Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding SIMKESNAS

EFESIENSI GAMIFIKASI DALAM PENDIDIKAN KEPERAWATAN MASA PANDEMI: A LITERATURE REVIEW Made Yos Kresnayana; Kusman Ibrahim; Meita Dhamayanti; Iqbal Pramukti
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.9 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pandemi berdampak pada seluruh tatanan kehidupan manusia, salah satunya di dunia pendidikan. Sistem pembelajaran yang telah berlangsung perlu disesuaikan atas situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia, penggunaan sistem pembelajaran berbasis teknologi dengan mengedepankan efesiensi jarak dan waktu merupakan alternatif dalam pendidikan Keperawatan. Gamifikasi merupakan salah satu strategi dalam penggunaan media elektronik sebagai platform/tools pembelajaran untuk memberikan kemudahan dalam memahami sistem pembelajaran yang akan dilakukan. Metode: Pencarian literature dan ekstraksi data menggunakan dua database yaitu Ebsco and ScienceDirect. Total artikel yang ditemukan pada ketiga database tersebut adalah 1595 dan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah 10 jurnal. Kriteria inklusi pemilihan jurnal yaitu: jurnal tahun 2018-2023, berbahasa inggris, keperawatan. Hasil: Hasil review literature yang telah dilakukan menunjukkan efesiensi jarak dan waktu serta kemudahan dari Gamifikasi dalam pendidikan Keperawatan masa pandemi sangat membantu dalam pembelajaran yang dilaksanakan. Efesiensi yang dimaksud dalam jarak yaitu tidak perlunya datang langsung kedalam kelas yang memungkinkan belajar dari manapun, waktu perlu dipertimbangkan karena pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan jadwal akan menjadikan niat belajar dan hasil yang optimal dan kemudahan dari gamifikasi dalam pendidikan keperawatan yaitu dapat berlangsungya pembelajaran dengan baik. Kesimpulan:Efesiensi Gamifikasi dalam pendidikan Keperawatan Masa Pandemi memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan terbukti dengan kemudahan yang diperoleh secar baik dalam ruang dan waktu yang tetap mepertahankan esensi pembelajaran.
ANALISIS SUPPORT SYSTEM PENINGKATAN SELF-MANAGEMET PASIEN GAGAL GINJAL CHRONIK: A LITERATURE REVIEW Andi Mayasari Usman; Cecep Eli Kosasih; Iqbal Pramukti
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.126 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakin non communicable disease dengan prevalensi yang terus meningkat. Penyakit ini jika tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan pasien harus menjalani hemodialisis, menurunkan Quality of life penderitanya dan menimbulkan komplikasi yang lain. Strategi self-management dinilai merupakan cara efektif untuk mencegah terjadinya perkembangan penyakit tersebut. Oleh karena itu, perlu diketahui support system yang dapat meningkatkan self-management pada pasien gagal ginjal kronik. Metode: Pencarian literature dan ekstraksi data menggunakan tiga database yaitu Pubmed, Ebsco and ScienceDirect. Total artikel yang ditemukan pada ketiga database tersebut adalah 1721 dan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah 7 jurnal. Kriteria inklusi pemilihan jurnal yaitu: jurnal tahun 2018-2023, berbahasa inggris, usia responden > 18 tahun. Hasil: Hasil review literature yang telah dilakukan menunjukkan self-management pasien gagal ginjal kronik dipengaruhi oleh IFSM-mPH (Individual Family Self-Management). Kombinasi antara perawatan standar dan IT dinilai mampu meningkatkan self-management pasien setelah 3 bulan penerapan.  Selain itu, dukungan sosial dan literasi kesehatan juga dapat meningkatkan self-management yang berdampak pada peningkatan Quality Of Life. Kesimpulan: Support system yang berperan dalam peningkatan self-management pasien gagal ginjal kronik yaitu IFSM-mPH, dukungan sosial dan literasi kesehatan.