Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMODELAN PERILAKU BEBAN DAN PERPINDAHAN PADA PORTAL DENGAN BRACING TIPE DIAGONAL EKSENTRIS SATU ARAH Nuriani Virgianti, Febbi Ayu; Wijaya, Ming Narto; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang dinobatkan mengalami gempa bumi terbanyak diDunia dengan lokasi yang terletak di lempeng tektonik teraktif di Dunia menyebabkanpentingnya memiliki struktur bangunan yang tahan gempa. Penggunaan bracing padastruktur menjadi salah satu solusi permasalahan tersebut. agar dapat diketahui perbandingan pengaruhnya. Analisis ini dilakukan menggunakansoftware ABAQUS Student Edition. Pemodelan struktur portal pada software berukuran 4x4m dengan bracing tipe diagonal satu arah, tiga variasi jarak eksentrisitas bracing (0 cm, 60cm, dan 120 cm), dua variasi ukuran mesh (4 dan 25), dan jenis tumpuan jepit-jepit(encastre).Hasil analisis menunjukan bahwa nilai force terkecil dihasilkan oleh model eksentrisitas 120 cm dan nilai force terbesar dihasilkan oleh model eksentrisitas 0 cm. Perpindahan terbesar dihasilkan oleh model eksentrisitas 120cm dan perpindahan terkecil dihasilkan oleh model eksentrisitas 60 cm. Elemen kritis yangterjadi pada masing-masing variasi eksentrisitas adalah seluruh bagian balok atas pada eksentrisitas 0 cm (kosentris), bagian tengah balok atas pada eksentrisitas 60 cm, serta bagiantengah balok atas dan bracing atas pada eksentrisitas 120 cm. Perbedaan yang  dihasilkandari penggunaan dua ukuran mesh hanya terjadi pada eksentrisitas bracing 120 cm yaitu nilai force pada meshing 25 lebih kecil daripada meshing 4, sedangkan nilai perpindahan yang dihasilkan oleh meshing 25 lebih besar daripada meshing 4.Kata Kunci : Bracing Tipe Diagonal Satu Arah, Bracing Eksentris, Portal, Beban Statis,Perpindahan, Force, ABAQUS Student Edition.
ANALISIS KUAT GESER RENCANA ELEMEN LENTUR GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS BRAWIJAYA MENGGUNAKAN SNI 2847:2019 Shavira, Alexandra Shana; Susanti, Lilya; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung di Indonesia harus memiliki Sertifikat Laik Fungsi, di mana perencanaan konstruksi dananalisis kekuatan struktur harus mengacu pada Standar Nasional Indonesia yang terbaru yaitu SNI2847:2019 dengan judul Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan.Gedung yang diambil sebagai subjek kajian adalah Gedung Laboratorium Kebencanaan Teknik SipilUniversitas Brawijaya, karena gedung ini mulai dibangun sebelum SNI 2847 :2019 terbit. Analisis kuatgeser rencana dilakukan pada balok B1 hingga balok B13 dengan menghitung kuat geser nominalterlebih dahulu menggunakan data yang diperoleh dari dokumen gambar As Built Drawing objek yangakan dianalisis. Kemudian dilakukan analisis kuat geser perlu secara sederhana untuk mengetahuikecukupan kuat geser rencana tersebut. Hasil yang didapatkan menunjukkan nilai kuat geser nominal,nilai kuat geser rencana, dan nilai kuat geser perlu seluruh balok yang ditampilkan dalam bentukdiagram. Berbeda dengan kuat geser rencana yang nilainya hampir sama di sepanjang bentang balok,bentuk diagram kuat geser perlu mengecil secara linear dari tumpuan ke arah bentang karena gayageser terbesar terjadi pada daerah tumpuan.Kata Kunci: SNI 2847:2019, Kekuatan Struktur, Kuat Geser.
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU BEBAN DAN PERPINDAHAN PADA PORTAL DENGAN BRACING TIPE DIAGONAL EKSENTRIS DUA ARAH Nurfidiani Putri, Qisthina Tamimi; Susanti, Lilya; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi struktur bangunan penahan gempa sangat dibutuhkan untuk mengurangitimbulnya kerugian dari bencana alam tersebut. Struktur portal dengan bracing dinilaisebagai inovasi yang baik, namun peletakan bracing seringkali menjadi permasalahan dalamperencanaan penempatan elemen non struktural. Maka dari itu, penelitian lebih lanjutmengenai portal dengan bracing eksentris dilakukan sebagai upaya untuk mengatasipermasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan portal dengan bracing tipediagonal dua arah dengan 3 variasi jarak eksentrisitas yaitu sebesar 0 cm (konsentris), 60 cm(link pendek), dan 120 cm (link panjang) dimana masing-masing pemodelan dimodelkandengan 2 variasi meshing yaitu sebanyak 4 dan 25. Portal ini menggunakan profil baja WFdengan mutu BJ-37. Beban lateral statis diberikan pada node kiri atas portal dengan besar69,34 Ton. Analisis dilakukan menggunakan software ABAQUS untuk mendapatkan nilaibeban dan perpindahan yang terjadi pada tiap pemodelan. Hasil analisis menunjukkan nilaibeban terbesar terjadi pada portal dengan bracing konsentris, sedangkan nilai beban terkecilterjadi pada portal dengan bracing eksentris 120 cm. Kemudian untuk perpindahan terbesardialami portal dengan bracing eksentris 120 cm, sedangkan perpindahan terkecil dialamiportal dengan bracing eksentris 60 cm.Kata Kunci: ABAQUS, Beban, Perpindahan, Pengaku diagonal, Pengaku Eksentris DuaArah
PENGARUH JENIS SEMEN TERHADAP KARAKTERISTIK KUAT TEKAN BETON Sani, Firzi Maulana; Dewi, Sri Murni; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu negatif untuk lingkungan mejadi hal yang krusial dalam industri semen portland. Olehkarena itu bermuncul berbagai varian jenis semen campur yang dimaksudkan untuk mengurangidampak negatif tersebut. Berbagai jenis semen memiliki karakteristiknya masing – masing.Penelitian ini menguji kuat tekan beton silinder dengan menggunakan alat Compression TestMachine. Variasi yang digunakan yaitu jenis semen PPC, EasyMax, Max Strength, PCC, OPC, danTipe-V. Serta variasi umur pengujian yaitu 3 hari, 7 hari, dan 28 hari.Dari hasil penelitian didapatkan variasi jenis semen, dan umur beton, berpengaruh terhadapnilai kuat tekan Beton. Variasi umur memberikan pengaruh terhadap nilai kuat tekan beton. Untukumur 3 hari nilai kuat tekan terbesar didapatkan dengan mengungunkan EasyMax sebersar 21,32Mpa. Untuk umur 7 hari nilai kuat tekan terbesar didapatkan dengan jenis semen OPC sebesar 27,08Mpa. Untuk umur 28 hari nilai kuat tekan terbesar didapatkan dengan jenis semen OPC sebesar33,74 MPa. Setiap jenis semen memiliki karakteristik perkembangan kuat tekan yang berbeda yangdipengaruhi senyawa C3S dan C2S,pada klinkernya. Dapat dilihat pada umur 3 hari Easymaxmengasilkan kuat tekan yang terbesar dengan urutan EasyMax > PCC > OPC > Max Strength > PPC> Type V. Pada 7 hari OPC menhasilkan kuat tekan terbesar dengan urutan OPC > EasyMax > PCC> MaxStrength > Type V > PPC. Pada 28 hari OPC menghasilkan kuat tekan terbesar dengan urutanOPC > PCC > EasyMax > MaxStrength > Type V > PPC.Kata kunci: Jenis Semen, Kuat Tekan Beton, Silinder
PENGARUH VARIASI BUKAAN PANEL DINDING (SHEATHED WALL) BERBAHAN MULTIPLEK TERHADAP DAKTILITAS AKIBAT BEBAN SIKLIK (QUASI-STATIS) PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Kusumatantri, Agnes; Firdausy, Ananda Insan; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban pada struktur bangunan adalah hal terpenting dalam perencanaan. Salah satu beban yang akan diterima olehbangunan adalah beban gempa. Untuk mendesain bangunan yang tahan terhadap beban gempa, telah banyakberbagai bahan material diteliti dan dipakai untuk bahan konstruksi. Salah satunya adalah baja canai dingin. Padapenelitian ini digunakan portal baja canai dingin dengan lebar 58 cm dan tinggi 106 cm yang terdiri dari profilhollow square berdimensi 40.40.0,3 untuk kolom dan dimensi 20.30.0,3 untuk balok. Untuk panel dinding,berbahan multiplek dengan ketebalan 4 mm. Terdapat 4 jenis portal pada penelitian ini dengan variasi bukaan padapanel dinding multiplek yaitu sebesar 0% (S-T-0), 25% (S-T-25), 50% (S-T-50), and 100% (S-T-100). Padamasing-masing benda uji dibuat 3 benda uji. Pembebanan yang diberikan adalah pembebanan siklik (quasi-statis)dengan drift ratio 1% hingga 13% berinterval 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benda uji yang memilikidinding panel dan tidak ada bukaan (S-T-0) mempunyai nilai beban lateral maksimum terbesar namun daktilitasterkecil dan benda uji yang tidak memiliki dinding panel (S-T-100) mempunyai nilai beban maksimum terkecil.Untuk benda uji yang memiliki dinding panel dan terdapat bukaan 25% (S-T-25) mempunyai nilai bebanmaksimum lebih besar dan daktilitas lebih kecil dibandingkan dengan benda uji yang memiliki dinding panel danterdapat bukaan 50% (S-T-50). Hal tersebut menunjukan bahwa semakin besar bukaan panel dinding pada bendauji maka semakin besar pula daktilitasnya, namun beban lateral yang dapat ditahannya semakin kecil. Apabiladiamati secara visual, dari pengujian pembebanan siklik menunjukan bahwa terjadi beberapa kegagalan strukturseperti kegagalan sambungan pada panel dinding, sobek pada panel dinding di sekitar sambungan, dan retak padapanel dinding.Kata Kunci: baja canai dingin, portal, panel dinding, beban siklik, daktilitas
PENGARUH VARIASI JENIS MATERIAL PANEL DINDING TERHADAP DAKTILITAS AKIBAT BEBAN SIKLIK (QUASI STATIS) PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Athhtaariq, M. Falah; Waluyohadi, Indra; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia menjadi negara yang rawan terkena bencana gempa bumi akibat terletak pada pertemuan tigalempeng dunia. Sehingga perlu diperhatikan dalam mendesain dan memilih bahan untuk bangunan tahangempa. Baja canai dingin merupakan material dengan kekuatan dan kekauan yang baik. Benda uji padapenelitian ini mengunakan portal baja canai dingin profil Hollow Square. Dimensi kolom 40.40.0,3 danbalok 20.20.0,3 dengan tinggi total 106 cm pada kolom dan 58 cm pada balok. Plat sambungmengunakan siku berukuran 20x80 mm sedangkan pondasi mengunakan multiplek tebal 30 mm denganasumsi jepit sempurna. Material panel dinding dipasang pada salah satu sisi dengan variasi berupaMultiplek dan Fiber Cement Board tebal 4mm. Terdapat 6 benda uji masing-masing 3 sampel untuk tiapvariasi material dengan dinding penuh. Pembebanan digunakan siklik (quasi-statis) Drift Ratio 1% - 13%. Hasil pengujian didapatkan nilai beban beserta perpindahan. Analisis Daktilitas dengan 3 metodeyaitu AISI, ECCS dan Kawai Model. Hasil penelitian yang didapat menunjukan benda uji dengandinding Fiber Cement Board mampu menahan beban lateral lebih besar dan benda uji berdindingmultiplek memiliki nilai daktilitas yang lebih besar. Kegagalan struktur pada dinding maupunsambungan diamati secara visual.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Panel Dinding, Multiplek, Fiber Cement Board, Beban Siklik,Daktilitas
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEGANGAN DAN REGANGAN PADA PORTAL 2 LANTAI DENGAN BRACING TIPE DIAGONAL EKSENTRIS DUA ARAH Febrian, Dicky Hamdani; Susanti, Lilya; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk riset lanjutan dalam pengembangan struktur baja pada gedungsederhana 2 lantai dengan menggunakan bracing tipe diagonal eksentris 2 arah dengan melihatbracing tipe diagonal eksentris 2 arah berdimensi 4 x 4 m, pengujian menggunakan beban lateralstatis dengan variasi link pada portal, menggunakan link pendek (60 cm), link panjang (120 cm), dankonsentris (0 cm). Terdapat 2 penggunaan tipe profil yang penentuannya sejalan dengan konsepstrong column weak beam. Dalam menganalisis digunakan 2 jenis meshing yaitu meshing renggang(4 per elemen) dan meshing renggang (25 per elemen) untuk setiap eksentrisitas, hasil analisis berupagrafik tegangan-regangan pada elemen kritis tiap model portal. Berdasar hasil analisis dapatdisimpulkan bahwa nilai tegangan untuk setiap meshing nilainya akan lebih tinggi atau sama seiringdengan besarnya nilai eksentrisitas dan nilai tegangan dari link beam pada portal dengan eksentrisitasakan selalu lebih besar dibanding elemen lainnya pada portal yang menunjukkan link beam sudahbekerja sebagaimana mestinya untuk berperilaku inelastis, Sedangkan untuk nilai regangan yangterjadi dapat disimpulkan bahwa nilai regangan untuk meshing rapat nilainya akan mengalamikenaikan dan untuk meshing renggang nilainya akan terjadi penurunan seiring dengan besarnya nilaieksentrisitas, nilai regangan dari link beam pada portal dengan eksentrisitas selalu lebih besardibanding elemen lainnya pada portal yang menunjukkan link beam sudah bekerja sebagaimanamestinya untuk mampu lebih berdeformasi.Kata Kunci: Portal Eksentris, bracing tipe diagonal eksentris 2 arah, tegangan dan regangan, bebanlateral statis, ABAQUS Student Edition.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK– KOLOM MENGGUNAKAN SISTEM BETON PRACETAK (PRECAST) PADA GEDUNG RSUD dr. KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN Heryanto, Sri; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pembangunan gedung di Indonesia tahapan pelaksanaanya masih di dominasimetode beton bertulang konvensional dikarenakan metode tersebut prosesnya mudah dikerjakannamun waktu pelaksanaanya cukup lama. Salah satu inovasi yang dapat mempercepat waktupelaksanaanya adalah dengan memakai beton pracetak. Untuk struktur pracetak, sambunganyang terpasang pada pertemuan antara komponen balok dengan kolom termasuk kajian utamayang perlu diperhatikan. Studi ini merupakan alternatif perencanaan sambungan balok – kolommenggunakan beton pracetak pada gedung RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan yangmengacu pada SNI 7883:2012 tentang tata cara perancangan beton pracetak dan beton prateganguntuk bangunan gedung dan SNI 1726:2019 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempauntuk struktur bangunan gedung dan non gedung. Dari hasil studi didapatkan bahwa dimensibalok induk berukuran 35 cm x 70 cm dengan penulangan 6D22 dan kolom 80 cm x 80 cmdengan penulangan 16D22 serta pertemuan komponen balok dan kolom menggunakansambungan basah dengan panjang penyaluran tulangan 321,33 mm dalam kondisi tekan dan616,95 mm dalam kondisi tarik dengan panjang kait 224,93 mm.Kata Kunci: Betonlpracetak, sambungan, penyaluran tulangan
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU BEBAN DAN PERPINDAHAN PADA PORTAL DENGAN BRACING EKSENTRIS TIPE INVERTED V Setiadi, Alan Dharmasaputra; Wijaya, Ming Narto; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di antara tiga lempeng tektonik yang mengakibatkan bencana alam gempa bumi sering terjadi di negara Indonesia. Bracing merupakan salah satu alternatif perkuatan yang cukup sering digunakan untuk suatu gedung menahan beban lateral atau gempa. Tipe – tipe bracing sangat beragam salah satunya adalah tipe inverted V, akan tetapi suatu struktur bangunan belum tentu bisa menggunakan bracing kosentris dikarenakan dapat menghalangi tempat untuk jendela maupun pintu, Untuk variabel eksentrisitas dibagi menjadi tiga bentuk pemodelan yaitu dengan variasi eksentrisitas 0 cm, 60 cm, dan 120 cm. Sedangkan variabel meshing dilakukan dua jenis pemodelan yaitu meshing 4 dan meshing 25. Untuk pemodelan struktur digunakan portal dengan dimensi 4 x 4 m dan menggunakan beban lateral sebesar 55 ton. Beban tersebut didapatkan dari hasil trial and error dari variasi eksentrisitas 0 cm dikarenakan diasumsikan bracing kosentris adalah bracing yang paling kuat untuk menahan beban. Hasil analisis menunjukkan pemodelan struktur yang paling kuat menahan beban lateral adalah struktur portal baja dengan eksentrisitas 0 cm sebesar 52,316 ton pada meshing 4 dan 50,974 ton pada meshing 25 dan yang paling lemah menahan beban lateral adalah struktur portal baja dengan eksentrisitas 120 cm sebesar 32,284 ton pada meshing 4­ dan 29,949 ton pada meshing 25. Hal itu juga berbanding lurus dengan perpindahan yang dialami suatu struktur. Peprindahan paling kecil dialami oleh struktur poral baja dengan eksentrisitas 0 cm sebesar 14,8705 mm pada meshing 4 dan 14,211 mm pada meshing 25. Sedangkan struktur portal yang mengalami perpindahan paling besar adalah struktur portal baja dengan eksentrisitas 120 cm sebesar 261,67 mm pada meshing 4 dan 240,774 mm pada meshing 25. Kata Kunci : bracing eksentris, bracing inverted V, portal, beban statis, beban, perpindahan, ABAQUS Student Edition.
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU BEBAN DAN PERPINDAHAN PADA PORTAL 2 LANTAI DENGAN BRACING TIPE DIAGONAL EKSENTRIS DUA ARAH ., Nabila; Susanti, Lilya; Firdausy, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eccentric braced frames (EBF) dinilai dapat menjadi salah satu alternatif struktur yangdapat digunakan pada bangunan tahan gempa. Sistem ini dirancang memiliki kekakuaninelastis seperti Concentrically Braced Frame (CBF) dengan kemampuan daktilitaslayaknya Moment Resisting Frame of Steel (MRF). Pada penelitian ini, terdapat 6 benda uji,yaitu tiga bentuk geometri portal (portal dengan eksentrisitas 0 cm, 60 cm, dan 120 cm)dengan dua variasi meshing (meshing 4 dan meshing 25). Beban gempa diberikan pada nodekiri atas portal sebagai beban lateral sebesar 60 ton. Hasil akhir penelitian berupa beban danperpindahaan pada lantai 1 dan lantai 2 yang terjadi pada tiap portal. Analisis dilakukandengan bantuan software ABAQUS. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwaeksentrisitas suatu portal akan mempengaruhi besar perpindahan dan kapasitas beban yangdimilikinya. Pada portal dengan eksentrisitas 60 cm (short link) menunjukkan kapasitasbeban yang lebih besar dibandingkan portal dengan eksentrisitas 120 cm (long link).Sedangkan perpindahan terbesar terjadi pada portal dengan eksentrisitas 120 cm.Kata Kunci: Beban, perpindahan, bracing diagonal, eksentris dua arah, ABAQUS, portal 2lantai.
Co-Authors ., Kholilurrohman ., Nabila A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achfas Zacoeb Adinda Maharani, Ghea Nabila Agraprana, Andhika Alriyandi, Ariq Amjad, Firhan Rezi Anggara Putra, Dyorizky Imaduddin Ari Wibowo Aris Subagiyo Arista, Talitha Asmara Dana, Aldi Jaka Athhtaariq, M. Falah Brahmana K, Bhondana Bayu Brahmana Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana Bria Seran, Rey David Budi Santoso, Farouk Angga Cahyo, Fahrizal Dwi Cendekiawan Putra, Moch Aldin Christin Remayanti N. Desy Setyowulan Devi Nuralinah Dinatra, Iqbal Rizky Dini, Hanita Nurilina F, Ananda Insan Fahrudin, Rizqi Faisal, Imam Bagus Farhani, Muhammad Rizqi Febrian, Dicky Hamdani Firdausy, Ananda Insan Firdausy, Ananda Insan Franandha, Septriana Bella G. P., Julius Nanda Gunawan Prayitno Hafiizh, Yusril Heryanto, Sri Hidayat, Muhammad Farras Hylga Rohman I Gde Eka Wiranatha Ikhsan, Erika Ainun Zakinah Indra Cahya Indra Waluyohadi, Indra Iqbal, Muhammad Irfandi, Rofif Alfiros Jarwo Saputra, Muhammad Aldo Kamal, Wan Muhammad Kanugrahan Dawam, Muhammad Irfan Khamdani, Muhammad Ali Kurniawan, Fajri Kusumatantri, Agnes Laksono, Rizal Adhit M. Taufik Hidayat Mahendra, Muhammad Reza Marami S. A., Fat-Hanna Maulana, Dicky Akbar Ming Narto Wijaya Mohammad Taufik Hidayat Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi, Abu Qasim, Muhammad Yusuf, N., Faiq Putra Nainggolan, Christin Remayanti Najid, Salsa Alifia Narto Wijaya, Ming Nisak, Fajar Fadhilatun Nugroho, Bagus Prasetyo Nurfidiani Putri, Qisthina Tamimi Nuriani Virgianti, Febbi Ayu Nursamhuda, Wahyu P, Erlangga Adang P., Naadiyah Widyadhana Pangestu, Rizki Ayu Pinontoan, Frisca Presley Pramesthi, Shifa Ardhelia Pramitari W.D, Sagung Istri Pramono, Jafar Aji Prasetyo, Andi Pratama, Firman Yudi Pratama, Firman Yudi Prayoga, M. Fajar Purwaningsih, Anis Puspitasari, Isnana Putra, Yogatama Sujatmiko Putri Aji, Gumelar Asrining Putri, Desy Trikurnia Putri, Herawati Dewi Putri, Mangesti Carissa Rahma, Aisha Hawina Rahmawati, Dian Ramadhan, Firmansyah Ramadhani, Muhammad Alfian Ramayadi, Muhammad Faisal Refandi, Ricky Rivaldo, Wahyu Ruslin Anwar Sabrina, Raissa Saifoe El Unas Salim, Ahmad Agus Sani, Firzi Maulana Saputri, Meirheyma Denfia Satriopratomo, Dhimas F. Satriopratomo, Dhimas F. Satrya, Rahmat Budi Saulina Situmorang, Gracesella Novita Sembiring, Aldi Efrata SembiringMaha, Syella Audina Setiadi, Alan Dharmasaputra Setiawan, Fadilah Shavira, Alexandra Shana Silalahi, Jogi Sitanggang, Gilbert Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Sri Sri Wahyuni Syafirra, Sonnia Taffareld, Muhammad Firhand Tuanany, Syafiqah Rizky V P, Andreas Brian W., Dicky Wirasatya W., Ramadhan Budhi Waluyo, Ajit Rachmatsyah Wasiska Iyati Wicaksono, Armanda Wisnu Wijaya, I Nyoman Suluh Wijaya, Ming Wisnumurti . Yatnanta Padma Devia Yohanes Ola Sira Lamawato Yulianto, Angga Restu