Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Implementasi Model Desa Wisata Edukatif Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Wisata Cisaat, Kabupaten Subang, Jawa Barat Revi Agustin Aisyianita; Darmawan Rahmat; Jenal Abidin; Lala Siti Sahara; Rezka Fedrina; Erdawati
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this activity is to prepare Pokdarwis in managing educational tourism (which includes: tour packages, interpretation media, and supporting tools such as modules and Student Worksheets). In addition, this program is expected to be able to provide debriefing and learning space for students who are interested in learning about destination management and creating educational tour packages. The results of this program include (1) Cisaat educational tour package; (2) 12 educational tourism interpretation media; (3) the module books and worksheets as supporting tools for educational tourism. At the end of the program, the evaluation results showed a positive response from all participants, both from the community, junior high school students, and UNJ students.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Video Potensi Eko-Agrowisata Sebagai Media Virtual Tour : Desa Wisata Cisaat, Kabupaten Subang, Jawa Barat Revi Agustin Aisyianita; Rahmat Darmawan; Jenal Abidin; Lala Siti Sahara; Rezka Fedrina
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Training and Assistance in Making Videos of the Potential of Eco-Agrotourism as a Virtual Tour Media The Community Service Integrated Real Work Lecture (PKM – KKN) activity held in Cisaat Village, Subang, aims to (1) provide an understanding of the concept of virtual tourism as an alternative new tourism product; (2) conducting training and assistance in making videos and simple editing techniques: (3) conducting training and mentoring on the use of Zoom as a virtual tourism support tool. The results of this mentoring activity include: (1) increasing public understanding of virtual tourism; (2) the implementation of training activities for making and editing simple videos (3) the implementation of training activities on the use of Zoom as a virtual tour support tool. At the end of the program, the evaluation results showed a positive response from all participants.
PENGARUH SUBTITUSI KUNING TELUR DENGAN TAHU DALAM PEMBUATAN PUTU AYU SEBAGAI PRODUK WISATA KULINER DI JAKARTA Sarim Sarim; Imelda Chinsy K; Rahmat Darmawan
Jurnal Industri Parawisata Vol 5, No 1 (2022): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v5i1.984

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk menjelaskan pengaruh subtitusi terhadap putu ayu yang menggunakan bahan utama yaitu kuning telur yang diganti dengan tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap warna, tektur, aroma serta rasa terhadap kue putu ayu. Putu ayu merupakan salah satu kue jajanan pasar yang dapat dijadikan sebagai produk wisata kuliner di Jakarta dan sangat mudah dijumpai. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah one-shot case study. Penulis mengumpulkan data untuk penelitian ini dengan  menyebar kuesioner kepada para responden. Data yang diperoleh oleh penulis diolah dengan menggunakan program SPSS 25
Pelatihan Safety Management Bagi Tour Guide dan Local Tour Operator Dalam Pengelolaan Wisata Edukasi Bahari Pulau Tidung Rahmat Darmawan; Jenal Abidin; Revi Agustin; Lala Siti Sahara; Rezka Fedrina
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): SATWIKA: Volume 2, Number 2, December 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.020207

Abstract

Pulau Tidung adalah pulau pemukiman yang berkembang menjadi destinasi wisata edukasi bahari. Wisata edukasi bahari adalah salah satu bentuk kegiatan wisata yang aktivitasnya memberikan pengalaman berwisata, pengelaman belajar dan pegalaman tinggal di masyarakat. Segmen pasar utama dari kegitan wisata edukasi bahari adalah kelompok pelajar mukai dari tingkat paud hingga mahasiswa, namun tidak menutup juga pada segmen umum. Segmen pasar ini merupakan segment yang sangat rentan terhadap aspek human security serta health security sehingga penting untuk dilakukan aktivitas pencegahan sebagai upaya dalam mengurangi resiko terjadinya kecelakaan di dalam kegiatan wisata. Agar kegiatan wisata berjalan aman dan nyaman dan maka diperlukan sebuah standarisasi safety management dalam aktivitas wisata edukasi bahari sehiingga mampu memberikan keamanan dan keselamatan serta ramah terhadap lingkungan. Hasil kegiatan ini terlihat bahwa kualitas SDM kepariwisataan khususnya para pemandu lokal dan tour operator dapat meningkat secara skill, knowledge dan attitude dalam konteks safety management sehingga akan berdampak pariwisata di Pulau Tidung yang aman, nyaman dan ramah lingkungan.
PENGEMBANGAN POTENSI UMKM DALAM RANGKA REVITALISASI BUMDES DESA WISATA EDUKASI CISAAT KABUPATEN SUBANG Aam Amaningsih Jumhur; Rahmat Darmawan; Andi M sadat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Economic activity is an effort to increase the power and standard of living of the community with increasing economic growth, so the needs of the community will be fulfilled, to meet the needs of the community, jobs are needed that are able to absorb every existing workforce. The existence of Small and Medium Enterprises is the largest part of the national economy, representing community participation in various sectors of economic activity. Likewise, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Cisaat Village, Subang are able to create jobs and added value, success in increasing micro, small and medium enterprises means strengthening business in the community. However, the impact has not been effectively felt by the whole community so that MSME development must be optimal in an effort to support Cisaat Village as an Educational Tourism Village. It is hoped that MSME products can become Cisaat Village's superior products as souvenirs for tourist visits, the role of BUMDES will determine the success of MSME businesses in the Cisaat Village area. These efforts have been carried out through a Training Program using the ICARE method carried out by the UNJ Community Service team. Currently, the potential of the leading MSME products in Cisaat Village has been well organized for business management, the impact of the training results contributes to sales turnover. Abstrak Kegiatan ekonomi adalah suatu usaha untuk meningkatkan daya dan taraf hidup masyarakat dengan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi, maka kebutuhan masyarakat akan terpenuhi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dibutuhkan lapangan pekerjaan yang mampu menyerap setiap angkatan kerja yang ada. Keberadaan Usaha Kecil dan Menengah merupakan bagian terbesar dalam perekonomian nasional, merupakan partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor kegiatan perekonomian. Demikian halnya dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Cisaat Subang mampu menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah, keberhasilan dalam meningkatkan usaha mikro kecil menengah berarti memperkokoh bisnis di masyarakat. Namun dampaknya belum efektif dirasakan oleh seluruh masyarakat sehingga pembinaan UMKM harus optimal dalam upaya mendukung Desa Cisaat sebagai Desa Wisata Edukasi diharapkan produk UMKM bisa menjadi produk unggulan Desa Cisaat sebagai oleh-oleh kunjungan Wisata, peran BUMDES sangat menentukan keberhasilan usaha UMKM di wilayah Desa Cisaat. Upaya tersebut sudah dilakukan melalui Program Pelatihan dengan metoda ICARE yang dilakukan oleh team Pengabdian Masyarakat UNJ. Saat ini potensi produk UMKM unggulan Desa Cisaat telah tertertata dengan baik untuk manajemen usahanya, dampak hasil pelatihan memberikan kontribusi terhadap omzet penjualan.
KAMPUNG BAHASA SEBAGAI MEDIA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA: ANALISIS KEBUTUHAN Rahayu Purbasari; Rahmat Darmawan; Hudiyekti Prasetyaningtyas; Ati Sumiati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract University Foster Village as a form of village community development and empowerment program and as one of the community service activities (PkM) are carried out by universities to overcome problems in the village with various aspects through efforts to improve the awareness/attitude, insight/knowledge and skills of the villagers. In line with these efforts, Desa Cisaat, Ciater, Subang as a fostered village of Jakarta State University (UNJ) has enormous potential for community empowerment and development, especially in the areas of education, tourism as well as culture and art. This multi-year activity is expected to improve the lives of the villagers whose village as one of the educational tourism destinations Through needs mapping, this community service activity in the first year aims to explore the establishment of a language village in Desa Cisaat Ciater, Subang. This mapping will be used to determine the type of language village in which the local potential could be elevated. Abstrak Desa Binaan Universitas sebagai salah satu bentuk program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa dan sebagai salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilakukan oleh perguruan tinggi untuk mengatasi permasalahan di desa dengan berbagai aspek melalui upaya peningkatan kesadaran/sikap, wawasan/pengetahuan dan keterampilan penduduk desa. Sejalan dengan upaya tersebut, Desa Cisaat, Ciater, Subang sebagai desa binaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memiliki potensi yang sangat besar untuk pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pariwisata serta budaya dan seni. Kegiatan multi tahun ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa yang desanya dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata pendidikan. Melalui analisis kebutuhan, kegiatan pengabdian masyarakat di tahun pertama ini bertujuan untuk menjajaki berdirinya kampung bahasa di Desa Cisaat, Ciater, Subang. Analisis kebutuhan ini akan digunakan untuk menentukan jenis kampung bahasa yang mengankat potensi lokal desa tersebut.
IMPLEMENTASI EDUCATION TOURISM MOBILE LEARNING DALAM PROGRAM DESA WISATA EDUKASI DI DESA CISAAT KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT Ucu Cahyana; Rahmat Darmawan; Ari Apriyansa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

the effectiveness of educational tourism village activities in Cisaat Village, Subang Regency as a fostered village of the UNJ Research and Community Service Institute. The problems encountered in educational tourism activities in Cisaat village are as follows: 1) lack of information about educational tourism destinations and home stays in Cisaat village, 2) there is no guideline for educational tourism activities for participants, 3) tour guides who are members of in POKDARWIS in Cisaat village they have not been able to understand well in guiding educational tourism activities in Cisaat village, 4) educational tourism activities in Cisaat village have not utilized information technology. Based on these problems, the UNJ community service team is trying to apply one of the information technology media in the form of education tourism mobile learning. This media is based on a mobile learning platform using mobile phones as the main medium. The urgency of this community service activity is as an alternative effort to support government programs in increasing tourism and development programs in rural areas. The developed educational tourism tourism mobile learning media is an application that contains educational tourism activity material, videos of tourism activity activities, tourism games, animations, and scientific explanations of various educational tourism activity activities that are operated on smartphone devices. The method used in carrying out the community service program is in the form of Training, Focus Group Discussion (FGD), Mentoring, and Field Practice. The findings obtained in this community service activity are: 1) the educational tour guides in Cisaat Village are very enthusiastic about participating in training on the use, 2) the features and menus contained in the education tourism mobile learning media are very helpful to guides in educational tourism village activities, 3) features about educational tourism destinations and activities in media education tourism mobile learning attract educational tour participants to take part in the program, 4) media education tourism mobile learning can increase the effectiveness of educational tourism programs in Cisaat village, Subang Regency. Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan desa wisata edukasi di desa Cisaat Kabupaten Subang sebagai desa binaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNJ. Permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan wisata edukasi di desa Cisaat adalah sebagai berikut: 1) kurangnya informasi tentang destinasi kegiatan wisata edukasi dan home stay yang ada di desa Cisaat, 2) belum ada panduan kegiatan aktivitas wisata edukasi bagi peserta, 3) pemandu wisata yang tergabung dalam POKDARWIS di desa Cisaat belum dapat memahami dengan baik dalam memandu aktivitas wisata edukasi di desa Cisaat, 4) kegiatan wisata edukasi di desa Cisaat belum memanfaatkan teknologi informasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdian masyarakat UNJ berupaya untuk menerapkan salah satu media teknologi informasi dalam bentuk bentuk education tourism mobile learning. Media ini berbasis platform mobile learning dengan menggunakan handphone sebagai media utamanya. Urgensi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai salah upaya alternatif untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan program pariwisata dan pembangunan di pedesaaan. Media education tourism mobile learning yang dikembangkan merupakan aplikasi yang berisi materi kegiatan wisata edukasi, video aktivitas kegiatan wisata, game wisata, animasi, dan penjelasan ilmiah dari berbagai aktivitas kegiatan wisata edukasi yang dioperasikan pada perangkat telepon pintar. Metode yang digunakan dalam menjalankan program pengabdian masyarakat adalah dalam bentuk Pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), Pendampingan, dan Praktek Lapangan. Temuan yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) pemandu wisata edukasi di desa cisaat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan penggunaan, 2) fitur dan menu yang terdapat dalam media education tourism mobile learning sangat membantu pemandu dalam kegiatan desa wisata edukasi, 3) fitur tentang destinasi wisata edukasi dan aktivitas dalam media education tourism mobile learning menarik minat peserta wisata edukasi untuk mengikuti program tersebut, 4) media education tourism mobile learning dapat meningkatkan efektivitas program wisata edukasi di desa Cisaat Kabupaten Subang.
PENGEMBANGAN AKTIVITAS WISATA EDUKASI BAHARI DI PULAU PARI Nur Kholifah; Yusherly Shintia Angraini; Rahmat Darmawan
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Family Welfare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jppv4i1.06

Abstract

Pulau Pari merupakan salah satu destinasi wisata yang berlokasi di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta. Destinasi tersebut memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis edukasi. Dari potensi yang ada perlu dikembangkan menjadi aktivitas edukasi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan potensi alam dan budaya yang ada di Pulau Pari menjadi produk wisata edukasi bahari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dilakukan analisis kualitatif untuk mengembangkan daya tarik wisata yang ada menjadi aktivitas wisata edukasi bahari. Berdasarkan hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa Pulau Pari memiliki potensi alam dan budaya yang dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata, kemudian daya tarik tersebut dikemas menjadi aktivitas wisata berbasis edukasi bahari. Adapun aktivitas wisata bahari yang dapat dikembangkan berbasis pada alam dan budaya yaitu edukasi budidaya ikan kerapu, bird watching, edukasi green house, transplantasi karang (penanaman karang), penanaman mangrove, edukasi ekonomi kreatif masyarakat Pulau Pari. Pengembangan pariwisata Pulau Pari berbasis pada edukasi bahari melibatkan partisipasi aktif masyarakat, peningkatan fasilitas pendukung, dan penerapan regulasi yang ketat guna menciptakan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) yang berkelanjutan (sustainable tourism). Pengembangan wisata edukasi bahari ini memiliki dampak terhadap kelestarian lingkungan, peningkatan daya tarik wisata, meningkatkan minat kunjungan wisatawan serta ekonomi masyarakat.Kata Kunci : Pengembangan. Wisata, Edukasi, Wisata Bahari
Design Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Pulau Pari Reizha Ananda Setyara; Afdhal Fajar Dzaky; Rahmat Darmawan
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Family Welfare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jppv4i1.08

Abstract

Pulau Pari adalah destinasi wisata berbasis masyarakat yang semakin populer di Kabupaten Kepulauan Seribu. Pengembangan wisata berbasis masyarakat di Pulau Pari membutuhkan kolaborasi yang efektif antara berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini mengadopsi perspektif kolaboratif melalui model Pentahelix untuk menganalisis interaksi pemangku kepentingan, menilai tingkat keberhasilan, serta mencari solusi dan strategi pengembangan wisata. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini memvisualisasikan interaksi antara lima pemangku kepentingan utama, yaitu akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara semi terstruktur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing pemangku kepentingan telah berperan sesuai dengan bidangnya dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat di Pulau Pari, namun kolaborasi antar pemangku kepentingan belum optimal. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun ada kontribusi yang signifikan dari setiap pemangku kepentingan, kurangnya koordinasi dan sinergi masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya peningkatan peran pemerintah lokal melalui pengembangan kebijakan yang mendukung inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam lokal. Selain itu, pembentukan kelembagaan kolaborasi antar pemangku kepentingan juga diperlukan untuk memastikan adanya kerjasama yang berkelanjutan dan efektif. Dengan demikian, upaya pengembangan wisata berbasis masyarakat di Pulau Pari dapat berjalan lebih optimal, membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat, serta berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Kata Kunci: kolaborasi pemangku kepentingan, model Pentahelix, pengembangan wisata, Pulau Pari, pariwisata berbasis masyarakat.
INCREASING PROCESS OF COMMUNITY PARTICIPATION IN RAWA GEDE COFFEE PRODUCT DESIGN, SIRNAJAYA TOURISM VILLAGE, SUKAMAKMUR DISTRICT Yosi Erfinda; Rahmat Darmawan; Revi Agustin; Rinie Octavianny Hasan; Rifki Maulana; Najla Hanna; Shakira Yasmin Az Zahra
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 7 No. 4 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i4.2023.479-489

Abstract

Rawa Gede Agrotourism is a tourist attraction located in Sirnajaya Tourism Village, Sukamakmur District, Bogor Regency. Coffee is one of the largest plantation products in Sirnajaya Tourism Village. But so far the results of coffee plantations have not been used as typical souvenirs. The purpose of this community service activity is to provide skills in making coffee product packaging designs to coffee farmer groups, communities and tourism driving groups in rural areas. This series of activities starts from March to July 2023 and there are 2 (two) stages of community service that have been carried out including varied lectures presented by resource persons with some material that touched on tourism products and workshops in the form of direct training on making coffee product packaging designs. The success of this activity was evaluated using a krikpatrick evaluation model in the form of reaction evaluation and learning evaluation by providing a pre-test before the training began to measure participants' understanding of the material to be delivered then post-test was carried out after the workshop was completed. The results of this activity showed that the participants were very enthusiastic and motivated to promote Rawa Gede coffee products by expanding their target market through tourism activities in Sirnajaya Village and this activity could also improve the economy of rural communities.