Claim Missing Document
Check
Articles

PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK APJ PEKALONGAN TAHUN 2014-2018 MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN METODE BACKPROPAGATION DENGAN SOFTWARE MATLAB R2014A Ujianto, Tri; Winardi, Bambang; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.372 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.637-643

Abstract

Abstrak Peningkatan akan permintaan energi listrik membuat perusahaan penyedia energi listrik harus memiliki suatu peramalan, agar penyedia energi listrik dapat menyediakan dalam jumlah yang cukup dan harga yang memadai. Hasil peramalan dapat menjadi pertimbangan untuk merencanakan kebijakan yang akan diterapkan pada masa mendatan.Pada penelitian ini, penulis mencoba membuat sebuah peramalan konsumsi energi listrik untuk mengoptimalkan penyediaan energi listrik. Metode yang digunakan adalah jaringan saraf tiruan Backpropagation dengan menggunakan software Matlab R2014a. Peramalan dilakukan di APJ Pekalongan untuk masa peramalan tahun 2014 hingga 2018. Konsumsi energi pada suatu daerah pada umumnya memiliki karakter tersendiri. Karakter tersebut dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti PDRB (Product Domestic Regional Bruto) dan jumlah pelanggan (baik itu Rumah Tangga, Industri, Komersial, dan Umum). Hasil peramalan jaringan saraf tiruan Backpropagation menunjukan kenaikan dari 878.863 KWH pada tahun 2013 menjadi sebesar 1.235.000 MWH pada tahun 2018.  Konsumsi energi listrik mengalami kenaikan sebesar 358.137 MWH dengan kenaikan rata-rata tiap tahunnya sebesar 7,08%. Kata kunci:   Peramalan Konsumsi Energi Listri, Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation, Software Matlab  Abstract The increasing demand of electric supply force the supplier company to make forecast, as to give the required supply and affordable price. The forecast outcome should be consideration for estimating the policy for futures. In this research, the writer will forecast the electric consumption for energy supplies optimization. Using the method neural network backpropagation and Matlab software R2014a, the forecast will be held at APJ Pekalongan  and  forecast period from 2014 until 2018. The energy consumption for common places usually have their own characteristics. Those characters are affected by factors, such as Gross Domestic Regional Product and consumers quantity (includes household, Industry, Commercial, and public). The forecast of backpropagation neural network shows increasing result from 878.863 KWH year 2013 toa higher 1.236.000 MWH year 2018. The energy consumption experience an increase amount of 358.137 MWH with annually average 7,08%. Key words:          electric energy demand forecasting, backpropagation neural network, Matlab software,
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP STUDI KASUS PT. PLN PEMBANGKITAN TANJUNG JATI Sihombing, Fajar; Karnoto, Karnoto; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.278 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.951-957

Abstract

Semakin meningkatnya kegiatan industry dan jumlah penduduknya, maka kebutuhan daya listrik juga mengalaim peningkatan. Hal ini mengakibatkan setiap pembangkit harus efektif dan maksimum supaya tidak menimbulkan kerugian pada saat pengoperasian. Hal ini dikarenakan semakin tinggi waktu pengoperasian pembangkit maka jumlah bahan bakar yang diperlukan juga semakin tinggi. Tingginya harga bahan bakar minyak menjadi permasalahan penting harus diatasi, sehingga PT. PLN (persero) yang merupakan salah satu perusahaan listrik negara harus memikirkan usaha penghematan biaya operasi, dimana 75 % nya adalah biaya bahan bakar. Penilitian ini dilakukan dengan menghitung biaya penghematan bahan bakar HSD dan MFO terhadap bahan bakar LNG dan batubara. Penelitian ini hanya menitik beratkan pada segi penghematan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan segi teknik operasional. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu daya 525,690 MW dan efisiensi boiler 89,70 % maka banyaknya konsumsi bahan bakar adalah 630725,500 (kg/kWh), konsumsi spesifik bahan bakar netto maupun bruto adalah 0,244 (kg/kWh) dan 0,246 (kg/kWh). Besar tara kalor baik netto maupun bruto adalah 2185,717 (kKal/kWh) dan 2171,214 (kKal/kWh). Efisiensi thermal netto dan bruto adalah 39,339 (%) dan 39,602 (%). Besar biaya penghematan bahan bakar HSD–LNG adalah 1781,867 milyar/tahun, HSD–batubara 2052,183 milyar/tahun, MFO–LNG adalah 1371,515 milyar/ tahun dan MF–batubara adalah 1657,480 milyar/ tahun.
PERANCANGAN INVERTER SATU FASA OFF-GRID MENGGUNAKAN DSPIC30F4011 DENGAN KONTROL ARUS METODE PROPORTIONAL RESONANT Suroso, Segal Mancini; Setiawan, Iwan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.373 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.3.753-760

Abstract

The availability of fossil as fuel in conventional power plants is running low. This causes the use of renewable energy such as photovoltaic (PV) technology becomes very important. PV systems required inverters for converting DC voltage into AC voltage, where the quality of the inverter output current is very influential on the quality of power. Therefore, it is necessary to control the inverter current output which serves to improve the system response and minimize the current harmonics. In this research, a H-Bridge type of one phase Inverter is designed using 16-bit DSPIC30F4011 microcontroller with current control proportional resonant method. The inverter output current is fedback by the ACS712-05B current sensor. The test is carried out with the reference current range of 1 - 3 A on the load variation 7 Ω and 12 Ω. The test results show the actual current waveform of the inverter output is able to follow the reference current changes. Inductor value that not suitable and the effect of switching cause the ripple is still happening. The higher the output voltage of the inverter will result in the total current harmonic distortion becoming smaller.
ANALISIS TEGANGAN JATUH SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK KABUPATEN PELALAWAN DENGAN MENGGUNAKAN ETAP 7.5.0 Putro, Andang Purnomo; Karnoto, Karnoto; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.46 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.122-127

Abstract

Abstrak Salah satu permasalahan dalam penyaluran daya listrik adalah besarnya tegangan jatuh di jaringan distribusi listrik. Hal ini biasanya dikarenakan oleh jarak pembangkit ke titik beban yang sangat jauh. Semakin besar tegangan jatuh yang terjadi pada sistem distribusi listrik maka kualitas energi listrik yang dikirimkan semakin buruk. Sistem distribusi listrik di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau memiliki jaringan radial dengan jarak distribusi yang mencapai 200 kms. Berdasarkan simulasi ETAP 7.5.0 tegangan jatuh terbesar di jaringan tegangan menengah mencapai 41% dan di jaringan tegangan rendah 30%. Sebagai upaya untuk meminimalisir tegangan jatuh di sistem distribusi, pada analisis penelitian ini dilakukan rekonduktor dan pemasangan kapasitor bank. Dengan menggunakan ETAP 7.5.0 hasil tegangan jatuh dengan rekonduktor menjadi 40,05% sedangkan dengan kapasitor bank menjadi 35%. Setelah pemasangan kapasitor bank, tap transformator terendah dilakukan untuk mengatasi pengunaan AVR di jaringan tegangan rendah. Hasilnya untuk Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, dan bunut penggunaan AVR tegangan rendah dapat diatasi. Selain menggunakan perhitungan simulasi ETAP 7.5.0 dilakukan pula perhitungan manual yang hasilnya mendekati dengan hasil simulasi. Untuk jenis dimensi konduktor yang dipakai pada jaringan tegangan menengah sudah sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : Jatuh Tegangan, ETAP 7.5.0, Sistem Distribusi, Rekonduktor, Kapasitor Bank  Abstract Drop voltage is the one of problem in delectrical distribution system. It is usually caused by the long distance between electrical power station to the load. Quality of electrical power system become worse as the drop voltage in distribution increased.  Electrical distribution system in Pelalawan, Province of Riau has radial system with the longest distance reach 200 kms. Based on ETAP 7.5.0 simulation, drop voltage in electrical distribution of Pelalawan at midle voltage is 41% and at low voltage is 30%. Analysis of reconductor and instalation of capacitor bank were conclude in this research report to reduce drop voltage in Pelalawan’s electrical distribution system. The result of analysis based on ETAP 7.5.0 showed that the drop voltage in Pelalawan’s electrical distribution system decreaced to 35%. To revise the using of low voltage AVR, the lowest value of tap transformers is done after instalation of Capacitor Bank. The result show that the using of low voltage AVR in District of Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, and Bunut can be overcome. The Manual analytisis also showed the close value of drop voltage to the simulation of ETAP 7.5.0. Reconducting by selection dimention of conductor was carried out according to technical requirement. Keywords : Drop Voltage, ETAP 7.5.0, Distribution System, Reconductor, Capacitor Bank
ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN PHOTOVOLTAIC DISTRIBUTED GENERATION (PV-DG) TERHADAP KEANDALAN PADA FEEDER MRA01 DI GARDU INDUK MRICA Sinaga, Frans May Daniel; Hermawan, Hermawan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.498 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.449-456

Abstract

Saat ini tenaga listrik menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga kontinuitas penyediaan tenaga listrik menjadi tuntutan yang semakin besar dari konsumen. Berdasarkan data catatan teknik di PT PLN (Persero) Rayon Banjarnegara pada tahun 2016 penyulang MRA01 mengalami pemadaman sebanyak 28 kali/tahun, dengan total lama padam 26,41 jam/tahun, hal ini tentunya cukup mengganggu kontinuitas penyaluran energi listrik pada penyulang MRA01 ke konsumen. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu adanya studi tentang perhitungan tingkat keandalan sistem tenaga listrik pada penyulang MRA01. Pada penelitian ini akan dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI,  SAIDI, CAIDI, ENS, AENS) pada penyulang MRA01 saat kondisi PV-DG tidak terpasang dan terpasang. Perhitungan besarnya indeks keandalan dilakukan dengan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA), selanjutnya hasil perhitungan akan dibandingkan dengan hasil simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0. Indeks keandalan yang didapat berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi PV-DG tidak terpasang, nilai SAIFI sebesar 5,016 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 18,323 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,652 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 133,123 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,005333 MWh/pelanggan. Indeks keandalan saat kondisi PV-DG terpasang, nilai SAIFI sebesar 3,32 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 12,41 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,74 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 87,648 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,003511 MWh/pelanggan.
ANALISIS JATUH TEGANGAN GENERATOR BIOMAS DAN BIOGAS PADA PENGEMBANGAN JARINGAN LISTRIK DI KABUPATEN PELELAWAN Primastha, Bayu; Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.5 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.501-508

Abstract

Abstrak Kondisi kelistrikan di Kabupaten Pelalawan pada saat ini bahwa suplai daya yang dikelola oleh PLN mencapai 18,3 MW dan baru bisa melayani sekitar 34.260 rumah tangga atau ratio elektrifikasi sebesar 37,11%. Pembangkit terdistribusi adalah suatu pembangkitan yang dipasang di jaringan distribusi untuk mengurangi jatuh tegangan dan rugi daya yang timbul karena impedansi saluran. Lossess merupakan suatu permasalahan yang terjadi pada penyaluran energi listrik. Dalam tugas akhir ini dilakukan pengembangan jaringan listrik dengan pemasangan generator biomas dan biogas untuk mengurangi nilai jatuh tegangan pada Kabupaten Pelalawan. Dengan pemasangan generator biomas dan biogas, nilai jatuh tegangan pada Kabupaten Pelalawan dapat direduksi. Hasil simulasi pengembangan jaringan listrik menunjukkan bahwa nilai jatuh tegangan terendah pada Kabupaten Pelalawan sebesar 19,535 KV dengan presentasi rugi tegangan sebesar 6% dan belum memenuhi standar PLN 72 tahun 1987. Setelah dilakukan pemasangan generator biomas dan biogas nilai jatuh tegangan menjadi sebesar 19,638 KV dengan presentasi rugi tegangan sebesar 5% dan sudah memenuhi standar PLN 72 tahun 1987.                                                                                                              Kata kunci :     Pembangkit Terdistribusi, Jatuh tegangan, Generator biomas dan biogas, Standar PLN 72 Tahun 1987, Kabupaten Pelalawan.  Abstract Existing condition in Pelalawan supply energy managed by PLN reached 18.3 MW and can only serve about 34 260 households or electrification ratio of 37.11%. Distributed Generation (DG) is a generation that installed in distribution network to reduce drop voltage and power losses that arise because of line impedance. Lossess is a  problem that occure in electric energy distribution. Therefore is needed a method to overcome the problems that occur on the electrical network.  In this final assignent, author make a design of the electricity network with the installation of biomass and biogas generators to reduce the value of the voltage drop and power loss in Pelalawan Regency. With the installation of biomass and biogas generators, the value of the voltage drop across Pelalawan Regency can be reduced. The simulation results show from author design that the value of the condition of the lowest  voltage drop at Pelalawan is 19,535 KV and presentation from drop voltage is 6%, not enough yet from Standards PLN 72 1987. After the installation of biomass and biogas generator voltage drop is 19,638 KV and presentation from drop voltage is 5%,and already meets the Standards PLN 72 1987. Keyword :            Distributed Generation,  Voltage Drop, Generator Biomas and Biogas, Standard PLN 72 1987 Pelalawan Regency
PRAKIRAAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK TAHUN 2016 – 2020 PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT AREA PELAYANAN DAN JARINGAN (APJ) TEGAL DENGAN METODE GABUNGAN Nurjanah, Ikha; Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.634 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.49-55

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi suatu daerah dapat mempengaruhi penggunaan energi listrik. Penyediaan energi listrik harus diperhitungkan sehingga energi listrik dapat tersedia dalam jumlah sesuai kebutuhan. Prakiraan kebutuhan energi listrik digunakan sehingga energi listrik dapat tersedia secara optimal. Penelitian ini merancang prakiraan kebutuhan energi listrik yang penelitiannya dilakukan di APJ Tegal untuk masa prakiraan tahun 2016 hingga 2020. Metode yang digunakan adalah metode Gabungan. Metode ini menggabungkan beberapa model seperti ekonometri, kecenderungan, dan analitis dengan pendekatan sektoral yaitu suatu pendekatan yang mengelompokan pelanggan menjadi 4 sektor (rumah tangga, bisnis, umum, dan industri) dimana dalam perhitungannya menggunakan bantuan software Matlab. Prakiraan ini didasarkan pada pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan pertumbuhan rumah tangga daerah setempat. Data yang digunakan adalah pertumbuhan selama lima tahun sebelumnya. Hasil peramalan berupa prakiraan konsumsi energi (MWh), jumlah pelanggan, kebutuhan energi total yang harus diproduksi (MWh), dan beban puncak (MW). Hasil prakiraan menggunakan metode Gabungan menujukkan kenaikan  jumlah pelanggan sebesar 1,94% per tahun. Konsumsi energi listrik pada tahun 2020 sebesar 2.146.344,024 MWh dengan kenaikan rata-rata tiap tahunnya sebesar 6,32%. Total kebutuhan energi yang dibutuhkan pada tahun 2020 sebesar 2.291.039,701 dimana beban puncak APJ Tegal pada tahun 2020 sebesar 398.63MW.
KONVERTER ARUS SEARAH TIPE BUCK DENGAN RANGKAIAN PEMICU MIKROKONTROLLER ARDUINO UNTUK APLIKASI GENERATOR TERMOELEKTRIK Mashduuqi, Ali; Facta, Mochammad; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.201 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.853-860

Abstract

Generator termoelektrik merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang mudah untuk didapatkan. Modul termoelektrik dapat mengkonversi  energi panas menjadi energi listrik tegangan arus searah, energi listrik tegangan arus searah ini dapat digunakan sebagai sumber energi listrik. Penggunaan konverter arus searah pada generator termoelektrik termasuk dalam aplikasi daya rendah (Low Power Application).  Dalam Tugas Akhir ini, dirancang konverter arus searah tipe buck dengan menggunakan kontroller arduino sebagai rangkaian pembangkit sinyal PWM dalam kondisi tanpa umpan balik dan dengan umpan balik tegangan. Umpan balik tegangan mampu menjaga nilai tegangan pada nilai yang dikehendaki. Berdasarkan hasil pengujian, rangkaian konverter arus searah tipe buck dapat menghasilkan tegangan dalam kondisi loop terbuka dengan nilai efisiensi rata-rata sebesar 80,16% . Berdasarkan hasil pengukuran, rangkaian buck converter dengan umpan balik  tegangan, nilai tegangan keluaran dapat dijaga pada nilai 4-5 Volt  dengan tegangan keluaran rata-rata sebesar 4,45 Volt dengan nilai efisiensi rata-rata buck converter dengan umpan balik sebesar 81.68%.
PRAKIRAAN BEBAN PUNCAK RAYON KOTA CIREBON TAHUN 2015 – 2019 MENGGUNAKAN METODE SIMPLE-E Wijaya, Rifqi; Winardi, Bambang; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.256 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.491-497

Abstract

Ketersediaan energi listrik merupakan faktor yang sangat penting dalam rangka melakukan pembangunan suatu daerah karena dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan kondisi existing kelistrikan Kota Cirebon tahun 2015 pembebanan transformator Gardu Induk Cangkring 1×30 MVA dan Gardu Induk Sunyaragi 3×60 MVA sudah mendekati 70% sehingga perlu di evaluasi 4-5 tahun kedepan. Dalam rangka melakukan analisis ketersediaan transformator Gardu Induk Cangkring dan Sunyaragi dari tahun 2015–2019, maka perlu diproyeksikan terlebih dahulu kebutuhan beban puncak di Kota Cirebon dari tahun 2015 sampai tahun 2019 menggunakan software Simple-E dengan mengembangkan model Ordinary Least (OLS) dan DKL 3.2. Dari hasil proyeksi menggunakan software Simple-E, total beban puncak dari tahun 2015-2019 berturut-turut adalah 100,7 MVA; 108,5 MVA; 116,8 MVA; 125,5 MVA; dan 135 MVA. Dengan melakukan pembebanan maksimal 80% pada transformator Gardu Induk Cangkring dan Sunyaragi, ketersediaan transformator tahun 2015-2017 masih mencukupi, sedangkan tahun 2018 dan tahun 2019 mengalami kekurangan masing – masing sebesar 6 MVA dan 15 MVA. Berdasarkan hasil tersebut, maka disarankan untuk melakukan penambahan transformator 1×60 MVA di Gardu Induk Cangkring.
ANALISIS PENGARUH DISTRIBUTED GENERATION (DG) TERHADAP INDEKS KEANDALAN PADA PENYULANG MRA05 BANJARNEGARA Bekti, Rizky Catur; Hermawan, Hermawan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.741 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.116-122

Abstract

Tingkat keandalan pada sistem distribusi dapat dilihat dari frekuensi terjadinya pemutusan beban, lama gangguan yang terjadi, dan waktu untuk pemulihan gangguan. Berdasarkan data dari PT PLN (Persero) Rayon Banjarnegara Penyulang MRA05 memiliki 4 buah DG dan selama tahun 2016 mengalami pemadaman sebanyak 15 kali/tahun, dengan total lama padam 38,68 jam/tahun, hal ini tentunya cukup mengganggu kontinuitas penyaluran energi listrik pada Penyulang MRA05. Berdasarkan permasalahan tersebut pada penelitian ini akan dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI,  SAIDI, CAIDI, ENS, AENS) pada penyulang MRA05 saat kondisi DG tidak terpasang dan terpasang. Perhitungan besarnya indeks keandalan dilakukan dengan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA) ,selanjutnya hasil perhitungan akan dibandingkan dengan hasil simulasi menggunakan  software ETAP 12.6.0  0  Indeks keandalan yang didapat berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi DG tidak terpasang, nilai SAIFI sebesar 2,96228 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 9,1185 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,078 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 42,1842 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,00358  MWh/pelanggan. Indeks keandalan saat kondisi DG terpasang, nilai SAIFI sebesar 2,96228 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 7,567 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 2,5546 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 35,11578 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,0029 MWh/pelanggan.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abdul Syakur Adevia Arva Puspa, Adevia Arva Adhi Warsito Aditya Teguh Prabowo Agung Nugroho Agung Nugroho Agung Warsito Ajub Ajulian Zahra Macrina Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Ajub Ajulian ZM Al Manshur, Rif'an Andang Purnomo Putro, Andang Purnomo Anhar Ashari AP Hendra Pradana Arga Mahardika Arifan Nurdani, Imam Aris Triwiyatno Arnes Yuli Vandika Arsanto, Fariz Hasbi Assyidiq, Muhammad Alfin Bayu Primastha, Bayu Bekti, Rizky Catur Cahya, Galuh Indra Cahyo Wicaksono Catur Widiatmoko D, Abraham Bayu Danang Widyanarko, Danang Demas Dwiyan Wahyanto, Demas Dwiyan Denis Denis Denis Denis Dinda Hapsari Kusumastuti, Dinda Hapsari Dito Anurogo, Dito Eko Handoyo Enda Wista Sinuraya Erlin Dolphina Erwin Adriono Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Faiz Muqorrir Kaaffah Fajar Sihombing, Fajar Fatima Suatrat Gumelar, Yulianto Agung Guspan Hidi Susilo Hafiizh, Naufal Hamirul Hamirul Hermawan Hermawan Heru Winarno Hidayat, Fian I Ketut Suada Ikha Nurjanah, Ikha Imam Arifan Nurdani Imam Santoso IMAM SANTOSO Ismi Dina Solikha Iwan Setiawan Jaka Windarta Jayabadi, Dennis Satria Wahyu johar pradityo, johar Joko Windarto Joni Joni Judijanto, Loso Juli Setiawan, Juli Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto Karnoto . Krisna Zain Murtafi' Kurnanda Rizky Aditama, Kurnanda Rizky Kurniawan Fitrianto Laksono, Tegar Ubo M. Yudi Nugroho Makarim, Alam Afif Mardikawati, Budi Marlia Susanti, Marlia Masaji, Masaji Mashduuqi, Ali Meigy Restanaswari Kartika, Meigy Restanaswari Milzam Andali Lababan, Milzam Andali Mochammad Facta Mohammad Magna Mensani Muhamad, Agung Tryono Muhammad Alvin Ridho, Muhammad Alvin Muhammad Azhar Irwansyah Muhammad Fadly Yudhistira Taufik Muhammad Fayyadl Muhammad Hasnan Albab, Muhammad Hasnan Muhammad Rizal Arfianto Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Muhammad Yahya Mustafa, Fandy Nizam, Zain Nugroho, Agung Oding Oding P, Nanang Bagus Pradipika, Charisma Lingga Prasetyo Kristiono Nugroho Prawira, Andre Barry Prayogo, Wisnu Purwanto, Aji Putra, Adhitya Indrajaya Ragil Adi Nugroho Reifeldi, Haikal Alfaro Ricky Salpanio Rita Rahmawati Rizal Fahmi Saefuddin Rizky Pranata Budiono, Rizky Pranata Rocha, Thiago Santoso, Imam Saputro, Jonatan Martino Windi Sigit Wisnu Habsoro Sinaga, Frans May Daniel Singgih Mustiko Aji Siwi, Yordan Raka Soelistianto, Farida Arinie Sophia Rahmi Sudjadi Sudjadi Sudjadi Suroso, Segal Mancini Susatyo Handoko Syamsiar, Syamsiar Tedjo Sukmadi Tedjo Sukmadi Tejo Sukmadi Thariq Fathony Aziz, Thariq Fathony Tri Ujianto, Tri Trias Andromeda Weraman, Pius Wicaksena, Abimanyu Guntur Wijaya, Rifqi Wijaya, Yogi Anastra Danu Windarta, Jaka Wisna Dwi Ariani Wisnu Aji Nugrahadi, Wisnu Aji Yosua Alvin Adi Soetrisno Yulianto, Agam Zwingli Hilkia Batubara