertumbuhan ikan arut (Lutjanus spp.) adalah dugaan panjang maksimal tercapai (L∞) sebesar 71.26 cm, koefisien pertumbuhan (K) 0.0127 cm dan dugaan umur pada panjang teoritis  null (t0) sebesar -1.0665 hari
Studi Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Bakteri di Tambak Tradisonal Udang Windu (Penaeus monodon) di Pulau Tibi, Kalimantan Utara Gusman, Ery; Oesama, Oesama; Wiharyanto, Dhimas
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 15 No 2 (2024): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v15i2.6042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air dan kelimpahan bakteri di tambak tradisional, serta menganalisis hubungan antara parameter kualitas air tersebut dengan kelimpahan bakteri. Penentuan titik pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling, sebanyak 6 titik. parameter kecerahan, suhu, TDS, salinitas, pH, DO dan Amonia pada penelitian ini dilakukan secara langsung di lapangan (in situ), pengukuran kelimpahan bakteri dilakukan di Laboratorium dengan metode Total Plate Count (TPC). Data hasil pengukuran kualitas air dianalisis dengan membandingkan standar baku mutu terkait. Perbandingan berdasarkan standar baku Permen KP 76/2016, dan SNI 8038.1:2014. Metode Principal Component Analysis (PCA) digunakan untuk melihat hubungan parameter kualitas air dan nilai TPC. PCA menggunakan software statistic PAST 4. Nilai Parameter DO (Dissolved Oxygen), Salinitas, Suhu, dan TDS sudah sesuai dengan Baku Mutu, sedangkan pH, amoniak, dan kecerahan tidak sesuai baku mutu. Berdasarkan analisis PCA, terdapat hubungan yang positif antara parameter kecerahan dan suhu dengan nilai TPC (kelimpahan bakteri), Sedangkan parameter pH, amoniak dan TDS berkorelasi negative dengan nilai TPC.
KAMPANYE KEGIATAN INTERNASIONAL CONSERVACY SUISTAINABLE COASTAL CLEANUP (ICSCC) DI KELURAHAN PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN Salim, Gazali; Haryono, Muhammad Gandri; Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Firdaus, Muhammad; Rachmawani, Dori; Wiharyanto, Dhimas; Jabarsyah, Abdul; Laga, Asbar; Taqwa, Amrullah; Achyani, Ratno; Roem, Muhammad; Gaffar, Syamsidar; Damanik, Balqis Nurmauli; Anwar, Syahferi; Prasetio, Heri; Hartati, Hartati; Wulandari, Suci; Marhamah, Marhamah; Rahmawati, Dwi Ulan; Darliah, Lilis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8s736a49

Abstract

Kawasan pantai Amal Lama merupakan daerah pesisir yang dijadikan masyarakat sekitar sebagai daerah rekreasi. Daerah estuaria di kawasan Timur kota Tarakan tepatnya di pantai Amal Lama merupakan daerah pemukiman penduduk, yang cukup tinggi sehingga terkendala dengan permasalahan limbah, dimana semakin tinggi atau besarnya pertambahan jumlah penduduk akan bertambah pula permasalah limbah yang akan dikeluarkan berdasarkan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat setempat. Limbah dalam hal ini adalah sampah baik yang di tidak dapat di daur ulang ataupun sampah yang dapat di daur ulang.  Jenis sampah bukan hanya disebabkan oleh manusia juga, melainkan sampah juga dapat disebabkan oleh alam, salah satunya adalah sampah berasal dari serasah daun mangrove ataupun ranting daun mangrove ataupun batang mangrove. Selain itu pula kegiatan tersebut dijadikan sebagai salah satu bagian program kegiatan dari pengabdian kepada masyarakat di daerah pesisir pantai Amal Lama kota Tarakan sebagai salah satu destinasi kegiatan Coastal Clean-Up. Kegiatan bersih pantai (coastal cleanup), di laksanakan pada hari Minggu tanggal 29 September 2024 di wilayah pantai Amal Lama kota Tarakan dengan di hadiri oleh Siswa SMA Negeri 1 Kota Tarakan, SMA Negeri 2 Kota Tarakan, SMA Negeri 3 Kota Tarakan, SMA Negeri 4 Kota Tarakan, SMK Negeri 3 Kota Tarakan dan warga RT 03 Pantai Amal Lama Kota Tarakan. Hasil kegiatan menghasilkan 60 kantong plastik sampah yang terdiri dari berbagai jenis sampah baik sampah dari wisatawan lokal, sampah dari warga, sampah dari industri ataupun sampah dari alam
Co-Authors - Herliantos - Natanael Abdul Jabarsyah, Abdul Abdur Rahman Achyani, Ratno Alfreste Kalalo Anhar Rozi Anwar, Syahferi Arief, Mochamad Candra Wirawan Asbar Laga, Asbar Balqis Nurmauli Damanik Brazilio, Ridho Chandra, Tomy Cici Helmi Darliah, Lilis Darnawati Darnawati Darnawati, Darnawati Fanny Septiani Gazali Salim Gusman, Ery Harinto Harinto Hartati Hartati Haryono, M Gandri Haryono, M. Gandri Heni Irawati Herliantos, - Hermawan Susanto Ilman, Muhamad imra imra Imra, Imra Paus Ira Maya Abdiani Jabaruddin Jabaruddin Kalalo, Alfreste Kase, Ardy Andreas Bernard Marhamah Marhamah Maulianawati, Diana Meildia Sari Mohammad Budi Santosa Mohammad Fadnan Akhmadi Muhamad Roem Muhammad Budi Santosa Muhammad Firdaus Muhammad Roem Muhammad Yusuf Awaluddin Muhtar, Dian Islamia Mujiyanto Mujiyanto Natanael, - Oesama, Oesama Prasetio, Heri Rachmawani, Dori Rachmawanti, Dori Rahmadania, Sabrina Nourramzy Rahmawati, Dwi Ulan Randi Wahyu Andila Ransangan, Julian Ridho Brazilio Roem, Muhamad Romdoni, Taufiq Ahmad Rukisah, Rukisah Santosa, Mohammad Budi Santosa, Muhammad Budi Saputri, Resti Amelia Sari, Meildia Septiani, Fanny Simanjuntak, Ricky Febrinaldy Sinta Triana Siti Hawa Stephanie Bija Suci Wulandari Syamsidar Gaffar Taqwa, Amrullah Taufiq Ahmad Romdoni Theresia Theresia Tomy Chandra Tri Paus Hasiholan Hutapea, Tri Paus Hasiholan Triana, Sinta Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Wahyu Hidayat Weliyadi, Encik Yudianti, Adinda Novi Yushra, Yushra Yusuf, Muhammad Yusfi Zahidah Zahidah, Zahidah Zunianto, Anang