Claim Missing Document
Check
Articles

REDUKSI SENYAWA PENYEBAB RASA PAHIT DALAM PEMBUATAN TEPUNG SUKUN Widowati, Sri; Amiarsi, Dwi; Nurlaela, Raden Siti
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v1i2.3105

Abstract

Breadfruit is classified as climacteric fruits, which has fast respiration process, therefor it has short self-life. In an effort to extend the self-life and economic value,  processing intermediate product i.e. flour base to be the right choice. A problem found in the utilization of breadfruit flour is existing a bitter after taste. This study purposes to obtain a processing technology for reducing of bitterness compounds and characterization of breadfruit flour from several regions. Breadfruit flour processing, selected from ten developed methods i.e. breadfruit peeling, washing and cutting pie shapes, blanshing (10 minutes) followed by shredding, soaking (in 0.03% sodium bisulphyte, 1 hour), pressing, drying of the shredded breadfruit to a maximum 12% moisture content, and milling. The best method was applied to produce of breadfruit flour from different regions (Bone, Kep. Seribu, Yogyakarta, Cilacap and Ciputat-South Tangerang). Results show that the best process could reduce of tannin and cyanide acid up to 84% and 93%, respectively. Breadfruit flour characteristics from different regions were vary. The flour yield arround 17-24% of fruit weight or 21-28% of the fruit flesh. Breadfruit flour having ash content of 1.5-2.2% (db); 92-94% carbohydrate (db); in vitro starch digestibility 72.3-87.2%, dietary fiber 6.8-8.1% and 17.7-26.1% amylose.
Lokakarya Pembuatan Aplikasi Game Edukasi untuk Mengasah Kemampuan Numerik Peserta Didik Bagi Guru SDN 227 Margahayu Utara Widowati, Sri; Martha, Ati Suci Dian; Sabariah, Mira Kania
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10295

Abstract

Pembelajaran numerasi di tingkat sekolah dasar adalah dasar penting bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan matematika mereka. Dalam kurikulum pendidikan Indonesia, numerasi menjadi salah satu komponen utama dalam pembelajaran matematika. Namun, seringkali peserta didik mengalami kesulitan karena merasa bosan dan kurang berminat mengerjakan soal-soal yang terlihat rumit dan membingungkan. Media pembelajaran dalam bentuk aplikasi permainan edukasi cukup efektif dalam mendukung proses pembelajaran. Selain menarik perhatian, permainan edukasi membuat peserta didik menjadi lebih semangat, mandiri, berfikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan persoalan. Untuk mewujudkan ketersediaan aplikasi permainan edukasi, dibutuhkan keterampilan guru-guru dalam membuat aplikasi permainan edukasi yang berkualitas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan guru-guru dalam membuat aplikasi permainan edukasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan memberikan lokakarya Scratch sebagai alat bantu pembuatan aplikasi. Lokakarya dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, dan analisis hasil lokakarya. Berdasarkan hasil kuesioner kepuasan masyarakat, 95% dari 16 guru menyatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat dan menambah ilmu pengetahuan bagi guru. Sejalan dengan umpan balik positif yang diterima, disarankan untuk mengulang kegiatan serupa di masa depan dengan peningkatan kuota peserta. Diharapkan kegiatan tersebut akan memperluas dampak positif dari workshop dan mendukung usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggunakan media pembelajaran inovatif.
DASHBOARD DINAMIKA KARYAWAN DAN ATTRITION TAHUN 2024 MENGGUNAKAN STATISTIKA DESKRIPTIF Ramadhan, Azzam; Widowati, Sri; Ratnasari, Novi; Syahrevi, Nauval; Ferdiansyah, Leroy; Mahendra, Maulana
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v5i12.9150

Abstract

Karyawan merupakan salah satu komponen penting dalam perusahaan karena mereka berperan signifikan dalam memengaruhi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, mengamati dinamika karyawan menjadi hal yang krusial. Di sisi lain, tingkat attrition atau jumlah karyawan yang keluar dari pekerjaan cenderung meningkat seiring perkembangan dunia industri. Meskipun fenomena ini lumrah, tingginya angka attrition dapat merugikan perusahaan jika tidak dikelola dengan baik. Maka dari itu, perusahaan perlu meminimalkan angka attrition dengan menyediakan fasilitas atau perlakuan khusus bagi karyawan. Untuk memahami dinamika karyawan yang berkontribusi terhadap attrition, diperlukan analisis mendalam. Penelitian ini berfokus pada analisis dinamika karyawan dan attrition menggunakan statistik deskriptif yang divisualisasikan melalui dashboard. Hasil analisis menunjukkan posisi kerja dengan rata-rata pendapatan tertinggi adalah Sales Executive (€2.285.590 per bulan), sedangkan posisi dengan pendapatan terendah adalah Human Resources (€220.259 per bulan). Kelompok usia 30-39 tahun mendominasi jumlah karyawan yang menunjukkan preferensi perusahaan terhadap tenaga kerja di usia produktif, karena mereka umumnya memiliki energi lebih besar dan cenderung menerima pendapatan bulanan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Selain itu, posisi Sales Executive memiliki jumlah karyawan terbanyak dengan tingkat kepuasan kerja yang relatif tinggi, sedangkan Healthcare Representative memiliki tingkat kepuasan kerja terendah. Departemen Research and Development, Sales Executive, dan Healthcare menunjukkan tingkat keterikatan yang tinggi dengan rendahnya angka attrition atau bahkan tidak ada sama sekali. Di sisi lain, jumlah attrition karyawan pria lebih tinggi dibandingkan karyawan wanita, yang kemungkinan disebabkan oleh perbedaan kepuasan kerja antara kedua kelompok.
Corelation of Spiritual Well-Being and Stress Level in College Students: A Correlational Study Arfianto, Muhammad Ari; Haqqiyah, Shabrina Naulal; Widowati, Sri; Ibad, Muhammad Rosyidul
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 7 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v7i1.17914

Abstract

Background: Students often experience stress with varying intensity. Spiritual well-being is considered to have a role in controlling student stress levels. But there are many students who experience stress even though they already have good spiritual well being.Objective: This study aims to explore the correlation between spiritual well-being and stress levels in college students.Methods: This a cross-sectional l  study involved 104 students. The sample was selected using an accidental sampling technique. The independent variable of this study was the students' level of spiritual well-being, while the dependent variable was the level of student stress. Data collection uses the Spiritual Well Being Scale Questionnaire and Hassless Assessment Scale for Students in College questionnaires which have been tested for validity and reliability. This research’s results were analyzed using the SPSS application with the Spearman Rho test. Most of the respondents had spiritual welfare in the high category, namely 82.7%. Most of the stress levels experienced by students were at a mild stress level (63.5%).Results: The study found a significant correlation between spiritual well-being and stress level among collge student (p = 0.000 ) with a correlation coefficient of -0.392.Conclusion: This study indicates that there is a significant relationship between spiritual well-being and stress levels in college students, with a weak correlation level and a negative correlation direction, this means that students who have high spiritual well-being have a lower probability of stress.
How to Develop Ecotourism in Ijen Banyuwangi Crater ? Widowati, Sri; Suryawan Wiranatha, Agung; Bagus Suryawan, Ida
Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY) Vol. 2 No. 5 (2023): INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies.
Publisher : Pusat Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58631/injurity.v2i5.63

Abstract

Tourism is an important part in supporting the development of social, economic, cultural, and even regional political life. Ijen Crater is listed as the largest crater in the world and one of the tourism industries in Banyuwangi City with high tourism potential in the East Java region, Indonesia. The purpose of this study is to find the right formula to develop ijen crater tourism and maintain nature conservation. The research method uses the AHP (Analytic Hierarchy Process) approach. The results of the analysis obtained that cooperation strategies with stakeholders 0.37%, community empowerment strategies 0.315%, regulatory improvement strategies 0.186% and management management strategies 0.129%. Stakeholder cooperation is an important priority because it is useful to be able to create relationships by building good communication in running the wheels of the ecotourism industry. This study can ultimately be useful for mapping strategies in developing ecotourism in Ijen Crater, Tamansari Village, Banyuwangi, Indonesia.
Gamifikasi Sistem Pembelajaran Matematika Persamaan Linear Satu Variabel Untuk Siswa SMP Duke Susila , Habibie; Widowati, Sri; Hafidz Azis, Aaz Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Mayoritas sekolah di dunia mengajarkan matematika sebagai salah satu mata pelajaran dasar yang harus dikuasai semua siswa. Tetapi banyak siswa SMP masih tidak menyukai pelajaran matematika dikarenakan pelajaran matematika sulit untuk dipahami dan kurangnya motivasi dari siswa SMP untuk mempelajarinya. Video game adalah permainan berbentuk digital yang berfungsi untuk menghibur. Hampir semua orang pernah bermain game, termasuk siswa SMP. Gamifikasi adalah fenomena memasukkan elemen dari game ke dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu implementasi gamifikasi adalah gamifikasi untuk edukasi. Dalam Tugas Akhir ini penelitian dilakukan terhadap siswa SMP dalam menggunakan sistem gamifikasi untuk mata pelajaran aljabar, khususnya persamaan satu variabel. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa gamifikasi sistem pembelajaran matematika aljabar persamaan liner satu variabel dapat meningkatkan pemahaman siswa SMP dalam mempelajari matematika aljabar. Kata kunci - siswa SMP, gamifikasi, persamaan satu linear variabel, sistem pembelajaran, gambar
Model Pembelajaran Skenario Pengalaman Multi Peran dalam Mencegah Bullying di SMP Muhammadiyah Malang Widowati, Sri; Ariani, Tutu April
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.25576

Abstract

Perilaku bullying masih banyak dilakukan siswa di SMP Muhammadiyah Malang terutama bullying secara verbal antara lain dengan mengolok-olok, mencaci maki, mengumpat, dan menghina. Dampak dari bullying verbal ini korban menjadi malu, minder, menghindar dari pergaulan, dan menjadi malas sekolah. Pihak sekolah sering melakukan edukasi pada siswa siswi dengan tujuan untuk tidak melakukan bullying lagi dan melapor ke sekolah jika ada yang dibully. Akan tetapi perilaku bullying masih sering dilakukan oleh siswa siswa. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan empati pada siswa siswi dengan demikian mampu membantu teman yang dibully. Metodenya adalah edukasi dan model pembelajaran skenario berbasis pengalaman multi peran pada kelas VII, VIII, dan IX dengan mengukur skor empati sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan the Toronto empathy questionnaire (TEQ), di mana siswa siswi akan bermain peran bergantian baik sebagai korban, pelaku, maupun pengamat dengan skenario yang sudah dibuat. Pada siswa kelas 7, dari 66 siswa, sebelum kegiatan skor empati rendah 37 siswa dan sesudah kegiatan 32 siswa. Siswa kelas 8 dari 47 siswa, sebelum kegiatan skor empati rendah 26 siswa dan sesudah kegiatan 23 siswa. Siswa kelas 9,sebelum kegiatan skor empati rendah 45 siswa dan sesudah kegiatan 37 siswa. Kesimpulan : Edukasi dan model pembelajaran skenario berbasis pengalaman multi peran dapat diterapkan untuk meningkatkan empati pada siswa SMP dalam mencegah bullying.
Automasi Pengujian Fungsional Aplikasi MyIndibiz Assistant Menggunakan Katalon Studio Fitriana, Rana Ramadhani Nur; Widowati, Sri; Praditha, Villy Satria
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian perangkat lunak merupakan tahap pentingdalam pengembangan aplikasi untuk memastikankualitas dan keandalannya sebelum dirilis kepadapengguna. Functional testing menjadi salah satu jenispengujian utama untuk memverifikasi apakah fungsidan fitur aplikasi beroperasi sesuai spesifikasi. AplikasiMyIndibiz Assistant, yang dirancang untukmendukung agent dalam menjalankan tugasnyamenghadapi tantangan dalam pengujian manual yangdilakukan oleh sumber daya terbatas dalam waktusingkat. Proses ini sering kali mengurangi akurasi danefektivitas pengujian karena tekanan waktu dan bebankerja tinggi.Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan pendekatanautomation testing menggunakan Katalon Studiountuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengujianfungsional. Katalon Studio dipilih karenakeunggulannya dalam mendeteksi kesalahan,mempercepat proses pengujian, dan mengotomatiskanvalidasi perilaku fungsional. penting untuk memahamikapan pengujian manual tetap diperlukan dan kapanotomatisasi lebih efektif. Pengujian manual tetapmemiliki kelebihan dalam aspek tertentu sehinggapenelitian ini tidak hanya akan membahas efektivitaspengujian otomatis menggunakan Katalon, tetapi jugaakan membandingkannya dengan pengujian manualuntuk mengevaluasi kelebihan dan keterbatasanmasing-masing metode.Dengan menggunakan proses pengujian fundamentaldari ISTQB, penelitian ini bertujuan untuk mengukurefektivitas dan efisiensi dari proses pengujianfungsionalitas aplikasi MyIndibiz Assistant secaraotomatis menggunakan alat uji katalon studiodibandingkan dengan pengujian manual pada prosestest implementasi dan eksekusi. Hasilnya prosespengujian yang lebih sistematis, efisien, dan akurat,sehingga dapat mendukung percepatan sikluspengembangan dan peningkatan kualitas perangkatlunak secara keseluruhan Kata kunci: functional testing, automation testing,manual testing, proses pengujian fundamental
Wirausaha Cookies Brownies Sebagai Alternatif Peningkatan Kualitas Hidup Tuna Rungu Widowati, Sri; Rofiah, Khofidotur; Firdausi, Yasmin
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.740

Abstract

Deaf individuals face barriers in accessing formal employment due to limitations in communication and training, making brownies cookie entrepreneurship a viable alternative to improve their quality of life. This study aims to examine how brownies cookie entrepreneurship can enhance the quality of life for deaf individuals. The research uses a qualitative case study approach with techniques including interviews, participatory observation, and documentation involving three deaf subjects who run a brownies cookie business. The results show that brownies cookie entrepreneurship has a positive impact on the quality of life of deaf individuals across various dimensions physical, psychological, social, and environmental. All three subjects experienced increased productivity and independence, along with improved self-confidence and social recognition. They were able to interact with their surroundings through social media and used their earnings to support personal and family needs. Supporting factors such as family support, disability communities, and social media strengthened the success of their businesses, although challenges remained in the form of communication barriers, limited capital, and lack of inclusive training opportunities.
Pengembangan Aplikasi Pendaftaran Online Menggunakan Metode Linear Sequential (Studi Kasus : Puskesmas Bojongsoang) Fauzan, Noval; Widowati, Sri; Alibasa, Muhammad Johan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada penelitian ini telah berhasil dikembangkan sebuah aplikasi pendaftaran onlinepuskesmas yang dapat digunakan untuk mendaftar berobat pasien di PuskesmasBojongsoang. Selama ini Puskesmas Bojongsoang masih menggunakan sistem antrian pasiensecara manual, sehingga terjadi permasalahan yang timbul yaitu waktu tunggu yang lamakarena pelayanan yang masih dilakukan secara manual, serta dari pihak puskesmaspencatatan pendaftarannya masih dicatat secara manual yang mengakibatkan data yangsudah ada kadang sulit ditemukan. Aplikasi pendaftaran online puskesmas ini dikembangkandengan menggunakan Metode Linear Sequential yang dapat memastikan tahapanpengembangan dilakukan secara disiplin dan sistematis. Pengujian terhadap aplikasi telahdilakukan secara Black Box, diperoleh hasil bahwa semua fitur yang terdapat dalam aplikasitelah berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : metode linear sequential, puskesmas, pendaftaran online
Co-Authors Aaz Muhammad Hafidz Azis Agus Naryoso Ahmad Fikri Aji Jumiono Alviyanto, Masruri Farid Annisa Aulia Mahari Arifa Rachma Febriyani ASRI WIJIASTUTI Ati Suci Dian Martha B.A. Susila Santosa B.A.S. Santosa Bagus Endar Bachtiar Nurhandoko Bagus Suryawan, Ida Djoko Setyabudi DR Sunarto Duke Susila , Habibie Dwi Amiarsi Eko Darwiyanto Ema S. Mulyani Fahma Yuliwardi Fauzan, Noval Ferdiansyah, Leroy Firdausi, Yasmin Fitriana, Rana Ramadhani Nur Handayani, Ela Haqqiyah, Shabrina Naulal Hariz, Muhammad Hening Ryan Aryani Heti Herawat heti herawati Hijriyani, Siti Nadiah Irsyad Alfian, Reza Johan Alibasa, Muhammad Joyo Nur Suyanto Gono Kaswandhi Triyoso Khairunnisya Sholikhah Kusumo, Dana Sulistyo LIA AMALIA M. Rosyidul Ibad MADE ASTAWAN Mahendra, Maulana Mardiah Mardiah Maryani Suwarno Mira Kania Sabariah Monterico Adrian Much Yulianto Muhammad Ari Arfianto Muhammad Johan Alibasa Muhammad Rosyidul Ibad Mursyid . Muyasaroh, Arummi nFN Akhyar nFN Sudaryono nFN Widaningrum Nouvadila, Haqila Nur Novi Ratnasari Novidanu, Ananta Nugroho Edi Kartijono Nur Lailatul M Nurhuda, Nisrina Pamuji Pamuji, Pamuji Praditha, Villy Satria Pramudia, Ajeng Prescilla Roesalya Purbaningrum, Setia Raden Siti Nurlaela Ramadhan, Azzam Rio K. Martha Riyani Rofiah, Khofidotur Rwanda Zwazdianza Azwar Salsa, Sefira Khiorotus Sari, Amelia Wulan Satryo A. Wibowo Saundra Centauria Shabrina Naulal Haqqiyah Siti Harnina Bintari Soewarno T. Soekarto Sri Ngabekti Suryawan Wiranatha, Agung Syahrevi, Nauval Tandiyo Pradekso Taufik Suprihartini Taufik Suprihatini Tjahja Muhandri Tutik Wresdiyati Tutu April Ariani Utomo, Rafika Azzahra Salsabila Veronikha Effendy Widayanti . Wiwid Noor Rakhmad Zahid Fikri