Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect Of Citrus Aurantium Aromatherapy On Sleep Quality In Pregnant Women With Sleep Disorders Indrawati, Ririn; Lathifah, Neneng Siti; Susilawati, Susilawati; Yuliasari, Dewi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.12605

Abstract

Background: The number of pregnant women who experience sleep disorders in Sumber Bahagia Village, Central Lampung Regency is 31 (72.1%) pregnant women in 2023. And most often occur in the third trimester of pregnancy which is caused by various factors such as hormonal changes, emotional stress and physique problems. To overcome sleep disorders, you can use citrus aurantium aroma therapy.Objective: Understanding the effect of Citrus Aurantium aromatherapy on the sleep quality of pregnant women with sleep disorders in Sumber Bahagia Village, Central Lampung Regency.Method: The research type is a pre-experimental study using a One Group Pretest Posttest Design. The population consists of all pregnant women with sleep disorders. Sleep quality was measured using the PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). The citrus was administered using cotton, with 2-3 drops of citrus oil to be inhaled for 10 minutes, and this was done for 7 days. The sample was determined using total sampling technique based on inclusion and exclusion criteria, resulting in 31 respondents. The research instrument is the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. The statistical test used was the Wilcoxon Signed Ranks test with a significance level of 0.05.Results: age characteristics of respondents, most of them were 21-35 years old (74.2%), parity 2-3 (61.3%) and gestational age TM I (12.9%), TM II (25.8%) TM III (61.3%). The average sleep quality of pregnant women before being given citrus aurantium aromatherapy based on PSQI was 10.91 in the poor category. After being given aromatherapy, the average sleep quality score based on PSQI was 9.39. Hypothesis test results on the effect of citrus aurantium aromatherapy on sleep quality with a p value of 0.000.Conclusion: There is an effect of citrus aurantium aromatherapy on sleep quality in pregnant women with sleep disorders in Sumber Bahagia Village, Central Lampung Regency in 2023.Suggestion: Health workers, especially midwives, recommend that pregnant women who experience sleep disorders try using citrus aurantium aromatherapy. Keywords : Citrus Aurantium Aromatherapy, Sleep Quality, Pregnant Women ABSTRAK : PENGARUH AROMATERAPI CITRUS AURANTIUM TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA IBU HAMIL DENGAN GANGGUAN TIDUR Latar Belakang : Jumlah ibu hamil yang mengalami gangguan tidur di Desa Sumber Bahagia Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 31 (72,1%) ibu hamil pada tahun 2023. Dan paling sering terjadi pada kehamilan trimester III yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti perubahan hormonal. , stres emosional dan masalah fisik. Untuk mengatasi gangguan tidur, Anda bisa menggunakan terapi aroma citrus aurantium.Tujuan: Mengetahui pengaruh aromaterapi Citrus Aurantium terhadap kualitas tidur ibu hamil dengan gangguan tidur di Desa Sumber Bahagia Kabupaten Lampung Tengah.Metode: Jenis penelitian adalah penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan One Group Pretest Posttest Design. Populasinya terdiri dari seluruh ibu hamil dengan gangguan tidur. Kualitas tidur diukur menggunakan PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). Jeruk diberikan dengan menggunakan kapas, dihirup 2-3 tetes minyak jeruk selama 10 menit, dan dilakukan selama 7 hari. Sampel ditentukan dengan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 31 responden. Instrumen penelitiannya adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Ranks dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil: karakteristik usia responden sebagian besar berusia 21-35 tahun (74,2%), paritas 2-3 (61,3%) dan usia kehamilan TM I (12,9%), TM II (25,8%) TM III (61,3%). ). Rata-rata kualitas tidur ibu hamil sebelum diberikan aromaterapi citrus aurantium berdasarkan PSQI sebesar 10,91 dengan kategori buruk. Setelah diberikan aromaterapi, rata-rata skor kualitas tidur berdasarkan PSQI sebesar 9,39. Hasil uji hipotesis pengaruh aromaterapi jeruk aurantium terhadap kualitas tidur dengan nilai p value 0,000.Kesimpulan : Terdapat pengaruh aromaterapi jeruk aurantium terhadap kualitas tidur pada ibu hamil dengan gangguan tidur di Desa Sumber Bahagia Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023.Saran : Tenaga kesehatan khususnya bidan menganjurkan agar ibu hamil yang mengalami gangguan tidur mencoba menggunakan aromaterapi citrus aurantium. Kata Kunci : Aromaterapi Citrus Aurantium, Kualitas Tidur, Ibu Hamil 
Factors Associated With Adherence Of Pregnant Women Consuming Fe Tablets Faulani, Catur Lusma; Lathifah, Neneng Siti; Fitria, Fitria; Isnaini, Nurul
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.11826

Abstract

Latar belakang : Data ibu hamil melakukan kunjungan di Puskesmas Negara Ratu pada. pada tahun 2021 jumlah kunjungan ibu hamil berjumlah 704 dengan kejadian anemia sebanyak 289 (41,0%) ibu dengan kadar Hb antara 9-11 gr% dan sebanyak 16 (2,2%) ibu dengan kadar Hb < 8 gr%. Pemberian suplemen zat besi salah satu cara yang dianggap paling cocok bagi ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb sampai tahap yang diinginkan. Dampak dari ibu tidak patuh dalam mengonsumsi tablet besi dapat memberikan peluang lebih besar untuk terkena anemia, hal ini dapat beresiko untuk terjadinya abortus, partus prematurus, partus lama, perdarahan postpartum, infeksi, syok bahkan kematian. Banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi tablet besi antara lain konseling dari petugas kesehatan, dukungan keluarga, dan pengetahuan ibu hamil mengenai tablet besi. Tujuan penelitian ini diketahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Negara Ratu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023.Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil Trimester II dan III yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Negara Ratu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023 sebanyak 48 responden dengan sampel sebanyak 43 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisi data secara univariat dan bivariat (Uji chi square).Hasil penelitian Ada hubungan pendidikan, pengetahuan , kepatuhan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Negara Ratu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023Kesimpulan diketahui ada hubungan pendidikan (p-value = 0,022),  pengetahuan (p-value = 0,004), dukungan suami (p-value = 0,010), peran petugas kesehatan (p-value = 0,013) dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Negara Ratu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023.Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya penyuluhan kesehatan tentang anemia pada ibu hamil dan ibu hamil lebih mengerti pentingnya mengkonsumsi tablet besi (Fe). Kata Kunci : pendidikan, pengetahuan, dukungan suami, peran petugas kesehatan, kepatuhan konsumsi tablet fe ABSTRACT Background: The data shows that in 2021, there were a total of 704 visits by pregnant women to the Negara Ratu Community Health Center. Out of these visits, 289 (41.0%) pregnant women had anemia with hemoglobin (Hb) levels between 9-11 g/dL, and 16 (2.2%) pregnant women had Hb levels < 8 g/dL. Providing iron supplements is considered one of the most suitable methods for pregnant women to increase their Hb levels to the desired range. The impact of pregnant women not adhering to iron tablet consumption can significantly increase the risk of anemia, which, in turn, can lead to various complications such as abortion, premature birth, prolonged labor, postpartum bleeding, infections, shock, and even death. Several factors influence pregnant women's adherence to iron tablet consumption, including counseling from healthcare providers, family support, and the pregnant women's knowledge about iron tablets.The purpose of this research is to identify the factors associated with pregnant women's adherence to consuming iron tablets at the Negara Ratu Primary Health Care in North Lampung Regency in 2023.The research method was descriptive with a cross sectional approach. The population of this study were all pregnant women in Trimester II and III who conducted examinations at the Negara Ratu Primary Health Care, North Lampung Regency in 2023 as many as 48 respondents with a sample of 43 respondents. Data collection using a questionnaire sheet. Univariate and bivariate data analysis (chi square test).The results of the study There was a relationship between education, knowledge, adherence with the role of health workers with the compliance of pregnant women consuming Fe tablets at the Negara Ratu Primary Health Care, North Lampung Regency in 2023.Conclusion that there was a relationship between education (p-value = 0.022), knowledge (p-value = 0.004), husband support (p-value = 0.010), the role of health workers (p-value = 0.013) with the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets at the Negara Ratu Health Center, North Lampung Regency in 2023.Suggestions for health workers to provide health counseling in order to improve the quality of health services, especially health counseling about anemia in pregnant women and pregnant women understand the importance of taking iron tablets (Fe). Keywords: education, knowledge, husband support, health worker role, adherence to iron tablet consumption. 
The Influence Of Moringa Leaves Consumption On Infants With Low Birth Weight Below The Green Line Fitriana, Fajar -; Lathifah, Neneng Siti; Parina, Febriyantina; Mariza, Ana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i3.11812

Abstract

Latar Belakang: Berat badan bayi harus diperhatikan secara cermat oleh ibu untuk mengoptimalkan pertumbuhannya. Berdasarkan data Puskesmas Bandar Jaya, pada tahun 2019 terdapat 59 kasus balita dengan berat badan kurang, pada tahun 2020 sebanyak 63 kasus, dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 87 kasus. Asupan gizi yang dapat meningkatkan gizi balita dengan berat badan kurang antara lain dengan mengonsumsi daun kelor. Daun kelor mengandung protein, vitamin, dan mineral yang berpotensi menjadi bahan terapi dan suplemen bagi anak gizi buruk.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian sediaan daun kelor terhadap bayi dengan berat badan dibawah garis hijau di wilayah kerja Puskesmas Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan non-equivalent control group. Populasinya terdiri dari seluruh bayi dengan berat badan di bawah garis hijau yang berjumlah 34 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Diketahui berat badan bayi sebelum intervensi pada kelompok intervensi adalah 6229,4 gram dan setelah intervensi adalah 6658,8 gram. Sedangkan berat badan bayi sebelum intervensi pada kelompok kontrol adalah 6105,8 gram, dan setelah intervensi adalah 6355,8 gram, dengan selisih berat badan 179,2 gram. Terdapat pengaruh pemberian sediaan daun kelor terhadap bayi dengan berat badan dibawah garis hijau di wilayah pelayanan Puskesmas Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah (p-value 0,000).Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian sediaan daun kelor terhadap bayi dengan berat badan dibawah garis hijau. Kata Kunci: Berat Badan Bayi, Daun Kelor. ABSTRACT Background: Infant weight should be carefully considered by mothers to optimize growth. Based on the data from Bandar Jaya Health Center, in 2019, there were 59 cases of underweight toddlers, in 2020, there were 63 cases, and in 2021, it increased to 87 cases. Nutritional intake that can enhance the nutrition of underweight toddlers includes consuming moringa leaves. Moringa leaves contain protein, vitamins, and minerals that have potential therapeutic and supplementary food for malnourished children.Objective: To determine the influence of moringa leaves preparation on infants with weight below the green line in the working area of bandar jaya health center, central lampung regency.Method: This is a quantitative study using a quasi-experimental design with a non-equivalent control group approach. The population consisted of all infants with weight below the green line, totaling 34 individuals, with a sample size of 34 respondents using a total sampling technique. Data collection was done using questionnaires. Univariate and bivariate analysis were performed using the Wilcoxon test.Results: It was found that the weight of infants before intervention in the intervention group was 6229.4 grams and after intervention was 6658.8 grams. Meanwhile, the weight of infants before intervention in the control group was 6105.8 grams, and after intervention was 6355.8 grams, with a weight difference of 179.2 grams. There is an influence of moringa leaves preparation on infants with weight below the green line in the service area of Bandar Jaya Health Center, Central Lampung Regency (p-value 0.000).Conclusion: There is an influence of moringa leaves preparation on infants with weight below the green line. Keywords: Infant Weight, Moringa Leaves.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dalam Menghadapi Gejala Menopause Pada Wanita Perimenopause di Klinik Wede Ar Rachman Putri, Sela Eka; Susilawati, Susilawati; Lathifah, Neneng Siti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.11920

Abstract

ABSTRACT The incidence of pre-menoupose at the age of 40-45 years during 2020 is 45.4 million of the total population in Indonesia. According to research conducted by the Department of Epidemiology and Psychiatry of the University of Pittsburgh, O'hara in 2018 obtained the results of 28.9% who experienced stress due to not having the readiness to face menopause at the beginning of premenopause. Knowledge has a very important role in the lives of women who experience menopause. To know the relationship between knowledge and attitudes in dealing with menopausal symptoms in perimenopausal women at the Wede Ar Rachman Clinic in 2023. This research is a quantitative study with an analytic survey approach. This study uses a Cross Sectional design, which is a type of research that emphasizes the time of measurement or observation of data on independent and dependent variables only once at a time. This research will be conducted in February - July 2023, this research was conducted at the Wede Ar Rachman Clinic in 2023. The number of samples in this study were 50 respondents. This research instrument uses a questionnaire. The results of data analysis using the chi square test OR value (95% CI) of 0.282 (0.085-0.938). Based on the results of p value 0.0350.05, which means that there is a relationship between knowledge and attitudes in dealing with menopausal symptoms in perimenopausal women at the Wede Ar Rachman Clinic in 2023. Knowledge has an influence on positive attitudes in women in dealing with menopausal symptoms. Keywords: Knowledge, Attitude, Perimenopause  ABSTRAK Kejadian pre menoupose pada usia 40-45 tahun selama tahun 2020 sebanyak 45,4 juta dari keseluruhan jumlah penduduk di Indonesia. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Departemen Epidemiologi dan Psikiatri University of Pittsburgh, O’hara pada tahun 2018 di dapatkan hasil 28,9% yang mengalami stress di karenakan tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi menopause di awal premenopause. Pengetahuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan para perempuan yang mengalami masa menopause. Diketahui hubungan pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala menopause pada wanita perimenopause di Klinik Wede Ar Rachman Tahun 2023.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Survei analitik. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel bebas dan tergantung hanya satu kali pada satu saat. enelitian ini akan dilakukan pada bulan Februari – Juli tahun 2023, penelitian ini dilakukan di Klinik Wede Ar Rachman Tahun 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner. Hasil analisis data menggunakan uji chi square nilai OR (CI 95%) sebesar 0,282 (0.085-0.938) . Berdasarkan hasil p value 0,0350,05 yang artinya ada hubungan pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala menopause pada wanita perimenopause di Klinik Wede Ar Rachman Tahun 2023. Pengetahuan mempunyai pengaruh terhadap sikap positif pada Wanita dalam menghadapi gejala menopause. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perimenopouse
Efektivitas Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak dengan Demam Pasca Imunisasi DPT di Desa Sukanegara Rahmawati, Elsya Desti; Isnaini, Nurul; Lathifah, Neneng Siti; Yuantina, Yuli
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.11490

Abstract

ABSTRACT AEFI or Post-Immunization Events are medical events that are assumed to be related to immunization. Simultaneously with a high immunization scale, the application of vaccines will also increase which causes side effect responses to also increase. Reactions that occur due to AEFI include fever, abscess / pus, and seizures. The response that often occurs due to immunization is fever, as well as in Sukanegara Village. It is known that the effectiveness of shallots in reducing the temperature of children with fever after DPT immunization in Sukanegara Village in 2023. The research method used is quantitative using an analytic survey research design with a Pre Test and Post test Control Design approach. It was carried out in June 2023 on 30 babies which were divided into 2 groups, namely 15 experimental groups and 15 control groups. Where data collection using observation sheets and presented in tabular form. From the results of research conducted by the authors, it was found that the average temperature in the intervention group before being given onion compresses was 37.58ºC and the average temperature after being given to the intervention group was 37.09 ºC while in the control group the average temperature before being given 37.60 ºC and temperature the average after being given 37.15ºC. there was a decrease in temperature after DPT immunization before and after giving shallots in the intervention group of 0.482 and in the control group there was a decrease in body temperature of 0.206. With a value of p=value 0.001 (p<0.05) it means that Ha is accepted and Ho is rejected so that there is effectiveness of red onion compresses for reducing body temperature with fever after DPT immunization. Keyeords: Red Onion, Fever, DPT Immunization  ABSTRAK KIPI atau Kejadian Pasca Imunisasi merupakan kejadian medik yang diasumsikan berkaitan dengan imunisasi. Bersamaan dengan skala imunisasi yang tinggi maka penerapan vaksin juga menaik yang menyebabkan respon efek samping juga akan menaik. Reaksi yang terjadi akibat KIPI diantaranya demam, abses/bernanah, dan kejang. Respon yang sering terjadi akibat imunisasi adalah demam, begitupun di Desa Sukanegara. Diketahui efektivitas bawang merah terhadap penurunan suhu anak dengan demam pasca imunisasi DPT di Desa Sukanegara tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan Pre Test dan Post test Control Design. Dilakukan pada bulan Juni 2023 terhadap 30 bayi yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Dimana pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan disajikan dalam bentuk tabel. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis didapatkan suhu rata rata pada kelompok intervensi sebelum diberikan kompres bawang merah 37,58ºC dan rata-rata suhu setelah diberikan pada kelompok intervensi 37.09 ºC sedangkan pada kelompk kontral suhu rata-rata sebelum diberikan 37,60 ºC  dan suhu rata-rata setelah diberikan 37,15ºC. terjadi penurunan suhu pasca imunisasi DPT sebelum dan sesudah pemberian bawang merah pada kelompok intervensi sebesar 0.482 dan pada kelompok kontrol terjadi penurunan suhu tubuh sebesar 0.206. Dengan nilai p=value 0,001 (p<0,05) artinya Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat efektifitas kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh dengan demam pasca imunisasi DPT. Untuk Desa Sukanegara diharapkan untuk mengagendakan kompres bawang merah sebagai terapi komplementer menurunkan suhu tubuh anak dengan demam pasca imunisasi DPT. Kata Kunci: Bawang Merah, Demam, Imunisasi DPT
Effectiveness Of Ice Massage On Labor Pain Intensity During The First Stage Anggraini, Sandra; Lathifah, Neneng Siti; Nurliyani, Nurliyani; Susilawati, Susilawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.22557

Abstract

Menurut data Dunia dalam World Health Organization (WHO, 2023) kasus ibu dengan persalinan nyeri menyatakan bahwa hanya 10-15% persalinan yang berlangsung tanpa rasa nyeri, dengan demikian bahwa data tersebut paling banyak ditemukan ibu dengan persalinan nyeri yaitu prevalensi sebesar 85-90% persalinan berlangsung dengan nyeri. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui pengaruh efektifitas pijat es terhadap intensitas nyeri persalinan Kala I Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Sakti Lampung TimurMetode penelitian dengan jenis penelitian kuantitatif, Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Sakti Lampung Timur dan rencananya dilakukan pada bulan Mei-Juni tahun 2025. Rancangan Quasi Eksperimental dengan posttest only with control group design. Populasi seluruh ibu memasuki kehamilan trimester III dengan HPL bulan Mei dan Juni berdasarkan kantong persalinan sejumlah 42 responden, sampel 32 responden, teknik purposive sampling. Hasil rata-rata intensitas nyeri sebelum intervensi mean 0,632, hasil sesudah mean 4,69. Rata-rata intensitas nyeri sebelum pada kelompok kontrol mean 0,629, sesudah mean 5,56. Hasil nilai p value 0,000< α (0,05) yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh teknik pijat es terhadap intensitas nyeri persalinan Kala I. Hasil p value 0,005< α (0,05). Nilai p value 0,006< α (0,05) artinya ada perbedaan yang brmakna antara kedua variabel penelitian Kata kunci : nyeri persalinan, pijat es, titik akupresure   ABSTRACT According to World data in the World Health Organization (WHO, 2023) the case of mothers with painful labor states that only 10-15% of labor takes place without pain, thus that the data is most commonly found mothers with painful labor, namely a prevalence of 85-90% of labor takes place with pain . The purpose of this paper is to determine the effect of the effectiveness of ice massage on the intensity of labor pain in the first stage in the Working Area of Puskesmas Pasir Sakti East Lampung.The study employed a quantitative research method and was conducted in the working area of Puskesmas Pasir Sakti, East Lampung, during May–June 2025. A quasi-experimental design with a posttest-only control group was used. The study population consisted of all mothers in their third trimester of pregnancy with an expected delivery date (EDD) in May and June, based on the maternity register, totaling 42 individuals. A purposive sampling technique was applied to obtain a sample of 32 respondents.The average result of pain intensity before intervention mean 0.632, the result after mean 4.69. Average pain intensity before the control group mean 0.629, after mean 5.56. The result of the p value of 0.000 < α (0.05) which means H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is an effect of ice massage techniques on the intensity of labor pain in Stage I. The p value result is 0.005 < α (0.05). The p value of 0.006 < α (0.05) means that there is a significant difference between the two research variables. Keywords : labor pain, ice massage, acupressure points
Co-Authors Adelia, Martha Afrita, Rini Ahmad, Elis Nurfarida Ameliana puspita Anggisa, Dea Yudha Anggraeni, Dini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini, Sandra Ani Mustika Ani Mustika Anindita Maharani Arofah, Nadia Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryawati, Wayan Astriana Astriana, Astriana Azeta, Nurayu Cendriana Citra Erlanda Dainty Maternity Dewi Yulia Sari Dora, Miranti Dea Ermasari, Anissa Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Farich, Achmad Faulani, Catur Lusma Febriyantina Parina Fitria Fitria Fitriana, Fajar - Hartati Hartati Indri Lovely Auria Iqmy, Ledy Octaviani Ismiyeni Ismiyeni Khoidar Amirus Kurniasari, Devi Lely Yustiana Lukmana, Diah Mariza, Ana Maternity, Dainty Maya Safitri Mirna Lisa Muhammad Hatta Mulia, Anissa Nita Erviana Sari Nurliyani Nurliyani Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Oktaria, Dyanis Parina, Febriyantina Pramesti Putri Wardani Putri, Ratna Dewi Putri, Sela Eka Rachmawati, Fijri Rahayu, Aris Tri Rahmawati, Elsya Desti Retnowati Retnowati RIRIN INDRAWATI Rizki Nurhidayah, Rizki Rosmiyati Rosmiyati Saputri, Gusti Ayu Rai Sari, Anggi Yunita Sari, nova Nurwinda Sihaloho, Rizka Yunita Soraya Putri Suharman Suharman sunarsih sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Supadmi, Kiki Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati sutarmi sutarmi Sutiyoko, Adi Syakilah, Siti Utami, Vida Wira Venti Williani Santika Via Malfinia Ashari Wulandari, Dianisa Retno Yuantina, Yuli Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Zarma H