Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Seni Tradisi Meudike Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Karakter Siswa di SMPN 3 Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar Yuli Astuti; Samsuri Samsuri; Ilham Septian
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 6 (2025): December: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i6.1765

Abstract

This training aims to strengthen local wisdom-based character for students at SMPN 3 Want Jaya, Aceh Besar Regency with traditional meudike art material. This training was carried out using lecture methods, learning by doing, discussion and question and answer. The first training session was conducted directly by Syeh Medya Hus as a meudike expert and the second session was carried out with group training. The results of the training show that this training can positively contribute to strengthening the religious, social and responsible character of students at SMPN 3 Want Jaya which is reflected in their seriousness, sincerity, cohesiveness, cooperation, helping each other during the ongoing training process. Therefore, this training can continue to be developed both in formal and extracurricular learning processes at school to create a generation that loves cultural identity and national identity.
Faktor-Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Anemia pada Remaja Putri : Literature Review: Factors Causing Anemia in Adolescent Women : Literature Review Risky Amalia; Emi Sutrisminah; Yuli Astuti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3614

Abstract

Latar belakang: Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal, pada remaja putri dikatakan anemia bila kandungan Hbnya <12 gram/dl. Menurut WHO Angka kejadian anemia pada remaja putri di India selatan secara keseluruhan 67,9% dimana anemia sedang 37,05%, anemia ringan 21,42% dan anemia berat 9,4%. Penelitian di Sri Lanka 31,65%, Nepal 68,8%, Myanmar 26%, Maldives 57%, Banglades 98%. Angka kejadian anemia paling tinggi terjadi di Banglades 98%, Nepal 68,8% dan india selatan 67,9%. Riskesdas 2018, angka kejadian anemia di Indonesia sebesar 32%, artinya 3 sampai 4 dari 10 remaja menderita anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya anemia pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan Literatur Review dengan Pubmed dan google scholar sebagai database pencariannya. Data yang diambil adalah artikel penelitian dari tahun 2018-2022, dengan kata kunci adolescent anemia”, “Factor anemia adolescents”, “Risk factor for anemia”, “Faktor-faktor anemia pada remaja”, “Kejadian anemia remaja faktor resiko”. Hasil: Hasil penelitian menemukan faktor dukungan yang mempengaruhi terjadinya anemia pada remaja putri yaitu: Tingkat pengetahuan remaja (p-value = 0.000 maka p <0,05), Indeks masa tubuh (IMT) (p value = 0.000 maka p <0,05) dan Siklus menstruasi (p= 0,003 < 0,05) memiliki hubungan yang signifikan terjadinya anemia pada remaja putri Kesimpulan: Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan, IMT (gemuk dan kurus), siklus menstruasi (Panjang siklus menstruasi, volume darah haid yang keluar).