Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Ruang Henti Khusus dalam Menciptakan Tertib Lalu Lintas di Kota Bandar Lampung Dian Permata Sari; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 7 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to know and explain how the effectiveness of exclusive stopp space (ESP) in creating ordered traffic in Bandar Lampung City. In this study the author used quantitative descriptive method. The research population was Traffic Police Directorate of Lampung Police with samples taken were 25% from number of population that was 201 respondent. data collection used wasquestionnaire and its supporting technique were interview and questionnaire. The results of this study indicate that the effectiveness of exclusive stop space in Bandar Lampung City is ineffective. This can be seen from the result of understanding, responses, and expectations of the police in the Directorate of Lampung Police on the application of exclusive stop space. the citizen considers that the Exclusive Stop space of two-wheeled vehicles does not work effectively in overcoming traffic congestion problem in Bandar Lampung City.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana efektivitas ruang henti khusus (RHK) dalam menciptakan tertib lalu lintas di Kota Bandar Lampung. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. populasi penelitian ini adalah Polisi Lalu Lintas Direktorat Polda Lampung dengan sampel yang diambil sebanyak 25% dari jumlah populasi yaitu 201 responden. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan teknik penunjangnya adalah wawancara dan angket. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa efektivitas ruang henti khusus di Kota Bandar Lampung adalah tidak efektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil pemahaman, tanggapan, dan harapan pihak polisi di Direktorat Polda Lampung terhadap penerapan ruang henti khusus. Masyarakat menganggap bahwa Ruang Henti Khusus kendaraan roda dua tidak berfungsi dengan efektif dalam mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di Kota Bandar Lampung.Kata kunci: efektivitas, ruang henti khusus, lalu lintas
Peran Guru Dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik SMK Terhadap Mata Pelajaran PPKn Gita Rahmi Pertiwi; Hermi Yanzi; Rohman Rohman
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to describe teacher’s role in improving vocational student’s motivation in learning civic subject at SMK Negeri 7 Bandar Lampung of the academic year 2018/2019. The research used decriptive quantitative method. Total of population is 685 students with the sample used in this research is 10% of the total population they are 65 respondents. The data analysis used Chi Kuadrat and the data collection teqhnicue used review and documentation. The result of this research is to show teacher’s role in improving vocational student’s motivation in learning civic subject at SMKNegeri 7 Bandar Lampung of the academic year 2018 / 2019 according to a good category, the teacher was already good in increasing student’s interests of vocational high school student in civic subject.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang peran guru dalam meningkatkan minat peserta didik sekolah menengah kejuruan terhadap mata pelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 685 peserta didik dengan sampel diambil sebanyak 10% yaitu sebanyak 65 responden. Analisis data menggunakan Chi kuadratdan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan minat peserta didik sekolah menengah kejuruan terhadap mata pelajaran PPKn di SMK Negeri 7 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2018/2019 masuk dalam kategori sangat baik, guru telah menjalankan perannya dalam meningkatkan minat siswa SMK terhadap mata pelajaran PPKn dengan baik.Kata Kunci: Peran Guru, Minat, Mata Pelajaran PPKn 
HUBUNGAN KEMAMPUAN GURU MENGELOLA KELAS DALAM DISKUSI KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Lintang Ajeng Astrini; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to explain and describe the teacher's ability relationship to manage the class in group discussion with student learning motivation. The method used in this study is quantitative descriptive research with all students of class VIII of Citizenship Education in State Junior High School 1 Bandar Sribhawono as the subject. The technique of collecting data was using questionnaires. Based on the research that has been done it can be seen that it is proved strong on contingency coefficient C= 0,55 and maximum contingency = 0,81. Based on these calculations, the level of the relationship with KAT= 0,67 show on the strong category. It means that, there is a very strong relation on the teacher's ability to manage the class in discussion groups with students' motivation.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan hubungan kemampuan guru mengelola kelas dalam diskusi kelompok dengan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan subyek penelitian seluruh siswa kelas VIII mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terbukti kuat pada koefisien kontingensi C = 0,55 dan kontingensi maksimum = 0,81. Bedasarkan perhitungan tersebut maka tingkat keeratan hubungan dengan KAT = 0,67 berada pada kategori kuat. Artinya, terdapat hubungan yang sangat kuat pada kemampuan guru mengelola kelas dalam diskusi kelompok dengan motivasi belajar siswa.Kata kunci: diskusi kelompok, kemampuan guru, mengelola kelas, motivasi belajar.
HUBUNGAN PEMAHAMAN KONSEP CIVIC PARTISIPATORY DENGAN SIKAP EMPATI DALAM MENGIKUTI ORGANISASI MAHASISWA Your Nety; Holilulloh Holilulloh; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain the correlation of understanding civic partisipatory concept with empathy attitude in following student college organization at PPKn, FKIP, Lampung University. This research uses descriptive method. The sample are 48 respondents. The result of this research shows : (1) 68,75% of respondents don’t understand about civic partisipatory concept and needs to be improved. (2) 58,3% of respondents understand enough and it means that students have empathy to follow student organization. (3) there is a significant influence between level of understanding civic partisipatory concept (X) with empathy attitude of civic education students in following campus organizations (Y) it can be seen at coefficient C = 0.69 that included in high category, it means if  level of understanding civic partisipatory concept is good, students empathy attitude in following student organizations will be good also.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan tingkat pemahaman konsep civic partisipatory dengan sikap empati dalam mengikuti organisasi mahasiswa program studi PPKn FKIP Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 48 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) 68,75% responden kategori kurang paham berarti tingkat pemahaman civic partisipatory masih perlu ditingkatkan, (2) 58,3% responden berkategori cukup dalam memiliki sikap empati berarti mahasiswa cukup memiliki sikap empati untuk mengikuti organisasi mahasiswa, (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pemahaman konsep civic partisipatory (X) dengan sikap empati mahasiswa PS-PPKn dalam mengikuti organisasi kampus (Y), yang dinyatakan pada koefisien C=0,69 masuk dalam kategori tinggi, artinya semakin tinggi tingkat pemahaman civic partisipatory maka akan semakin tinggi pula sikap empati mahasiswa dalam mengikuti organisasi mahasiswa.Kata kunci: partisipasi warganegara, pemahaman, sikap empati
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN KOPERASI MEKAR SARI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTANYA Nurul Alliah; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know and analyze the publics perception about the existence of Mekar Sari Cooperative in improving the members prosperity in Siliwangi village Sukoharjo sub-district Pringsewu district.The method was descriptive quantitative. The samples of this research were 62 people. The data was analyzed by using interval formula and percentage formula. The result showed that 7 respondent or 11, 29% categorized as negative, then 17 respondent or 27, 42% categorized as disposed negative and 22 respondent or 35, 48% categorized as disposed positive. Meanwhile, 16 respondent or 25, 81% categorized as positive. So based on the data that have been analyzed, it could be concluded that the resident disposed positive about the existence of Mekar Sari Cooperative.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis persepsi masyarakat terhadap keberadaan Koperasi Mekar Sari dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya di Desa Siliwangi Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.Sampel dalam penelitian ini62 orang.Analisis data menggunakan rumus interval dan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 7 responden atau 11,29% berkategori negatif, kemudian 17 responden atau 27,42% berkategori cenderung negatif, dan 22 responden atau 35,48% berkategori cenderung positif sedangkan 16 responden atau 25,81% berkategori positif. Berdasarkan data yang sudah dianalisis dengan demikian masyarakatnya cenderung positif tentang adanya Koperasi Mekar Sari.Kata kunci: koperasi, kesejahteraan, dan persepsi masyarakat
Implementasi Program PPK Dalam Membentuk Sikap Sosial Peserta Didik Di SMAN 14 Ayu Purry Purnama; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the implementation of the PPK program in forming students' social attitudes. The research method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques use interviews, observation and documentation while data analysis uses credibility test with time extension and triangulation. Based on the results of the study it is known that; (1) the process of implementing the PPK program in shaping the social attitudes of students is done by: (a) implementing the principles in the PPK through the principle of PPK development (b) implementing approaches in character education through exemplary by teachers, active and based learning cooperative learning, through refraction and strengthening the PPK program and assessing (c) inserting sources of value in character education that more insert religious values and Pancasila into PPK programs in schools.Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan Implementasi Program PPK Dalam Membentuk Sikap Sosial Peserta Didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan perpanjangan waktu dan triangulasi.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa; (1) proses implementasi program PPK dalam membentuk sikap sosial peserta didik dilakukan dengan cara : (a) menjalankan prinsip-prinsip dalam PPK yaitu melalui prinsip pengembangan PPK (b) menjalankan pendekatan-pendekatan dalam pendidikan karakter melalui keteladanan oleh guru, pembelajaran aktif dan berbasis kooperatif learning, melalui pembiasan dan penguatan program PPK serta melakukan penilaian (c) menyisipkan sumber-sumber  nilai dalam pendidikan karakter yang lebih banyak menyisipkan nilai agama dan pancasila ke dalam program-program PPK di sekolah.Kata kunci : penguatan pendidikan karakter, peserta didik, sikap sosial
PERANAN MEDIA REMBUK PEKON DALAM PENYELESAIAN MASALAH SOSIAL PASCA KONFLIK DI PAGELARAN Mukhlis Effendi; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The of this objective research was to explain and describe the role of rembuk pekon media in solving the social problem at post conflict. The method used in this study was descriptive qualitative research. Data collection technique was using interview, the observation, and documentation guidelines while analyzing data was using percentage .The results of the study showed that 53 percent of average respondents in every indicator showed that the role of rembuk pekon media was helpful in solving social problems. Based on the result of the research, it can be concluded that the role of rembuk pekon media which was in gemah ripah pekon has an important role in the reduction and conflict resolution. Therefore, it is hoped that the officers be able to participate in the guidance and giving direction conflict in Gemah Ripah pekon to be better.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan Peran Media Rembuk Pekon Dalam Penyelesaian Masalah Sosial Pasca konflik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukan 53% rata-rata responden setiap indikator menyatakan bahwa media rembuk pekon sangat berperan membantu warga dalam penyelesaian masalah sosial ditengah masyarakat dengan berperan sebagai memediasi dalam penyelesaian masalah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peran media rembuk pekon berada di Pekon Gemah Ripah sangat berperan dengan maksimal terhadap penanggulangan dan penyelesaian konflik. Oleh karena itu diharapkan peran aparatur pemerintah terkait untuk dapat berperan secara maksimal dalam pembinaan dan pengarahan manajemen konflik di Pekon Gemah Ripah menjadi lebih baik.Kata kunci : konflik, masalah sosial, rembuk pekon
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan Seri Sudiwito; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 9 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research are for describe and analyze the factors that influencing teachers in the implementation of enrichment learning in SMPN 3 Terbanggi Besar. The method that used in this research was descriptive method with the quantitative approach. Population in this research is 40 respondents. Data collections techniques using questionnaires and supporting techniques are interview and documentation. Data analysis using the chi square. The results showed that there are three factors that influence the teachers in the implementation of enrichment learning in SMPN 3 Terbanggi Besar that is teachers competence factors that includes teacher pedagogic competence in comprehending enrichment learning and pedagogic competence of teachers in giving enrichment learning, teachers attitude factors and time factor. With the acquisition and the results of the analysis of influence test using chi square formula, shows that time is highest factors that influencing the teachers in the implementation of enrichment learning in SMPN 3 Terbanggi Besar.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi guru dalam pelaksanaan pembelajaran pengayaan di SMPN 3 Terbanggi Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi guru dalam pelaksanaan pembelajaran pengayaan di SMPN 3 Terbanggi Besar yaitu faktor kompetensi guru yang mencakup kompetensi pedagogik guru dalam memahami pembelajaran pengayaan dan kompetensi pedagogik guru dalam memberikan pembelajaran pengayaan, faktor sikap guru serta faktor waktu. Dengan perolehan dan hasil analisis uji pengaruh menggunakan rumus Chi Kuadrat, menunjukkan bahwa waktu merupakan faktor tertinggi yang mempengaruhi guru dalam pelaksanaan pembelajaran pengayaan di SMPN 3 Terbanggi Besar. Kata kunci: guru, pembelajaran, pengayaan
ADOLESCENT’S ATTITUDE TOWARD GOVERNMENT REGULATION NO. 23 2002 ABOUT CHILDREN PROTECTION Resti Febriyanti; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to analyze and explain about the level of knowledge, emotional tendency, and tendency of act of adolescent in SMK Kartikatama I Metro Selatan Kota Metro toward government regulation no. 23 2002 about children protection and describe the message of government regulation no. 23 2002 about children protection. The research used descriptive qualitative research methods with the samples are 95 respondents. The main technique of data collecting used a questionnaire with attitude scale and to analyze the collected data, it is used percentage formula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap remaja terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak di kelas X SMK Kartikatama I Metro Selatan Kota Metro untuk indikator kognisi atau tingkat pengetahuan adalah 51% atau 48 responden dari 95 repsonden cukup baik mengenai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Untuk indikator afeksi atau kecenderungan emosional 53,7% atau 51 responden dari 95 responden remaja setuju mengenai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dan untuk indikator konatif atau kecenderungan bertindak, 51,6% atau 49 responden mendukung ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.KATA KUNCI: Sikap, Remaja, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, Perlindungan Anak
PERANAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERTAHANKAN ADAT TUNGGU TUBANG PADA MASYARAKAT SEMENDO Hasven Stama Dova; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to explain the role of Semendo indigenous leaders in maintaining Tunggu Tubang custom in Semendo community during this globalization era. The research method used in this research was descriptive quantitative method. The subjects were people from Semendo ethnic with the total of 238 households. The sample of this study amounted to 48 households that were taken from 20% of householders from Semendo ethnic. Data analysis was using Chi Squared. The main technique in data collection was using questionnaire. The result of the research showed that: the role of indigenous leaders in maintaining Tunggu Tubang custom of Semendo community in the medium category. There is a positive relationship and medium closeness category in the role of indigenous leader in maintaining Tunggu Tubang custom of Semendo community, it means that the bigger role of indigenous leaders the better Tunggu Tubang custom that already exist.Tujuan penelitian untuk menjelaskan bagaimanakah peranan tokoh adat semendo dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subyek yang diteliti merupakan masyarakat yang bersuku semendo yang berjumlah 238 kepala keluarga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 kepala keluarga yang diambil dari 20% jumlah kepala keluarga yang bersuku semendo. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa: peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo dalam kategori sedang. terdapat hubungan yang positif dan kategori keeratan sedang antara peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo, artinya semakin berperan tokoh adat semakin baik pula adat tunggu tubang yang telah ada.Kata kunci: adat tunggu tubang, mempertahankan adat, peranan tokoh adat
Co-Authors A Halim Aan Suardi Adam Mustapa Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Ana Astriyani Ms Ana Mentari Andry Agustinus Angga Yudana Saputra Anggun Novionita Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Ariskha Mutiya Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Desi Ratnasari Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Diah Triani Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dina Maulina Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Eka Apriyani Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elly Sukmawati Elsa Nursabrina Ema Triyani Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Susanti Evi Yunita Sari Fatimatuz Zahrah Febi Putri Nuri Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fera Erfita Ferba Linda Fredy Novari Frentia Riskiyani Gangsar Juhanggito Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haris Fajrin Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Istiani Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Ima Wati Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Intan Bimbing Rakasiwi Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Ismi Rakhmawati Jayawarsa, A.A. Ketut Jeck Prodes Wijaya Juanda Hadi Saputra Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Lintang Sharastuti Luki Susanto M. Efendi M. Mona Adha Marelita Devisa Maria Desti Rita Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Muhammad Haris Septiawan Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Mutya Safitri Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Sidik Nur Widiati nurhayati nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Pantiana Eli Lestari Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Rantika Kurniati Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Pahlevi Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Risdiyanto Prayoga Rismawati Silalahi Risva Nita Riyo Nur Buana Rohman Rohman Roma Aprizon Rony, Zahara Tussoleha Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sinta Ronauli Sitinjak Sirun Atora Siska Yanti Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Munawaroh Siti Nuraini Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani Sri Endarlina SRI LESTARI Suci Daniati Suciati Nurmala Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tony Susetyo Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Triana Desita Sari Umi Farida Vianasari Vianasari Viki Septian viyanti Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Yela Tranica Sanur Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Yolanda Regina Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak Zulfikar Zulfikar