Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN PENGEMBANGAN KAWASAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PAKAN DI KABUPATEN CIAMIS Mustika Gusnia Sari; Khursatul Munibah; Untung Sudadi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.5.1.42

Abstract

Poultry development sector in Ciamis has effected an increasing in maize production as a raw material for feed. In period 2008-2012, the production of maize in Ciamis Region is 45.883 tons, meanwhile, the demand is 17.000 tons, consequently  the Ciamis District supposed to be able to fulfill the demand; however, but currently the feed industry in Ciamis are still importing the maize. Cluster development might be one of solution for this problem. The aims of this research are: (1) Analyzing land availability for maize development in Ciamis District, (2) Analyzing maize cluster type can  be developed in Ciamis District, 3) Analyzing strategies in development of maize cluster. The results showed that land availability for maize development in Ciamis Regency is 28.176 ha. There are three maize cluster types that can be developed in Ciamis as follows: pertumbuhan cluster (15.671 ha), pengembangan cluster (12.217 ha) and pemantapan cluster (288 ha). Considering the region development strategy, the priority in pertumbuhan cluster type is an optimization of  natural resources (land factor), in development type is human resources development with focused to the education and training of field staff, and in the pemantapan type is an institution empowerment with focused on the partnerships. Keywords: maize, cluster, development
Evaluation of carrying capacity based on land capability of Kulon Progo Regency as an input for spatial planning in the new aerotropolis era Ulfah Choerunnisa Nurul Litasari; Widiatmaka; Khursatul Munibah; Machfud
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.12.3.395-403

Abstract

Pembangunan bandar udara baru dengan konsep aerotropolis di Kulon Progo telah menstimulus pembangunan dan mengubah wajah kawasan dari rural-oriented menjadi urban-oriented. Dampak negatif pertumbuhan yang cepat seperti munculnya fenomena urban sprawl perlu diantisipasi melalui perencanaan tata ruang yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung berbasis kemampuan lahan pada penggunaan lahan eksisting dan rencana tata ruang. Metode yang digunakan untuk evaluasi daya dukung adalah matching criteria. Hasil analisis menunjukkan bahwa 56,13% wilayah Kulon Progo didominasi oleh kelas kemampuan agak rendah hingga rendah (kelas V-VIII) dengan faktor pembatas utama berupa lereng. Evaluasi keselarasan dengan penutupan/penggunaan lahan 2020 menunjukkan bahwa sebagian besar penggunaan lahan berada pada status selaras (S) dan selaras bersyarat (SB). Penggunaan lahan yang tidak selaras dengan daya dukungnya seluas 8.286,44 ha yang terdistribusi di bagian selatan. Sementara, evaluasi terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Kulon Progo menunjukkan bahwa 57% rencana selaras dengan kemampuan lahan. Namun demikian, daya dukung lahan di Kulon Progo dalam kondisi yang cukup baik. Intervensi perencanaan perlu dilakukan untuk wilayah-wilayah yang memiliki status selaras bersyarat dan tidak selaras.
Preserving Rice Fields and Domestic Rice Adequacy: A Case Study in Banyumas Regency, Central Java, Indonesia Bondansari; Widiatmaka; Machfud; Munibah, Khursatul; Ambarwulan, Wiwin
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.1.154

Abstract

Penurunan lahan sawah akibat perubahan penggunaan lahan di berbagai wilayah di Indonesia mempengaruhi pasokan pangan nasional. Secara jangka panjang, fenomena ini akan mengancam upaya pemenuhan kecukupan beras dan meningkatkan potensi krisis pangan. Studi ini menganalisis penurunan kecukupan beras domestik akibat konversi lahan sawah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan menggunakan pemodelan spasial dan metode Micmac. Hasilnya menunjukkan tingkat konversi sawah di Kabupaten Banyumas dari tahun 2007 hingga 2019 adalah 103 ha per tahun. Pada tahun 2045, diperkirakan luas lahan sawah menjadi 29.160 ha dengan tingkat konversi dari tahun 2019 hingga 2045, 1.384 ha. Faktor pendorong adalah jarak dari ibu kota kecamatan, jarak dari jalan, jarak dari pemukiman, jarak dari saluran irigasi, dan kepadatan penduduk. Variabel kunci dalam kemandirian beras adalah regulasi perlindungan sawah, insentif untuk melindungi sawah, informasi spasial lahan sawah secara detil, ketersediaan air irigasi, peran aktif kelompok petani, dan produktivitas padi.
Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Ruang Terbuka Hijau dan Indeks Kenyamanan di Kota Semarang Penggayuh, Dinda; Munibah, Khursatul; Ardiansyah, Muhammad
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.13.4.683-693

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota terpadat diIndonesia. Pertambahan jumlah penduduk Kota Semarang menyebabkan adanya lahankonversi yang berdampak pada peningkatan panas yang dapat menyebabkanmasalah lingkungan. Hasil klasifikasi hutan acak untukpenggunaan lahan tahun 2013-2022 didominasi oleh kelas lahan terbangun. Penggunaanlahan terbangun terus meningkat dari tahun 2013-2022 sebesar 8,84% atau 3410 ha.Hal ini menyebabkan berkurangnya ruang terbuka hijau sebesar 7,59% atau 2.928,49 Ha dan sedangmasih mencukupi sebesar 30%. Pada prediksi penggunaan lahan tahun 2032 dominasikelas lahan terbangun sebesar 61% atau 23.575 Ha. Ketersediaan ruang terbuka hijauspace (RTH) di Kota Semarang terus mengalami penurunan dari tahun 2013-2032 sebesar9%. Dimana pada tahun 2032 ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 29,62% ataukurang dari 30%. Hubungan antara ruang terbuka hijau (RTH) dengan tingkatKenyamanan saling mempengaruhi, dimana terjadi penurunan ruang terbuka hijaupeningkatan tingkat ketidaknyamanan, perlu dilakukan arahan untukpengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdiri dari Kawasan Prioritas a1 yaitu menjaga ruang terbuka hijau (RTH). dan menambah ruang terbuka hijaudengan membuat taman atap dan taman vertikal di setiap rumah untuk menurunkansuhu. Area Prioritas 2 adalah penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dimasing-masing kabupaten. Area Prioritas 3 adalah mempertahankan ruang terbuka hijau yang ada diberupa hutan kota dan perkebunanLand Use Change, Green Open Space (RTH) and Temperature Humandity Index (THI)
Co-Authors Achmad, Alfredian Ade Irawadi Adrian Adrian Agung Lukman Alfin Murtadho Alwan Rafiuddin Amira Novalinda Andrea Emma Pravitasari, Andrea Emma Andreas Ari Putro Dwinanto Ari Wijayanti Arieza Andriani Nur Aina Asdar Iswati Atang Sutandi Baba Barus Bambang Hendro Trisasongko Bambang Juanda Bambang Pramudya Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Boedi Tjahjono Bondansari Bondansari, Bondansari Budi Mulyanto Chaida Chairunnisa Chiharu Hongo, Chiharu Cipta Sekarrini Cut Hashfi Fadhila Dewi Setyowati Didit Okta Pribadi Diendra Abdul Karim Dwi Putro Tejo Baskoro Dyah Retno Panuju Dyah Tjahyandari Suryaningtyas Eggy Giofandi Eka Intan Kumala Putri Eko Fitriono Harimurti Ely Triwulan Dani Ernan Rustiadi Firmansyah , Irman Firre An Suprapto Firre An Suprapto Fredinan Yulianda Hari Agung Adrianto Harmoko, Joycelyn Hartrisari Hartrisari Hefni Effendi Hermanu Widjaja, Hermanu Hongo , Chiharu Indah Purnama Sari Irman Firmansyah Irman Firmansyah Iskandar Lubis Izuru Saizen Janthy Trilusianthy Hidayat Joko Mulyono Joko Mulyono Joko Mulyono Khairul Anam Komarsa Gandasasmita Komarsa Gandasasmita Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kukuh Murtilaksono Kukuh Murtilaksono La Ode Syamsul Iman Lamidi Lamidi Latifa, Nisa LUMBANTOBING, AGAPE Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Machfud Majid, Riza Nur Fajrin Monsaputra Monsaputra Monsaputra Muhamad Alkaf, Muhamad Muhamad Ilyas, Muhamad Muhammad Ardiansyah Muhammad Fikri Putra Muhammad Firdaus Muhammad, Almawardi Muhlis, Taufik Muji Esti Wahyudi Mulyono, Joko Mumtadul Fikri Murtadho, Alfin Mustika Gusnia Sari Nia Rachmawati Nita Inopianti Nur Fa'izah Zainal Nurwadjedi Nurwadjedi, Nurwadjedi Omo Rusdiana Paulus B.K. Santoso Penggayuh, Dinda Pramita, Viona Pramusintha Nugraha Purwanto, Yanuar Jarwadi Rani Yudarwati Rani Yudarwati Raniah, Nadhifah Ratna, Ni Luh Made Dwi Ridwan Kun Satria Rudi P Tambunan, Rudi P Sabila, Salma Saniinah, Siti Nur Santun R P Sitorus Santun R.P Sitorus Santun R.P. Sitorus Santun R.P. Sitorus Santun R.P. Sitorus Setia Hadi Setia Hadi Setia Hadi Sigit, Gunardi Sri Lestari Munajati, Sri Lestari Sudarsono Sudarsono Sudarsono Sukisno Sukisno, Sukisno Suprajaka Suprajaka Toga Pandapotan Sinurat Uciningsih, Winda Ulfah Choerunnisa Nurul Litasari Ulfah Choerunnisa Nurul Litasari Untung Sudadi Wahyu Iskandar Wayan Wardana Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Widiatmaka Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Yayuk Farida Baliwati Yusanto A Nugroho, Yusanto A