Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI JENIS MATERIAL PANEL DINDING (SHEATHED WALL) TERHADAP ENERGI ABSORPSI DAN DAKTILITAS AKIBAT BEBAN MONOTONIK PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D W., Ramadhan Budhi; Waluyohadi, Indra; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia terletak pada wilayah yang memiliki potensi gempa bumi yang tinggi. Baja canai dingin cocok digunakan untuk merekonstruksi pemukiman terdampak bencana alam seperti gempa karena masa konstruksi canai dingin yang cepat dalam jumlah banyak. Pengujian dilakukan dengan menggunakan hydraulic jack, load cell, dan LVDT. Hasil akhir penelitian ini merupakan energi absorpsi dan daktilitas dari tiap-tiap variasi benda uji. Hasil pengujian dan perhitungan diketahui bahwa nilai rata-rata energi absorpsi kedua variasi adalah 3250,56 kg-mm untuk benda uji dengan kode M-T-0 dan 4408,1 kg-mm untuk benda uji M-F-0. Perhitungan daktilitas menggunakan metode AISI, benda uji dengan kode M-T-0 memiliki nilai rata-rata rasio daktilitas sebesar 2,84 dan benda uji kode M-F-0 sebesar 2,82. Menggunakan metode ECCS nilai rata-rata rasio daktilitas benda uji kode M-T-0 sebesar 3,55 dan benda uji kode M-F-0 sebesar 2,99. Sedangkan dengan metode Kawai model, didapatkan nilai rata-rata rasio daktilitas sebesar 5,39 untuk benda uji kode M-T-0 dan 4,36 untuk benda uji kode M-F-0. Berdasarkan pengolahan data hasil pengujian, energi absorpsi benda uji dengan panel dinding fiber cement board lebih besar daripada benda uji dengan panel dinding multipleks. Sedangkan nilai daktilitas benda uji dengan panel dinding multipleks lebih besar daripada benda uji dengan panel dinding fiber cement board. Perbandingan energi absorpsi benda uji kode M-T-0 adalah bernilai 26,25% lebih kecil dari energi absorpsi benda uji kode M-F-0. Perbandingan nilai daktilitas metode ECCS benda uji kode M-T-0 adalah bernilai 18,73% lebih besar dari benda uji kode M-F-0, perbandingan nilai daktilitas menggunakan metode Kawai model benda uji kode M-T-0 adalah bernilai 23,62% lebih besar dari benda uji kode M-F-0. Kata Kunci : Canai dingin, portal, pembebanan monotonik, energi absorpsi, daktilitas.
PENGARUH VARIASI FRAKSI SERAT PLASTIK TERHADAP KUAT LENTUR, LENDUTAN, DAN POLA RETAK BALOK BETON BERTULANG Marami S. A., Fat-Hanna; Nainggolan, Christin Remayanti; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah salah satu bahan kontruksi yang banyak digunakan untuk bangunan. Beton yang memiliki kelebihan yaitu kuat tekan yang tinggi, namun memiliki kekurangan yaitu lemah terhadap kuat tarik. Dengan begitu, beton dikombinasikan dengan tulangan baja untuk menahan gaya tarik. Walaupun begitu, beton masih terjadi lendutan dan retakan. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian tentang penambahan serat plastik pada campuran beton. Lendutan dan retakan pada beton diharapkan dapat berkurang dengan penambahan serat. Benda uji menggunakan ukuran 15 x 20 x 120 cm. 20,75 Mpa adalah mutu beton yang direncanakan. Tulangan utama ukuran D-10mm dan tulangan sengkang Ø8 mm adalah tulangan yang digunakan. Serat yang digunakan adalah botol minuman plastik bekas yang berukuran 40 mm x 2 mm. Variasi fraksi yang diteliti adalah fraksi 5%, 10%, dan 15% dari volume balok beton bertulang. Hasil pengujian menunjukan bahwa penambahan serat plastik dapat mengurangi lendutan pada balok beton bertulang. Nilai lendutan pada balok untuk fraksi 5%, fraksi 10%, dan fraksi 15% terjadi penurunan berturut-turut sebesar 12,17%, 26,09%, dan 1,74% terhadap balok normal. Selanjutnya untuk nilai lebar retak terjadi penurunan lebar retak sebesar 46,12% dan 2,48%. Namun untuk balok serat plastik fraksi 15% terjadi kenaikan nilai lebar retak sebesar 94,47%. Kemudian hasil Pola retak menunjukan jenis pola retak lentur geser. Kata Kunci: balok beton bertulang, serat kaleng, kuat lentur, lendutan, pola retak
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN MENGGUNAKAN BALOK CASTELLATED KOMPOSIT PADA GEDUNG KAMPUS II LABOLATORIUM VOKASI DAN INDUSTRI KREATIF VOKASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 7 LANTAI Irfandi, Rofif Alfiros; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir seluruh bangunan gedung bertingkat di malang raya banyak yang menggunakan struktur beton bertulang yang pengerjaan dan pembuatan konstruksinya memakan waktu yang lama.Penggunaan material castellated komposit menjadi desain dalam perancangan gedung kampus II labolatorium vokasi dan industri kreatif vokasi 7 lantai yang awalnya menggunakan struktur beton bertulang biasa, dan juga umumnya perilaku diagram lintang pada balok semakin ke tengah semakin mendekati nol jadi akan lebih baiknya didesain dengan balok castellated. Berdasarkan perhitungan menggunakan alat bantu software struktur yang menghitung gaya dalam gedung maka di dapat bahwa pengaruh beban gempa sangat signifikan pada daerah tumpuan sehingga Mu yang dipakai adalah pada daerah tumpuan, setelah dilakukan analisis perhitungan kompisit castellated didapatkan terjadi pembesaran momen, jika pada sebelum komposit castellated didapat balok induk dengan Φ Mn = 219,24 kNm dan pada balok anak dengan Φ Mn = 32,49 kNm. Pada saat setelah komposit didapat balok induk dengan ΦMn = 361,57 kNm dan pada balok anak dengan ΦMn=72,32 kNm dengan begitu didapat perbesaran momen pada balok induk sebesar 65% dan balok anak sebesar 123% Kata kunci: Kampus II Brawijaya Malang, Struktur Komposit , Balok Castellated, Castellated Komposit
PENGARUH EKSENTRISITAS BRACING TIPE V PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN SIKLIK TERHADAP TEGANGAN-REGANGAN STRUKTUR Jarwo Saputra, Muhammad Aldo; Wijaya, Ming Narto; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia belakangan ini sering mengalami bencana alam gempa bumi karena berada diantara tiga lempeng bumi yaitu lempeng Pasifik, Eurasia, dan Indo-Australia. Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan yang berat, maka diperlukan bangunan yang kuat dan tahan terhadap gempa. Perlu dilakukan pemasangan bracing dengan eksentrisitas (EBF). Maka, diperlukan penelitian lebih lanjut untukk mengetahui efektifitas bracing yangg memiliki eksentrisitas. Dalam penelitian ini dibuatt tigaa  benda uji. Benda uji tersebut berupa portall betonn sederhanaa yang terdiri dari balok, kolom, dan bracing tipe V. Benda uji  memiliki tinggii 70 cm dan panjang 100 cm. Bracing pada benda uji  pertamaa tidak memiliki eksentrisitass. Sedangkan untukk bendaa uji  lainnya diberikan eksentrisitas pada sisii bawahnya  masing-masing 15 cm, dan 25 cm. Benda uji portal  dibuatt menggunakan  tulangann utama Ø6 dan sengkang Ø4. Pengujiann dilakukan dengan menggunakann alat  loadd celll untukk memberikan beban lateral, alat LVDT digunakan untuk memperoleh nilai defleksii, dan strainn gauge untuk memperolehh nilai regangan. Hasil penelitiann ini diketahuii bahwa benda uji portal non eksentris memiliki Beban maksimum yang sama dengan portal dengan eksentrisitas 15 cm, dengan nilai beban maksimum sebesar 5250 kg. Regangann maksimum benda uji non-eksentris untuk baja dan beton masing-masing 55,2 x 10-5 dan 18,3 x 10-5. Untuk bendaa uji dengann eksentrisitas 15 cm masing-masingg 95,9 x 10-5 dan 20,2 x 10-5. Sedaangkan benda uji dengan eksentrisitas 25 cm masing-masingg 11,3 x 10-4 dan 7,85 x 10-4. Tegangann  maksimumm untuk betonn dari benda ujii non-eksentris dan benda uji dengan eksentrisitass 15 cm hampir sama yaitu 216,337 N/mm2 dan 216,257 N/mm2, namun untuk benda uji dengan eksentrisitas 25 cm memiliki tegangan maksimum 144 N/mm2, lebihh kecil dari benda uji lainnyaa. Kata Kunci : Portal, Bracing, Tegangan-Regangan, Beban Siklik
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN GEDUNG TEKNIK PENGAIRAN UB DENGAN KONFIGURASI DINDING GESER Setiawan, Fadilah; Wibowo, Ari; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang dapat merusak struktur bangunan gedung, salah satu upaya untuk meminimalisir dampak gempa bumi pada gedung dengan menggunakan perkuatan dindinng geser. Pada kajian ini, objek yang digunakan adalah Gedung Teknik Pengairan FT-UB. Analisis ini menggunakan metode Direct Displacement Based Design dan dimodelkan dengan program ETABS. Beban dorong yang digunakan pada program yaitu non-linier pushover. Hasil yang didapatkan dengan bantuan program ETABS menggunakan metode DDBD menghasilkan nilai perpindahan atap untuk original desain arah x dan y sebesar 14 cm dan 29,1 cm. Sedangkan desain bangunan dengan perkuatan dinding geser tipe B menghasilkan nilai perpindahan atap arah x dan y sebesar 9,4 cm dan 5,2 cm. Untuk tingkat kinerja bangunan original desain berada pada kondisi Damage Control (DO), dan untuk bangunan dengan perkuatan dinding geser tipe B berada pada kondisi Immediate Occupancy (IO). Dapat disimpulkan penggunakan dinding geser dapat mengurangi simpangan lateral dan berpengaruh pada perubahan tingkat kinerja bangunan.   Kata Kunci : dinding geser, direct displacement based design, non-linear pushover.
PENGARUH SEMEN GROUND GRANULATED BLAST FURNACE SLAG (GGBFS) PADA KOMPOSISI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI Pramono, Jafar Aji; Susanti, Lilya; Nurlina, Siti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen Portland merupakan material yang sangat penting dalam proses produksi beton, namun tingginya produksi semen Portland dapat berdampak buruk terhadap lingkungan. Digunakannya material-material tersebut tentunya berpengaruh pada kualitas beton yang dihasilkan seperti kekuatan beton, kecepatan pengerasan, kepadatan, dan lainnya. Pada penelitian ini, semen GGBFS dan Silika Fume digunakan sebagai bahan subtitusi pada komposisi semen suatu campuran beton. Mix design direncanakan menghasilkan beton bermutu tinggi dengan menggunakan material ramah lingkungan yaitu semen GGBFS dan Silika Fume. Variasi material yang digunakan yaitu kadar semen GGBFS 25% (A1); 45% (A2); 55% (A3); 65% (A4) dan kadar Silika Fume 0% (B1); 10% (B2) dan variasi umur beton yaitu 7 Hari (C1); 14 Hari (C2); 28 Hari (C3); 56 Hari (C4); 90 Hari (C5). Menggunakan benda uji berupa silinder dengan dimensi (30 x 15) cm. Berdasarkan hasil penelitian pada benda uji silinder, penggunaan semen GGBFS dan Silika Fume berpengaruh terhadap kuat tekan beton, dan kekuatan yang dihasilkan mampu mencapai mutu tinggi. Pada benda uji umur 7 hari (C1) kuat tekan tertinggi terjadi pada kadar semen GGBFS 25% (A1) dan kadar silika fume 0%(B1) dengan kuat tekan rata-rata sebesar 48,79 MPa. Kemudian pada benda uji berikutnya yaitu benda uji umur 14 hari (C2), kuat tekan tertinggi terjadi pada kadar semen GGBFS 45% (A2) dan kadar silika fume 10%(B2) dengan kuat tekan rata-rata sebesar 56,41 MPa. Berdasarkan dari beberapa campuran tersebut, campuran dengan kadar Silika Fume 0% (B1) memiliki kuat tekan yang cenderung lebih besar dibanding campuran dengan kadar Silika Fume 10% (B2).   Kata kunci: Semen GGBFS, Silika Fume, Kuat Tekan, Beton Mutu Tinggi.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK-KOLOM PADA GEDUNG KANTOR CABANG UTAMA BANK CENTRAL ASIA BOROBUDUR MALANG MENGGUNAKAN SISTEM PRACETAK (PRECAST) Budi Santoso, Farouk Angga; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya zaman, mengakibatkan permasalahan pada sektor pembangunan semakin kompleks. Hal ini harus diiringi dengan kemajuan pendidikan dan teknologi yang diharapkan dapat membantu manusia dalam menyelesaikan semua masalah. Salah satunya ada pada sektor pembangunan, yakni keterbatasan lahan. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah tersebut ialah membuat bangunan vertikal. Masyarakat Indonesia pada umumnya menggunakan material utama struktur beton untuk membangun sebuah gedung bertingkat. Sebenarnya, tidak hanya beton yang dapat digunakan sebagai bahan utama struktur bangunan. Baja merupakan salah satunya. Perencanaan pada skripsi ini menggunakan struktur baja sebagai material utama, yang akan dikompositkan dengan beton diatasnya. Pada saat mendesain menggunakan “kolom lebih kuat daripada balok” dengan mengacu pada peraturan SNI 1729 – 2015. Serta persyaratan bangunan tahan gempa yang digunakan ialah SNI 1726 – 2012 sebagai acuan mendesain. Objek penelitian kali ini menggunakan denah Gedung Kantor Cabang Utama Bank Central Asia Borobudur Malang. Proses analisis struktur pada skripsi ini menggunakan alat bantu perangkat lunak. Pada proses perencanaan dilakukan beberapa kali percobaan untuk menentukan dimensi balok dan kolom yang dapat menahan gaya – gaya dalam yang terjadi dengan seefektif mungkin. Sehingga digunakan profil WF – Shapes dengan mutu BJ – 37 pada desain balok dan kolomnya. Setelah menentukan dimensi, profil baja WF untuk balok dimodifikasi untuk dapat menjadi sebuah sistem precast. Profil baja untuk kolom menggunakan profil baja WF – Shapes normal. Sambungan yang digunakan pada skripsi ini adalah sambungan las dan baut. Kata kunci: LRFD, Struktur Baja, Precast
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU BEBAN DAN PERPINDAHAN PADA PORTAL DENGAN BRACING EKSENTRIS TIPE V Pramitari W.D, Sagung Istri; Susanti, Lilya; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung merupakan salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang dengan daya tampung tinggi, maka perencanaan gedung tahan gempa diperlukan untuk menerima beban siklik sehingga terjadi simpangan horizontal (displacement). Salah satu struktur yang mampu menahan gaya lateral akibat gempa pada bangunan tinggi adalah penambahan pengaku lateral yaitu bracing dengan sistem rangka bracing eksentris (SRBE) dimana mempunyai kekakuan elastis dan daktilitas yang baik. Penelitian ini menggunakan bantuan software ABAQUS student edition dengan material baja mutu BJ-37 menggunakan struktur portal 4 m x 4 m dengan bracing eksentris 0 cm, 60 cm, dan 120 cm. Pembebanan yang dilakukan ialah pembebanan lateral statis 55 ton. Pemodelan struktur portal bracing eksentris yang mengalami perpindahan (displacement) terkecil merupakan struktur portal eksentris 0 cm, sedangkan struktur portal bracing eksentris yang mengalami perpindahan (displacement) terbesar merupakan struktur portal eksentris 120 cm. Nilai beban atau gaya (force) terbesar terjadi pada portal bracing eksentris 0 cm, sedangkan pemodelan eksentris 120 cm memiliki nilai beban atau gaya (force) terkecil. Kata Kunci: portal eksentris, bracing eksentris V, beban dan perpindahan, beban lateral statis, ABAQUS Student Edition.
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEGANGAN DAN REGANGAN PADA PORTAL DENGAN BRACING EKSENTRIS TIPE INVERTED V Sabrina, Raissa; Susanti, Lilya; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada pada jalur gempa teraktif di dunia. Oleh karena itu, diperlukanlah bangunan yang tahan gempa. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk memperkuat struktur bangunan yaitu dengan penggunaan pengaku (bracing). Selain sebagai memperkuat dalam sisi arsitektur juga adanya bresing dapat menjadi tempat peletakkan pintu dan jendela. Terdapat berbagai macam tipe bracing salah satunya adalah bracing inverted v. Pada analisis yang dilakukan digunakan tiga buah pemodelan dengan portal bracing inverted v berukuran 4m x 4m yang memiliki eksentrisitas 0 cm (konsentris), 60 cm (short link), dan 120 cm (long link). Kemudian diberikan pembebanan lateral statis pada portal dengan besaran yang sama di ketiga portal tersebut. Pemodelan serta analisis yang dilakukan menggunakan analisis metode hingga dengan bantuan software ABAQUS Student Edition. Analisis dilakukan untuk mendapatkan nilai tegangan dan regangan di dua elemen kritis pada tiap pemodelan. Pada portal eksentirisitas 0 cm elemen kritis berada di bracing dan balok atas, kemudian portal eksentiristas 60 cm serta 120 cm terdapat pada link beam dan balok atas. Selanjutnya dilakukan meshing besar (by number 25) dan meshing kecil (by number empat) untuk melihat perbedaan dari penggunaan meshing pada saat dilakukan analisis. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai tegangan dan regangan terbesar dimiliki oleh portal eksentrisitas 120 cm yang memiliki link beam terpanjang, kemudian eksentrisitas 60 cm, dan eksentrisitas 0 cm (konsentris) memiliki nilai terkecil.   Kata Kunci : portal eksentris, bracing inverted V, tegangan dan regangan, beban lateral statis, ABAQUS Student Edition.
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEGANGAN DAN REGANGAN PADA PORTAL DENGAN BRACING EKSENTRIS TIPE V Kamal, Wan Muhammad; Susanti, Lilya; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang sering terkena bencana gempa bumi. Salah satu jenis struktur yang dapat menahan gaya lateral yang disebabkan oleh beban gempa dengan sangat baik yaitu Struktur Rangka Bracing (SRB). Salah satu tipe bracing yang sering digunakan yaitu tipe V yang memiliki fungsi untuk meningkatkan nilai arsitektural dan pemanfaatan ruang untuk menempatkan pintu atau jendela. Analisis ini menggunakan 3 model portal bracing tipe V dengan dimensi 4 m x 4m  yang memiliki eksentrisitas 0 cm, 60 cm, dan 120 cm dan diberikan beban statis lateral. Analisis pemodelan ini dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan software ABAQUS Student Edition. Pada saat melakukan analisis, model struktur dilakukan meshing by number sebanyak dua jenis meshing, yaitu meshing besar (empat) dan meshing kecil (25). Analisis menghasilkan output nilai tegangan dan regangan pada dua buah elemen kritis pada masing-masing model struktur portal dengan tujuan mengetahui pengaruh eksentrisitas terhadap tegangan dan regangan yang terjadi. Hasil analisis yang didapatkan menunjukkan nilai tegangan dan regangan terbesar dimiliki oleh portal eksentrisitas 120 cm, kemudian eksentrisitas 60 cm, dan portal konsentris memiliki nilai terkecil. Kata Kunci: Portal Eksentris, Bracing Tipe V, Tegangan Dan Regangan, Beban Lateral Statis, ABAQUS Student Edition.  
Co-Authors ., Kholilurrohman ., Nabila A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achfas Zacoeb Adinda Maharani, Ghea Nabila Agraprana, Andhika Alriyandi, Ariq Amjad, Firhan Rezi Anggara Putra, Dyorizky Imaduddin Ari Wibowo Aris Subagiyo Arista, Talitha Asmara Dana, Aldi Jaka Athhtaariq, M. Falah Brahmana K, Bhondana Bayu Brahmana Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana Bria Seran, Rey David Budi Santoso, Farouk Angga Cahyo, Fahrizal Dwi Cendekiawan Putra, Moch Aldin Christin Remayanti N. Desy Setyowulan Devi Nuralinah Dinatra, Iqbal Rizky Dini, Hanita Nurilina F, Ananda Insan Fahrudin, Rizqi Faisal, Imam Bagus Farhani, Muhammad Rizqi Febrian, Dicky Hamdani Firdausy, Ananda Insan Firdausy, Ananda Insan Franandha, Septriana Bella G. P., Julius Nanda Gunawan Prayitno Hafiizh, Yusril Heryanto, Sri Hidayat, Muhammad Farras Hylga Rohman I Gde Eka Wiranatha Ikhsan, Erika Ainun Zakinah Indra Cahya Indra Waluyohadi, Indra Iqbal, Muhammad Irfandi, Rofif Alfiros Jarwo Saputra, Muhammad Aldo Kamal, Wan Muhammad Kanugrahan Dawam, Muhammad Irfan Khamdani, Muhammad Ali Kurniawan, Fajri Kusumatantri, Agnes Laksono, Rizal Adhit M. Taufik Hidayat Mahendra, Muhammad Reza Marami S. A., Fat-Hanna Maulana, Dicky Akbar Ming Narto Wijaya Mohammad Taufik Hidayat Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi, Abu Qasim, Muhammad Yusuf, N., Faiq Putra Nainggolan, Christin Remayanti Najid, Salsa Alifia Narto Wijaya, Ming Nisak, Fajar Fadhilatun Nugroho, Bagus Prasetyo Nurfidiani Putri, Qisthina Tamimi Nuriani Virgianti, Febbi Ayu Nursamhuda, Wahyu P, Erlangga Adang P., Naadiyah Widyadhana Pangestu, Rizki Ayu Pinontoan, Frisca Presley Pramesthi, Shifa Ardhelia Pramitari W.D, Sagung Istri Pramono, Jafar Aji Prasetyo, Andi Pratama, Firman Yudi Pratama, Firman Yudi Prayoga, M. Fajar Purwaningsih, Anis Puspitasari, Isnana Putra, Yogatama Sujatmiko Putri Aji, Gumelar Asrining Putri, Desy Trikurnia Putri, Herawati Dewi Putri, Mangesti Carissa Rahma, Aisha Hawina Rahmawati, Dian Ramadhan, Firmansyah Ramadhani, Muhammad Alfian Ramayadi, Muhammad Faisal Refandi, Ricky Rivaldo, Wahyu Ruslin Anwar Sabrina, Raissa Saifoe El Unas Salim, Ahmad Agus Sani, Firzi Maulana Saputri, Meirheyma Denfia Satriopratomo, Dhimas F. Satriopratomo, Dhimas F. Satrya, Rahmat Budi Saulina Situmorang, Gracesella Novita Sembiring, Aldi Efrata SembiringMaha, Syella Audina Setiadi, Alan Dharmasaputra Setiawan, Fadilah Shavira, Alexandra Shana Silalahi, Jogi Sitanggang, Gilbert Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Sri Sri Wahyuni Syafirra, Sonnia Taffareld, Muhammad Firhand Tuanany, Syafiqah Rizky V P, Andreas Brian W., Dicky Wirasatya W., Ramadhan Budhi Waluyo, Ajit Rachmatsyah Wasiska Iyati Wicaksono, Armanda Wisnu Wijaya, I Nyoman Suluh Wijaya, Ming Wisnumurti . Yatnanta Padma Devia Yohanes Ola Sira Lamawato Yulianto, Angga Restu