Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

Hubungan Antara Faktor Program, Kepatuhan Bidan dan Keragaman Kelompok Sasaran Terhadap Keikusertaan Ibu dalam Jampersal di Puskesmas Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Hidayat Wijayanegara
Sehat MasadaJurnal Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jampersal adalah jaminan persalinan bagi ibu hamil yang tidak memiliki jaminan kesehatan seperti Jamkesmas, Jamkesda dan Askeskin. Ibu hamil berhak mendapatkan pelayanan komprehensif tanpa memandang status ekonomi, sosial maupun budaya. Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di indonesia masih dibawah target nasional, termasuk di Puskesmas Rumpin persalinan oleh dukun masih 30,5% pada tahun 2015 dan persalinan ini untuk menganalisis faktor program, kepatuhan bidan dan keragaman kelompok sasaran dengan hubungannya terhadap keikutsertaan ibu dalam program Jampersal. Penelitian ini adalah penelitian analitik melalui pendekatan case control. Penelitian dilakukan terhadap 266 ibu bersalin pada periode April sampai dengan Juni 2016. Sampel dibagi atas dua kelompok yaitu, 133 subjek penelitian dalam kelompok kasus (ibu bersalin bukan peserta Jampersal) dan 133 subjek penelitian dalam kelompok kontrol (ibu bersalin peserta Jampersal). Analisis data menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik ganda dengan tingkat kemaknaan (p<0,05), dan analisis PAR (Population Atributable Risk). Hasil penelitian menunjukkan, hasil analisis biavariabel faktor yang berhubungan secara signifikan adalah sosialisasi program, sumber daya, kepatuhan bidan, pengetahun, budaya (dengan nilai p<0,05), sedangkan pendidikan tidak berhubungan (p>0,05). Faktor dominan yang berhubungan dengan keikutsertaan ibu dalam Jampersal berdasarkan analisis multivariabel adalah budaya (OR=13,904 ;95%CI=6,359-30,40). Adapun simpulan dari penelitia ini bahwa sosialisasi program, sumber daya, kepatuhan bidan, pengetahuan, budaya subjek penelitian yang tidak mendukung tidak akan memilih persalinan dengan Jampersal. Perlu dilakukan sosialisasi, peningkatan sumberdaya dan kepatuhan bidan, perbaikan budaya dan perbaikan pengetahuan melalui penyuluhan sehingga masyarakat mendukung pelaksanaan Jampersal.
Hubungan Antara Faktor Program, Kepatuhan Bidan dan Keragaman Kelompok Sasaran Terhadap Keikusertaan Ibu dalam Jampersal di Puskesmas Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Wijayanegara, Hidayat
Sehat MasadaJurnal Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jampersal adalah jaminan persalinan bagi ibu hamil yang tidak memiliki jaminan kesehatan seperti Jamkesmas, Jamkesda dan Askeskin. Ibu hamil berhak mendapatkan pelayanan komprehensif tanpa memandang status ekonomi, sosial maupun budaya. Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di indonesia masih dibawah target nasional, termasuk di Puskesmas Rumpin persalinan oleh dukun masih 30,5% pada tahun 2015 dan persalinan ini untuk menganalisis faktor program, kepatuhan bidan dan keragaman kelompok sasaran dengan hubungannya terhadap keikutsertaan ibu dalam program Jampersal. Penelitian ini adalah penelitian analitik melalui pendekatan case control. Penelitian dilakukan terhadap 266 ibu bersalin pada periode April sampai dengan Juni 2016. Sampel dibagi atas dua kelompok yaitu, 133 subjek penelitian dalam kelompok kasus (ibu bersalin bukan peserta Jampersal) dan 133 subjek penelitian dalam kelompok kontrol (ibu bersalin peserta Jampersal). Analisis data menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik ganda dengan tingkat kemaknaan (p<0,05), dan analisis PAR (Population Atributable Risk). Hasil penelitian menunjukkan, hasil analisis biavariabel faktor yang berhubungan secara signifikan adalah sosialisasi program, sumber daya, kepatuhan bidan, pengetahun, budaya (dengan nilai p<0,05), sedangkan pendidikan tidak berhubungan (p>0,05). Faktor dominan yang berhubungan dengan keikutsertaan ibu dalam Jampersal berdasarkan analisis multivariabel adalah budaya (OR=13,904 ;95%CI=6,359-30,40). Adapun simpulan dari penelitia ini bahwa sosialisasi program, sumber daya, kepatuhan bidan, pengetahuan, budaya subjek penelitian yang tidak mendukung tidak akan memilih persalinan dengan Jampersal. Perlu dilakukan sosialisasi, peningkatan sumberdaya dan kepatuhan bidan, perbaikan budaya dan perbaikan pengetahuan melalui penyuluhan sehingga masyarakat mendukung pelaksanaan Jampersal.
EVALUASI AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI TIDAK TERATUR DI KLINIK DENKESYAH Herlina, Lusi; Herawati, Yanti; Wijayanegara, Hidayat
Jurnal Sehat Masada Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v19i1.522

Abstract

Family Planning is a program that helps married couples to create a happy and prosperous small family by planning for pregnancy and vice versa to avoid unwanted pregnancies, get a birth that is very desirable, set intervals between pregnancies, control the time of birth in relation to the age of the couple and determine the number of children in the family. Midwifery Care in 3-Month Injectable Birth Control Acceptors with Menstrual Cycle Disorders in this study uses an evaluation model developed by Stuflebeam in the 1960s with the CIPP (Context, Input, Process and Product) Evaluation approach developed by the National Study Committee on Evaluation of Phi Delta Kappa. The purpose of the study was to find out the evaluation actions in handling menstrual disorders due to 3-month injectable birth control. This study uses a qualitative approach of a cross sectional design, where the collection of independent variables and bound variables is carried out at the same time. Sampling uses purposive sampling. The population in this study is birth control acceptors who use 3-month injectable birth control. The research was carried out in May 2024. Based on the results of the interview, in the implementation of the evaluation that has been carried out according to the standards. The evaluation of 3-month injectable birth control acceptors is carried out to the maximum, this can be seen from the follow-up to the care provided by providing counseling and counseling related to the use of appropriate contraceptives.
Co-Authors Aam Maryamah Achmad Suardi Achmad Suardi Achmad Suardi Ade Ifah Latifah Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Adjat Sedjati Rasyad Ahmad Suardi Alamsyah Aziz Alindawati, Rifka Andi Rinaldi Anita Deborah Anwar Anita Deborah Anwar Anita Fitriaturohmah Annesya Atma Battya Ardini Saptaningsih Raksanagara Ardini Saptaningsih Raksanagara Ardini Saptaningsih Raksanagara, Ardini Saptaningsih Arsita Pratiwi Atie Rachmiatie Aziz, Alamsyah Aziz, M Alam Syah Aziz, M. Alamsyah Cahyani, Yuni Cherawaty, Aneu Dave Orlando Gumay Dave Orlando Gumay, Dave Orlando Deborah , Anita Della Erriani Akaputri Dewi Nawang Sari Dewi, Lismaya Puspita Dona Tri Subdari Fajarini Putri Hidayat Fatmawati Karim Febi Puji Utami Firman Fuad Wirakusumah H. R., Teni Nurlatifah H.R., Teni Nurlatifah Hadi Supriadi Harefa, Umy Darni Hartiningsih, Siti Sugih Hartiningsih6, Siti Sugih Heni Nurakilah Henri Setiawan Herlina, Lusi Herri S. Sastramihardja Herry Garna HR, Teni Nurlatifah Irda Novrida Ashar Ismayanty, Devie Jernihati Krisniat Harefa Jusuf Sulaeman Effendi Karimah, Karimah Karmelia, Mela Katmini, Katmini Khairunnisa, Dini Pajriani Komalaningsih , Sri Komalaningsih, Sri Leri Septiani Lestari, Meti Widya Lilis Lisnawati Lina Herlina Lina Herlina M. Nurhalim Shahib Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Ma&#039;mun Sutisna Mamun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna4 Meti Widiya Lestari Metty Nurherliyany Muayah Muayah Muhammad Andiva Billy Afriza nashriva, Ita Natasya Fitri Herwandi Nike Arta Puspitasari Novita Ayu Indraswati NUR AINI Nurlatifah HR, Teni Nurlatifah, Teni Nz.Gea, Diana Oktavia Oky Haribudiman Patmawati, Rina Pramukani, Irka Puji Handayani Rhismayati, May Rifka Alindawati Rizki Safaat Nurahim Rowawi, Roni RR. Ella Evrita Hestiandari Ruswana Anwar Ryandini, Gessyla S Sastramihardja, Herri Sadawa, Helena Mariani Sastra, Herri Sastramihardja , Herri Selvi Puspan Sari Septiani , Leri Siti Sugih Sri Hennyati Amiruddin Sri Komalaningsih Stusisna, Ma'nun Suardi, Achmad Suardi, Achmad Sugiyono, Iis Suminar, Ratna Sumini Sumini, Sumini Suparni ,, Suparni Suparni Suparni Suryani Soepadan Suryani Soepardan Suryani Soepardan, Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Sutisna , Ma'mun Sutisna, Ma'mum Sutisna, Ma'mun Sutisna, Ma’mun Tania Novi Tania Novy Udin Sabarudin Udin Sabarudin Udin Sabarudin WaOde Nur Syuhada Yanti Herawati Yeni Mahwati Zulmansyah , Zulmansyah