Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERHITUNGAN PROPORSI PADA CANDI TEBING GUNUNG KAWI DI TAMPAKSIRING-GIANYAR Anak Agung Gede Raka Gunawarman; I Kadek Merta Wijaya
Jurnal Anala Vol. 6 No. 1 (2018): ANALA
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.09 KB) | DOI: 10.46650/anala.6.1.578.1-13

Abstract

 Candi Tebing is one of the architectural object, that can be reviewed and researched by design principal of its architecture is with doing reseach how to calculate its proportion. Candi Tebing Gunung Kawi as one of the architecture temple relic in Pakerisan watershed can be used as an architectural reseacrh object with review how yo calculate the proportion of ten candi that we can find at that area. The purpose of the research is to analyze its element and proportion calculation of the Candi Tebing Gunung Kawi design. The research design using mixed methods between qualitative and quantitative approaches, and also used field research method.Proportion forming elements of Candi Tebing Gunung Kawi generally can be divided into three main parts; pedestal, body, and head. Each proportion forming elements detail on pedestal, body and crown, consist of a lower framed, body and upper framed. The result on the proportion calculation showed the proportion of temple’s height twice the width of the pedestals (Lk) or it could be twice of the crown width (the scene). Manasara-silpasastra theory explained the proportion between width and height calculation can be divided into five parts, those are; santika, paushtika, parshnika / jayada, adbhuta, and sarvakamika (Acharya, 1927:41). The conclusion based on that theory,  Candi Tebing Gunung Kawi proportion between width and height classified into paushtika.Keywords: candi tebing, forming elements, proportion
Transformasi dan Pola Spasial Permukiman Perajin Perak Tradisional di Desa Celuk, Gianyar Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri; Anak Agung Raka Gunawarman; Made Suryanatha Prabawa
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v6i1.576

Abstract

Kawasan bermukim perajin perak tradisional di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar tidak dapat lepas dari pengaruh modernitas global maupun perkembangan alamiah penghuninya seperti terjadinya perubahan jumlah penduduk, profesi, kebiasaan/gaya hidup dan bahkan tata nilai. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa di Desa Celuk memiliki potensi dalam konteks tata nilai arsitektur dan pola keruangan permukimannya. Hal ini mendorong peneliti untuk melaksanakan riset terhadap transformasi   yang terjadi baik transformasi terhadap rumah bermukim maupun pola spasialnya. Penelitian yang dilakukan inimerupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dalam lingkup penelitian deskriptif. Penentuan sumber informasi ini dilakukan dengan cara purposive sampling serta snowball sampling dengan menerapkan metode kajian pustaka, observasi dan wawancara dalam upaya pengumpulan datanya. Searah dengan pendekatan penelitian kualitatif, analisis data telah mulai dilakukan sejak awal pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara memverikasi relevansi data ataupun melengkapinya. Data-data diskriptif akan dianalisis menurut isinya, untuk melihat transformasi dan pola spasial yang terjadi di permukiman perajin perak di Desa Celuk, Gianyar.
Perancangan Shelter Anak Jalanan di Kota Denpasar: Bahasa Indonesia Putu Satria Yoga Abimanyu; I Nyoman Gede Maha Putra; Anak Agung Gede Raka Gunawarman; Komang Deddy Endra Prasandya
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 14 No. 1 (2026): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.14.1.14899.65-73

Abstract

The presence of street children remains one of the urban social problems faced by Denpasar City as a center of economic activity and tourism in Bali Province. Street children live and carry out their daily activities in public spaces with limited access to adequate housing, protection, and psychosocial support, making them highly vulnerable to violence, exploitation, and developmental disorders. One relevant intervention to address this issue is the provision of shelters based on the concept of a halfway house, which function not only as temporary accommodation but also as safe spaces that support guidance and recovery processes for street children. This article discusses the planning and design of a street children’s shelter based on a halfway house model in Denpasar City through the application of child-friendly architecture, behavioral architecture, and environmental sustainability principles. The method employed is an architectural design method consisting of literature review, precedent studies, site analysis, and conceptual synthesis. The design outcomes indicate that the integration of human-centered spatial organization, child-appropriate spatial scale, and the responsive treatment of both outdoor and indoor spaces to the tropical climate can support a sense of safety, comfort, and the social reintegration process of street children. The proposed shelter is expected to serve as a model of urban social facilities oriented toward the protection and sustainable empowerment of children.
Pelatihan Digital Storytelling Berbahasa Inggris pada Objek Arsitektur Lokal Sebagai Media Promosi Wisata Bagi Siswa SMA Negeri 1 Abiansemal: Pengabdian Anak Agung Istri Manik Warmadewi; Made Susini; Anak Agung Gede Raka Gunawarman; Ni Kadek Tya Jasinda Budjana; I Made Arya Zindhu; Muhammad Rizky Alim Tauladani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7684

Abstract

Keterlibatan generasi muda dalam mengomunikasikan warisan budaya kerap terhalang oleh keterbatasan bahasa serta minimnya pemanfaatan teknologi. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mengasah kemampuan bertutur bahasa Inggris sekaligus menguatkan literasi media siswa melalui pelatihan penulisan narasi cerita digital berbasis identitas bangunan tradisional. Berlokasi di SMA Negeri 1 Abiansemal, kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif yang mengajak puluhan anggota English Club untuk mengamati ornamen arsitektur lokal, merangkai naskah deskriptif, dan memproduksi konten video melalui gawai. Pendampingan ini terbukti berhasil memperkaya kosakata siswa, memperlancar intonasi bicara di depan kamera, serta menumbuhkan keberanian dalam mengekspresikan nilai-nilai tradisi. Selain itu, para peserta sukses melahirkan puluhan tayangan kreatif berdurasi singkat yang siap dimanfaatkan sebagai sarana promosi budaya. Mengaitkan materi pembelajaran dengan benda fisik di lingkungan sekitar terbukti ampuh membangkitkan rasa percaya diri siswa, sehingga metode ini sangat potensial untuk diterapkan secara konsisten dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Co-Authors Agus Kurniawan Anak Agung Gde Raka Anak Agung Istri Manik Warmadewi Arnoldus Made Dheo Virya Fabian Aryaningsih, Ni Rai Ayu Putri Atmaja, I Made Alit Giri Rama Kanaka Cahyawati, Putu Nita Devi, Ni Kadek Dwi Permata Dewi, I Gusti Ayu Agung Istri Sari Dimas Rifky Hidayat Dimas Rifky Hidayat Etika Cahya Wulan Fabian, Arnoldus Made Dheo Virya I Dewa Made Ryan Wijaya Arta Ryan I Gede Andika Permana Putra I Gede Krisna Adi Pratama I Gede Surya Darmawan I Gusti Agung Prianka Lakshmi I Gusti Ngurah Nara Indra Prima Satya I Kadek Wahyu Maharta I Made Arya Zindhu I Made Suwitra I Nyoman Gede Maha Putra I Putu Ananta Ari Pramana I Putu Andi Wira Adnyana I Putu Hartawan I Wayan Parwata I Wayan Runa Ida Bagus Gede Parama Putra Kadek Putra Mahendra Kadek Putra Mahendra Komang Deddy Endra Prasandya Kusuma, I Made Angga Lestarini, Asri Linggasani, Made Anggita Wahyudi Made Benyco Singantara Made Suryanatha Prabawa Muhammad Rizky Alim Tauladani Murti, Anak Agung Gede Krisna Ni , Rai Ayu Putri Aryaningsih Ni Kadek Tya Jasinda Budjana Ni Luh Anik Puspa Ningsih Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri Ni Wayan Meidayanti Mustika Nilla Shanti Rimadhani Prasetyo Nyoman Trisnanda Suma Putra Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Prabawa, Made Suryanatha Pradnyaningrum, Putu Siskha Putra, I Gusti Ngurah Bayu Putri, Ni Putu Ratih Pradyaswari Anasta Putu Satria Yoga Abimanyu Sastrawan, Wirya Susini, Made Susini, Made Tanjung Subrata Utari, Putu Marchia Eka Wahyu Maharta, I Kadek Widanan, I Wayan Wijaya, I Kadek Merta Yuliasih, Ni Luh Made Manik