Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

MENINGKATKAN MINAT MEMBACA MELALUI GERAKAN LITERASI AYO MEMBACA DI SD NEGERI 38 KOTA BENGKULU Rensiani Septian; Mahdijaya Mahdijaya; Yanti Paulina; Septina Lisdayanti; Loliek Kania Atmaja
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meningkatkan minat membaca melalui gerakan literasi ayo membaca di SD Negeri 38 Kota Bengkulu. Penelitian ini berusaha untuk menumbuhkan minat baca siswa melalui penerapan gerakan literasi ayo membaca. Metode penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, Siswa dan Orang tua. Data 1 “ saya senang bercerita kembali setelah membaca buku cerita yang saya baca”. Data 2 “ saya senang membaca apalagi bukunya ada gambarnya”. Data 3 “ saya senang dengan kegiatan ini karena bukunya bagus dan bergambar”. Data 4 “ saya lebih suka membaca komik karena banyak gambarnya”. Data 1 sampai 4 menunjukan bahwa para siswa merasa senang dan tertarik dengan kegiatan 30 menit membaca. Hal ini menunjukan bahwa perlu mengoptimalkan kegiatan 30 Menit Membaca yang sudah diterapkan. Dengan kegiatan 30 menit membaca, program Gerakan Literasi Ayo Membaca dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Membaca adalah salah satu dari empat kemampuan bahasa pokok, dan merupakan bagian atau komponen dari komunikasi tulis. Dalam komunikasi tulis, lambang-lambang bunyi bahasa diubah menjadi lambang-lambang tulis atau huruf- huruf, Harianto (2020). Menurut Rohman (2017) minat membaca adalah suatu perhatian yang kuat dan mendalam diserta dengan perasaan senang terhadap kegiatan membaca sehingga mengarahkan anak untuk membaca dengan kemauan sendiri, tanpa harus di paksa. Menurut Moleong dikutif dalam Pritandhari (2016) Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian misalnya: perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain lain, secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah.
TEMA DAN AMANAT LIRIK LAGU ALBUM HATI-HATI DI JALAN KARYA TULUS Tienezia Hamidah; Mahdijaya Mahdijaya
Lateralisasi Vol. 11 No. 01 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i01.5488

Abstract

Berdasarkan  latar belakang, rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Apa saja tema dan amanat lirik lagu album Hati-hati di Jalan karya Tulus .Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana tema dan amanat yang terkandung dalam lirik lagu album Hati-Hati di Jalankarya Tulus.Tema dan Amanat Lirik Lagu Album Hati-Hati di Jalan Karya Tulus memperlihatkan pandangan, perjalanan, perjuangan, hal-hal positif yang berdampak baik dalam segi kehidupan menuju usia dewasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian semua syair/lirik lagu album Hati-Hati di Jalan Karya Tulus dan sumber data penelitian album Hati-hati di Jalan, 1000 Tahun Lamanya, Interaksi, Manusia Kuat, Diri , Monokrom, Tukar Jiwa, Gajah, Ruang Tersendiri dan Tujuh Belas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka yakni berupa album Hati-hati di Jalan. Teknik analisis data: mengelompokkan data dalam tabel, menginterpretasi, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan : Berdasarkan hasil penelitian lagu tersebut penulis menyimpulkan bahwa semua lagu memeiliki tema dan amanat untuk disampaikan kepada pendengar, tujuan penyanyi membuat album tersebut karena berkautan dengan pengalaman hidup, kenangan, percintaan, dan motivasi hidup . Penulis mengharapkan peneliti selanjutnya dapat mencari dan memilih lagu dari musisi lainnya, sehingga penelitian terus berkembang dengan sudut pandang yang berbeda.
PENDAMPINGAN GURU DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 2 PENDAKIAN KOTA BENGKULU Reni Kusmiarti; Mahdijaya Mahdijaya; Yanti Paulina; Sakroni Sakroni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian yang dilakukan berupa sosialisasi dan pendampingan tentang strategi guru dalam menumbuhkan kemampuan literasi membaca siswa  sekolah dasar Muhammadiyah 2 Pendakian Kota Bengkulu karena minat membaca siswanya masih rendah, sarana dan prasarana yang belum memadai, guru belum memahami sepenuhnya bagaimana strategi untuk menumbuhkan minat baca siswa. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan observasi, penyuluhan/sosialisasi strategi menumbuhkan minat baca siswa Sekolah Dasar, implementasi strategi menumbuhkan minat baca siswa oleh guru Sekolah Dasar Muhammadiyah 2, melakukan pendampingan guru dalam  melaksanakan strategi menumbuhkan minat baca siswa Sekolah Dasar, melakukan  evaluasi terhadap guru, merefleksi  pelaksanaan strategi pembelajaran dalam menumbuhkan minat baca siswa Sekolah Dasar. Pelaksanaan pengabdian di Sekolah Dasar Muhammadiyah 2 pendakian berjalan lancar dan mendapat sambutan baik dari guru-guru. Semua guru hadir dan antusias mengikuti sosialisasi  tentang literasi dan mengimplementasikan strategi dalam menumbuhkan kemampuan literasi membaca siswa  Sekolah Dasar. Guru di SDM 2 Pendakian sudah dapat memahami tahapan pelaksanaan literasi di sekolah dasar dan dapat menerapkan strategi dalam proses pembelajaran di kelas untuk menumbuhkan kemampuan literasi membaca siswa. Kreativitas, ketekunan dan kemauan guru dalam menerapkan tahapan literasi di sekolah dasar dan melaksanakan strategi dalam pembelajaran literasi dapat meningkatkan literasi membaca siswa di sekolah tersebut. Kata Kunci: Strategi Guru, Literasi, Membaca, Siswa SD
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DALAM PENGEMBANGAN POJOK MEMBACA SDN 65 KOTA BENGKULU Nadila Berliana; Eli Rustinar; Hasmi Suyuthi; Mahdijaya Mahdijaya; Hafiz Gunawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17465

Abstract

Membaca merupakan suatu kegiatan yang penting dalam proses belajar mengajar, karena membaca adalah kemampuan penyerapan suatu ilmu melalui teks atau bacaan. Kita dapat mengetahui suatu informasi dengan membaca, dan kita dapat menambah wawasan dan dapat berfikir secara kritis. Tanpa membaca, kita tidak bisa mengetahui apa yang terjadi di dunia, dan kita tidak dapat mengetahui ilmu-ilmu yang ada di dunia, maka dari itu membaca menjadi hal penting dalam pengetahuan dan belajar mengajar Pada siswa SD budaya membaca perlu diadakannya proses pembiasaan. Pembiasaan itu sendiri merupakan proses membuat sesuatu yang menjadikan seseorang terbiasa, dalam kaitannya metode pengajaran dapat dikatakan bahwa pembiasaan adalah sebuah cara yang dapat dilakukan untuk membiasakan siswa berfikir. Kebiasaan membutuhan kegigihan dari seorang pembimbing. Permasalahan yang muncul ke permukaan adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membudayakan literasi baca[1]tulis kepada generasi muda. Anak-anak usia sekolah banyak yang lebih menyukai permainan pada gadget daripada membaca buku. Apabila hal ini dibiarkan, maka berakibat rendahnya budi pekerti dan karakter masyarakat. Apalagi anak-anak merupakan ujung tombak generasi muda yang kedepannya akan membangun peradaban masyarakat. Hal ini dapat disebabkan karena para orang tua tidak membiasakan anak-anak untuk menyukai buku sejak kecil. Kegiatan pengembangan pojok membaca di SDN 65 Kota Bengkulu telah mampu melakukan perbaikan pojok membaca sebagai upaya untuk mendukung gerakan literasi nasional. Terwujudnya pojok membaca ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya lierasi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATERI MATEMATIKA ANAK-ANAK RT 06 KAMPUNG BALI MELALUI BIMBINGAN BELAJAR Miftah muthmainah; Loliek Kania Atmaja; Mahdijaya Mahdijaya; Syanurdin Syanurdin
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4749

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk pendidikan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberikan pengalaman lapangan yang mandiri dan rasa tanggung jawab, sebagai kegiatan mandiri terdapat berbagai disiplin yang dilakukan dalam bidang keilmuan dan pendidikan. Sehubungan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang salah satu programnya adalah bimbingan belajar, memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman anak-anak dalam pelajaran Matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendampingan. Bimbingan belajar anak-anak serta pendampingan dalam membantu anak-anak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dengan sampel yang diambil dari RT 06, RW 02, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Sebelum dilaksanakan kegiatan bimbingan belajar, hanya sekitar 18 % atau 6 anak-anak dari total siswa yang mengikuti bimbingan belajar dan setelah program ini dilaksanakan sebagian anak menginginkan adanya pelaksanaan bimbingan belajar yang berkelanjutan meskipun masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah selesai.
Menulis Puisi Bagi Siswa Kelas VI di SD Negeri 99 Bengkulu Selatan Desa Padang Lebar Kecamatan Pino Atmaja, Loliek Kania; Manjato, Ajat; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya; Paulina, Yanti; Rustina, Eli; Sakroni, Sakroni
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10537240

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang sangat dibutuhkan, terutama dalam mengungkapkan ide, pikiran, dan perasaan melalui karangan, baik fiksi maupun nonfiksi. Bahkan, kehidupan manusia hampir tidak dapat dipisahkan dari kegiatan menulis. Oleh karena itu, keterampilan menulis harus diajarkan dengan baik kepada Siswa Kelas VI SD sebagai penulis pemula. Para murid di sekolah dasar sebagai penulis pemula harus dibina, dibekali, dan ditempa keterampilan menulisnya sehingga mereka mampu menuangkan ide, pikiran, perasaan, dan gagasan dalam berbagai jenis. Pembinaan keterampilan menulis sejak dini dapat dilakukan mulai dari tingkat sekolah dasar. Tentu saja, model pembinaan keterampilan menulis di sekolah dasar disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia, psikologi, dan kategori/tingkat kemampuan menulis. Umumnya, murid di sekolah dasar sebagai penulis pemula mengandalkan kemampuan berpikir yang sederhana sehingga dalam menulis memerlukan teknik khusus
SOSIALISASI ENTREPRENEURSHIP DAN INTRAPRENEURSHIP DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SDM DI SMK 2 SELUMA selviani, ayudho; Ayuni, Rossa; Mahdijaya, Mahdijaya
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Juni Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v3i1.6563

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang tidak luput dari masalah pengangguran dan kemiskinan, meningkatnya pengangguran dan kemiskinan dapat berefek besar dalam perkembangan ekonomi suatu Negara. Dibutuhkan solusi nyata yang lain untuk memaksimalkan penanggulangan pengangguran, yaitu dengan meningkatkan jumlah "entrepreneur" di Indonesia sehingga mampu membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat kedepannya. Beberapa teori mengatakan tingkat kesadaran akan berwirausaha di kalangan masyarakat Indonesia masih terbilang rendah, minimnya pengetahuan masyarakat tentang entrepreneurship dapat disiasati dengan mengimplementasikan program sosialisasi dalam bentuk pengabdian masyarakat. SMK sebagai salah satu lembaga tingkat satuan pendidikan yang memiliki peran aktif menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dibidangnya dapat dijadikan sasaran utama untuk menanamkan dan memberikan pengetahuan tentang "entrepreneurship dan intrapreneurship" sejak dini, dengan ini siswa dapat menumbuhkan jiwa entrepreneur dan intrapreneurship mereka. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini merekomendasikan penerapan Entrepreneurship dan Intrapreneurship sebagai salah satu mata pelajaran yang perlu diajarkan di sekolah menengahatas atau kejuruan dalam upaya menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif dan professional siswa serta upaya meminimalisir pengangguran.  Kata kunci: Sosialisasi, Entrepreneurship, Intrapreneurship  
KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN METODE SQ3R SISWA KELAS IX SMP NEGERI 9 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2021/2022: KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN METODE SQ3R SISWA KELAS IX SMP NEGERI 9 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2021/2022 Mahdijaya, Mahdijaya -; Hakim, Man; Suprihatin, Desilia; Sakroni, Sakroni
Lateralisasi Vol. 10 No. 02 (2022): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam melakukan kegiatan membaca pemahaman dengan menggunakan metode SQ3R pada siswa kelas IX SMP Negeri 09 Kota Bengkulu tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 9 Kota Bengkulu. Sampel penelitian yaitu kelas IX B SMP Negeri 9 Kota Bengkulu yang berjumlah 30 orang siswa. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman dengan metode SQ3R siswa kelas IX B SMP Negeri 9 Kota Bengkulu tahun ajaran 2021/2022 pada aspek survey memperoleh persentase keseluruhan siswa sebesar 80% dengan kriteria baik sekali. Pada aspek question memperoleh persentase sebesar 76% dengan kriteria baik. Pada aspek read siswa memperoleh persentase keseluruhan 70% berada pada kriteria baik, sedangkan pada aspek recite memperoleh persentase keseluruhan yaitu 74% dengan kriteria baik. Kemampuan siswa kelas IX B tahun ajaran 2021/2022 dalam membaca pemahaman dengan metode SQ3R secara keseluruhan dengan nilai rata-rata 75% berada pada kriteria baik. Kata Kunci : metode SQ3R, kemampuan membaca, siswa SMP kelas IX
KONFLIK KELUARGA PADA TOKOH UTAMA “GADIS” DALAM NOVEL SESUK KARYA TERE LIYE Atmaja, Loliek Kania; nursalina, dinda; Mahdijaya, Mahdijaya; Zakaria, Jelita; Angreani, Lukita
Lateralisasi Vol. 11 No. 02 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i02.6022

Abstract

Karya sastra adalah bentuk dan hasil karya seni kreatif yang subjeknya adalah manusia dan kehidupannya sebagai media bahasa. Dalam karya sastra termaksuk novel dapat menggambarkan beberapa hal seperti konflik keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik dan penyebab konflik keluarga yang terkadung dalam novel Sesuk. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini novel Sesuk karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan analisis isi yang dilakukan dengan langkah-langkah mengidentifikasi jenis dan penyebab konflik keluarga, mengelompokan data sesuai jenis dan penyebab konflik keluarga, mendeskripsikan data yang terkumpul, menginterprestasikan jenis dan penyebab konflik keluarga dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini mengenai konflik keluarga dalam novel Sesuk karya Tere Liye mendapatkan 50 data yaitu 2 jenis konflik keluarga antara lain: konflik orang tua dan anak terdiri atas 36 data dan konflik antar saudara terdiri 15 data. Penyebab konflik keluarga antara lain: kurangnya komunikasi terdiri atas 10 data, perbedaan pendapat terdiri atas 12 data, cemburu 1 data, egois terdiri atas 15 data, privasi terdiri atas 3 data dan kurangnya kasih sayang terdiri atas 10 data.
SOSIALISASI STRATEGI PELAKSANAAN LITERASI SEKOLAH DALAM MEMPERKUAT BUDAYA BACA SISWA DI SMAN 1 MANNA BENGKULU SELATAN Kusmiati, Reni; Paulina, Yanti; Mahdijaya, Mahdijaya; Zakaria, Jelita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.147

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam membaca. Hasil studi pendahuluan dengan guru dan siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN )1 Manna Kabupaten Bengkulu Selatan bahwa meskipun Gerakan Literasi Sekolah sudah dilaksanakan, namun kemampuan membaca siswa masih memerlukan penguatan, karena itu dilakukan sosialisasi tentang strategi pelaksanaan literasi sekolah dalam memperkuat budaya baca siswa. Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini memberi pemahaman kepada guru tentang bagaimana memperkuat budaya baca melalui pelaksanaan literasi sekolah yang nantinya akan menghasilkan perubahan positif yang berdampak positif pada prestasi akademik, pemberdayaan siswa, dan pengembangan budaya literasi di sekolah dalam jangka panjang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan dengan memberikan edukasi langsung terkait pemaparan konsep, pendekatan, teknik, strategi pelaksanaan literasi sekolah, melakukan dialog interaktif dan metode FGD (Forum Group Discussion). Metode ini melibatkan guru-guru dari SMAN 1 Manna dari berbagai disiplin ilmu yang berjumlah 24 orang. Kegiatan pengabdian terkait sosialisasi mengenai strategi literasi sekolah dalam memperkuat budaya baca siswa di SMAN I Manna Bengkulu Selatan berjalan baik dan lancar, kepala sekolah dan guru memahami bagaimana memperkuat budaya baca siswa. Sosialisasi ini memungkinkan adanya peningkatan minat baca siswa, siswa lebih antusias untuk membaca buku dan materi bacaan lainnya, memungkinkan akses siswa terhadap berbagai jenis buku dan materi bacaan di perpustakaan sekolah atau melalui kegiatan peminjaman buku meningkat, adanya peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan kemampuan membaca dan pemahaman yang baik, dan guru mungkin akan memperbaiki strategi pengajarannya