Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MOTIF HEDONIS TERHADAP LOYALITAS PERILAKU DI DOMICILE KITCHEN AND LOUNGE SURABAYA: KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Michelle Adellaine; Andrew Teguh Santoso; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hospitality dan Management Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.714 KB)

Abstract

Abstrak          :Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motif hedonis terhadap loyalitas perilaku dari pengunjung Domicile Kitchen and Lounge Surabaya. Motif hedonis mempengaruhi evaluasi fungsional dan evaluasi afektif yang kemudian mempengaruhi kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi. Penulis menggunakan structural equation model (SEM) dengan AMOS versi 22 untuk menguji hubungan variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan seluruh hipotesis diterima. Motif hedonis berpengaruh signifikan terhadap evaluasi fungsional dan evaluasi afektif. Evaluasi fungsional berpengaruh signifikan terhadap evaluasi afektif. Evaluasi fungsional dan evaluasi afektif juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Terakhir, kepuasan konsumen berpengaruh signifikan terhadap loyalitas perilaku.Abstract         :The study was conducted to determine the effect of hedonic motives on behavioral loyalty of customers at Domicile Kitchen and Lounge Surabaya. Hedonic motives influenced functional evaluation and affective evaluation which in turn will impact on the customer satisfaction as the mediating variable. The writer used structural equation model (SEM) with AMOS version 22 to test the effect of independent variables on the dependent variables. The result showed that all hypotheses were accepted. Hedonic motives significantly influenced functional evaluation and affective evaluation. Meanwhile, functional evaluation significantly influenced affective evaluation. Functional evaluation and affective evaluation also significantly influenced customers’ satisfaction. Lastly, customers’ satisfaction significantly affected respondents’ behavioral loyalty.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN WISATAWAN BACKPACKER DALAM MEMILIH SEBUAH HOSTEL DI BALI Reyner Gondokesumo; Novia Caroline; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.126 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji apakah tujuh bauran pemasaran atau marketing mix yang terdiri dari produk, harga, lokasi, promosi, orang/staf, proses dan bukti fisik berpengaruh terhadap keputusan pembelian backpacker dalam memilih sebuah hostel di Bali. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis statistik regresi linear berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa, ketujuh faktor bauran pemasaran memiliki pengaruh yang berbeda-beda. Dua faktor dari marketing mix seperti promosi dan bukti fisik hostel memiliki pengaruh yang positif dan signifikan. Sedangkan dua faktor marketing mix yaitu harga dan staf hostel berpengaruh positif namun tidak signifikan. Sementara itu faktor marketing mix produk, lokasi dan proses layanan hostel berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian wisatawan backpackers.   Kata kunci:              Backpacker, hostel, marketing mix, keputusan pembelian, BaliAbstract: This research was conducted to examine the effect of marketing mix factors of product, price, place, promotion, people, process and physical evidence on backpacker’s buying decision in choosing a backpacker hostel. The type of research conducted is quantitative descriptive with analysis multi linear regression method. The result of research and linear regression stated that there are seven factors of marketing mix that influence the buying decision of backpacker in choosing a hostel. The research also shows two factors of marketing mix factors of product and physical evidence have positive and significant influence on backpackers buying decision. Two factors of marketing mix of price and staff have positive but insignificant influence on backpackers buying decision. The other three factors of marketing mix of product, place and process have negative but insignificant influence on backpackers buying decision.Keyword:           Backpacker, hostel, marketing mix, buying decision, Bali
ANALISA DAMPAK PERBEDAAN SHIFT KERJA TERHADAP TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN SHIFT PAGI, SHIFT SIANG, DAN SHIFT MALAM DI HOTEL DI SURABAYA Priscillia Alvionita Chandra; Frederica Angelina Theofila; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan shift kerja terhadap tingkat kelelahan kerja pada karyawan shift pagi, shift siang, dan shift malam di hotel di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisa statistik komparatif ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kelelahan kerja yang signifikan antara shift pagi dan shift siang dengan shift malam dalam hal kelelahan mental, kelelahan umum dan keterampilan.
Perumusan Alternatif Strategi Bersaing Budget Hotel di Surabaya : Pendekatan Blue Ocean Strategy Sellyna Wardhani; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa strategi bersaing yang pada umumnya digunakan oleh budget hotel, dan menemukan alternatif strategi bersaing untuk budget hotel di Surabaya melalui pendekatan blue ocean strategy. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dan deskriptif, melalui wawancara kepada manajer beberapa budget hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, budget hotel masih menggunakan red ocean strategy untuk bersaing. Selain itu, diperoleh konsep techno-sustainable hotel sebagai hasil dari alternatif strategi bersaing.Penelitian ini bertujuan menganalisa strategi bersaing yang pada umumnya digunakan oleh budget hotel, dan menemukan alternatif strategi bersaing untuk budget hotel di Surabaya melalui pendekatan blue ocean strategy. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dan deskriptif, melalui wawancara kepada manajer beberapa budget hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, budget hotel masih menggunakan red ocean strategy untuk bersaing. Selain itu, diperoleh konsep techno-sustainable hotel sebagai hasil dari alternatif strategi bersaing.
PERSEPSI PENGELOLA BISNIS RESTORAN TERHADAP SERTIFIKASI HALAL: STUDI KASUS PADA RESTORAN CHINESE FOOD DI SURABAYA Stanislaus Kenny Notoprasetio; Yoel Jemi Echarystio; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi pengelola bisnis restoran chinese food di Surabaya terhadap sertifikasi halal. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan pengelola, sikap dan perilaku pengelola bisnis restoran chinese food di Surabaya. Dalam penelitian ini terdapat 4 informan yang menjual makanan halal, 3 informan yang menjual makanan halal dan tidak halal dan 1 menjual makanan tidak halal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informasi didapatkan dengan cara melakukan wawancara. Kepada para informan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengetahuan tentang sertifikasi halal masih sangat minim bagi pengelola bisnis restoran chinese food untuk segmen halal dan tidak halal. Hal ini karena kurangnya tuntutan dari konsumen dan MUI dalam penerapan sertifikasi halal. Abstract - This research is aimed to examine the perceptions of chinese food restaurant business manager in Surabaya on halal certification where the study will used to determine the extent of manager’s knowledge, attitudes and behavior chinese food restaurant manager in Surabaya. The informant of this research were four informant who sell halal food, three sell  halal and non halal food and one sell non halal food. This study uses a qualitative method. The information are gained by doing interview. To the informants the results shows that knowledge of the halal certification is still very low for a business manager, both for halal and non halal segment. This is due the lack of demand from chinese food consumers toward business managers and also from MUI.
FACTORS AFFECTING ONLINE BRAND TRUST ON LOW COST CARRIER’S WEBSITE IN INDONESIA Shirleen Gianina; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.399 KB)

Abstract

Abstrak : Membangun kepercayaan merek sangatlah penting, terutama kepercayaan merek dalam lingkungan online (Online Brand Trust). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa WOM, keamanan situs web, pengalaman online sebelumnya, kualitas informasi, nama/reputasi merek dan persepsi risiko merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi Online Brand Trust. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Online Brand Trust pada situs web maskapai penerbangan budget di Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah PLS-SEM untuk menguji hubungan prediktif antar konstruk yang dijelaskan dalam teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM dan keamanan situs web merupakan faktor yang signifikan dalam mempengaruhi persepsi risiko konsumen, serta nama/reputasi merek merupakan faktor yang mempengaruhi Online Brand Trust. Sementara itu, persepsi risiko terbukti tidak signifikan dalam mempengaruhi Online Brand Trust.Abstract: Build brand trust is very important, especially brand trust in the online environment (Online Brand Trust). Previous studies showed that WOM, website security, past/previous online experiences, information quality, brand name/reputation and the perception of risk are all factors that affect Online Brand Trust. Thus, this study was conducted to determine the factors affecting Online Brand Trust on the airline's website budget in Indonesia. Data analysis technique used is PLS-SEM to examine the predictive relationship between the constructs described in theory. The results showed that WOM and web site security is a significant factor in influencing consumer risk perceptions, as well as the brand name/reputation are factors that affect the Online Brand Trust. Meanwhile, the perception of risk proved to be not significant in influencing Online Brand Trust.
PENGARUH KARAKTERISTIK CELEBRITY ENDORSER MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA RESTORAN DAN CAFÉ DI SURABAYA Filincia Sharon; Ledy Meilinda; Serli Wijaya; Vido Iskandar
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.171 KB)

Abstract

Abstrak - Media sosial Instagram merupakan media sosial yang paling banyak di­gu­na­kan oleh konsumen Indonesia untuk mencari informasi. Melalui media sosial Instagram ba­nyak bermunculan celebrity endorser. Terdapat 4 karakteristik yang dapat dinilai dari se­orang celebrity endorser yaitu visibility, credibility, acttravtiveness, dan power. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik celebrity endorser terhadap minat be­li konsumen pada restoran maupun café di Surabaya. Penelitian ini melibatkan 375 responden pengguna media sosial Instagram di Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kausal kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik celebrity endorser terkait visibility, credibility, dan power berpengaruh positif  dan signifikan terhadap minat beli konsumen pada restoran dan café di Surabaya. Sedangkan (acttractiveness) daya tarik berpengaruh namun tidak signifikan terhadap minat beli pada restoran dan café di Surabaya.Kata kunci : Karakteristik celebrity endorser, Media Sosial, Minat Beli             Abstrac - Instagram is the most widely used social media by Indonesian consumers to seek information. Instagram poses many emerging celebrity endorsers. There are 4 characteristics that can be assessed from a celebrity endorser visibility, credibility, acttrativeness, and power. This study aimed to determine the effect of celebrity endorser characteristics on consumer buying interest in restaurants and cafes in Surabaya. This study involved 375 respondents Instagram users in Surabaya. The type of research used was quantitative causal. The results of this study indicated that celebrity endorser characteristics related to visibility, credibility, and power have a positive and significant effect on consumer buying intention in restaurants and cafes in Surabaya, while acttractiveness has no significant effect on buying intention in restaurants and cafés in Surabaya.Keywords: Characteristic of celebrity endorser, Social Media, Buy Interest
Pengaruh Experience Value Terhadap Intensi Berperilaku Dengan Kepuasan Sebagai Intervening Pada Heritage Tourism Surabaya Karina Leliga; Elra Angelina; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dimensi experience value terhadap intensi berperilaku wisatawan dengan kepuasan wisatawan sebagai variabel intervening. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapat dari kuesioner yang disebarkan kepada 225 wisatawan yang telah mengikuti tur Surabaya Heritage Track. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experience value memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan dan intensi berperilaku wisatawan. Kepuasan wisatawan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berperilaku wisatawan. Kepuasan wisatawan menjadi mediasi secara parsial dalam pengaruh experience value terhadap intensi berperilaku wisatawan.Kata Kunci :Experience value, kepuasan, intensi berperilaku, heritage.Abstarct : The study was conducted to determine the effect of tourist experience value at Surabaya Heritage Track on behavioral intention with tourist satisfaction as the intervening variable. The result showed that experience value had a significant impact on tourist satisfaction and tourist behavioral intention. Tourist satisfaction also had a positive and significant impact on tourist behavior intention. Tourist satisfaction appeared to be partially mediating variabel of the effect of experience value on tourist behavioural intention.Keywords : Experience value, satisfaction, behavior intention, heritage.
ANALISA PERCEIVED AUTHENTICITY, EWoM, DAN, PRICE SENSITIVITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA KONSUMEN GENERASI Y AIRBNB DI INDONESIA Sharen Marcella; Theresia Santika Khumarga; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.945 KB)

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi dan komunikasi yang pesat membuat perubahan yang siginifikan pada cara berbisnis. Salah satu cara berbisnis yang berkembang adalah tren sharing economy, dimana tren ini menjadikan masyarakat lebih mudah untuk mengakses apapun, dimanapun, dan kapanpun. Hal ini menjadikan Airbnb sebagai wadah yang tepat untuk mencari akomodasi terluas yang dapat dijangkau di seluruh dunia khususnya bagi generasi Y yang selalu mencari pengalaman baru dan menarik ketika berwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan antara perceived authenticity (PA), EWoM, dan price sensitivity (PS) yang mempengaruhi perceived value (PV) dan perceived risk (PR) terhadap repurchase intention (RI) konsumen Gen Y di Indonesia. Survei telah dilakukan kepada 233 responden. Data yang didapat diolah menggunakan metode SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR berpengaruh signifikan terhadap penurunan PV dan RI, sedangkan PV berpengaruh signifikan terhadap peningkatan RI. Selain itu PA, dan PS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan RI, sedangkan EWoM tidak.Kata kunci: Sharing economy, Airbnb, perceived authenticity, EWoM, price sensitivity, perceived value, perceived risk, repurchase intentionAbstract: The rapid development of technology, and communication make a significant change in the way people do business. One of the most growing trend is sharing economy, which makes the people easier to access anything, anywhere, and anytime. This makes Airbnb a place to find the widest accommodation that can be reach across the world especially for the generation Y who always looking for new and exciting experience whenever they travel. The purpose of this research is to analyze the relationship between perceived authenticity (PA), EWoM, and price sensitivity (PS) effecting perceived value (PV) ans perceived risk (PR) towards repurchase intention (RI) on Airbnb Gen Y consumer in Indonesia. Surveys were conducted to 233 respondents. The data obtained was processed by using SEM-PLS method. The results showed that PR negatively influenced Airbnb consumers’ PV and RI while PV positively enhanced the RI. Furthermore, PA and PS positively affected RI, but not for EWoM.Keywords: Sharing economy, Airbnb, perceived authenticity, EWoM, price sensitivity, perceived value, perceived risk, repurchase intention
ANALISA EKSPEKTASI GENERASI BABY BOMMERS, GENERASI X, DAN GENERASI Y TERHADAP ATRIBUT HOTEL SAAT MEMILIH HOTEL BERBINTANG DI INDONESIA Darren Nathaniel Chandra; Serli Wijaya
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Setiap golongan generasi pasti memiliki karakteristik yang unik, kebutuhan dan keinginan yang beragam serta dapat menimbulkan ekspektasi yang berbeda pula terhadap atribut hotel dalam memilih hotel berbintang. Atribut hotel dalam penelitian ini antara lain yaitu: 1) kamar dan layanan, 2) makanan dan minuman, 3) fasilitas, 4) keamanan, 5) lokasi, 6) Perceived value. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut hotel manakah yang merupakan ekspektasi tertinggi bagi generasi Baby Boomers, generasi X, dan generasi Y dalam memilih hotel berbintang di Indonesia dan apakah ada perbedaan ekspektasi yang signifikan diantara ketiga generasi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yaitu pada variabel fasilitas hotel, namun perbedaan yang ada tidak signifikan diantara generasi Baby Boomers, generasi X, dan generasi Y.Kata kunci : Ekspektasi, Generasi Baby Boomers, Generasi X, Generasi Y, Atribut Hotel, Hotel Berbintang.Abstract: Each group of generations must have unique characteristics, diverse needs and desires. These differences can lead to different expectations of hotel attributes in choosing star hotels. The hotel attributes in this study include: 1) rooms and services, 2) food and drinks, 3) facilities, 4) safety, 5) location, 6) Perceived value. This study aims to determine which hotel attributes are the highest expectations for Baby Boomers, X, and Y generations in choosing star hotels in Indonesia and whether there are significant differences in expectations among the three generations. The results of this study indicate that there are differences in the variables of hotel facilities, but the differences are not significant among Baby Boomers, X, and Y generations.Keywords : Expectation, Baby Boomers Generation, X Generation, Y Generation, Hotel Attribute, Star Hotel.
Co-Authors Agung Harianto Amelia Jessika Halim Andi Setiawan Abadi Andilas, Devi Destiani Andreas Sulistio Andrew Teguh Santoso Angela, Jeanny Angelina Alice Laurance Anik Juniwati Anik Juniwati Anita Setyawati Arie Viriawan Ruse Astrid Livia Bernadette Thalia Tjahjowidodo Ch Priscillia Alvionita Ch Priscillia Alvionita, Ch Priscillia Chandra, Gunawan Adi Cristian Alianto Darren Nathaniel Chandra David Kristianto, David Deborah C Widjaja Deborah C. Widjaja Derita Munte, Sitti Darna Devi Destiani Andilas Devie Devie Devie Devie Eddiyanto Eddiyanto Elra Angelina Endah Kartika Sari Eunike Novia Waworuntu Evelyn Devina Teguh Evelyn Devina Teguh Febrie Gerungan Felicia Gunawan Ferrensya Amelinda Ferry Jaolis Ferry Jie, Ferry Filincia Sharon Frederica Angelina Theofila Gabriella Griseldis Gladys Gladys Gladys, Gladys Hartono, Nicholas Bram Yoevanto Hatane Semuel Hododjoyo, Rivaldi Fernando Ika Agustin Ika Agustin, Ika Imanuel Anugerah APRP Imanuel Anugerah APRP, Imanuel Anugerah Irawan, Agathon Charis Ivan Budi Suryono Jaolis, Ferry Jaolis, Ferry Jeanny Angela Jimmy Sutanto Jonathan Hartanto Karina Leliga Kevin Ko Ledy Meilinda Livia, Astrid Margaretha Felicia Thung Maya Widjaja Melanie Claudia Michelia Tansi Michelle Adellaine Monika Kristanti Muslim, Imam Novia Caroline Ogi Dhaneswari Daraninggar Oviliani Y. Yuliana Oviliani Yenty Yuliana Pinardi Darsono Prihadi, Johanes Yudi Priscillia Alvionita Chandra Putra, Calvin Gwiantara Regina Jokom Reyner Gondokesumo Rudy Setiawan Rudy Setiawan Santoso, Ruben Wahyu Sari, Endah Kartika Sellyna Wardhani Sellyna Wardhani, Sellyna Sharen Marcella Shirleen Gianina Sienny Thio Stanislaus Kenny Notoprasetio Stanislaus Kenny Notoprasetio Stanley Utomo Lesmono Stephanie Hermawan Telim Suryono, Ivan Budi T Frederica Angelina T Frederica Angelina, T Frederica Tansi, Michelia Tessa L.L Winargo Tessa L.L Winargo, Tessa L.L Theresia Santika Khumarga Thomas Santoso Thomas Santoso Tiffany, Tiffany Valent Ko Vanessa Christina Natalia Victorya Jap Vido Iskandar Widjaja, Deborah C Widjaja, Deborah C. Widjaja, Stefanus Dimas Yoel Jemi Echarystio Yoel Jemi Echarystio Yoel Wibowo Yulius Andrian Sugiarto Yulius Andrian Sugiarto, Yulius Andrian