Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN APRESIASI SASTRA MELALUI PENGAJARAN PUISI DI SMP MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL ARGA MAKMUR Ronaldo, Ronaldo; Putra, Yudi Partama; Mahdijaya, Mahdijaya
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1357

Abstract

Kegiatan pembelajaran puisi ini bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya pemahaman siswa dalam membaca puisi dengan baik. Metode yang digunakan adalah metode demonstrasi, di mana guru menunjukkan cara membaca puisi yang tepat dengan fokus pada intonasi, ekspresi, dan penjiwaan. Siswa kemudian diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik yang telah diajarkan setelah menyaksikan contoh langsung dari guru. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa untuk mengidentifikasi unsur-unsur puisi dan menyampaikan pesan moral yang terkandung. Meskipun demikian, beberapa siswa masih mengalami kendala dalam rasa percaya diri saat tampil di depan kelas. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya pengembangan program yang lebih beragam dan kolaboratif, serta perlunya evaluasi rutin untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan sastra siswa tetapi juga memperdalam apresiasi mereka terhadap karya sastra.
Pelatihan Penulisan Puisi di SD Negeri 216 Bengkulu Utara Sari, Citra Purnama; Mahdijaya, Mahdijaya; Gunawan, Hafiz; Yuniati, Ira
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i2.8470

Abstract

Dalam pengabdian ini ada beberapa hal yang di alami sekolah dalam penulisan puisi seperti siswa yang belum lancar membaca, ada siswa yang sudah lancar membaca namun tidak memahami apa yang dia baca dan siswa masih bingung merangkai kata-kata dalam menulis puisi. Pengabdian ini menggunakan metode pelaksanaan dengan kegiatan pemaparan materi, evaluasi, tanya jawab dan latihan. Manfaat kegiatan ini yang diharapkan adalah meningkatkan kreativitas, penguasaan bahasa yang baik, pengembangan emosional, meningkatkan kepercayaan diri dan menumbuhkan minat membaca Kegiatan ini memberikan dukungan kepada siswa-siswa untuk mengasah kemampuannya dalam menulis puisi, tentunya kegiatan ini juga menghasilkan pengalaman baru bagi siswa tentang puisi, khususnya tentang teknik atau cara menulis puisi. Karena mereka tertarik dengan materi dan media yang digunakan, siswa mendengar puisi dari tim pengabdian masyarakat. Selain itu, peserta sangat menyukai kegiatan pelatihan menulis puisi. Siswa menyadari, meniru, dan motivasi untuk menggunakan metode menulis puisi yang sesuai dengan tahapan dalam proses menulis puisi. Siswa menyukai proses pelatihan, terutama teknik menulis puisi terbimbing. Siswa sudah dapat memilih kata dan majas yang mereka inginkan. Serangkaian tindakan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan kemampuan dan pengetahuan siswa tentang puisi, khususnya menulis puisi, dan memberi mereka teknik menulis puisi. Dengan menggunakan pelatihan, siswa telah belajar menulis puisi dengan teknik menulis puisi secara terbimbing.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE DISKUSI BAGI SISWA KELAS VIII DI SMPN NEGERI 10 BENGKULU UTARA Saputra, Jawai; Putra, Yudi Partama; Mahdijaya, Mahdijaya
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1379

Abstract

Kegiatan dengan tema Pengenalan Komputer untuk Siswa Sekolah Dasar dilaksanakan di SMP Negeri 10 Bengkulu Utara dengan tujuan meningkatkan literasi digital bagi siswa kelas VII B. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penyuluhan melalui ceramah, diskusi, poster, dan praktik langsung. Kegiatan ini diawali dengan audiensi bersama kepala sekolah, dilanjutkan dengan penyuluhan berbasis multimedia mengenai dasar-dasar penggunaan komputer, termasuk aplikasi Microsoft Word dan PowerPoint. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi meskipun terdapat tantangan dalam menjaga kondusivitas kelas. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam mendukung proses pembelajaran mereka serta menjadi evaluasi untuk kegiatan serupa di masa mendatang. Kata Kunci : Literasi Digital, Pengenalan Komputer, Metode Diskusi
Implikatur Tegur Sapa Dalam Bahasa Rejang Di Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong Putri, Dwi Adesi; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya; Gunawan, Hafiz
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i4.9172

Abstract

This study aims to describe the implicature of greeting in Rejang language in tubei District of lebong Regency. This study examines the implicature in Rejang language greeting in Tubei Sub-District as a form of communication that reflects cultural values, such as politeness and familiarity, through implied meanings in everyday speech. The problem in this study is how the implicature in Rejang language in tubei District of lebong Regency. The method used is descriptive qualitative. The Data in this study is the implicature of greeting in Rejang language in Tubei District of Lebong Regency, the source of the data is the Rejang language user community in Tik teleu village. The technique of data collection is done by free fold cakap listening technique, Record Technique and recording technique. Data analysis is done by grouping the data, followed by analyzing the data to become a foundation in the process of interpretation, interpretation of all data and conclude the results of the study. The results of this study are conversation implicature and conventional implicature. The more dominant implicature appearing in this study is the conventional implicature. For the future, the author hopes that students of the Faculty of Teacher Training and Indonesian language and literature education will gain insight into the implications of greeting.
Menulis Puisi Bagi Siswa Kelas VI di SD Negeri 99 Bengkulu Selatan Desa Padang Lebar Kecamatan Pino Atmaja, Loliek Kania; Manjato, Ajat; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya; Paulina, Yanti; Rustina, Eli; Sakroni, Sakroni
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10537240

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang sangat dibutuhkan, terutama dalam mengungkapkan ide, pikiran, dan perasaan melalui karangan, baik fiksi maupun nonfiksi. Bahkan, kehidupan manusia hampir tidak dapat dipisahkan dari kegiatan menulis. Oleh karena itu, keterampilan menulis harus diajarkan dengan baik kepada Siswa Kelas VI SD sebagai penulis pemula. Para murid di sekolah dasar sebagai penulis pemula harus dibina, dibekali, dan ditempa keterampilan menulisnya sehingga mereka mampu menuangkan ide, pikiran, perasaan, dan gagasan dalam berbagai jenis. Pembinaan keterampilan menulis sejak dini dapat dilakukan mulai dari tingkat sekolah dasar. Tentu saja, model pembinaan keterampilan menulis di sekolah dasar disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia, psikologi, dan kategori/tingkat kemampuan menulis. Umumnya, murid di sekolah dasar sebagai penulis pemula mengandalkan kemampuan berpikir yang sederhana sehingga dalam menulis memerlukan teknik khusus
MEMBANGUN PERILAKU SANTUN SISWA DALAM TINDAK TUTUR ASERTIF PADA SISWA DI SEKOLAH Putri, Qikka Anisya Ade; Rustinar, Eli; Mahdijaya, Mahdijaya; Kusmiarti, Reni; Kusumaningsih, Dewi
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i4.1794

Abstract

This research aims to strengthen the renewal of the concept of polite behavior for students in class 7 Indonesian language learning at SMPN 17 Bengkulu City. Thus, the aim of this research is to describe the types of polite behavior of students in learning Indonesian, along with the continuity of these speech acts. The problems in this research are: 1) what are the teacher's assertive speech acts in the 7th grade Indonesian language learning process at SMP Negeri 17 Bengkulu City, 2) what are the uses of assertive speech acts carried out at school, and 3) is there any use of assertive speech acts in behavior? polite students at SMPN 17 Bengkulu City. This research was carried out from 28 August 2023 to 29 August 2023. The data sources in this research were informants, namely teachers and students and incidents of polite behavior in class 7 when learning Indonesian. This research uses data collection techniques. The data collection used in this research is a study of research information or data obtained from photos, sound recordings and videos. Based on the research results, it can be concluded that polite behavior in learning is very important to improve teachers' polite behavior in assertive speech acts among students at school
Enhancing Basic Teaching Skills Through Guided Practice In Microteaching Learning Kusmiarti, Reni; Bunga Wulandari, Ami; Paulina, Yanti; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Microteaching learning helps prospective teacher students hone their teaching skills before starting to work in real classrooms. Guided practice involves feedback and guidance from the supervising lecturer to support students' teaching practices. This research aims to describe the improvement of basic teaching skills through guided practice in microteaching learning. The method used is quantitative descriptive. The research subjects involve 13 students from the Indonesian Language and Literature Education Program. Data collection was conducted during microteaching sessions through direct observation by filling out instruments assessing basic teaching skill mastery. Data analysis techniques include several steps: (1) describing the data as a whole, (2) recording observation data in tables, (3) calculating values using the average and percentage formulas, (4) comparing the results with mastery level calculations, (5) interpretation and drawing conclusions. The research results conclude that the mastery level of basic teaching skills through guided practice in microteaching learning: the first teaching practice with an average score of 63.80 is at a good mastery level, the second teaching practice with an average score of 77.22 is at a good mastery level, and the third teaching practice with an average score of 84.77 is at a very good mastery level. The improvement in students' basic teaching skills through guided practice in microteaching learning from the first to the second teaching practice increased by 21.03%, the improvement from the second to the third teaching practice increased by 8.45%, and the overall improvement from the first to the third teaching practice increased by 31.26%."
KEMAMPUAN MENULIS TEKS TANGGAPAN BERDASARKAN FILM PENDEK SISWA KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA BENGKULU Annim Hasibuan; Mahdijaya, Mahdijaya; Balogi, Balogi; Dwita Mala; Alpionita, Nining Susanti
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i1.534

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks tanggapan berdasarkan film pendek siswa kelas IX SMP Negeri 8 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 8 Kota Bengkulu pada tanggal 9 November 2022. Populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas IX SMP Negeri 8 Kota Bengkulu yang berjumlah 160 siswa dan sampel diambil sebanyak 40 siswa secara acak. Kemampuan menulis teks tanggapan ini dinilai dari tiga aspek, yaitu isi, struktur teks, dan kebahasaan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa penugasan kepada siswa untuk menulis teks tanggapan berdasarkan film pendek. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks tanggapan berdasarkan film pendek siswa kelas IX SMP Negeri 8 Kota Bengkulu adalah katagori cukup
Pendampingan Guru Bahasa Indonesia SMP dalam Membangun Literasi Informasi untuk Mendukung Kesejahteraan Psikologis Siswa Melalui Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Reni Kusmiarti; Eli Rustinar; Mahdijaya Mahdijaya
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cbb3kq30

Abstract

Penguatan literasi informasi bagi guru Bahasa Indonesia SMP menjadi kebutuhan mendesak dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan memahami teks. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mendukung guru dalam mengintegrasikan literasi informasi ke dalam pembelajaran melalui proses pendampingan yang sistematis. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMP yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka, dan berlangsung terpusat di SMPN 6 Kota Bengkulu sebagai lokasi kegiatan MGMP. Metode yang digunakan meliputi workshop, pendampingan di kelas, implementasi mandiri, dan refleksi. Workshop dirancang untuk memperkuat pemahaman guru tentang konsep literasi informasi serta strategi pembelajaran yang mudah diterapkan, sementara pendampingan kelas memberikan umpan balik langsung terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata dalam kemampuan guru menyusun modul ajar, menerapkan strategi literasi informasi, serta membimbing siswa dalam mencari, menyeleksi, dan mengolah informasi. Siswa juga menunjukkan perkembangan dalam membuat pertanyaan, membedakan fakta dan opini, menulis ringkasan, berdiskusi, dan bekerja sama. Program ini turut menghasilkan praktik baik yang dapat dimanfaatkan guru lain dan memberikan dampak berkelanjutan bagi sekolah mitra. Temuan tersebut menegaskan bahwa pendampingan dengan pendekatan partisipatif merupakan strategi yang efektif untuk memperkuat literasi informasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
EDUKASI KOMUNIKASI EFEKTIF BERBASIS BAHASA SANTUN DALAM FORUM PUBLIK BAGI SISWA SMK 18 AL-YASIR KOTA BENGKULU Reni Kusmiarti; Tri Dina Ariyanti; Mahdijaya Mahdijaya
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3753

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi efektif berbasis bahasa santun dalam forum publik bagi siswa SMK 18 Al-Yasir Kota Bengkulu, khususnya siswa bidang kesehatan, agar mampu berkomunikasi secara jelas, santun, empatik, dan profesional. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik komunikasi publik, simulasi komunikasi dalam konteks layanan kesehatan, pendampingan, dan pemberian umpan balik kepada 30 siswa kelas XI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip komunikasi efektif, mampu membedakan penggunaan bahasa formal, semi-formal, dan informal sesuai konteks, serta menunjukkan peningkatan keberanian berbicara di depan umum. Selain itu, siswa mampu menyampaikan gagasan secara lebih runtut, menggunakan diksi yang lebih santun, menunjukkan sikap yang lebih percaya diri, serta menerapkan komunikasi yang lebih empatik dalam simulasi layanan kesehatan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi komunikasi efektif berbasis bahasa santun efektif dalam memperkuat keterampilan komunikasi, etika berbahasa, karakter, dan kesiapan profesional siswa SMK bidang kesehatan sehingga dapat mendukung kesiapan mereka dalam lingkungan pendidikan, praktik kerja lapangan, maupun dunia kerja.