Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Singkong yang Dimasak dengan Biogas Lebih Tinggi Dibandingkan dengan LPG Melalui Evaluasi Sensori: Studi Kasus di Subang, Jawa Barat Jovita Aurelia; Daru Seto Bagus Anugrah; Enny Widawati
Jurnal Perkotaan Vol. 15 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v15i2.5671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh memasak dengan kompor biogas terhadap kualitas sensori singkong kukus dan rebus di Desa Ponggang, Subang, Jawa Barat. Indonesia merupakan produsen singkong terbesar ketiga di dunia, dengan Jawa Barat menjadi salah satu daerah penghasil utama. Pemanfaatan biogas yang diperoleh dari kotoran sapi sebagai sumber energi terbarukan untuk kompor memasak dilaksanakan sebagai bagian dari proyek masyarakat di Desa Ponggang. Biogas terutama terdiri dari metana dan karbon dioksida, menawarkan alternatif berkelanjutan dibandingkan metode memasak tradisional yang menggunakan bahan bakar gas cair (LPG) dan kayu bakar. Hal ini secara signifikan mengurangi emisi polusi seperti unsur karbon, karbon organik, materi partikulat, dan karbon monoksida. Pada penelitian ini dilakukan uji sensori untuk mengevaluasi perbedaan kualitas singkong yang dimasak dengan biogas dan LPG. Uji duo-trio menunjukkan mayoritas panelis tidak dapat menentukan perbedaan nyata antara singkong yang dimasak dengan biogas atau LPG. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa singkong yang dimasak dengan biogas sebanding atau bahkan lebih disukai dibandingkan dengan singkong yang dimasak dengan LPG dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Hal ini menunjukkan bahwa kompor biogas merupakan alternatif yang layak untuk masyarakat perkotaan tanpa mengurangi kualitas sensoris dari makanan yang disiapkan.
STRATEGI USAHA BISNIS MENGUNAKAN PENDEKATAN SWOT DAN QSPM (Skala Coffee and Eatery) Anak Agung Bagus Bramanda; Enny Widawati; Sandra Octaviani B. Widiarto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/z3txbq79

Abstract

Skala Coffee and Eatery merupakan salah satu usaha kuliner dengan jenis kafe yang berlokasi di Bali. Berdasarkan wawancara dengan pemilik Skala coffee and Eatery, melaporkan bahwa penjualan mengalami penurunan yang disebabkan oleh peraturan WFH dan pesaing kedai kopi di sekitar Skala coffee and Eatery, sehingga pengunjung juga bisa mengunjungi kedai kopi lainnya. sehingga Skala Coffee and Eatery sendiri harus menarik pelanggan baru dan terus mempertahankan pelanggan lama datang kembali ke Skala Coffee and Eatery. Untuk mengatasi permasalahan kafe, penelitian ini akan mengembangkan strategi perusahaan khususnya dalam pemasaran yang menerapkan metode SWOT dan metode QSPM. Pendekatan SWOT membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang relevan, sedangkan pendekatan QSPM memberikan analisis kuantitatif untuk memprioritaskan strategi-strategi yang diusulkan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Skala Coffe and Eatery memiliki kekuatan seperti citra merek yang kuat, kualitas produk yang baik, dan lokasi strategis. Namun, beberapa kelemahan seperti kurangnya diversifikasi menu dan keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan yang harus diatasi. Di sisi peluang, adanya peningkatan minat konsumen terhadap gaya hidup sehat dan kafe menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan. Namun, ancaman dari persaingan yang ketat dan fluktuasi harga bahan baku menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Selanjutnya, menggunakan pendekatan QSPM, strategi-strategi yang diusulkan untuk Skala Coffee and Eatery dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian memberikan rekomendasi strategi memberikan harga yang terjangkau dan promosi harga yang menarik untuk konsumen. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat membantu Skala Coffee and Eatery untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan keunggulan kompetitifnya di pasar.
Sosialisasi Hasil Penelitian tentang Efektifitas Pupuk Organik, Anorganik dan Ampas Biogas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung pada Dusun Cibitung, Desa Ponggang Trifenaus Prabu Hidayat; Andre Sugioko; Enny Widawati; David Antonius
Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/charitas.v5i01.6673

Abstract

Cibitung Hamlet, Ponggang Village is one of four partner villages of the Industrial Engineering Study Program of Atma Jaya University (UAJ) in community service activities. Continuing economic development for Ponggang Village, the community service team saw an opportunity in Cibitung Hamlet to plant water spinach as a selling product and increase vegetable consumption for the Ponggang Village community. To support the planting of water spinach, fertile soil, sunlight, and water are needed. Fertilization is really necessary to increase or maintain plant fertility by adding artificial or natural nutrients. The Community Service Team conducted a preliminary study on the effect of organic fertilizers, inorganic fertilizers, fertilizers from biogas dregs (bioslurry), and no fertilizers, using the soil in Cibitung Hamlet on the growth of water spinach. Based on the results of the study, fertilizers using biogas dregs provided heavy metal content values below the limit and also provided a fairly good level of water spinach growth compared to the treatment of organic fertilizers, inorganic fertilizers, and no fertilizers. The results of his study were socialised to the community of Cibitung Hamlet, Ponggang Village in the form of community service
Keberlanjutan Akses Air Bersih melalui Sumur Bor dan Pompa Air Tenaga Surya di Desa Bila Cenge Andre Sugioko; Trifenaus Prabu Hidayat; Enny Widawati; Karel Octavianus Bachri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Juni 2026
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/charitas.v6i01.7712

Abstract

Southwest Sumba Regency is located in the province of East Nusa Tenggara, part of the Sumba Islands, which are famous for their natural beauty. This area offers a unique combination of stunning landscapes, distinctive cultural richness, and community life that still upholds local traditions. However, behind all that, there are several fundamental problems that still occur in Southwest Sumba Regency, especially stunting. Stunting is the main problem in this location. Stunting is chronic malnutrition in toddlers, which results in stunted growth in both height and weight. One of the factors causing stunting is the lack of access to clean water and proper sanitation. Clean water is very important in maintaining personal hygiene, food, and the environment so that it can prevent various diseases that can inhibit children's growth. The construction of drilled wells is one effective solution to overcome the problem of access to clean water in areas prone to stunting. With the existence of drilled wells, the community will have easier access to clean water so that it can improve the quality of life and health, especially for children. From the identified problems, the solution offered is the procurement of drilled wells with solar-powered pumps (PLTS). Thus, the problem of access to clean water and energy sources to operate the drilled well can be resolved. Then it can be developed in various locations/areas that have not received access to water. The capacity of the drilled well that has been made produces an output of 50 liters/hour. This output has been in accordance with the target of devotion.
STRATEGI USAHA BISNIS MENGUNAKAN PENDEKATAN SWOT DAN QSPM (Skala Coffee and Eatery) Anak Agung Bagus Bramanda; Enny Widawati; Sandra Octaviani B. Widiarto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/z3txbq79

Abstract

Skala Coffee and Eatery merupakan salah satu usaha kuliner dengan jenis kafe yang berlokasi di Bali. Berdasarkan wawancara dengan pemilik Skala coffee and Eatery, melaporkan bahwa penjualan mengalami penurunan yang disebabkan oleh peraturan WFH dan pesaing kedai kopi di sekitar Skala coffee and Eatery, sehingga pengunjung juga bisa mengunjungi kedai kopi lainnya. sehingga Skala Coffee and Eatery sendiri harus menarik pelanggan baru dan terus mempertahankan pelanggan lama datang kembali ke Skala Coffee and Eatery. Untuk mengatasi permasalahan kafe, penelitian ini akan mengembangkan strategi perusahaan khususnya dalam pemasaran yang menerapkan metode SWOT dan metode QSPM. Pendekatan SWOT membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang relevan, sedangkan pendekatan QSPM memberikan analisis kuantitatif untuk memprioritaskan strategi-strategi yang diusulkan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Skala Coffe and Eatery memiliki kekuatan seperti citra merek yang kuat, kualitas produk yang baik, dan lokasi strategis. Namun, beberapa kelemahan seperti kurangnya diversifikasi menu dan keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan yang harus diatasi. Di sisi peluang, adanya peningkatan minat konsumen terhadap gaya hidup sehat dan kafe menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan. Namun, ancaman dari persaingan yang ketat dan fluktuasi harga bahan baku menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Selanjutnya, menggunakan pendekatan QSPM, strategi-strategi yang diusulkan untuk Skala Coffee and Eatery dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian memberikan rekomendasi strategi memberikan harga yang terjangkau dan promosi harga yang menarik untuk konsumen. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat membantu Skala Coffee and Eatery untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan keunggulan kompetitifnya di pasar.
Pemanfaatan Limbah Plastik menjadi Eco-Conblock sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Ponggang Satria Kusuma Fajar Mahardika; Enny Widawati; Yusak Sutikno; Almendo Patar Ibouto Gobai; Gandhes Larasati; Angelica Putri Arista; Silvester Julio Xavier; Gabriel Rodo Oloanki Simanjorang; Louis Putra Purnama
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i2.13385

Abstract

As a tourism village, Ponggang faces problems related to waste management that are currently not being handled properly. If not followed up, this will pose a threat to both public health and the potential for damage to the village's natural and environmental attractions. Therefore, this community service aims to empower community groups through the utilization of plastic waste into products with higher economic value (eco-conblock). The methods used in this service include outreach activities aimed at increasing awareness and understanding of partners about the concept of village tourism and training/mentoring activities that involve the active role of community members aimed at increasing technical skills and waste management governance. From the evaluation results, it can be seen that the aspect of community awareness and understanding of good waste management has significantly increased from 3.85 points (good) to 4.47 points (very good). Meanwhile, the aspect of skills and governance has increased significantly on average from 3.39 points (moderate) to 3.68 points (good). In addition, the community service program has also succeeded in building an integrated waste management facility that can later be used sustainably towards Ponggang becoming an independent tourism village.
Applications of Educational Technology in Solving Learning Problems Furtasan Ali Yusuf; Linda Wijayanti; L Lukas; Sandra Octaviani; Enny Widawati
Athena: Journal of Social, Culture and Society Vol. 1 No. 4 (2023): October 2023
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/athena.v1i4.201

Abstract

Educational technology in its contribution to the management and learning of education is opening up knowledge horizons about changing strategic environments. We need the growth of science and technology caused by learning and learning activities of innovation. Speaking in this case is inadequate because the concept of technological studies provides a formula for how to bring teaching and learning activities. Then, the application of educational technology, especially ICT (Information and Communication Technology) in education to overcome learning problems has a number of requirements. For example, the need for large investment costs and energy that are skilled in managing and developing education and utilizing technological advancements that will support the process of learning. It is noteworthy that education is a long-term investment. Therefore, investment in basic education facilities must be calculated with future educational outcomes
PERBAIKAN TANAH LUNAK UNTUK KONSTRUKSI JALAN PADA PROYEK JALAN LINGKAR UTARA BREBES TEGAL Agus Bambang Siswanto; Usman Wijaya; Enny Widawati
Journal of Civil Engineering and Technology Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): April: Journal of Civil Engineering and Technology Sciences
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jcets.v2i1.1018

Abstract

Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal merupakan jalan arteri primer yang terletak di koridor Pantai Utara Jawa (Pantura) Jawa Tengah yang melintasi Kabupaten Brebes (12,385 km) dan Kota Tegal (4,715 km), jalan ini dibangun dengan tujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas yang terjadi di Pusat Kota Brebes dan Kota Tegal. Pada tahun 2010, pembangunan Jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal mulai dilaksanakan. Namun pada tahun 2013 kegiatan pembangunan untuk sementara berhenti karena adanya beberapa permasalahan, salah satunya adalah kondisi tanah pada sebagian lokasi pembangunan berupa rawa-rawa dan tambak sehingga daya dukung tanah rendah yang mempengaruhi konsstruksi jalan diatasnya. Kondisi ini dimulai dari STA. 8+800 sampai dengan STA.17+377 dari arah Brebes ke arah Tegal. Oleh karena itu, pada desember 2019 proyek dilanjutkan kembali dengan perubahan design adanya perbaikan tanah dasar agar dapat menahan beban konstruksi jalan dan lalu lintas yang melintas. Perbaikan tanah yang dilakukan dengan menggunakan geotekstil, PVD dan PHD dalam proses pekerjaan timbunan tanah pilihan sehingga mampu meningkatkan nilai CBR pada subgrade menjadi lebih baik (CBR lebih tinggi). Selain itu dalam pekerjaan konstruksi jembatan perlu menggunakan pile slab untuk mencegah kegagalan timbunan yang tinggi.