Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SKALA KECEMASAN MENGHADAPI TES MASUK PERGURUAN TINGGI Anggraini, Dini Eka; Latifah, Aulya Ibni; Yuliani, Dwi; Rahmani, Arina Nur; Husna, Alfitina Nurul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan menghadapi tes masuk perguruan tinggi disebabkan adanyapersepsi yang kuat dalam diri peserta tes yang umumnya menilai bahwasuatu nilai merupakan kesuksesan belajar. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan skala kecemasan menghadapi tes masuk perguruan tinggi.Dikonsepkan, kecemasan tes terdiri atas respon fisiologis, emosionalitas, dankognitif yang merujuk pada khawatir. Skala dikembangkan melalui 4 tahap:tahap 1 pemeriksaan validitas isi dengan metode Aiken's V, tahap 2 tryout,tahap 3 uji reliabilitas menggunakan alfa cronbach, tahap 4 seleksi aitem.Sebanyak 68 aitem skala kecemasan menghadapi tes masuk perguruan tinggidiadministrasikan kepada 90 siswa/siswi SMA/SMK/MA dengan penyebaranskala cetak di Kota Magelang dan penyebaran skala online secara acak diluar Kota Magelang (Pulau Jawa). Hasil analisis menunjukkan koefisien alfacronbach sebesar 0,920 dan 50 aitem memiliki daya beda tinggi (r ? 0,3).Disimpulkan skala dapat digunakan untuk memberikan informasi terkaittingkat kecemasan dalam menghadapi tes masuk perguruan tinggi.
Kreativitas pada Wirausahawan: Studi Literatur Paramithasari, Shanti Putri; Yuliani, Dwi; Seprina, Chainisa Ayu; Almamada, Jatu; Husna, Aftina Nurul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas pada wirausahawan merupakan suatu kemampuan yang sangat diperlukan dalam suatu wirausaha. Di dalam kreativitas menghasilkan suatu tindakan, gagasan, atau produk apapun yang mengubah domain yang ada atau yang mengubah domain dari ada menjadi sesuatu yang baru. Pada sudi literatur ini, ditemukan bahwa kreativitas memiliki 4 aspek dasar yaitu person, process, place, dan product. Dalam faktor kreativitas terdapat faktor psikologi, faktor lingkungan, dan faktor demografis. Adapun konsekuensi kreativitas pada wirausahawan sangat berdampak pada sosial, bisnis, dan lingkungannya. Pada artikel ini, penulis telah menggali beberapa faktor yang berkenaan dengan kreativitas seseorang dalam mengembangkan serta mempertahankan usaha nya. Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, penulis mengharapkan artikel ini dapat menjawab pertanyaan mengenai dampak yang akan ditimbulkan dan bisa menjadi referensi untuk wirausahawan agar dapat mempertahankan usahanya dengan memperhatikan pada peran kreativitas.
Peran Pekerja Sosial dalam Implementasi Program Griya Pesantren Lansia Juara di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Pelayanan Sosial Griya Lansia Ciparay Kabupaten Bandung Sugiansyah, Ratna Nurkhalika; Yuliani, Dwi; Haryani , Ayi
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 22 No 2 (2023): PEKSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v22i2.1025

Abstract

This research aims to gain a clear about social worker’s role in facilitating the fulfillment of spiritual needs for elderly, social worker’s role in provide assistance to spiritual development for elderly, and social worker’s role in provide consulting services based on elderly needs. This research used qualitative approach with descriptive method. Informants were determined based on purposive sampling. Informants in this research amounted to 10 persons such us 2 persons of elderly, 6 persons of social worker, and 2 persons of staff. Data collection techniques used indepth interview, participatory observation and study of documentation. The results of this research showed that social worker have some role in implementation pesantren lansia juara program. Social worker’s role in facilitating the fulfillment of spiritual needs for elderly as social planner, coordinator, and fasilitator. Social worker’s role in provide assistance to spiritual development for elderly as borderer and fasilitator. Social worker’s role in provide consulting services based on elderly needs as counselor and motivator. There are some obstacles in implementation pesantren lansia juara program such us inconsistency social workers with their proper duties and functions, inter-professional coordination in implementation pesantren lansia juara program is lacking, and social workers doesn’t record in implementation pesantren lansia juara program. Based on the results of this research, the researcher proposed “Peksos Juara to Optimize in Implementation Pesantren Lansia Juara” program uses social groupwork methods with discussion techniques.
REPLIKASI AKSI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PANGAUBAN KECAMATAN KATAPANG KABUPATEN BANDUNG Sulastri, Sri; Saprudin Darwis, Rudi; Yuliani, Dwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3776-3786

Abstract

Prevalensi stunting di Provinsi Jawa Barat masih tergolong tinggi. Salah satu penyebabnya adalah perilaku kelompok primer, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, pengasuh balita, dan remaja putri. Ibu hamil dan ibu menyusui sering kali berperilaku kurang memperhatikan asupan gizi sebelum hamil, saat hamil, saat menyusui, dan saat memberikan makanan tambahan setelah ASI eksklusif. Begitu pula dengan perilaku pengasuh balita, meskipun mereka untuk sementara waktu menggantikan peran ibu. Remaja putri juga harus menjaga kondisi fisiknya agar tidak mengalami gizi buruk dan tidak menikah di usia muda. Perilaku tersebut berkaitan dengan pemahaman tentang pentingnya asupan gizi bagi anak-anaknya pada 1000 hari pertama kehidupan. Selain itu, pemahaman tentang pentingnya kebersihan lingkungan, termasuk menggunakan air bersih dan terbebas dari asap rokok dapat mempengaruhi perilaku sehat mereka. Melalui praktik edukasi perubahan perilaku pada kelompok sasaran primer oleh Kader Kesehatan, diharapkan kasus stunting tidak terjadi lagi.
DAUN TEBU (Saccharum spontaneum L.) SEBAGAI PENYERAP ZAT WARNA TEKSTIL REACTIVE BLUE: Sugarcane Leaves (Saccarum Spontaneum L.) As Absorbent Reactive Blue Textile Dyes Yuliani, Dwi; Mayangsari, Reza
Biospecies Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i2.12646

Abstract

Perkembangan industri tekstil di Indonesia sangat cepat. Penggunaan pewarna tekstil dalam industri tersebut dapat mencemari lingkungan. Upaya penanggulangan pencemaran pewarna tekstil menggunakan daun tebu (Saccharum spontaneum L.) dilakukan pada skala laboratorium. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan informasi ilmiah tentang banyaknya biomassa daun S. spontaneum yang paling efektif untuk mendekolorisasi pewarna tekstil reactive blue. Percobaan dekolorisasi dilakukan dengan menambahkan biomassa daun S. spontaneum dalam tiga perlakuan yaitu 10 gram, 20 gram dan 30 gram. Efektivitas dekolorisasi diamati melalui perubahan warna larutan  reactive blue dalam waktu kontak 3 x 24 jam. Perubahan warna yang terjadi dilihat dengan menggunakan metode spektrofotometri dengan panjang gelombang 586 nm. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan adanya perubahan warna, dimana warna yang paling jernih terlihat pada perlakuan 3 dengan biomassa daun S. spontaneum sebanyak 30 gram.
Modeling Techniques with Positive Reinforcement in Improving Personal Hygiene Behavior among People with Intellectual Disabilities at the Wirajaya Center in Makassar Mubarak, Muhammad Fahmi; Mildawati, Milly; Yuliani, Dwi
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 7 No 2 (2025): Biyan
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v7i2.1576

Abstract

People with intellectual disabilities often have difficulty maintaining personal hygiene due to their limited intellectual functioning. Modeling techniques are often less effective due to the lack of subsequent reinforcement. To assess how effective modeling techniques combined with positive reinforcement are in helping people with intellectual disabilities at Sentra Wirajaya Makassar to better maintain personal hygiene. This study used a quantitative method with a single subject design (Single Subject Design/SSD) type A-B-A. Data were collected by observing the subjects personal hygiene behavior before, during, and after the intervention. After implementing this technique, there was a clear improvement in personal hygiene behavior in people with intellectual disabilities. This is seen from the improving trend graph, positive changes in behavioral levels, and more stable behavior. The analysis shows that this intervention has a strong positive impact. Modeling techniques combined with positive reinforcement are very effective in improving personal hygiene in people with intellectual disabilities. Social workers are advised to use this approach to help address personal hygiene issues in this group effectively.
Strategi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi dalam Menavigasi Dinamika Kehidupan Sosial-Ekonomi di Kota Bandung: Sebuah Studi Realitas Sosial Istyawan, Aryohaji; Yuliani, Dwi; Haryani, Ayi
Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Vol 24 No 2` (2025): PEKSOS (In Press)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/peksos.v24i2`.1689

Abstract

Perempuan rawan sosial ekonomi (PRSE) merupakan kelompok masyarakat rentan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya sosial dan ekonomi di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang terus berubah. Dalam konteks Kota Bandung, meskipun tingkat kemiskinan menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir, belum seluruh lapisan masyarakat merasakan hasil pembangunan secara merata. Kondisi ini menuntut kelompok PRSE untuk mengembangkan strategi adaptif dalam mempertahankan kesejahteraan keluarga sekaligus menavigasi berbagai ketidakpastian sosial dan ekonomi yang muncul di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosial yang dikembangkan oleh perempuan rawan sosial ekonomi dalam menavigasi dinamika kehidupan sosial-ekonomi melalui pendekatan realitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan perempuan PRSE yang dipilih secara purposive di Kelurahan Sukabungah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke melalui tahapan transkripsi, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi tematik untuk mengungkap makna dari pengalaman sosial informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRSE mengembangkan tiga strategi utama, yaitu: (1) membangun jaringan dan relasi sosial sebagai sumber dukungan material dan emosional; (2) menciptakan hubungan harmonis dengan keluarga serta lingkungan sekitar sebagai bentuk ketahanan sosial; serta (3) memanfaatkan akses terhadap program perlindungan sosial seperti bantuan pangan non tunai, layanan kesehatan, dan pendidikan sebagai penopang ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi sosial yang dijalankan PRSE berakar pada kekuatan relasi sosial, solidaritas komunitas, dan nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat perkotaan, yang secara kolektif membentuk ketahanan sosialekonomi perempuan di tengah ketimpangan sosial.
Character Education Management as a Strategy for the Holistic Character Formation of Madrasah Students Yuliani, Dwi; Asra, Muhammad; Zakariah, M. Askari
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10, No 2 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v10i2.10361

Abstract

Character education is a fundamental aspect of the national education system that aims to shape students not only to excel academically, but also to have good attitudes, behavior, and morals. This study aims to analyze the implementation of character education management at MTs Al Mawaddah Warrahmah Kolaka and its impact on the formation of positive attitudes and behavior of seventh-grade students. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion, while data validity was tested using triangulation of sources, methods, and time. The results of the study indicate that the implementation of character education management at MTs Al Mawaddah Warrahmah Kolaka runs systematically through four management functions, namely planning, organizing, implementing, and evaluating. Planning is carried out in a participatory manner and is integrated into the Madrasah Work Plan and dormitory program. Organization is demonstrated through a clear division of roles between the madrasah principal, teachers, and dormitory supervisors. The implementation of character education is carried out through the integration of values in learning, educator role models, and daily habits. Evaluation is carried out continuously using an educational, academic, and dormitory approach. The implementation of character education management has a positive impact on improving students' discipline, religiosity, responsibility, and social behavior. This study concludes that integrated and sustainable character education management is effective in shaping students' character holistically.
Hubungan Keanekaragaman Serangga Penyerbuk Bunga Tagetes erecta L. dengan Suhu Udara Harian di Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal Yuliani, Dwi; Setyaningsih, Nur; Sudiana, Eming
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 1 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.1.19838

Abstract

Keanekaragaman serangga penyerbuk berperan penting dalam keberhasilan reproduksi tanaman berbunga, termasuk Tagetes erecta L. Faktor lingkungan, khususnya suhu udara harian, memengaruhi aktivitas dan distribusi serangga penyerbuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keanekaragaman serangga penyerbuk bunga T. erecta L. dengan suhu udara harian di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada beberapa titik lokasi pertanaman T. erecta L. dengan metode pengamatan langsung dan penangkapan serangga menggunakan jaring serangga pada pagi, siang, dan sore hari. Suhu udara diukur menggunakan termometer digital bersamaan dengan waktu pengamatan. Data keanekaragaman serangga dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) dan Indeks Eveness (E), sedangkan hubungan antara keanekaragaman serangga dan suhu udara harian dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman serangga berada pada kategori sedang dengan nilai indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) sebesar 2,31 dan indeks kemerataan (E) sebesar 0,93. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara suhu udara harian dan keanekaragaman serangga pengunjung (r = −0,87; p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa peningkatan suhu udara diikuti dengan penurunan keanekaragaman serangga.