Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Endang Sasmita; Yarmaidi Yarmaidi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.863 KB)

Abstract

The purpose of this study was todetermine the effect of Problem Based Learning model to the learning outcomes of Geography Grade X of SMA Negeri 7 Bandar Lampung Academic Year 2014/2015. The method used in this research was a quasi-experimental methods . The population was class X SMA Negeri 7 Bandar Lampung with 197 students, 64 students as sample that was obtained by purposive sampling technique. Collecting the data was using the test. Analysis of the data used the test of independent samples t test. Results of data analysis obtained significant difference of average value of the gain on the class that given treated model Problem based learning and the class with speech method, which are experimental class is higher than the control class. Therefore we can conclude the learning process using a model of Problem Based Learning influenced the learning results of students in Geography learning.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar geografi Kelas X di SMA Negeri 7 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode yang di gunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 7 Bandar Lampung sebanyak 197 siswa, Jumlah sampel sebanyak 64 siswa diperoleh dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes. Analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil analisis data diperoleh adanya perbedaan yang signifikan rata-rata nilai gain pada kelas yang diberi perlakuan model Problem Based Learning dan pada kelas yang diberi perlakuan metode ceramah, dimana kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan proses pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi.Kata kunci: problem based learning, hasil belajar, penerapan model pembelajaran.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tegalan Di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Tahun 2018 Neng Rita Nuraeni; Yarmaidi Yarmaidi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.067 KB)

Abstract

This study aims to evaluate the suitability of tegalan based on the physical criteria of tegalan in Sukoharjo Subdistrict, Pringsewu Regency in 2018. This study used the overlay method and descriptive research with scoring calculations. The population in this study were all land units. Data collection was done through documentation and field surveys. Data analysis used spatial analysis with scoring techniques.The results showed that the suitability level of tegalan had three land suitability classes; S1, S2, and S3 classes. The land suitability evaluation class assessment includes the S1 class (Correctly Appropriate), S2 (Appropriate), S3 (Appropriate Marginal), and N (Not Appropriate).Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan tegalan berdasarkan kriteria fisik lahan tegalan di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode overlay dan penelitian deskriptif dengan perhitungan scoring. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh satuan lahan yang berjumlah 34 jenis satuan lahan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, survey lapangan. Analisis data yang digunakan analisis keruangan dengan teknik scoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan tegalan memiliki tiga kelas kesesuaian lahan yaitu kelas S1, S2, dan S3. Penilaian kelas evaluasi kesesuaian lahan meliputi kelas S1 (Sangat Sesuai), S2 (Cukup Sesuai), S3 (Sesuai Marginal), dan N (Tidak Sesuai).Kata kunci: evaluasi, kesesuaian lahan, tegalan 
KAIN SONGKET DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DAERAH PALEMBANG DI MUARA PENIMBUNG ULU Novi Sri Rizki Rukmana; Yarmaidi Yarmaidi; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.698 KB)

Abstract

Songket is one of the culture from Palembang. The aim of this study is to assess the perception of songket in preserving local culture in Palembang by artisans, public figure, and the society. This research used a descriptive research method with a cultural approach. Collecting data is done through interview with artisans, public figure, Muara Penimbung Ulu society, literature studies and observations of songket in Palembang. The result of this research showed that (1) the condition of climate is classified as climate D, (2) songket has been 22 motifs, (3) perception of artisans are learning songket is a tradition from one generations to the next generations, function and motif can be added as much as needed, (4) songket has changed and developed, that is public figures perceptions, (5) publics perception is motif of songket has increased continually.Kain tenun songket adalah salah satu bagian dari hasil budaya masyarakat Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang persepsi kerajian tenun songket dalam upaya pelestarian budaya daerah Palembang oleh pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Kajian penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kebudayaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengrajin, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Muara Penimbung Ulu serta studi literatur dan observasi atas songket Palembang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) keadaan iklim tergolong iklim D, (2) songket telah terdaftar ada 22 jenis motif, (3) persepsi pengrajin yaitu pembelajaran songket yang merupakan tradisi secara turun temurun, penambahan ragam fungsi dan ragam motif sangat diperlukan, (4) persepsi tokoh masyarakat yaitu songket saat ini mengalami perubahan atau perkembangan, (5) persepsi masyarakat yaitu ragam motif songket semakin bertambah.Kata kunci: budaya, palembang, songket.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Budidaya Tanaman Buah Naga Di Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat Monika Sari; Yarmaidi Yarmaidi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.882 KB)

Abstract

The aim of this research is to investigate the evaluation of land suitability for the cultivation dragon fruit plants in Yosomulyo Village Metro Pusat District. This research used survey method with the land unit as the unit of analysis. In this research, the land was obtained from the overlapping between the land use map, slope map, soil map, and geology map. The populations of this research were 5 land units, sample taken 50% from the populations which are 3 land units spreading in Yosomulyo Village Metro Pusat District. Document, observation, and laboratory analysis was administrated as the data collecting tech. Data analysis used scoring technique with adjust of parameter and suitability land class until obtained suitability land map form cultivation dragon fruit plants.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang evaluasi kesesuaian lahan untuk budidaya tanaman buah naga di wilayah Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat.Penelitian ini menggunakan metode survey dengan satuan lahan sebagai unit satuan analisisnya. Dalam penelitian ini satuan lahan diperoleh dari hasil tumpang susun antara peta penggunaan lahan, peta kemiringan lereng, peta jenis tanah, dan peta geologi. Populasi terdiri dari 5 satuan lahan dan sampel diambil 50% dari populasi yaitu sebanyak 3 satuan lahan yang tersebar di wilayah Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan analisis laboratorium. Teknik analisis data untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan menggunakan teknik skoring dengan mencocokkan parameter dan kelas kesesuaian lahan sehingga didapatkan Peta Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Tanaman Buah Naga.Kata kunci : buah naga, evaluasi, kesesuaian lahan.
Faktor Penyebab Pernikahan Usia Muda di Pekon Pagarbukit Tahun 2016 Arief Pratama; Trisnaningsih Trisnaningsih; Yarmaidi Yarmaidi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.555 KB)

Abstract

The study aims to determine the factors that cause marriage at a young age in Pekon Pagarbukit Bangkunat Belimbing District Pesisir Barat  in 2016. The method in this study used descriptive research. The population in this study is young married perpetrators who numbered 58 people. Data collecting using questionnaire, interview and documentation. Data analysis used percentage tables as the basis of interpretation and is described as research report. The results of this study show that (1) the majority of the population who married at the young age due to the low education of parents, (2) some young marriage to the low level of education of young married offenders, (3) Some also due to the low level of family economy (4) some are due to the assumption that  unmarried girls are considered as family disgrace and promiscuity.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan pada usia muda di Pekon Pagarbukit Kecamatan Bangkunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat tahun 2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah pelaku nikah muda yang berjumlah 58 jiwa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel persentase sebagai dasar interpretasi dan dideskripsikan sebagai laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebagian penduduk yang menikah pada usia muda dikarenakan rendahnya pendidikan orang tua, (2) Sebagian pernikahan usia muda dikarenakan rendahnya tingkat pendidikan pelaku nikah muda, (3) Sebagian juga ada yang dikarenakan rendahnya tingkat ekonomi keluarga (4) dan ada pula yang dikarenakan adanya anggapan jika anak gadis belum menikah dianggap sebagai aib keluarga dan pergaulan bebas. Kata Kunci: faktor penyebab, pernikahan, usia muda
Pemetaan Objek Wisata di Wilayah Kabupaten Pesawaran Tahun 2017 Imam Ahmad Mustain; Yarmaidi Yarmaidi; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.097 KB)

Abstract

This study aims to examine the mapping of attractions in the area of Pesawaran District. This study uses survey research methods. The object of this research is geospatial data about tourist objects. The research subject is the area of tourism objects. Data collection with documentation and observation techniques. Data analysis techniques are carried out by means of quantitative data analysis. The results of this study indicate: (1) There are 43 locations of attractions in Pesawaran District. (2) Accessibility to tourism objects in the Pesawaran District area is calculated using 3 parameters, namely travel time, road conditions, transportation network. Through these 3 parameters, it is known that accessibility to tourism objects in the Medium category. (3) The pattern of distribution of tourism objects in Pesawaran Regency is the Uniform pattern. Where is the average distance between attractions that are not too far and not too close together.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pemetaan objek wisata di wilayah Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Objek penelitian ini berupa data geospasial tentang objek wisata. Subjek penelitian yaitu daerah objek-objek wisata. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara analisis data secara kuantiatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Terdapat 43 lokasi objek wisata di wilayah Kabupaten Pesawaran. (2) Aksesibilitas menuju objek wisata di wilayah Kabupaten Pesawaran  dihitung menggunakan 3 parameter yakni waktu tempuh, kondisi jalan, jaringan trasportasi, Melalui 3 parameter tersebut diketahui asesibilitas menuju objek wisata dalam kategori Sedang. (3) Pola sebaran objek wisata di Kabupaten Pesawaran adalah pola Seragam. Dimana jarak rata-rata antar objek wisata yang tidak terlalu jauh dan tidak terlau berdekatan.Kata kunci: objek wisata, pemetaan, pesawaran
Hubungan Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Geografi SMA Taman Siswa Bandar Lampung Dina Yunita; Sudarmi Sudarmi; Yarmaidi Yarmaidi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.07 KB)

Abstract

This study aims to determine the relationship of the use of the Internet as a source of learning geography on student geography learning achievement in Taman Siswa High School Bandar Lampung. The research method is yaitukorelasi with quantitative approach. Data collection is questionnaire and documentation. Data analysis method used descriptive percentage, and inferential statistical analysis with product moment pearson correlation. The results showed that there is a positive and significant relationship between the use of the Internet as a source of learning geography with learning achievement. This is indicated by the correlation coefficient obtained rhitung value of 0.4937, note that rhitung larger than rtabel (0.4937 0.2609).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan internet sebagai +sumber belajar geografi terhadap prestasi belajar geografi siswa di SMA Taman Siswa Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yaitu korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan deskriptif presentase, dan analisis statistik inferensial dengan korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar geografi dengan prestasi belajar. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien korelasi yang diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4937, diketahui bahwa rhitung lebih besar dari rtabel (0,4937 0.2609).Kata Kunci: pemanfaatan internet, prestasi belajar, sumber belajar
PENYEBAB MENURUNNYA PELAKSANAAN BEGAWI PADA PERKAWINAN SUKU LAMPUNG Ria Septina; Yarmaidi Yarmaidi; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.382 KB)

Abstract

This research was aimed at investigating the causal factors of decline for Begawi ritual application at the meriage of Lampungnese of Abung pepadun tribe in Kotabumi Ilir district. The methods of this research were Analitical descriptive. The population were fifty five persons contains of ordinary merriage rituals perfomers and their parents. The data colllecting technique were used of obsevation, interview and documentation. The data analysis used table analysis in form of percentage. The result of this research showed that (1) Majority (94%) respondences stated that the factor the factor of high budget was the most influent, (2) Most of (75%) stated that another causal factor was long duration for the application, (3) for (68%) stated that the factor of cultural value drifting also influenced and (4) for the amount of (77%) agreed that none of social interaction the people who were not doing Begawi ritual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penurunan Begawi pada upacara perkawinan masyarakat suku Lampung Abung di Kelurahan Kotabumi Ilir. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 54 orang yaitu pelaku dan orang tua perkawinan biasa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis tabel dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1). Mayoritas (94%) responden menyatakan faktor mahalnya biaya menjadi penyebab, (2) Sebagian besar (75%) menyatakan faktor lamanya waktu pelaksanaan menjadi penyebab, (3) sebagain besar (68%) menyatakan faktor pergeseran tata nilai budaya menjadi penyebab, dan (4) mayoritas (77%) menyatakan faktor interaksi sosial tidak menjadi penyebab mereka tidak melaksanakan Begawi.Kata kunci : begawi, lampung, penurunan
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Terhadap Hasil Belajar Geografi Feby Lestari; Yarmaidi Yarmaidi; Edy Haryono
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.443 KB)

Abstract

This research aims to analyze the differentiate between two learning outcomes that came from two different class with two different method. The first method that has been used is make a match and the second one is conventional method. In this research we use a method that called an quasi experiment. The population that we used in this research are the student that include in two classes XI A and XI B. The data collection technically have been done by doing some test, documentation and observation. The result of data collection will be analyze by T-test.  Lastly, the result of this research conclude that there is a differentiate between make and match method that applied in class XI A and the conventional method that applied in class XI B.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis  perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pmbelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI A dan siswa kelas XI B. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pembelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata kunci: aktivitas, hasil belajar geografi, model make a match
Analisis Pola Konsumsi Keluarga Buruh Tani Singkong dan Buruh Penyadap Karet Ivory Rizky Dianita; Buchori Asyik; Yarmaidi Yarmaidi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.464 KB)

Abstract

The aims of the study were to analyze and describe the consumption pattern of the families belonging to cassava and rubber laborers in in Sawojajar village. This research used comparative descriptive method. The data analysis employed was descriptive statistic. The findings revealed that (1) The total income of both workers is under Lampung UMP, the families of cassava laborers and families of rubber laborers; (2) Food and non-food consumption of the rubber laborers families were more fulfilled than food consumption of the cassava laborers families; (3) The welfare rate of rubber laborers workers is higher than that of cassava laborers because the percentage of food consumption is smaller than the total expenditure.Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menggambarkan pola konsumsi keluarga buruh tani singkong dan buruh penyadap karet di Desa Sawojajar. Metode penelitian yaitu metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pendapatan total kedua buruh berada dibawah UMP Lampung, baik keluarga buruh tani singkong maupun keluarga buruh penyadap karet; (2) Konsumsi makanan dan nonmakanan keluarga buruh penyadap karet lebih terpenuhi dibandingkan keluarga buruh tani singkong; (3) Tingkat kesejahteraan keluarga buruh penyadap karet lebih tinggi dibandingkan buruh tani singkong dikarenakan persentase konsumsi makanan lebih kecil daripada total pengeluaran.Kata kunci: kesejahteraan buruh tani, pendapatan, pola konsumsi.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Admi Syarif Agustina, Risa Andi Setiawan Andi Setiawan Andrahan, Ova Anggun Srirahayu Anggun Srirahayu, Anggun Annisa Putri Anura, Harti Karatana Anwar, Frastika Eryesma Arief Pratama Arief Pratama Aristoteles, Aristoteles Asiah, Siti Nur Astarina, Novi Astuti, Eka Widiya Buchori Asyik Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Daniel Pakpahan Daniel Pakpahan, Daniel Dedy Miswar Della Triandini Dhanty, Sinta Rahma Dian Febrintina S Dian Utami, M.Pd. Dianita, Ivory Rizky Dina Yunita Dina Yunita, Dina Dwi Hastuti Edy Haryono Eka Purnama Sari Eka Purnama Sari, Eka Purnama Eka Widiya Astuti emil azhari rais Emtizal Saprodi Emtizal Saprodi, Emtizal Endang Sasmita Endang Sasmita, Endang Eni Nuraini Erva Septi Rindiantika Eva Nurjannah Evi Mivtahul Khoirullah Evi Mivtahul Khoirullah, Evi Mivtahul Feby Lestari Firgianti, Windaru Septina Frastika Eryesma Anwar Gede Mustika Gusti Bina Sari Hamid, Imam Abiyyu Harti Karatana Anura Husni Yusuf Husni Yusuf, Husni I Gede Sugiyanta Ika Yudaningsih Imam Ahmad Mustain Indah Sari, Intan Putri Nur Indrayani, Inten Intan Putri Nur Indah Sari Inten Indrayani Irma Lusi Nugraheni Ivory Rizky Dianita Jesicca Reza Utari Khalimah, Nur Kholisoh, Neng Nur Lesmana, Ade Lestari, Feby Lestari, Linda Linda Lestari Mahfudziah, Mahfudziah Marhaeni Eka Permatasari Martini Martini Mayasari, Merisa Mochamad Rizwan Monika Sari Mudinillah, Adam Muhammad Rido Muhammad Thoha B.S. Jaya Muhammad Thoha B.S. Jaya, Muhammad Thoha Mustain, Imam Ahmad Mustika, Gede Mustika, Winda Nani Suwarni Neng Rita Nuraeni Neti Betria Sari Neti Betria Sari, Neti Betria Ningtyas, Ardilla Ayu Novi Sri Rizki Rukmana Noviyanti Anita Wulandari Nur Khalimah Nuraeni, Neng Rita Nuraini, Eni Nurjannah, Eva Nurmeitama Indah Wiladatika Oktareza, Saprama Eric Ova Andrahan Pargito Pargito Peristianika Peristianika Peristianika Peristianika, Peristianika Permatasari, Marhaeni Eka Rahma Kurnia Sri Utami rais, emil azhari Reno Deri Yasta Ria Septina Rindiantika, Erva Septi Rizwan, Mochamad Rosana Rosana S, Dian Febrintina Salsabilla, Annisa Saprama Eric Oktareza Saputra, Surya Dwi Sari, Monika Sasmita, Sila Septina, Ria Shilviana Khoirunnisa Shilviana Khoirunnisa, Shilviana Sila Sasmita Siti Marhamah, Siti Siti Nur Asiah Sri Fitriani Sri Fitriani, Sri Sudarmi Sudarmi Sugeng Widodo Sugeng Widodo Sumadi Sumadi SUMADI SUMADI Supatmiatun Supatmiatun Supatmiatun, Supatmiatun Tri Wulandari TRI WULANDARI Triandini, Della Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Trisnaningsih Utami, Rahma Kurnia Utami, Rahma Kurnia Sri Utari, Jesicca Reza Wijaya, Nyokro Mukti Wiladatika, Nurmeitama Indah Wulanayu, Putri Dwi Yasta, Reno Deri Yeni Yusmalia Yusmalia, Yeni Zahra, Rizka Aulia Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain