Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Quipper School terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Kinali Ida Rosanti; Iswantir M; Afrinaldi Afrinaldi; Charles Charles
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1360

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Quipper School learning media on students' interest and learning outcomes in PAI subjects. The method used in this study was a Quasi Experiment with The Static Group Comparison design: Randomized Control Group Only Design by applying Quipper School learning media to an experimental class of 35 people and a control class of 36 people. Research data on student interest and learning outcomes were collected by means of questionnaires and tests, then analyzed using the Manova test with the help of SPSS version 22. The findings of this study are hypothesis testing, 1) There is an influence of Quipper School learning media on student learning interest in subjects PAI at SMAN 1 Kinali. Obtained from a significance value smaller than 0.05, namely 0.000 <0.05, which means a significant effect. The results showed that the average score of students' interest in learning in the control class was 67, while the average score of interest in learning in the experimental class was 87, which was in the very high category. 2) There is an influence of Quipper School learning media on student learning outcomes in PAI subjects at SMAN 1 Kinali. Obtained from a significance value smaller than 0.05, namely 0.000 <0.05, which means a significant effect. The results showed that the average score of student learning outcomes in the control class was 67 while the average score of interest in learning in the experimental class was 85. There was a significant difference between the control class and the experimental class. 3) There is an influence of Quipper School learning media on students' interest and learning outcomes in PAI subjects at SMAN 1 Kinali. The results showed that the value of ????ℎi????????????g = 86,904 with ???????????????????????? = 3.29 (????ℎi????????????g > ????????????????????????) Thus ????0 is rejected and accepts 1.0.
Kepribadian Anak Di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Makmur Nunang Kelurahan Nunang Daya Bangun Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Rahma Esa; Charles Charles
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.274 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v2i1.205

Abstract

Penelitian ini beranjak dari kepribadian peserta didik yang kurang baik di TPQ makmur Nunang, banyaknya peserta didik yang kurang sopan kepada guru serta sering membantah apa yang dikatakan oleh guru, kurangnya komunikasi yang terjadi antara guru dan orang tua peserta didik, kurangnya perhatian dari orang tua, pengaruh lingkungan dan teman sebaya yang sangat besar terhadap kepribadian peserta didik TPQ makmur Nunang. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan beberapa temuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian anak di TPQ Makmur Nunang memang kurang baik faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian peserta didik tersebut adalah faktor lingkungan dan kurangnya perhatian yang diberikan oleh orang tua dikarenakan kesibukan orang tua untuk bekerja di pasar membuat orang tua jarang untuk bisa berkomunikasi secara intens bersama anaknya di rumah serta lingkungan pasar dan teman sebaya yang berpengaruh besar terhadap kepribadian peserta didik setiap harinya.
Pendidikan Karakter Dalam Al-Qur'an Surah Al-Isra Ayat 23-30 Menurut Tafsir Al-Azhar Messy Messy; Charles Charles
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.723 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v2i1.206

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah prihatin melihat kondisi dunia pendidikan di Indonesia. Jauh dari nilai-nilai karakter yang dirancang oleh pemerintah. Sehingga peserta didik terjebak dalam kemerosotan moral. Untuk memahami konsep pendidikan karakter dalam QS Al-Isra ayat 23-30 menurut Tafsir Al-Azhar. Sekaligus memahami metode dalam melaksanakan pendidikan karakter. Sehingga bisa menjadi referensi dalam membangun pendidikan karakter di Indonesia. Dalam penyusunan skripsi ini, jenis penelitian yang digunakan berdasarkan tempat aktivitasnya adalah studi kepustakaan. Penelitian yang seluruh datanya bersumber dari informasi tertulis berupa naskah, buku, poto, dokumen, dan lain-lain. Sumber tersebut memiliki hubungan dengan topik yang ingin dikaji secara rinci. Yaitu konsep pendidikan karakter dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 23-30 menurut Tafsir Al-Azhar. Setelah dilakukan pengkajian secara rinci dari berbagai referensi yang ada. Didapatkan hasil penelitian bahwa pengkajian yang dilakukan Hamka menggunakan metode tahlili (analisis). Berdasarkan pada Al-Qur’an dan hadis, keputusan sahabat dan tabi’in, penggunaan syair, dan menggunakan analisis bil ma’tsur. Secara menyeluruh, konsep pendidikan karakter menurut Tafsir Al-Azhar unik dan memiliki ciri khas tersendiri. Sebab, menggunakan pendekatan sejarah, sosiologis, tasawuf, ilmu kalam, sastra, dan psikologi.
Implementasi Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Mata Pelajaran PAI Kelas X Di SMAN 1 Kecamatan Kapur IX Nurul Aisyah; Charles Charles; Iswantir Iswantir; Arman Husni
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.71 KB) | DOI: 10.58192/sidu.v2i1.515

Abstract

The background of this research is that not all students can understand this problem-based learning, and also not all students are able to think actively in solving problems that occur. Students are less enthusiastic in participating in learning and students who play around or don't focus on learning. From the problems that exist, the researcher is interested in studying the application of problem-based learning in Islamic Religious Education Class X at SMAN 1 Kapur IX District and its inhibiting factors. This study aims to find out how the application of this problem-based learning strategy and its inhibiting factors. This type of research is a descriptive qualitative research that describes problem-based learning strategies in Islamic Religious Education Class X at SMAN 1 Kapur IX District. In collecting data researchers used observation techniques, interviews and documentation. Meanwhile, to analyze it, the researcher uses data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the results of the research conducted, the authors found that Islamic Religious Education teachers apply problem-based learning strategies starting from teacher planning in preparing lessons by making lesson plans which serve as teacher guidelines in teaching and learning activities carried out in the classroom. The application of problem-based learning strategies is carried out through three activities, namely preliminary activities, core activities and closing activities. The activity starts from the teacher entering the class by greeting, conditioning the class and then praying together after that the teacher explains the indicators and learning objectives. The core activities of student learning are given related to learning problems then students will observe and find solutions to the problems that occur. Closing activities at the end with the teacher and concluding student lessons, giving assignments and praying together. The inhibiting factors found were time allocation, students who were less able to solve problems that occurred and students playing games during learning.
Perapan Metode Talaqqi Dalam Menghafal Qur’an Di Rumah Tahfidz Hidayatullah Jorong Balai Belo Kecamatan Tanjung Raya Zumratul Aini; Charles Charles; Salmi Wati; Arifmiboy Arifmiboy
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i3.15986

Abstract

Metode Talaqqi merupakan salah satu metode yang digunakan dalam mengajarkan Tahfidzul Qur'an di mana guru dan murid saling berhadapan, dengan guru membaca dan murid menyimak. Namun, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi dalam penerapan metode ini. Beberapa umat Islam menganggap bahwa menghafal Al-Qur'an adalah suatu hal yang sulit dan rumit. Selain itu, pemilihan metode yang tepat beserta langkah-langkahnya dan kendala yang dihadapi dalam menghafal Al-Qur'an juga menjadi permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode Talaqqi dan mengidentifikasi kendala-kendala yang muncul dalam penerapannya di Rumah Tahfidzul Qur'an Hidayatullah Jorong Balai Belo Kecamatan Tanjung Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data berdasarkan penyajian dan analisis data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung terhadap proses pembelajaran di Rumah Tahfidzul Qur'an Hidayatullah, serta wawancara langsung dengan kepala Tahfidz, ustadz pengampu, dan murid. Hasil penelitian menunjukkan beberapa langkah yang digunakan dalam menerapkan metode Talaqqi. Langkah-langkah tersebut meliputi kondisi belajar mengajar yang efektif, pemanggilan nama murid yang akan membaca dan menghafal Al-Qur'an, mendengarkan bacaan dan hafalan Al-Qur'an murid, koreksi dan pemberian pelafalan bacaan yang benar, serta meminta murid untuk mengulangi bacaan dan membaca satu surah atau ayat secara bersama-sama. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapan metode ini, antara lain kesulitan murid dalam mengatur waktu antara menghafal Al-Qur'an dan sekolah, kecenderungan malas dalam belajar Tahfidz, dan perbedaan daya tangkap murid dalam belajar dan menghafal Al-Qur'an (terdapat yang lebih cepat dan yang lebih lambat). Penelitian ini memberikan gambaran tentang penerapan metode Talaqqi dan kendala-kendala yang terkait di Rumah Tahfidzul Qur'an Hidayatullah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan metode ini dalam menghafal Al-Qur'an dan memberikan sumbangan bagi pengembangan pendekatan yang efektif dalam pembelajaran Tahfidzul Qur'an.
Implementation of the Program for Strengthening Religious Moderation in Aceh Madrasas Hadini Hadini; M. Imamuddin; Charles Charles; Isnaniah Isnaniah; Nurbayani Nurbayani; Ressy Kurniasari
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.5932

Abstract

Educational institutions play a critical role in fostering religious moderation, aiming to cultivate future generations with balanced attitudes and thoughts. This study investigates the understanding and awareness of religious moderation among students at MAN 4 Aceh Besar and explores the programs designed to strengthen this concept. Additionally, it examines the factors that support or hinder the success of these programs. A mixed-methods approach was employed, integrating qualitative and quantitative techniques. Data were collected through observation, interviews, documentation, and scales. Quantitative data analysis determined the level of student understanding, while qualitative methods provided insights into program implementation and influencing factors. Findings reveal that students at MAN 4 Aceh Besar demonstrate an 80.8% understanding and awareness of religious moderation, categorizing the institution as successful in supporting its objectives. Religious moderation programs are integrated into both teaching materials and extracurricular activities, ensuring a holistic approach. Supporting factors for the program's success include moral and material backing from stakeholders. However, challenges arise from both internal and external influences, which may limit the program's effectiveness. The religious moderation program at MAN 4 Aceh Besar has effectively fostered student awareness and understanding, demonstrating the institution's commitment to cultivating moderate perspectives. Continuous support and strategic interventions are necessary to address the identified challenges and sustain progress.
The implication of Student Character Education In QS Al Hujurat Verses 1-5 According to Tafsir Ibn Kathir Andy Riski Pratama; Charles Charles
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v4i2.72

Abstract

Akhlak yang melanda sebagian peserta didik di tanah air. Salah satu indikator terjadinya krisis tersebut adalah karena maraknya pemeritaan di media massa terkait dengan perilaku tidak sopan yang dilakukan oleh peserta didik di sejumlah lembaga pendidikan di tanah air, persoalan ini menunjukkan bahwa pengamalan terhadap sikap akhlak bagi peserta didik menjadi sangat penting dalam pendidikan Islam.. Adapun yang menjadi fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana interaksi peserta didik dengan pendidik dalam Q.S al-Hujurat ayat 1-5 dan implikasinya dalam pendidikan Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan library research (studi pustaka) yaitu pendalaman, penelaahan dan pengidentifikasikan pengetahuan yang ada dalam kepustakaan (sumber bacaan buku-buku referensi atau hasil penelitian lain) yang berhubungan dengan pembahasan yang diteliti. Paada pembahahasan ini metode yang digunakan yaitu metode deduktif. Dari hasil yang penulis lakukan menunjukkan bahwa akhlak peserta didik dengan pendidik memiliki sikap sopan santun seperti yang terdapat dalam kandungan surat Al-Hujurat ayat 1-5 yaitu, peserta didik tidak boleh mendahului pada saat sedang berjalan bersama pendidik, kecuali meminta izin, ketika kita sedang berbicara dengan pendidik, kita tidak dibenarkan bersuara keras seperti halnya sedang berbicara sesama kita, melainkan dengan suara yang lemah lembut dan penuh dengan rasa hormat. Implikasinya dalam pendidikan Islam, sikap yang seharusnya dimiliki oleh peserta didik dalam berinteraksi dengan pendidik yaitu mencontoh apa yang telah di jelaskan oleh Allah dalam Q.S al-Hujurat ayat 1-5, maka dengan adanya hal tersebut semua aturan tentang sikap sopan santun akan bisa diterapkan dalam pendidikan Islam.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sungai Puar Laila Rahima; Zulfani Sesmiarni; Charles Charles; Salmi Wati
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.217

Abstract

This research is a quantitative research with experimental type and quasi-experimental research design in the form of nonequivalent control group design. Sampling using the Nonprobability Sampling technique with purposive sampling type, the research sample amounted to 42 people, with a population of 131 people. The instrument is an objective test in the form of multiple choice. Data analysis with descriptive statistics, then the analysis requirements test consists of normality test and homogeneity test. And for hypothesis testing using t-test (t-test). Based on the initial test or pretest conducted in the experimental class, an average of 55.5 was obtained. While in the control class, obtained an average of 63.18. After being given a pretest to both classes, then the make a match learning model was carried out in the experimental class and conventional learning in the control class. After that, both classes were given a final test or posttest, the experimental class obtained an average of 86.25 with the highest score of 100 and the lowest score of 65, while the control class obtained an average of 82.5 with the highest score of 100 and the lowest score of 50. Furthermore, The analysis prerequisite test was carried out, namely the normality and homogeneity test of posttest scores with the results of the data being normal and homogeneous. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of the application of the make a match learning model on the learning outcomes of class X students in PAI subjects at SMAN 1 Sungai Puar
Problematika Siswa Muslim Dalam Mengikuti Pembelajaran PAI Di SD Keluarga Kudus Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Dini Sri Wahyuni; Wedra Aprison; Charles Charles; Junaidi Junaidi
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i2.218

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah sedikitnya jumlah siswa minoritas muslim sehingga siswa kurang bersosialisasi saat jam pembelajaran pendidikan agaman Islam, lingkungan mayoritas Kristen sehingga berbeda dengan budaya Islami. Oleh karena itu guru harus memiliki upaya-upaya dalam mengatasi problematika pembelajaran tersebut agar terciptanya proses pembelajaran pendidikan agama Islam yang efektif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui problematika yang terjadi pada pembelajaran pendidikan agama Islam, dan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif jenis deksriptif, dengan menggunakan informan kunci guru pendidikan agama Islam, dan siswa minoritas Islam, serta informan pendukung adalah kepala sekolah. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode observasi dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan veribikasi data. Untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber yaitu membandingkan hasil wawancara yang dilakukan pada informan kunci dan pendukung dengan hasil pengamatan secara langsung oleh penulis. Hasil penelitian ini adalah beberapa problematika yang terjadi saat pembelajaran agama Islam sedikitnya jumlah siswa muslim minoritas, lingkungan mayoritas Kristen sehingga berbeda dengan budaya Islami serta sarana dan prasarana kurang memadai. Adapun upaya untuk mengatasi problematika tersebut adalah guru harus memberi motivasi agar siswa semangat dalam belajar agama Islam terkait dengan kondisi sekitar, bagi guru harus adanya kegiatan ice breaking atau pencair suasana agar siswa tidak bosan, dan untuk problematika sarana dan prasarana diharapkan pihak sekolah untuk memberi perhatian terkait sarana dan dalam proses pembelajaran agama Islam
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN SHALAT JENAZAH DI DUSUN HARAPAN MAJU JORONG AMPANG GADANG KECAMATAN PANTI KABUPATEN PASAMAN Kartina Kartina; Muhiddinur Kamal; Wedra Aprison; Charles Charles
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.15

Abstract

The background of the problems found, the community just stood outside the mosque without participating in praying the corpse, and some of them thought that the funeral prayer was not too important because they saw from the law that the funeral prayer was fardu kifayah. In addition, people often ask for help from religious leaders to become prayer priests because the deceased's family cannot perform the funeral prayer, because according to them the reading of the funeral prayer is difficult to memorize. This study aims to see how the forms of community participation and the inhibiting factors of community participation in organizing the funeral prayer. The approach used in this study is a qualitative approach, meaning that researchers will see phenomena that occur in society. In this study using a form of qualitative descriptive research. Based on the findings of data analysis, several conclusions can be drawn, namely the form of community participation in the implementation of the funeral prayer is still low, caused by work, laziness and lack of knowledge about reading the funeral prayer. Although religious leaders have provided motivation in the form of recitations every Sunday. The inhibiting factors for community participation in the implementation of the funeral prayer are the feeling of laziness caused by being tired of working, considering the funeral prayer to be unimportant, and not being too close to the person who died. Keywords: Society participation, funeral prayer