Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran Digital Nurfadilah, Nurfadilah; Hary Soedarto Harjono; Maizar Karim; Ade Kusmana; Siti Enik Mukhaiyaroh Bambang
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.530

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, kreativitas,  dan literasi digital guru-guru di SMAN 3 Tebo, Kabupaten Tebo dalam mengembangkan media pembelajaran digital berbasis aplikasi interaktif. Guru-guru ini merupakan mitra aktif dalam pelatihan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi seiring dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan perkembangan era digital. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan, yaitu persiapan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan aplikasi interaktif seperti Canva, PowerPoint interaktif, dan aplikasi edugame. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran digital. Guru tidak hanya memahami penggunaan aplikasi, tetapi juga mampu menghasilkan produk media yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan produktivitas guru dalam menyiapkan materi ajar. Penerapan teknologi melalui pelatihan ini terbukti relevan dan aplikatif bagi guru di wilayah Tebo. Sebelum diadakan pelatihan ini, 42% guru menyatakan mampu menggunakan aplikasi digital seperti Canva dan PPT interaktif. Setelahnya, 88% guru menyatakan mampu menggunakan aplikasi digital tersebut secara mandiri. Selanjutnya, sebelum kegiatan ini, sebanyak 40% guru mengintegrasikan media digital pada pembelajaran. Setelahnya, terdapat peningkatan sebesar 44%. Ke depannya, diharapkan program serupa dapat dilaksanakan kembali agar transformasi digital di lingkungan pendidikan semakin berdampak
DINAMIKA EMOSI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA Medikana, Rosaria; Maizar Karim; Dwi Rahariyoso
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12083

Abstract

This study aims to describe the emotional dynamics of the main character, Ale, in the novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna using David Krech’s theory of emotions. The focus of the study is to identify the forms of emotions experienced by the character based on the categories of guilt, repressed guilt, self-punishment, shame, sadness, hatred, and love. This research employs a literary psychology approach with a qualitative descriptive method. The data consist of narrative excerpts and dialogues that reflect the emotional expressions of the main character. The data were collected through close reading and note-taking techniques and then analyzed based on emotional indicators proposed by Krech. The findings reveal that Ale’s emotional dynamics are predominantly characterized by self-punishment, shame, and sadness. These emotions emerge as a result of bullying, social rejection, and unfair treatment he has experienced since childhood through adulthood. Meanwhile, guilt, repressed guilt, hatred, and love are not portrayed significantly. The study concludes that prolonged social rejection shapes destructive emotional patterns that influence the main character’s self-concept and psychological condition.
Nilai Sosial Dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna (Filsafat Prof. Dr. Notonegoro) Tiara Mulidiya; Maizar Karim; Dimas Anugrah Adiyadmo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12131

Abstract

This study aims to identify and describe the social values ​​contained in the novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna based on the philosophy of values ​​of Prof. Dr. Notonegoro. This study uses a qualitative descriptive approach. The research data are in the form of quotations of sentences, paragraphs, and dialogues contained in the novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna published by PT Gramedia Widiasarana Indonesia in 2025. Data collection techniques are carried out through reading, listening, and taking notes, while data analysis is carried out by identifying, classifying, and interpreting the social values ​​found in the novel. The validity of the data is tested through expert triangulation. The results of the study show that this novel contains three types of social values ​​according to Notonegoro, namely material values, vital values, and spiritual values. Material values ​​are found in 27 quotations related to the fulfillment of human physical needs. Vital values ​​are found in 45 quotations related to the means or tools that support human activities. Meanwhile, spiritual values ​​were the most dominant, with 157 quotations, consisting of truth (35), beauty (32), moral values ​​(71), and religious values ​​(19). This finding indicates that the novel not only depicts realistic social life but also emphasizes moral and spiritual values ​​that can serve as reflections for readers in understanding the meaning of life.
Makna Simbolisme dalam Lima Cerpen Kumpulan Jreng Karya Putu Wijaya: Kajian Semiotika Roland Barthes : The Meaning of Symbolism in Five Short Stories from the Collection Jreng by Putu Wijaya: A Semiotic Study of Roland Barthes Enggel Angraini; Maizar Karim; Ade Bayu Saputra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol-simbol dalam kumpulan cerpen Jreng karya Putu Wijaya, mendeskripsikan makna denotatif, konotatif, dan mitos dari simbol-simbol tersebut, serta mendeskripsikan klasifikasi simbolisme yang terkandung berdasarkan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika model Roland Barthes. Data dikumpulkan melalui teknik hermeneutik dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teori klasifikasi simbolisme yang digunakan dalam analisis ini bersumber dari tipologi simbolisme Parsons yang mencakup aspek konstitutif, kognitif, evaluatif, dan ekspresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam kumpulan cerpen Jreng membentuk pola tematik yang mendalam: (1) dalam cerpen Cermin, simbol cermin merepresentasikan krisis identitas; (2) dalam cerpen Kepala, simbol kepala merepresentasikan hilangnya kesadaran kritis; (3) dalam cerpen Dede, sosok Dede merepresentasikan marginalisasi nilai kemanusiaan; (4) dalam cerpen Hak, simbol hak merepresentasikan perjuangan keadilan sosial; dan (5) dalam cerpen Suara, simbol suara merepresentasikan kebebasan berekspresi yang terbungkam. Keseluruhan simbol tersebut beroperasi pada tataran denotasi, konotasi, hingga terbentuknya mitos yang berfungsi sebagai media kritik sosial, refleksi psikologis, dan pengungkapan persoalan eksistensial manusia.