Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Bayam Merah Dalam Sediaan Teh Celup Organik Tinggi Zat Besi Sebagai Upaya Pencegah Anemia Pada Kelompok Rentan Susilawati, Susilawati; Lathifah, Neneng Siti; Saputri, Gusti Ayu Rai
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15998

Abstract

Anemia merupakan kelainan hematologi dimana masa eritrosit atau massa hemoglobin (Hb) yang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Prevalensi anemia di Indonesia masih cukup tinggi pada semua kelompok umur adalah 21,70 % . dan prevalensi anemia di Provinsi Lampung sebesar 5,8 %. Angka tersebut masih dibawah target nasional yaitu sebesar 28%. WHO mengklasifikasi prevalensi anemia suatu daerah berdasarkan tingkat masalah yaitu berat ≥ 40 %, sedang 20%-39,9 %, ringan 5 % - 19,9% dan normal ≤ 4,9 %.Anemia dapat diobati dengan menggunakan tanaman sebagai pengobatan tradisional. Bayam merah merupakan salah satu tanaman alternatif dalam pemenuhan kebutuhan zat besi. Bahan yang digunakan adalah bayam merah yang sudah diolah menjadi teh, metode kegiatan meliputi tahap sosialisasi, tahap pelatihan (Pembuatan Teh Celup Organik bayam merah), tahap penerapan teknologi, tahap pendampingan dan evaluasi, keberlanjutan program. Kelompok tani hidroponik desa Serdang akan memproduksi teh celup organik daun bayam merah sebagai produk tambahan selain sayuran hidroponik, yang telah memiliki ijin Edar sebagai produk lokal yang halal. Masyarakat yang mengalami anemia dianjurkan  untuk mengkonsumsi teh celup organik daun bayam merah, kemudian hasil evaluasi terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada kelompok rentan yang mengalami anemia. Kesimpulan pada kegiatan ini masyarakat rentan mengetahui tentang anemia pada kelompok rentan dan pada kelompok petani hidroponik mampu memnerpkan pengolahan daun bayam merah menjadi teh celup. Saran bagi kelompok rentan yang mengalami anemia dapat mengkonsumsi teh celup daun bayam merah selama 7 hari yang diminum setiap pagi dan malam hari.
Progressive Muscle Relaxation As An Effort To Reduce Pain Intensity In Cervical Cancer Sufferers Adelia, Martha; Mariza, Ana; Amirus, Khoidar; Lathifah, Neneng Siti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i11.17966

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan masalah global penyakit tidak menular yang menyebabkan nyeri hingga kematian pada wanita. Nyeri merupakan keluhan yang sering dialami oleh pasien kanker serviks. Berdasarkan pra-survei yang dilakukan peneliti terhadap pasien kanker serviks, 70% mengalami nyeri kanker. Salah satu terapi komplementer yaitu Relaksasi Otot Progresif merupakan teknik untuk menurunkan ketegangan otot dengan proses yang sederhana dan sistematis.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh PMR terhadap nyeri kanker pada pasien kanker serviks.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy eksperimen dengan metode one group pretest – posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – Juli 2024 terhadap 43 responden dari populasi 75 pasien nyeri kanker serviks, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner penilaian nyeri dengan menggunakan Numeric Rating Scale. Data diolah dengan menggunakan uji statistik analisis univariat dan bivariat yang kemudian dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum PMR sebesar 5,07 (nyeri sedang), sedangkan rata-rata skala nyeri sesudah PMR menurun menjadi 3,74 (nyeri ringan). Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan relaksasi otot progresif terhadap penurunan nyeri pada pasien kanker serviks (p-value=0,000).Kesimpulan : Oleh karena itu, disarankan bagi tenaga kesehatan untuk mempertimbangkan penggunaan PMR sebagai salah satu intervensi dalam manajemen nyeri pada pasien, khususnya pada pasien kanker serviks. Kata Kunci : Relaksasi Otot Progresif, Nyeri, Kanker Serviks, Pasien, Efek ABSTRACT Backgrounds : Cervical cancer is a global problem of non-communicable diseases that cause pain to death in women. Pain is a complaint that is often experienced by cervical cancer patients. Based on a pre-survey conducted by researchers on cervical cancer patients, 70% experienced cancer pain. One of the complementary therapies, namely Progressive Muscle Relaxation, is a technique to reduce muscle tension with a simple and systematic process.Purpose : The purpose of this study is to determine the effect of PMR on cancer pain in cervical cancer patients.Methods : The type of research is quantitative research with  a Quasy experiment  research design with the one group pretest – posttest method. This study was conducted in February – July 2024 on 43 respondents from a population of 75 cervical cancer pain patients, data was collected using a pain assessment questionnaire using the Numeric Rating Scale. The data was processed using statistical tests of univariate and bivariate analysis which was then carried out hypothesis tests using the Wilcoxon test.Results : The research result showed that the average pain scale before PMR was 5.07 (moderate pain), while the average  pain scale after decreased to 3.74 (mild pain). The results of the statistical test revealed a significant influence  of progressive muscle relaxation on reducing pain  in cervical cancer patients (p-value=0.000).  Conclusion : Therefore,  it is recommended that healthcare professionals consider  using PMR as one of the interventions in pain management in patients, especially for cervical cancer patients. Keywords : Progressive Muscle Relaxation, Pain, Cervical Cancer, Patient, Effect  
Risk Factors For Anemia In Pregnancy Arofah, Nadia; Ermasari, Anissa; Lathifah, Neneng Siti; Iqmy, Ledy Octaviani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i12.18188

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan ibu hamil yang mengalami anemia merupakan permasalahan mendasar yang perlu mendapatkan penanganan yang lebih baik. Menurut data di PMB Bidan Ketut dani SST menunjukkan ibu hamil yang berkunjung ke PMB  Bidan Ketut dani SST berjumlah 485 orang. Berdasarkan observasi ada 42 (0,08%) ibu hamil yang mengalami anemia.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di PMB Bidan Ketut Dani SST Tahun 2023.Metode:  Penelitian merupakan kuantitatif, desain penelitian cross sectional. Populasi ibu hamil di PMB Bidan Ketut dani SST yang melakukan kunjungan dan pemeriksaan kehamilan pada Tahun 2023 sebanyak 485 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 87 responden. Tekhnik sampling random sampling, Analisa data univariate dan bivariate menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil dari 87 responden dengan status anemia sebanyak 42 responden (48,3%) dan yang tidak anemia sebanyak 45 responden (51,7%). Faktor yang berhubungan dengan anemia pada kehamilan adalah usia kehamilan p-value 0,000 (<0,05), usia ibu p-value 0,000 (<0,05), paritas p-value 0,000 (<0,05), jarak kehamilan p-value 0,000 (<0,05), Kekurangan Energi Kronis (KEK) p-value 0,000 (<0,05), dan Indeks Massa Tubuh (IMT) 0,491(>0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan bahwa usia kehamilan, usia ibu, paritas, jarak kehamilan dan KEK berpengaruh terhadap anemia pada kehamilan dan tidak ada pengaruh statistic antara IMT terhadap anemia pada kehamilan.Saran: Diharapkan bagi ibu hamil agar mencegah terjadinya anemia dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi energi atau kalori dan memahami faktor resiko maternal terjadinya anemia. Kata Kunci : Anemia, IMT, KEK, Paritas, Usia ABSTRACT Background: The problem of pregnant women experiencing anemia is a fundamental problem that needs better treatment. According to data from PMB Bidan Ketut Dani SST, there were 485 pregnant women visiting PMB Bidan Ketut Dani SST. Based on observations, there were 42 (0.08%) pregnant women who experienced anemia.Objective: Knowing the factors associated with the incidence of anemia in pregnant women at PMB Bidan Ketut Dani SST in 2023.Methods: The type of quantitative research, cross-sectional research design. The population of pregnant women at PMB Bidan Ketut Dani SST who made visits and pregnancy checks in 2023 was 485 people. The sample in this study was 87 respondents. The sampling technique was random sampling, univariate and bivariate data analysis using the chi square test.Results: The results of 87 respondents with anemia status were 42 respondents (48.3%) and those who were not anemic were 45 respondents (51.7%). Factors associated with anemia in pregnancy are gestational age p-value 0.000 (<0.05), maternal age p-value 0.000 (<0.05), parity p-value 0.000 (<0.05), pregnancy spacing p-value 0.000 (<0.05), Chronic Energy Deficiency (CED) p-value 0.000 (<0.05), and Body Mass Index (BMI) 0.491 (>0.05).Conclusion: It was concluded that gestational age, maternal age, parity, pregnancy spacing and CED had an effect on anemia in pregnancy and there was no statistical effect between BMI and anemia in pregnancy. Suggestions: It is expected for pregnant women to prevent anemia by consuming foods high in energy or calories and understanding maternal risk factors for anemia. Keywords: Anemia, BMI, CED, Parity, Age 
The Effect Of Husband's Assistance On The Level Of Anxiety In Laboring Mothers Sutarmi, Sutarmi; Nurliyani, Nurliyani; Aryawati, Wayan; Lathifah, Neneng Siti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i11.17286

Abstract

Latar belakang: Persalinan merupakan hal yang fisiologis, namun dapat menjadi patologis ketika ibu mengalami kecemasan seperti ibu akan megalami persalinan lama, adanya kelainan his, kejadian kecemasan di Indonesia terdapat sekitar 30%, dari data survey di Puskesmas Bukoposo sebanyak 33,3% merasa cemas akan proses persalinan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan dengan dukungan dari suami, dengan adanya dukungan suami, ibu akan menjadi lebih tenang.Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Bukoposo Kabupaten Mesuji Tahun 2024.Metode: Jenis penelitian kuantitatif rancangan quasy eksperimen pendekatan two group pre and posttest. Populasi adalah ibu bersalin sebanyak 36 responden dibagi menjadi 2 yaitu 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol, pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bukoposo Kabupaten Mesuji pada bulan Februari – Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat (uji t-test).Hasil penelitian: diketahui rata-rata tingkat kecemasan pada ibu bersalin sebelum intervensi 54.2 dan sesudah intervensi adalah 37.1. Sedangkan rata-rata tingkat kecemasan kelompok kontrol adalah 57.2 dan sesudah adalah 45.8.Kesimpulan: Ada pengaruh pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin dengan (p-value = 0,000). Saran bagi suami dapat meluangkan waktu untuk mendampingi ibu selama ibu melakukan pemeriksaan kehamilan, mendampingi ibu saat ada kegiatan kelas ibu hamil, dapat memberikan dukungan dengan menenangkan ibu, mendampingi ibu, menyiapkan keperluan ibu selama persalinan berlangsung sehingga tingkat kecemasan pada ibu menurun. Kata Kunci : Ibu bersalin, kecemasan ibu bersalin, pendamping suami ABSTRACT  Background:  Childbirth is a physiological thing, but it can become pathological when the mother experiences anxiety, such as the mother will experience a long labor, there are abnormalities, the incidence of anxiety in Indonesia is around 30%, from survey data at the Bukoposo Community Health Center, 33.3% feel anxious about the birth process. . Efforts can be made to reduce anxiety with support from her husband. With her husband's support, the mother will become calmer.The purpose The aim of this research is to determine the effect of husband's assistance on the level of anxiety among mothers giving birth in the Bukoposo Community Health Center Working Area, Mesuji Regency in 2024.Methods: This type of quantitative research is a quasi-experimental design with a two-group pre- and post-test approach. The population was 36 mothers giving birth, divided into 2, namely 18 intervention groups and 18 control groups, total sampling. This research was carried out in the Bukoposo Community Health Center Working Area, Mesuji Regency in February – July 2024. Data was collected using a questionnaire. Univariate and bivariate data analysis (t-test).Results of the study showed that the average level of anxiety in mothers giving birth before the intervention was 54.2 and after the intervention was 37.1. Meanwhile, the average anxiety level of the control group was 57.2 and after that it was 45.8.Conclusion: There is an influence of husband's assistance on the level of anxiety in mothers giving birth with (p-value = 0.000). Suggestions for husbands can take the time to accompany the mother while the mother is having a pregnancy check-up, accompany the mother during pregnancy class activities, can provide support by calming the mother, accompanying the mother, preparing the mother's needs during labor so that the mother's anxiety level decreases.Keywords: Maternity, maternity anxiety, husband companion 
PENGOLAHAN DAUN KELOR UNTUK MENGATASI ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DESA AGUNG DALAM KECAMATAN BANJAR MARGO KABUPATEN TULANG BAWANG Lathifah, Neneng Siti; Sunarsih, Sunarsih; Rahayu, Aris Tri
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18535

Abstract

Kehamilan merupakan kondisi fisiologis, namun kenyataannya dapat timbul masalah selama proses kehamilan, salah satunya berkaitan dengan gizi. Masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia. Anemia merupakan kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko terhadap ibu dan bayi. Suplementasi merupakan strategi penting dalam menanggulangi defisiensi zat gizi mikro pada wanita, sedangkan anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu dengan kadar Hb <11gr% pada trimester 1 dan trimester 3 atau kadar Hb < 10,5gram% pada trimester 2 karena terjadinya hemodilusi pada trimester II. Anemia pada masa kehamilan dapat meningkatkan risiko kelahiran premature dan infeksi ibu post partum, bayi lahir sebelum waktunya, risiko perdarahan postpartum, hipertensi dan gagal jantung saat kehamilan, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Nutrisi yang baik dapat mencegah terjadinya anemia pada kehamilan, makan makanan yang tinggi kandungan zat besi seperti sayuran berdaun hijau, daging merah sereal, telur dan kacang tanah.Kesehatan lbu dan Anak menjadi fokus utama dalam kegiatan Praktek Klinik Komunitas MMD. Dengan hal ini diharapkan dapat lebih memotivasi masyarakat untuk berperan serta  dalam mengatasi Anemia pada Ibu hamil. Salah satu inovasi kegiatan yang telah dilakukan adalah dengan memberikan makanan tambahan berbahan utama daun kelor. Manfaat daun kelor antara lain : salah satunya memperkuat daya tahan tubuh,mencegah anemia, mendukung perkembangan organ janin, mengatasi morning sickness.Metode kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan menggunakan power point dan bahan peraga untuk pembuatan puding daun kelor. Kegiatan berjalan dengan baik dan telah dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2024 di PMB Imelda, S.ST Desa Agung Dalam, kecamatan banjar Margo kabupaten Tulang Bawang. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 25 orang. Peserta mendapatkan edukasi tentang ibu hamil Anemia dan manfaat daun kelor. Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat dan dapat memotivasi ibu hamil untuk keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam kandungannya. Kegiatan pendampingan kesehatan berupa penyuluhan dan praktik mengenai pemanfaatan daun kelor. Kegiatan penyuluhan memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang ibu hamil Anemia dan manfaat daun kelor dalam rangka upaya mengatasi anemia pada ibu hamil. Kata kunci : ibu hamil Anemia, manfaat daun kelor mengatasi Anemia.
Pemberdayaan Kader Dan Keluarga Sebagai Motivator Asi (Kemasi) Untuk Pencegahan Stunting Secara Dini Wardiyah, Aryanti; Lathifah, Neneng Siti; Sari, Nova Nurwinda; Sutiyoko, Adi; Syakilah, Siti; Dora, Miranti Dea
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v7i1.19865

Abstract

Stunting  masih  menjadi  salah  satu  permasalahan  gizi  utama  hingga  saat  ini  pada  anak  di Indonesia pada tahun 2021 terdapat prevalensi balita yang mengalami stunting sebesar 24,4%. Untuk meningkatkan pencapaian target ASI Ekslusif serta pencegahan stunting secara dini, perlu peran masyarakat dalam mendukung keberhasilan ASI. Diperlukan upaya peningkatan motivasi kepada masyarakat  untuk  memberikan ASI  Ekslusif.  Puskesmas  Simpur  mempunyai  Kelompok  Kader Kesehatan Simpur (KKS). Terdapat masalah masih kurangnya pengetahuan  anggota  KKS  terkait ASI Eksklusif, dibentuk Kelompok Motivator ASI (KEMASI) yang memberikan motivasi pemberian ASI eksklusif yang lebih dekat pada masyarakat dengan memberi alat edukasi, aplikasi dan pengetahuan yang dibutuhkan. Terdapat peningkatan pengetahuan dalam aspek manajemen sumber daya dan ada peningkatan pengetahuan tentang menyusui dari kategori rendah sebanyak 65,62%% menjadi baik 86,81%. Ada peningkatan pengetahuan tentang manajemen SDM Kader dari 65,62 menjadi 86,81% Kesimpulan terbentuknya kelompok motivator ASI dapat meningkatkan pengetahuan bagi ibu menyusui dan pengetahuan manajemen SDM Kader.  Kata Kunci : ASI,Kader,Motivatro ABSTRACT Stunting is still one of the main nutritional problems currently among children in Indonesia. In 2021, the prevalence of toddlers experiencing stunting was 24.4%. To increase the achievement of exclusive breastfeeding targets and prevent stunting early, the community needs to play a role in supporting the success of breastfeeding. Efforts are needed to increase motivation for the community to provide exclusive breastfeeding. Simpur Community Health Center has a Simpur Health Cadre Group (KKS). There is a problem that KKS members still lack knowledge regarding exclusive breastfeeding. A Breastfeeding Motivator Group (KEMASI) was formed which provides motivation for exclusive breastfeeding that is closer to the community by providing the educational tools, applications and knowledge needed. There is an increase in knowledge in aspects of resource management and there is an increase in knowledge about breastfeeding from the low category of 65.62% to good 86.81%. There was an increase in knowledge about Cadre HR management from 65.62 to 86.81%. Conclusion: The formation of a breastfeeding motivator group can increase knowledge for breastfeeding mothers and knowledge of Cadre HR management. Keywords : ASI,Cader,Motivator
The Relationship Between Knowledge And Behavior Of Women Of Reproductive Age About Cervical Cancer In The Iva Test Hartati, Hartati; lathifah, Neneng Siti; Astriana, Astriana; Rachmawati, Fijri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i6.11503

Abstract

Latar belakang: Tingginya angka kematian akibat kanker serviks disebabkan karena 95% wanita tidak menjalani deteksi dini sehingga menyebabkan keterlambatan diagnosis dari kanker serviks. Metode Inspeksi Visual Asam asetat (IVA) merupakan salah satu metode yang efektif dan efisien untuk mendeteksi dini kanker serviks. Banyak faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan ibu untuk ikut serta pada tes IVA di antaranya adalah pengetahuan dan perilaku Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan Perilaku wanita usia subur tentang kanker serviks dalam pelaksanaan IVA tes di puskesmas ogan lima tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua sasaran Wanita Usia Subur (WUS) berusia 30-50 tahun yang sudah menikah di Puskesmas Ogan Lima tahun 2023 yaitu sebanyak 2577 WUS. sampel pada penelitian ini adalah sebanyak  106 WUS. Teknik sampling yang digunakan adalah Acidental Sampling. Aanalisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil: Hasil didapatkan Frekuensi responden yang melakukan pemeriksaan IVA  yaitu sebanyak 42 (39,6%) responden, dan responden yang tidak melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 64 (60,4%) responden. Frekuensi responden yang memilili pengetahuan baik yaitu sebanyak 48 (45,3%) responden, dan responden yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 58 (54,7%) responden. Frekuensi perilaku dalam melakukan pemeriksaan IVA, yang mendukung yaitu sebanyak 36 (34%) responden dan yang tidang mendukung yaitu sebanyak 70 (66%) responden Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemeriksaan IVA yaitu dapat dilihat dari nilai p.value 0,000 (α <0,05). Ada hubungan antara perilaku dengan pemeriksaan IVA yaitu dapat dilihat dari nilai p.value 0,001 (α <0,05).Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan perilaku wanita usia subur tentang kanker serviks dalam pelaksanaan IVA tes di  Puskesmas Ogan Lima tahun 2023.Saran: mensosialisasikan mengenai pentingnya pemeriksaan IVA melalui penyuluhan-penyuluhan tentang  kanker servik, pemeriksaan IVA  secara bertahap selama 2x dalam 1 tahun   Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku, Pemeriksaan IVA ABSTRACT Background: The high mortality rate from cervical cancer is caused by 95% of women not undergoing early detection, causing a delay in the diagnosis of cervical cancer. Acetic Acid Visual Inspection Method (IVA) is an effective and efficient method for early detection of cervical cancer. Many factors related to the participation of mothers to take part in the IVA test include knowledge and behavior. Purpose: The aim of the study was to determine the relationship between knowledge and behavior of women of childbearing age regarding cervical cancer in carrying out the IVA test at Puskesmas Ogan Lima in 2023.Methods: This type of research is quantitative with a cross sectional research design. The population used in this study were all target women of childbearing age (WUS) aged 30-50 years who were married at Puskesmas Ogan Lima in 2023, namely 2577 WUS. the sample in this study was 106 WUS. The sampling technique used is Acidental Sampling. Data analysis used the Chi Square test.Result: The results showed that the frequency of respondents who carried out IVA examinations was 42 (39.6%) respondents, and respondents who did not carry out IVA examinations were 64 (60.4%) respondents. The frequency of respondents who had good knowledge was 48 (45.3%) respondents, and respondents who had less knowledge were 58 (54.7%) respondents. The frequency of behavior in carrying out VIA examinations, which supports 36 (34%) of respondents and those who do not support, namely 70 (66%) of respondents. There is a relationship between knowledge and IVA examination, which can be seen from the p.value of 0.000 (α <0, 05).Conclusion: There is a relationship between the knowledge and behavior of women of childbearing age regarding cervical cancer in the implementation of the IVA test at Puskesmas Ogan Lima in 2023. Suggestion: Socialize the importance of IVA examinations through counseling about cervical cancer, IVA examinations in stages for 2x in 1 year  Keywords: Knowledge, Behavior, IVA Examination
Relationship Between Parenting Pattern And Stunting Afrita, Rini; lathifah, Neneng Siti; Astriana, Astriana; Rachmawati, Fijri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i4.11480

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2SD / standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted) (Kemenkes RI, 2021). Kasus stunting dunia mencapai 22% dengan jumlah mencapai 149,2 juta anak (Unicef, 2020). Indonesia menduduki peringkat kelima dunia untuk jumlah anak dengan stunting (Permenkes Nomor 2, 2020). Berdasarkan Profil Kementerian Kesehatan RI, 2021 Indonesia persentasi balita stunting usia 0-59 bulan sebesar 2,5% balita sangat pendek dan sebesar 7% balita pendek. Lampung menunjukkan prevalensi balita stunting sebanyak 15,2% sedangkan Kabupaten Lampung Utara (24,7%) (SSGI Provinsi Lampung). Data Profil UPTD Puskesmas Ogan Lima jumlah anak stunting 92 anak, dimana stunting usia 0-23 bulan berjumlah 38 anak dan yang berusia 24-59 bulan lebih banyak yaitu 54 anak.Tujuan: diketahui hubungan pola asuh orang tua dengan stunting di UPTD Puskesmas Ogan Lima tahun 2023.Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dan sample dalam penelitian ini adalah 54 balita stunting usia 24-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ogan Lima tahun 2023. Dengan menggunakan Teknik Total Sampling. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan chi-square.Hasil: menunjukan bahwa distribusi frekuensi balita stunting kategori pendek berjumlah 43 (79,6%) dan balita stunting kategori sangat pendek berjumlah 11 (20,4%). Distribusi frekuensi pola asuh orang tua positif berjumlah 25 (46,3%) dan pola asuh orang tua negatif berjumlah 29 (53,7%). Uji hipotesis menunjukkan ada hubungan pola asuh orang tua dengan stunting di UPTD Puskesmas Ogan Lima (p=0.021, OR=0,132, CI 95% = 0,25-0,687)Kesimpulan: Ada hubungan pola asuh orang tua dengan stunting di UPTD Puskesmas Ogan Lima.Saran: Tenaga kesehatan melakukan advokasi dengan pemegang kebijakan,bekerjasama dengan lintas  program dan lintas sektor untuk melakukan penyuluhan kesehatan tentang cara mencuci tangan dengan sabun, imunisasi dasar lengkap dan sanitasi lingkungan yang bersih melalui leaflet atau brosur dengan mengikutsertakan tokoh masyarakat (TOMA), tokoh agama (TOGA) dan perangkat desa dan melakukan penyuluhan tentang praktek pemberian makanan di posyandu dengan cara pengolahan bahan makan bergizi yang murah dan mudah didapat di lingkungan sekitar. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua,Stunting. ABSTRACT Background: Stunting is a condition of failure to thrive in children under five years old (toddlers) due to chronic malnutrition which is characterized by a z-score for height for age (TB/U) less than -2SD / standard deviation (stunted) and less than -3SD ( severely stunted) (RI Ministry of Health, 2021). World stunting cases have reached 22% with a total of 149.2 million children (Unicef, 2020). Indonesia is ranked fifth in the world for the number of children with stunting (Permenkes Number 2, 2020). Based on the profile of the Indonesian Ministry of Health, in 2021 Indonesia the percentage of stunted toddlers aged 0-59 months is 2.5% very short toddlers and 7% stunted toddlers. Lampung shows the prevalence of stunting under five is 15.2%, while North Lampung Regency (24.7%) (SSGI Lampung Province). UPTD Profile Data of the Puskesmas Ogan Lima, the number of stunted children is 92, of which 38 children are stunted aged 0-23 months and those aged 24-59 months are more, namely 54 children.Purpose: The aim of the study was to find out the relationship between parenting and stunting at the UPTD Puskesmas Ogan Lima in 2023.Methods: This type of research is quantitative with a cross sectional research design. Data collection techniques using a questionnaire. The population and sample in this study were 54 stunted toddlers aged 24-59 months in the working area of the Ogan Lima Health Center UPTD in 2023. Using the Total Sampling technique. Univariate and bivariate data analysis using chi-square.Result: The results showed that the distribution of the frequency of stunting toddlers in the short category was 43 (79.6%) and the toddlers in the very short category were 11 (20.4%). The frequency distribution of positive parenting styles is 25 (46.3%) and negative parenting styles is 29 (53.7%). The hypothesis test showed that there was a relationship between parenting style and stunting at UPTD Puskesmas Ogan Lima (p=0.021, OR=0.132, 95% CI = 0.25-0.687)Conclusion: There is a relationship between parenting style and stunting at the UPTD Puskesmas Ogan Lima  Suggestion: to reduce the stunting rate for health workers, carry out advocacy with policy makers, collaborate with cross-programs and cross-sectors to conduct health education on how to wash hands with soap, complete basic immunization and clean environmental sanitation through leaflets or brochures involving community leaders (TOMA), religious leaders (TOGA) and village officials and conduct counseling on the practice of providing food at posyandu by processing nutritious food ingredients that are cheap and easily available in the surrounding environment. Keywords: Parenting Pattern, Stunting 
The Influence Of Murrotal Quran On Anxiety During The First Stage Of Labor Anggisa, Dea Yudha; Lathifah, Neneng Siti; Susilawati, Susilawati; Rachmawati, Fijri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i7.17151

Abstract

Masalah lain yang muncul selama persalinan yaitu kecemasan. Kecemasan merupakan respons emosional atau kekhawatiran berlebihan yang tidak jelas sehubungan dengan perasaan ketidakberdayaan. Dampak dari kecemasan dapat menimbulkan rasa sakit pada persalinan dan berakibat timbulnya kontraksi uterus dan dilatasi serviks yang tidak baik. Indonesia data ibu hamil yang mengalami kecemasan mencapai 107.000.000 atau 28,7% di mana kecemasan terjadi saat menjelang proses persalinan Tujuan penelitian diketahui pengaruh Murrotal Qur’an terhadap kecemasan selama proses persalinan kala I di Klinik Wede Ar Rachman Bandar Lampung.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan rancangan two-group pre test-post test control group design. Populasi dan sampel menggunakan 36 ibu bersalin kala I, 18 sebagai kelompok intervensi yaitu diberi Murrotal Qur’an dan 18 sebagai kelompok kontrol, penelitian ini telah dilaksanakan di Klinik Wede Ar Rachman Bandar Lampung pada bulan Februari s/d Juli Tahun 2024. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji independen test.Rata-rata kecemasan pada ibu bersalin Kala I sebelum mendengarkan Murrotal Qur’an Di Klinik Wede Ar Rachman Bandar Lampung terhadap 18 responden kelompok intervensi, dengan mean kecemasan 77,50 dengan kategori berat. Sedangkan sesudah mendengarkan Murrotal Qur’an dengan mean kecemasan 41,22 dengan kategori sedang, dengan selisih mean sebesar 36,28. Rata-rata kecemasan pada ibu bersalin Kala I kelompok kontrol di Klinik Wede Ar Rachman Bandar Lampung terhadap 18 responden dengan mean kecemasan 79,67 dengan kategori berat, dan dilakukan pengukuran ke dua pada kelompok kontrol dengan mean kecemasan 83,11 dengan kategori berat, dengan selisih mean sebesar 3,44. Hasil uji statistik menggunakan tes-independen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05) yang artinya terdapat pengaruh murrotal qur’an dengan Kecemasan Pada Ibu Bersalin Kala I di Klinik Wede Ar Rachman Bandar Lampung. Diharapkan bidan dapat mengedukasi terapi Murrotal Al-Qur’an kepada ibu bersalin untuk menurunkan intensitas nyeri dan tingkat kecemasan. Kata Kunci : Murrotal Quran, Kecemasan, Persalinan Kala I ABSTRACT Another problem that arises during labor is anxiety. Anxiety is an emotional response or excessive worry that is unclear in connection with feelings of helplessness. The impact of anxiety can cause pain during labor and result in poor uterine contractions and cervical dilatation. Data from Indonesia shows that 107 million pregnant women, or 28.7%, experience anxiety, especially nearing the labor process. The aim of this research was to determine the effect of Murrotal Qur'an on anxiety during the first stage of labor at the Wede Ar Rachman Clinic, Bandar Lampung.This quantitative research used a quasi-experimental design with a two-group pre-test-post-test control group design. The population and sample consisted of 36 mothers in the first stage of labor, 18 in the intervention group who were given Murrotal Qur'an and 18 in the control group. This study was conducted at the Wede Ar Rachman Clinic, Bandar Lampung, from February to July 2024. Data analysis was performed using univariate and bivariate independent tests.The average anxiety level of mothers in the intervention group before listening to Murrotal Qur'an was 77.50 (severe anxiety), and after listening, it decreased to 41.22 (moderate anxiety), with a mean difference of 36.28. In the control group, the average anxiety level was 79.67 (severe anxiety) before, and 83.11 (severe anxiety) after, with a mean difference of 3.44. Statistical testing using an independent test showed a p-value of 0.000 (α < 0.05), indicating a significant influence of Murrotal Qur'an on anxiety in mothers during the first stage of labor at the Wede Ar Rachman Clinic, Bandar Lampung. Midwives are encouraged to educate mothers about Murrotal Al-Quran therapy to reduce pain intensity and anxiety levels. Keywords: Murrotal Quran, Anxiety, First Stage of Labor
PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP KADARHEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Sari, Anggi Yunita; Yantina, Yuli; Lathifah, Neneng Siti; Kurniasari, Devi
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.4459

Abstract

Giving Date Palm Jiuce  (Phoenix Dactylifera) To Increase of Hemoglobin levels in pregnant Background: Anemia is a biggest health problem in the world. Approximately 42% of pregnant women suffer from anemia greater than nonpregnant women. The cause of anemia in pregnant women is iron deficiency, folic acid, and acute bleeding. Dates (Phoenix dactylifera) are often referred to as foods that can increase hemoglobin levels because of their high iron content.Purposes :To determine the effect of giving palm juice to hemoglobin levels in pregnant women in the Mekar Jaya village in the working area of Mataram Merbau Health Center in South Lampung RegencGiving Date Palm Jiuce  (Phoenix Dactylifera) To Increase of Hemoglobin levels in pregnant Background: Anemia is a biggest health problem in the world. Approximately 42% of pregnant women suffer from anemia greater than nonpregnant women. The cause of anemia in pregnant women is iron deficiency, folic acid, and acute bleeding. Dates (Phoenix dactylifera) are often referred to as foods that can increase hemoglobin levels because of their high iron content.Purposes : To determine the effect of giving palm juice to hemoglobin levels in pregnant women in the Mekar Jaya village in the working area of Mataram Merbau Health Center in South Lampung Regency in 2020.Method: Uses a Quasi Experimental design with a non randomized pre-test-post-test with control group approach design. The population in this study were all pregnant women with mild anemia in the village of Mekar Jaya, the working area of the Merbau Public Health Center in Mataram, South Lampung Regency. The sample size is 22 respondents, with 11 respondents included in the control group and 11 other respondents included in the experimental group.Results : Showed the average difference in increased Hb levels of pregnant women between pre-test and post-test in the experimental group was 1.5636 gr% greater than the average difference in the control group that was 0.7364 gr%. By using the t-independent statistical test the Sig. (2-tailed) 0,000 <0.05Conclusion: There is an effect of giving palm juice to the increase in hemoglobin levels in pregnant women in the village of Mekar Jaya, the working area of the Merbau Public Health Center in Mataram, South Lampung Regency in 2020. Keywords: Anemia, Hemoglobin,  Palm Extract , Pregnant Woman Latar Belakang: Anemia merupakan suatu permasalahan kesehatan terbesar di dunia. Sekitar 42% ibu hamil menderita anemia lebih besar  dari  pada wanita tidak hamil. Penyebab anemia pada wanita hamil adalah kekurangan zat besi, asam folat, dan perdarahan akut. Sari buah kurma (Phoenix dactylifera) sering disebut sebagai makanan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin karena kandungan zat besi yang tinggi.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap kadar Hemoglobin pada ibu hamil di desa mekar jaya wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020.Metode: Menggunakan rancangan Quasi Eksperimental dengan pendekatan non randomized pre test-post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan anemia ringan yang ada di desaMekar Jaya Wilayah Kerja Puskesmas Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Besar sampel adalah 22 responden, dengan 11 responden masuk ke dalam kelompok kontrol dan 11 responden lainnya masuk ke dalam kelompok eksperimen.Hasil:  Dari hasil penelitian menunjukkan selisih rata-rata peningkatan kadar Hb ibu hamil antara pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen adalah 1.5636 gr% lebih besar dari pada selisih rata-rata kelompok kontrol yaitu 0.7364 gr%. Dengan menggunakan uji statistik t-independent didapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di desa Mekar Jaya wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020. Kata Kunci             : Anemia, Hemoglobin, Sari Kurma, Ibu Hamily in 2020.Method: Uses a Quasi Experimental design with a non randomized pre-test-post-test with control group approach design. The population in this study were all pregnant women with mild anemia in the village of Mekar Jaya, the working area of the Merbau Public Health Center in Mataram, South Lampung Regency. The sample size is 22 respondents, with 11 respondents included in the control group and 11 other respondents included in the experimental group.Results : Showed the average difference in increased Hb levels of pregnant women between pre-test and post-test in the experimental group was 1.5636 gr% greater than the average difference in the control group that was 0.7364 gr%. By using the t-independent statistical test the Sig. (2-tailed) 0,000 <0.05Conclusion: There is an effect of giving palm juice to the increase in hemoglobin levels in pregnant women in the village of Mekar Jaya, the working area of the Merbau Public Health Center in Mataram, South Lampung Regency in 2020. Keywords: Anemia, Hemoglobin,  Palm Extract , Pregnant Woman Latar Belakang: Anemia merupakan suatu permasalahan kesehatan terbesar di dunia. Sekitar 42% ibu hamil menderita anemia lebih besar  dari  pada wanita tidak hamil. Penyebab anemia pada wanita hamil adalah kekurangan zat besi, asam folat, dan perdarahan akut. Sari buah kurma (Phoenix dactylifera) sering disebut sebagai makanan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin karena kandungan zat besi yang tinggi.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap kadar Hemoglobin pada ibu hamil di desa mekar jaya wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020.Metode: Menggunakan rancangan Quasi Eksperimental dengan pendekatan non randomized pre test-post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan anemia ringan yang ada di desaMekar Jaya Wilayah Kerja Puskesmas Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Besar sampel adalah 22 responden, dengan 11 responden masuk ke dalam kelompok kontrol dan 11 responden lainnya masuk ke dalam kelompok eksperimen.Hasil:  Dari hasil penelitian menunjukkan selisih rata-rata peningkatan kadar Hb ibu hamil antara pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen adalah 1.5636 gr% lebih besar dari pada selisih rata-rata kelompok kontrol yaitu 0.7364 gr%. Dengan menggunakan uji statistik t-independent didapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di desa Mekar Jaya wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020. Kata Kunci           : Anemia, Hemoglobin, Sari Kurma, Ibu Hamil 
Co-Authors Adelia, Martha Afrita, Rini Ahmad, Elis Nurfarida Ameliana puspita Anggisa, Dea Yudha Anggraeni, Dini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini, Sandra Ani Mustika Ani Mustika Anindita Maharani Arofah, Nadia Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryawati, Wayan Astriana Astriana, Astriana Azeta, Nurayu Cendriana Citra Erlanda Dainty Maternity Dewi Yulia Sari Dora, Miranti Dea Ermasari, Anissa Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Farich, Achmad Faulani, Catur Lusma Febriyantina Parina Fitria Fitria Fitriana, Fajar - Hartati Hartati Indri Lovely Auria Iqmy, Ledy Octaviani Ismiyeni Ismiyeni Khoidar Amirus Kurniasari, Devi Lely Yustiana Lukmana, Diah Mariza, Ana Maternity, Dainty Maya Safitri Mirna Lisa Muhammad Hatta Mulia, Anissa Nita Erviana Sari Nurliyani Nurliyani Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Oktaria, Dyanis Parina, Febriyantina Pramesti Putri Wardani Putri, Ratna Dewi Putri, Sela Eka Rachmawati, Fijri Rahayu, Aris Tri Rahmawati, Elsya Desti Retnowati Retnowati RIRIN INDRAWATI Rizki Nurhidayah, Rizki Rosmiyati Rosmiyati Saputri, Gusti Ayu Rai Sari, Anggi Yunita Sari, nova Nurwinda Sihaloho, Rizka Yunita Soraya Putri Suharman Suharman sunarsih sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Supadmi, Kiki Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati sutarmi sutarmi Sutiyoko, Adi Syakilah, Siti Utami, Vida Wira Venti Williani Santika Via Malfinia Ashari Wulandari, Dianisa Retno Yuantina, Yuli Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Zarma H