p-Index From 2021 - 2026
4.001
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mikro Tiga Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Agroland : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI Finesta JIKSI (Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi) Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan BioWallacea Journal of Biological Research EQUILIBIRIA InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan JWP (Jurnal Wacana Politik) Jurnal Eksplora Informatika Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Prosiding Seminar Nasional Pakar SEIKO : Journal of Management & Business Pelataran Seni : Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Unes Law Review Seminar Nasional Lahan Suboptimal CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas Jurnal Chart Datum Kombud Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen EDUBIOLOCK Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Relief: Journal of Craft Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Journal of Teaching and Education Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Claim Missing Document
Check
Articles

Sifat Kualitatif Ayam Kampung Di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Hendra Hendra; Rusli Badaruddin; Rahim Aka
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.42725

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman sifat kualitatif ayam kampung di Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Materi penelitian adalah ayam kampung umur 6 bulan sampai 24 bulan yang terdiri dari 144 ekor jantan dan 156 ekor betina yang diambil secara random sampling. Data sifat kualitatif ditabulasi dan dianalisis persentase dan diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keragaman sifat kualitatif warna bulu didominasi berwarna baik pada jantan maupun betina yaitu 88,88% pada jantan dan 89,74% pada betina. Pola bulu didominasi oleh tipe columbian yaitu sebesar 56,94% pada jantan dan pada betina sebesar 41,03%. Corak bulu didominasi oleh lurik baik pada jantan maupun pada betina yaitu masing-masing sebesar 71,53% pada jantan dan 54,87% pada betina. Kerlip bulu pada jantan didominasi oleh kerlip bulu keemasan yaitu sebesar 77,78% dan corak bulu keperakan dominan pada ayam kampung betina yaitu sebesar 64,74%. Warna shank didomonasi oleh warna hitam/kuning yaitu 79,17% pada jantan dan 77,56% pada betina. Bentuk jengger didominasi oleh bentuk jengger walnut yaitu sebesar 40,97% pada jantan dan pada betina didominasi bentuk jengger pea 50% pada betina. Dapat disimpulkan bahwa sifat kualitatif meliputi warna bulu, pola bulu, kerlip bulu, corak bulu, Warna shank, bentuk jengger, yang memiliki keragaman yang cukup tinggi. Kata Kunci : Ayam Kampung, Sifat Kualitatif, Kecamatan Kabawo. Abstract: This study aims to determine the diversity of qualitative characteristics of free-range chickens in Kabawo District, Muna Regency. The research material was native chickens aged 6 months to 24 months consisting of 144 males and 156 females taken by random sampling. Qualitative data were tabulated and percentage analyzed and described descriptively. The results of this study indicate that the diversity of qualitative traits of coat color is dominated by color in both males and females, namely 88.88% in males and 89.74% in females. The coat pattern is dominated by the columbian type, namely 56.94% in males and 41.03% in females. The pattern of fur is dominated by striations in both males and females, namely 71.53% in males and 54.87% in females respectively. The flickering of the feathers in males is dominated by the flickering of golden feathers, which is equal to 77.78%, and the dominant silvery feather pattern in female native chickens, which is equal to 64.74%. Shank color is dominated by black/yellow, namely 79.17% in males and 77.56% in females. The shape of the comb is dominated by the shape of the comb walnut which is equal to 40.97% in males and in females it is dominated by the shape of the comb pea 50% in females. It can be concluded that the qualitative characteristics include the color of the coat, the pattern of the feathers, the flickering of the feathers, the pattern of the feathers, the color of the shank, the shape of the comb, which has a fairly high diversity. Keywords: Free-range Chicken, Qualitative Characteristics, District Kabawo.
Edukasi Penanganan Tersedak pada Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) cabang Riau Sianturi, Marni; Soraya Soraya; Engga Demartha; Huda Nuri; Jansen Fernando; Hendra Hendra; Ariel Anugrahani
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v8i1.1181

Abstract

Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat mengancam jiwa apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat, terutama pada kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lanjut usia. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus tersedak masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan warga dalam penanganan tersedak. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2026 di RSAB Hang Tuah Pekanbaru dengan sasaran anggota Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia Cabang Riau. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan praktik langsung penanganan tersedak menggunakan alat peraga manekin. Materi meliputi pengertian tersedak, tanda dan gejala, prinsip pertolongan pertama, serta teknik back blows, abdominal thrust, dan penanganan tersedak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap materi serta peningkatan keterampilan dan kepercayaan diri dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus tersedak. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai penolong pertama (first responder) di lingkungan sekitar, sehingga berpotensi menurunkan risiko komplikasi dan kematian akibat tersedak.
UPAYA GURU DALAM MENGENALKAN NILAI-NILAI AGAMA MELALUI METODE CERITA BERGAMBAR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK DELIMA DESA KOLE Nurfaidah Nurfaidah; Ade S Anhar; Hendra hendra
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.648

Abstract

Penelitian ini berjudul Upaya Guru Dalam Mengenalkan Nilai-Nilai AgamaMelalui Metode Cerita Bergambar Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK DelimaDesa Kole. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya GuruDalam Mengenalkan Nilai-nilai Agama Melalui Metode Cerita Bergambarpada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Delima Desa Kole. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini penelitian kualitatif, denganteknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu: 1) Observasi, 2)Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan:1) Observasi, 2) Wawancara dan 3) Dokumentasi. Dan Teknik AnalisaData menggunakan teori Milles dan Huberman dengan Teori Modifikasi,tahun 1992, dengan empat tahap yaitu: 1) Pengumpulan Data, 2) PenyajianData, 3) Reduksi Data, dan 4) Verifikasi/Kesimpulan. Hasil penelitiannyaadalah guru dapat memperkenalkan nilai-nilai keagamaan seperti; sikapjujur, disiplin, sopan santun, suka menolong antar sesama, rendah hati dansabar. Dalam hal ini kesabaran sangat dibutuhkan bagi setiap pendidik,karena mengingat pentingnya pengenalan awal tentang nilai-nilai agamapada anak sejak dini, setiap guru harus mampu berinteraksi dengan setiapanak dan harus mampu berkomunikasi dengan baik
PROBLEMATIKA KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA PLURALITAS AGAMA Ruslan Ruslan; Hendra Hendra
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 1 (2019): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v3i1.246

Abstract

Kurikulum pendidikan Islam memegang peran penting dalam mengajarkan orang yang beragama untuk menghargai orang yang menganut agama lain atau tidak mengajarkan untuk mengklaim agama tertentu sebagai pemilik kebenaran absolut. Dengan demikian, klaim minna dan minhum dengan sendirinya tidak akan terwariskan kepada peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Kurikulum pendidikan Islam, dalam hal ini materi PAI baik pada sekolah, madrasah maupun pesantren, hendaknya mencerminkan nilai-nilai pluralitas, sehingga konflik yang terjadi di berbagai belahan Indonesia, tidak menyudutkan peran pendidikan agama Islam.
TINGKAT LITERASI DIGITAL MAHASISWA KEGURUAN DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Umar Umar; Hendra Hendra; Mei Indra Jayanti
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v3i2.295

Abstract

Literasi digital merupakan suatu kemampuan soft skill yang selayaknya dimiliki mahasiswa guna menghadapi era revolusi industri 4.0. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat literasi digital mahasiswa keguruan dilihat dari aspek persepsi terhadap literasi digital, keterpaparan terhadap penggunaan teknologi digital, dan harapan terhadap pengembangan literasi digital. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa keguruan pada Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima, berjumlah 128 orang. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik stratified random sampling sehingga diperoleh 30 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa keguruan Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima dilihat dari aspek persepsi terhadap literasi digital berada pada kategori sedang (63%), aspek keterpaparan terhadap teknologi digital menempati kategori rendah (33%), dan untuk aspek harapan terhadap pengembangan literasi digital masuk pada kategori sedang (42%).
UPAYA GURU DALAM MENGENALKAN NILAI-NILAI AGAMA MELALUI METODE CERITA BERGAMBAR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK DELIMA DESA KOLE Nurfaidah Nurfaidah; Ade S Anhar; Hendra hendra
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.648

Abstract

Penelitian ini berjudul Upaya Guru Dalam Mengenalkan Nilai-Nilai AgamaMelalui Metode Cerita Bergambar Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK DelimaDesa Kole. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya GuruDalam Mengenalkan Nilai-nilai Agama Melalui Metode Cerita Bergambarpada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Delima Desa Kole. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini penelitian kualitatif, denganteknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu: 1) Observasi, 2)Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan:1) Observasi, 2) Wawancara dan 3) Dokumentasi. Dan Teknik AnalisaData menggunakan teori Milles dan Huberman dengan Teori Modifikasi,tahun 1992, dengan empat tahap yaitu: 1) Pengumpulan Data, 2) PenyajianData, 3) Reduksi Data, dan 4) Verifikasi/Kesimpulan. Hasil penelitiannyaadalah guru dapat memperkenalkan nilai-nilai keagamaan seperti; sikapjujur, disiplin, sopan santun, suka menolong antar sesama, rendah hati dansabar. Dalam hal ini kesabaran sangat dibutuhkan bagi setiap pendidik,karena mengingat pentingnya pengenalan awal tentang nilai-nilai agamapada anak sejak dini, setiap guru harus mampu berinteraksi dengan setiapanak dan harus mampu berkomunikasi dengan baik
Perjuangan Sulaiman Ar-Rasulli dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1945-1949 Hendra Hendra; Syaiful Anw’ar
YASIN Vol 6 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i2.9379

Abstract

Although many studies have examined the role of ulama in Indonesia’s struggle for independence, research that specifically discusses the contribution of Syekh Sulaiman Ar-Rasuli in defending Indonesian independence during the 1945–1949 period remains limited. This study aims to analyze the role and struggle of Syekh Sulaiman Ar-Rasuli in the fields of education, politics, law, and the social mobilization of Muslims during the independence revolution. This study employed a qualitative approach with a historical research method. Data were obtained through literature study, historical documentation, and field study in Candung by utilizing archives, historical photographs, and related literature. Data analysis was conducted through the stages of heuristics, internal and external source criticism, interpretation, and historiography. The results showed that Syekh Sulaiman Ar-Rasuli played an important role in spreading the spirit of jihad fi sabilillah through the educational institution Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Candung, transforming Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) into a political party, and supporting the establishment of Laskar Muslimin and Laskar Muslimat in defending independence. In addition, his leadership as Chairman of the Mahkamah Syar’iyah of Central Sumatra also played a role in maintaining social stability and the implementation of Islamic law during the transition to independence. These findings enrich historiographical studies on the role of ulama in the national struggle and demonstrate the strategic contribution of ulama to the formation of the socio-political structure of society in the early period of Indonesian independence.
Tumbuhan Putri Malu Sebagai Motif Pada Karya Batik Damai Aulia Sukma; Ahmad Bahrudin; Hendra Hendra
Relief : Journal of Craft Vol 5, No 1 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v5i1.6130

Abstract

Tumbuhan putri malu adalah tumbuhan liar yang dapat tumbuh di mana saja. Tumbuhan putri malu jenis “mimosa pudica linn” bisa digunakan sebagai pengobatan penyakit. Mimosa pudica linn memiliki bagian tumbuhan seperti akar, tangkai, daun, bunga, buah dan duri. Bagian daun putri malu memiliki keunikan yaitu jika daunnya disentuh atau diberikan rangsangan maka akan menguncup dengan sendirinya. Tumbuhan putri malu diwujudkan sebagai motif pada karya batik.  Metode penciptaan karya melalui tiga tahap, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi adalah mencari referensi ide secara langsung maupun studi pustaka, tahap desain adalah menuangkan ide ke dalam beberapa sketsa dan kemudian menjadi desain terpilih, tahap perwujudan adalah mewujudkan desain yang dipilih menjadi karya dengan teknik batik tulis. Bentuk karya yang diwujudkan adalah hiasan dinding dengan teknik batik tulis yang berjumlah tujuh karya yang berjudul, “Hidup”, “Tumbuh Bersama”, “Keberanian”, “Kesabaran”, “Sebuah Ikatan”, “Tumbuh”, “Rasa Marah”.