Claim Missing Document
Check
Articles

PERHITUNGAN DAN ANALISIS KESEIMBANGAN BEBAN PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV TERHADAP RUGI-RUGI DAYA (STUDI KASUS PADA PT. PLN UPJ SLAWI) Sukmadi, Tejo; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 11, No 1 (2009): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.924 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.11.1.47-52

Abstract

Power distribution network is the part of electrical power system close to the customer or load side than the transmission network. To be better the electrical power system giving the electrical power supply to the customer, load balance must be achieved in each load points. Keseimbangan beban dapat tercapai jika tegangan yang dihasilkan dapat mensuplai beban secara penuh dari masing-masing titik beban maka sistem juga menjadi lebih baik dalam pemenuhan kebutuhan listrik. The load balance is important issue to decrease the voltage drop or power losses that can be occured in distribution line, so the information about load characteristics in each phases (R, S, and T) in some network area must be observed certain time. Keywords: distribution system, load balance, drop voltage, power loss.
PERANCANGAN TRANSFORMATOR DAYA SATU FASA CORE TYPE DENGAN BANTUAN PC Widiatmoko, Catur; Sukmadi, Tejo; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 8, No 2 (2004): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.466 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.8.2.15-20

Abstract

Transformator digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Pengguaan dalam sistem tenaga memungkinkan dipilihnya tegangan yang sesuai dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan. Dalam bidang elektronika, transformator digunakan antara lain sebagai gandengan impedansi antara sumber dan beban, untuk memisahkan satu rangkaian dengan rangkaian yang lain. Agar memperoleh hasil perancangan yang baik dan memuaskan diperlukan perancangan dengan menggunakan program Bantu komputer. Perancangan dengan menggunakan program bantu komputer ditujukan untuk mengganti perancangan yang dilakukan secara manual sehingga dapat meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga. Program Bantu yang digunakan adalah borland delphi 6 Keywords: Transformator, Satu Fasa, Core type, PC
PEMAKAIAN HYDROGEN COOLING SYSTEM PADA GENERATOR UNIT 1 PLTU TAMBAK LOROK PT INDONESIA POWER UBP SEMARANG Winardi, Bambang
Transmisi Vol 9, No 1 (2007): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3651.574 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.9.1.46-51

Abstract

Synchronous generator is an ac generator which performs in constant frequency. Synchronous generator in a power station, e.g. Unit I PLTU Tambak Lorok, PT Indonesia Power, Generation Business Unit (UBP) Semarang has to supply the load in long period without rests. Regarding to perform this operation, generator will suffer a heat which comes from energyd issipationa s a result of resistanceo frotor and statorw indings. The heat is very disadvantageoufso r which it can causet he decreasingo fgcnerator performance.I fthe amount of hcat is too cxcessive, it can causc the damage of generator winding. For this reatnn, a cooling system is required in the gcnerator for avoiding any cases previously mentioned. One ofcooling systemsi s that usesh ydrogeng as.T he advantageo fthe hydrogeng as is that it can bind any heat anywhere it flows.   Kata kunci: Cooler System,g eneratorh, ydrogen
PERBAIKAN LOSSES DAN DROP TEGANGAN PWI 9 DENGAN PELIMPAHAN BEBAN KE PENYULANG BARU PWI 11 DI PT PLN (PERSERO) AREA SEMARANG Winardi, Bambang; Winarno, Heru; Aditama, Kurnanda Rizky
Transmisi Vol 18, No 2 April (2016): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.112 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.18.2.64-69

Abstract

Suatu sistem tenaga listrik dapat bekerja maksimal sesuai dengan standart yang ditetapkan oleh sistem tersebut. Di wilayah kerja Rayon Tegowanu pada jaringan tegangan menengah 20 kV penyulang PWI 9, tejadi drop tegangan pada ujung penyulang, yang melebihi standart SPLN 72:1987 sebesar 5 %. Selain itu, juga terjadi rugi daya yang tidak memenuhi target Kajian Kelayakan Operasi pada PT. PLN (Persero) Area Semarang yaitu lebih dari 5%. Dengan melihat topologi jaringan di wilayah kerja PT PLN Rayon Purwodadi, didapatkan solusi memindahkan sebagian beban PWI 9 ke penyulang baru PWI 11, agar dapat menekan persentase drop tegangan dan rugi daya. Menggunakan software ETAP 7.5.0 dapat disimulasikan perhitungan beban, drop tegangan dan rugi daya tersebut. Dari hasil simulasi ETAP 7.5.0 pemindahan sebagian beban PWI 9 ke penyulang baru PWI 11, persentase drop tegangan pada penyulang PWI 9 akan menurun dari 11,85% menjadi -0,78%, dan persentase drop tegangan pada penyulang baru PWI 11 menjadi 5,49%. Sedangkan persentase rugi daya pada penyulang PWI 9 akan menurun dari  7,24% menjadi 1,71%, dan persentase rugi daya pada penyulang baru PWI 11 menjadi 4,49%.
ANALISA KEBERADAAN GARDU INDUK BALAPULANG TERHADAP DISTRIBUSI 20 KV DI WILAYAH KERJA UPJ BALAPULANG PT. PLN (PERSERO) JATENG DIY Winardi, Bambang
Transmisi Vol 16, No 4 (2014): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.847 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.16.4.196-205

Abstract

Abstrak     Gardu induk sebagai komponen sistem tenaga listrik memegang peranan penting pada kontinyuitas suplai tenaga listrik kepada konsumen yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Apabila beban listrik yang ditanggung oleh gardu induk lebih besar dari kapasitas gardu induk, maka gardu induk akan mengalami overload yang berakibat suplai listrik ke konsumen terhenti. Kondisi ini tentunya harus diantisipasi sedini mungkin oleh PT. PLN (Persero) Distribusi Jateng DIY UPJ Balapulang selaku penyedia energi listrik. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisa keberadaan Gardu Induk Balapulang terhadap distribusi 20 KV di UPJ balapulang dengan parameter losses dan drop tegangan menggunakan software ETAP 7.0.0. Feeder-feeder lama yang berada di UPJ Balapulang secara bertahap di ambil sebagian bebannya oleh GI Balapulang. Pengaruh adanya GI balapulang membuat feeder lama terkurangi beban kerjanya dengan nilai losses dan drop tegangan yang memenuhi kriteria. Dari hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak ETAP 7.0.0 didapatkan bahwa nilai drop tegangan dan losses feeder-feeder GI Balapulang cenderung mengalami peningkatan tiap tahunnya. Peningkatan terjadi dikarenakan adanya pertumbuhan beban tiap tahunnya dan juga pengalihan beban dari feeder-feeder lama. Kata kunci : Gardu Induk Balapulang, energi listrik, DKL 3.2, ETAP 7.0.0     Abstract Substation as a component of power system plays an important role in the continuity of the supply of electricity to consumers continues to increase each year. If the electrical load is borne by the substation is greater than the capacity of the substation, the substation will experience overload resulting in interrupted power supply to consumers. This condition must be anticipated as early as possible by PT. PLN (Persero) Java Distribution DIY UPJ Balapulang as the provider of electric energy. In this thesis, the author analyzes the existence Balapulang Substation 20 KV distribution with parameters in UPJ balapulang losses and drop voltage using ETAP software 7.0.0. Feeder old in UPJ Balapulang gradually taken part load by GI Balapulang. Effect of the GI balapulang make long feeder reduced workload with the value of losses and drop voltage criteria. From the results of simulation using ETAP software 7.0.0 it was found that the value of the voltage drop and feeder-feeder losses Balapulang GI tends to increase every year. The increase occurred due to load growth each year and also transfer the load from the old feeder.   Keywords: Balapulang substation, electrical energy, DKL3.2, ETAP7.0.0
REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI DAYA LISTRIK DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA Fayyadl, Muhammad; Sukmadi, Tejo; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 8, No 2 (2006): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.801 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.8.2.76-83

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi dan pemrosesan data akhir-akhir ini, peralatan-peralatan jaringan distribusi listrik telah memasuki era baru yaitu otomatisasi jaringan distribusi (Distribution Otomatization), yaitu operasional jaringan distribusi dilakukan dari satu tempat yang bisa mengendalikan semua peralatan pada jaringan distribusi, termasuk di dalamnya adalah rekonfigurasi jaringan distribusi. Penelitian dilakukan pada jaringan distribusi daya listrik tipe radial dan rekonfigurasi jaringan diformulasikan sebagai fungsi optimalisasi multiobjektif (multiobjective optimization function) yang dicari solusinya menggunakan teknik algoritma genetika, berdasarkan pada analisis aliran daya, dalam multiobjective optimization function tersebut terdapat faktor pembobotan (weigthing factor) yang dipilih sesuai dengan tujuan rekonfigurasi jaringan. Rekonfigurasi jaringan distribusi daya listrik dengan menggunakan Algoritma genetika dalam tugas akhir ini dapat memperbaiki kinerja jaringan distribusi sesuai dengan tujuan dilakukannya rekonfigurasi yang dilakukan dengan pemilihan fungsi multiobjektif. Hasil penelitian menggunakan parameter algoritma genetika probabilitas mutasi 0,05 dan probabilitas pindah silang 0,8 dengan jumlah individu 100 menunjukkan konfigurasi yang lebih baik dari pada konfigurasi sebelum dilakukan rekonfigurasi dengan simulasi tugas akhir ini. Optimal jaringan distribusi dalam tugas akhir ini didasarkan pada rugi-rugi saluran, jatuh tegangan rata-rata dan factor tegangan tak seimbang. Kata kunci : rekonfigurasi jaringan, jaringan distribusi radial, fungsi multiobjektif, algoritma genetika.
PERBAIKAN JTR PENYULANG SRL001 DI DAERAH TANJUNGSARI GUNA MENGURANGI DROP TEGANGAN DI PT PLN (PERSERO) RAYON SEMARANG SELATAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP Warsito, Agung; Winardi, Bambang; Kusumastuti, Dinda Hapsari
Transmisi Vol 18, No 2 April (2016): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.744 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.18.2.75-79

Abstract

Jumlah tarikan sambungan rumah yang tidak standar ini menyebabkan tegangan rumah mengalami jatuh tegangan. Hasil pengukuran pada waktu beban puncak adalah 170 V, persentasenya adalah 22,72%. Padahal tegangan jatuh yang adalah 10%. Dengan melihat keadaan yang terjadi di lapangan, maka direncanakan solusi untuk perbaikan jaringan. Perbaikan jaringan yang dilakukan adalah perluasan jaringan tegangan rendah (JTR) , perluasan jaringan tegangan menengah (JTM) 1 fasa, penambahan transformator 1 fasa 50 kVA, serta penataan tarikan sambungan rumah. Pada jaringan eksisting, perbedaan perhitungan antara pengukuran secara langsung dengan software ETAP 12.6.0 juga masih sedikit. Persentase jatuh tegangan pada jaringan eksisting ini berkisar antara 9,09% - 22.72%. Sedangkan pada rencana perbaikan jaringan, perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan software ETAP 12.6.0 diperoleh persentase jatuh tegangan hanya berkisar antara 1,81% - 3,63%.  Pada software ETAP 12.6.0 menunjukkan bahwa rencana perbaikan yang dilakukan sudah memenuhi standar. Hal ini terlihat dari kisaran persetase jatuh tegangan dari 9,09% 22.72% bisa menjadi 1,81% - 3,63%.
PERANCANGAN MONITORING SUHU TRANSFORMATOR TENAGA 150 / 20 KV BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Winardi, Bambang
Transmisi Vol 19, No 3 Juli (2017): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.227 KB) | DOI: 10.14710/transmisi.19.3.120-124

Abstract

Gangguan pada trafo dapat menyebabkan rusaknya dan menurunnya kinerja dari trafo. Contoh penyebab dari rusaknya trafo adalah overload dan beban tidak seimbang. Overload terjadi karena beban yang terpasang pada trafo melebihi kapasitas maksimum dari trafo dimana arus beban melebihi arus beban penuh dari trafo. Trafo juga dapat mengalami overload walaupun arus beban belum melebihi arus beban penuh dikarenakan suhu trafo sudah melebihi batas yang diijinkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui setiap perubahan suhu trafo dapat dipantau secara otomatis dengan tampilan HMI melalui software  VTScada yang terhubung dengan Arduino Mega 2560 melalui ethernet shield dan router.  Alat simulator ini telah dilakukan beberapa pengukuran dan pengujian cara pengoperasiannya. hasil perbandingan pengukuran suhu trafo dengan termometer pada beban 4 lampu 21W dan 2 lampu 8W terbaca arus 4,3 A dan rata-rata selisih error sebesar 1,32%. Sehingga diharapkan alat ini dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas tentang sistem Monitoring suhu trafo dalam menjaga sistem transmisi tenaga listrik dengan baik dan mudah dimengerti.
PERENCANAAN PERBAIKAN JTR PENYULANG SRL001 DI DAERAH TANJUNGSARI GUNA MENGURANGI DROP TEGANGAN KONSUMEN PADA PT PLN (PERSERO) RAYON SEMARANG SELATAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 12.6.0 Winardi, Bambang; Nugroho, Agung; Kusumastuti, Dinda Hapsari
Transmisi Vol 19, No 4 Oktober (2017): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.059 KB) | DOI: 10.14710/transmisi.19.4.177-181

Abstract

Sambungan rumah adalah titik akhir dari pelayanan listrik kepada konsumen, sehingga potret pelayanan dapat dilihat dari mutu tegangan dan tingkat keandalan dari sisi sambungan rumah. Dalam hal ini penulis menemukan sebuah kasus nyata sampel di lapangan mengenai sambungan rumah yang tidak sesuai standar yang layak untuk dibahas dan direncanakan solusi perbaikan jaringannya. Jumlah tarikan sambungan rumah yang tidak standar ini menyebabkan tegangan rumah mengalami jatuh tegangan. Hasil pengukuran pada waktu beban puncak adalah 170 V, persentasenya adalah 22,72%. Padahal tegangan jatuh yang diijinkan adalah maksimal 198 V, persentasenya adalah 10%. Dengan melihat keadaan yang terjadi di lapangan, maka direncanakan solusi untuk perbaikan jaringan. Dalam penelitian ini digunakan software ETAP 12.6.0 untuk simulasi jaringan eksisting, yang akan dibandingkan dengan hasil pengukuran di lapangan. Pada pengukuran jatuh tegangan secara langsung berupa 170 V, sedangkan jatuh tegangan dengan menggunakan software ETAP 12.6.0 berupa 168 V. Sedangkan pada rencana perbaikan jaringan, perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan software ETAP 12.6.0 diperoleh persentase jatuh tegangan hanya berkisar antara 1,81% - 3,63%.  Pada software ETAP 12.6.0 menunjukkan bahwa rencana perbaikan yang dilakukan sudah memenuhi standar. Hal ini terlihat dari kisaran persetase jatuh tegangan dari 9,09% 22.72% bisa menjadi 1,81% - 3,63%.
PERAMALAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK TAHUN 2006-2015 MENGGUNAKAN METODE GABUNGAN DENGAN PEMROGRAMAN VISUAL BASIC Nugroho, Agung; Winardi, Bambang
Transmisi VOL 10, NO 4 (2008): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1942.595 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.10.4.179-184

Abstract

Forecasting d ernandi s an activity that must be provided in the first time in electricsle nerg/ developmentt o get economicallyin elqctricale nergyg enerationa nd its distribution. P.T. PLN the Indonesianp ublic electricale ner$/ provido for fore.astingd emandu se an hybdd method include sectohl alFoacb in econometric (economical growing), treDd (ithabitant growilg), and anal)tic, In this method the electrical eners/ customsis were groupedin to 4 sectorsh ome,b usinessp, ublic, andi ndustry. The last 5 yearsd atao f tho 4 sectoragl rowingd 6t! wereu seda ndt he forecastingta rgets are eoerry con$unptionp rcdiction( in MWh), corm€ctedp ower( in KVA), the numbero f cu.stometro, tal etrergyd emardt hatm ustb e produced( in MWh), andp eakl oading( MW). ln this research sooekind of applicatiofl progam usi.g Visual Basic to oalculate and analysist he forecastingd emandw asm adea ndf or studyc aset he dataa re ftom P.T. PLN UPJ( Unit PelayanoJns dngan)B oyolali area.   Keywords: foreclsting electricol ercrgy demao4 hybrid method
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abdul Syakur Adevia Arva Puspa, Adevia Arva Adhi Warsito Aditya Teguh Prabowo Agung Nugroho Agung Nugroho Agung Warsito Ajub Ajulian Zahra Macrina Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Al Manshur, Rif'an Andang Purnomo Putro, Andang Purnomo Anhar Ashari AP Hendra Pradana Arga Mahardika Arifan Nurdani, Imam Aris Triwiyatno Arnes Yuli Vandika Arsanto, Fariz Hasbi Assyidiq, Muhammad Alfin Bayu Primastha, Bayu Bekti, Rizky Catur Cahya, Galuh Indra Cahyo Wicaksono Catur Widiatmoko D, Abraham Bayu Danang Widyanarko, Danang Demas Dwiyan Wahyanto, Demas Dwiyan Denis Denis Denis Denis Dinda Hapsari Kusumastuti, Dinda Hapsari Dito Anurogo, Dito Eko Handoyo Enda Wista Sinuraya Erlin Dolphina Erwin Adriono Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Faiz Muqorrir Kaaffah Fajar Sihombing, Fajar Fatima Suatrat Gumelar, Yulianto Agung Guspan Hidi Susilo Hafiizh, Naufal Hamirul Hamirul Hermawan Hermawan Heru Winarno Hidayat, Fian I Ketut Suada Ikha Nurjanah, Ikha Imam Arifan Nurdani IMAM SANTOSO Imam Santoso Ismi Dina Solikha Iwan Setiawan Jaka Windarta Jayabadi, Dennis Satria Wahyu johar pradityo, johar Joko Windarto Joni Joni Judijanto, Loso Juli Setiawan, Juli Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto Karnoto . Krisna Zain Murtafi' Kurnanda Rizky Aditama, Kurnanda Rizky Kurniawan Fitrianto Laksono, Tegar Ubo M. Yudi Nugroho Makarim, Alam Afif Mardikawati, Budi Marlia Susanti, Marlia Masaji, Masaji Mashduuqi, Ali Meigy Restanaswari Kartika, Meigy Restanaswari Milzam Andali Lababan, Milzam Andali Mochammad Facta Mohammad Magna Mensani Muhamad, Agung Tryono Muhammad Alvin Ridho, Muhammad Alvin Muhammad Azhar Irwansyah Muhammad Fadly Yudhistira Taufik Muhammad Fayyadl Muhammad Hasnan Albab, Muhammad Hasnan Muhammad Rizal Arfianto Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Muhammad Yahya Mustafa, Fandy Nizam, Zain Nugroho, Agung Oding Oding P, Nanang Bagus Pradipika, Charisma Lingga Prasetyo Kristiono Nugroho Prawira, Andre Barry Prayogo, Wisnu Purwanto, Aji Putra, Adhitya Indrajaya Ragil Adi Nugroho Reifeldi, Haikal Alfaro Ricky Salpanio Rita Rahmawati Rizal Fahmi Saefuddin Rizky Pranata Budiono, Rizky Pranata Rocha, Thiago Santoso, Imam Saputro, Jonatan Martino Windi Sigit Wisnu Habsoro Sinaga, Frans May Daniel Singgih Mustiko Aji Siwi, Yordan Raka Soelistianto, Farida Arinie Sophia Rahmi Sudjadi Sudjadi Sudjadi Suroso, Segal Mancini Susatyo Handoko Syamsiar, Syamsiar Tedjo Sukmadi Tedjo Sukmadi Tejo Sukmadi Thariq Fathony Aziz, Thariq Fathony Tri Ujianto, Tri Trias Andromeda Weraman, Pius Wicaksena, Abimanyu Guntur Wijaya, Rifqi Wijaya, Yogi Anastra Danu Windarta, Jaka Wisna Dwi Ariani Wisnu Aji Nugrahadi, Wisnu Aji Yosua Alvin Adi Soetrisno Yulianto, Agam Zwingli Hilkia Batubara