Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penggunaan Media Kantong Bilangan Cacah untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Kelas 4 SDN 39 Cakranegara Darmataksiah; Darmiany; Siti Rahmatillah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media kantong bilangan cacah dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, khususnya di kelas 4 SDN 39 Cakranegara. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kantong bilangan cacah mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, yang terlihat dari peningkatan rata-rata nilai evaluasi siswa dari siklus pertama ke siklus kedua.Dalam siklus pertama, rata-rata nilai siswa adalah 60 dengan persentase ketuntasan 65%. Namun, setelah penerapan media ini dalam siklus kedua, rata-rata nilai meningkat menjadi 80 dengan persentase ketuntasan mencapai 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media kantong bilangan tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, tetapi juga membantu siswa memahami konsep bilangan cacah dengan lebih baik. Dengan demikian, media ini terbukti efektif sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Analisis Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas V SDN 25 Ampenan Kota Mataram Tahun Ajaran 2024/2025 Khotimah, Khusnul; Darmiany; Husniati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1252

Abstract

Keterampilan menulis Karangan Narasi adalah proses untuk meninjau kemampuan seseorang dalam menuangkan ide, gagasan, dan perasaan dalam bentuk tulisan yang menyajikan serangkaian peristiwa secara kronologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN 25 Ampenan kota Mataram. Penelitian ini dilakukan di SDN 25 Ampenan Kota Mataram menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian mengenai keterampilan Menulis karangan narasi siswa di SDN 25 Ampenan menunjukkan Hasil penilaian penulisan karangan narasi menunjukkan pencapaian signifikan terdapat 4 orang siswa mencapai kategori sangat  baik dengan presentase 18,2, sebanyak 10 (45,4%) siswa berada pada kategori baik, sebanyak 5 (22,7%) siswa berada pada kategori cuku dan 3 (13,6%) masuk dalam kategori kurang. Beberapa faktor yang mendukung pengembangan keterampilan menulis narasi siswa antara lain minat membaca yang cukup tinggi, dukungan guru dalam proses pembelajaran, dan tersedianya berbagai sumber bacaan. Sementara itu, faktor penghambat utama adalah keterbatasan waktu latihan menulis, kurangnya variasi dalam metode pembelajaran, dan minimnya feedback yang konstruktif.
Pengaruh Model Make A Match Berbantuan Media Strip Story Terhadap Pemahaman Konsep IPA Kelas IV SDN 37 Cakranegara Liana, Idar; Darmiany; Syazali, Muhammad
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Make A Match berbantuan media Strip Story terhadap pemahaman konsep IPA peserta didik kelas IV di SDN 37 Cakranegara. Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA peserta didik masih tergolong rendah karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan keaktifan peserta didik. Kondisi berdampak pada rendahnya minat dan berpartipasi peserta didik dalam memahami konsep-konsep IPA secara mendalam. Pemahaman konsep IPA peserta didik kelas IV di SDN 37 Cakranegara rendah, maka dibutuhkan media yang dapat mempermudah peserta didik dalam memahami konsep IPA, khususnya pada materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji independen sampel t-test dan uji prasyarat yang harus dipenuhi yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji independen sampel t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,007 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak dan nilai effect size yang diperoleh sebesar 0,904. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran IPA berbantuan strip story terhadap pemahaman konsep IPA peserta didik di kelas IV SDN 37 Cakranegara dengan nilai effect size yang diperoleh sebesar 0,904.
HUBUNGAN PENERAPAN ATURAN KELAS DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS TINGGI SDN GUGUS IV KECAMATAN SANDUBAYA Fitri Dwi Lestari; Darmiany; Ilham Handika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.27499

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter disiplin pada siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan antara penerapan aturan kelas dengan pembentukan karakter disiplin siswa kelas tinggi SDN Gugus IV Kecamatan Sandubaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 147 siswa yang tersebar di SDN 12 Cakranegara, SDN 40 Cakranegara, dan SDN 42 Cakranegara. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan rumus slovin dengan presisi 10%, yakni 60 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen utama berupa angket tertutup dan observasi terstruktur serta wawancara sebagai instrumen pendukung hasil observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment pada taraf signifikansi 5% atau 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penerapan aturan kelas dengan pembentukan karakter disiplin siswa kelas tinggi SDN gugus IV kecamatan sandubaya. Hasil uji hipotesis, diketahui bahwa nilai koefisien korelasi atau rhitung sebesar 0,628 dan rtabel untuk N=60 dan taraf signifikansi 0,05 yaitu 0,254, 0,628 > 0,254, kemudian jika dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,000, 0,000 < 0,05. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian dilihat dari nilai rhitung atau pearson correlation sebesar 0,628 dimana tingkat hubungan antara variabel aturan kelas dan variabel karakter disiplin termasuk dalam kategorisasi tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik aturan kelas diterapkan, maka semakin baik pula karakter disiplin siswa yang terbentuk.
PEMANFAATAN SMART TV SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA: kualitatif fenomenologis Putri Januarti, Yunita; Ermiana, Ida; Darmiany
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38329

Abstract

This study aims to analyze the use of Smart TV as an interactive medium in developing communication skills of elementary school students and identify its supporting and inhibiting factors. The research uses a qualitative method with a phenomenological approach involving interviews, participatory observation, and documentation. The informants consist of students, teachers, and school principals who are directly involved in Smart TV-based learning. The results of the study show that Smart TV makes a positive contribution to increasing student motivation, focus, and communication stimulus through the presentation of multimodal materials such as educational videos, Wordwall applications, Liveworksheets, and internet browsers. This media helps students be more courageous in responding, acquiring new vocabulary, and engaging in classroom interactions. However, its effectiveness is still hampered by limited facilities (two units for the entire school), inconsistent frequency of use, affective barriers such as lack of confidence, and linguistic barriers due to the dominance of the use of the Sasak language in daily conversations. The practice of translanguaging carried out by teachers helps clarify the meaning of the material but needs to be directed to strengthen Indonesian-based academic communication skills. This study concludes that Smart TV has great potential to improve students' communication skills if managed systematically and supported by the right pedagogical strategy.
PERAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TK RESTU AMANDA Titin Astuti; Ida Ermiana; Darmiany
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39810

Abstract

This study explores the role of Project-Based Learning (PjBL) in developing social-emotional skills in children aged 5–6 years at TK Restu Amanda. Using a qualitative case study approach, data were collected through participatory observation, semi-structured interviews with teachers, and documentation of project activities. The research focused on a project titled “My Mini Garden at School,” which engaged children in collaborative planning, planting, nurturing, and reflecting on their plants. Findings indicate that PjBL enhances children’s self-confidence, collaboration, emotional regulation, and social communication. Children actively participated in group discussions, shared responsibilities, managed frustration, and expressed pride in their accomplishments. The teacher acted as a facilitator, providing scaffolding and promoting meaningful interactions within the zone of proximal development. These results suggest that PjBL is an effective pedagogical approach for fostering social-emotional learning (SEL) in early childhood education, particularly when adapted to local contexts and combined with authentic, hands-on experiences. The study contributes both theoretically and practically by demonstrating the integration of constructivist and socio-cultural learning principles in early childhood settings.
EFIKASI DIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN 8 SOKONG Devioni, Ni Putu Eka Satvika; Ermiana, Ida; Darmiany
Renjana Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam praktik pembelajaran, matematika masih sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan kepercayaan diri peserta didik dalam belajar. Namun kondisi tersebut memperoleh respon yang beragam dari peserta didik. Perbedaan respon tersebut dipengaruhi oleh tingkat efikasi diri yang dimilikinya. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis perbedaan efikasi diri peserta didik dalam pembelajaran matematika, yang ditinjau dari hasil belajarnya. Penelitian dilakukan degan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif dan desain ex-post facto. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjin tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan seluruh peserta didik kelas V SDN 8 Sokong yang berjumlah 45 orang. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket efikasi diri dan dokumentasi nilai Ujian Tengah Semester (UTS) pada mata pelajaran matematika. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan independent samples t-test dan analisis desktriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada efikasi diri peserta didik dengan hasil belajar tinggi dan rendah. Peserta didik dengan hasil belajar tinggi memiliki efikasi diri yang lebih tinggi dibandingkan peserta didik dengan hasil belajar rendah, baik secara keseluruhan maupun pada masing-masing dimensinya yaitu magnitude, strength, dan generality. Oleh karena itu, guru disarankan untuk merancang pembelajaran dengan memperhatikan upaya-upaya penguatan efikasi diri peserta didik selama pembelajaran matematika, salah satunya melalui pemberian pengalaman keberhasilan (mastery experience) yang bermakna.
Identifikasi Sikap Percaya Diri Siswa Kelas V di SDN Gugus 1 Kecamatan Brang Rea Riatulhilal; Darmiany; Nurwahidah; Fitri Puji Astria
Action Research Journal Vol. 2 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Lembaga Einstein College (LEC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/arj.v2i2.186

Abstract

The research aims to describe the self-confident attitude of class V in the 20214/2025 academic year. The study used a Quantitative descriptive approach. Involving 96 student from V elementary school, data was collected through a validated questionnaire using a Likert scale. The result of analysis showed that the average percentage of The results of the analysis show that the overall level of student self-confidence is in the High category with an average percentage of 74.8%. The indicators of Confidence in One's Own Abilities and Positive Self-Concept show very high percentages, reaching 80.12% and 80.15% respectively. Meanwhile, indicators of independence in making decisions and daring to express opinions are also in the High category with percentages of 68.62% and 73.43%. Factors that contribute to students' levels of self-confidence include a positive environment, parental support, interaction with peers, and academic experience and achievement. These findings provide an important picture of students' self-confident attitudes and their implications for the development of learning strategies that can increase students' self-confidence
The Impact Of The Montessori Method On The Socio-Emotional Development Of Children Aged 4-6 Years At Kindy House Kindergarten Kurniawati, Nunik; Darmiany; Ida Ermiana
International Journal of Asian Education Vol. 7 No. 1 (2026): SettingsVol. 6 No. 4 (2025): IJAE Vol. 06, No. 3, December 2025 All articles in
Publisher : Research and Education Development (READ) Institute collaborate with Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46966/ijae.v7i1.516

Abstract

Early childhood social-emotional development is crucial but often suboptimal in Indonesian early childhood education (PAUD) due to excessive academic priorities. This study aims to analyze the impact of the Montessori method on the social-emotional development of children aged 4-6 years at Kindy House Kindergarten based on STTPA. Using a qualitative descriptive case study approach, the population was children aged 4-6 years at the kindergarten; a purposive sample of 52 active children and 8 teachers. Instruments included STTPA observation guidelines, semi-structured interviews, and documentation; inductive analysis with thematic triangulation. Observation results showed high achievement: self-awareness 91.8%, responsibility 87.6%, prosocial 91.6%, with >80% success indicators. The conclusion states that the Montessori method is effective in developing independence, emotional regulation, and empathy through a structured environment, recommending its widespread adoption in PAUD for optimal STTPA.
STRATEGI GURU MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DI SDN 38 CAKRANEGARA Aolia Zumaro; Darmiany; Vivi Rachmatul Hidayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, serta strategi guru mengatasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian di SDN 38 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV, V, dan VI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan strategi guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, yakni dengan memberikan tes awal kepada siswa, memperhatikan perilaku siswa yang tidak wajar, dan menganalisis hasil belajar yang didapat oleh siswa dari latihan maupun ulangan. Jenis kesulitan yang dialami siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian berupa siswa sulit melakukan operasi hitung dasar, sulit memahami konsep, sulit dalam memecahkan masalah, sulit dalam menghapal perkalian, sulit berkonsentrasi, dan cepat jenuh serta mudah lupa. Strategi yang digunakan oleh guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi tersebut, yakni dengan memberikan bimbingan belajar, memanfaatkan media pembelajaran, menerapkan metode tutor sebaya, dan mengatur tempat duduk siswa.