Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Meity Fitri Yani; Syarifuddin Dahlan; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.734 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know whether the motivations of learning can be increased by using guidance services group. The method used is quasi experimental research, with One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects of this research are 10 students who experienced low motivation to learn at SMA negeri 8 Bandar Lampung academic year 2013/2014. The result of data by using t-test showed that t-test result show that t-ratio t-table (17,054,781) so Ha is acceptable, means that the motivation to learn students can be improved through guidance services group.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Pre-eksperimental Design One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang mengalami motivasi belajar rendah pada siswa di SMA Negeri 8 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2013/2014. Hasil penelitian data dengan uji-T menunjukkan bahwa t-hitung t-tabel (17,054,781) maka Ha diterima, berarti motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, motivasi belajar
Peningkatan Komunikasi Interpersonal Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training Wika Christian Pasaribu; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.259 KB)

Abstract

The problem in this study was about students low interpersonal communication. The aim was to find out the improvement of students interpersonal communication by using the assertive training technique in a counseling group for students. The method was used to research with a pre-experimental  design. The subject were 6 students who had low interpersonal communication. Data analysis was using wilcoxon test. The result showed an enhancement about the students interpersonal communication after taking the assertive training in counseling group, those were indicated by the final result of the wilcoxon test obtained the value of Z calculated Z tabel= 1.755Z tabel 1.645 so Ho is treated and Ha is accepted. The conclusion of was the interpersonal communication can be improved using the assertive training technique in the counseling group for students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal siswa dengan menggunakan layanan konseling kelompok teknik assertive training pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan desain pre-eksperimental design. Subjek penelitian berjumlah 6 siswa yang memiliki  komunikasi interpersonal rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling menggunakan skala komunikasi interpersonal. Data analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan komunikasi interpersonal siswa setelah mengikuti layanan konseling kelompok teknik assertive training  hal ini di tunjukkan dari hasil akhir data menggunakan uji wilcoxon  diperoleh nilai Z Hitung Z tabel= -1,755 Z tabel 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah komunikasi interpersonal dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling  kelompok teknik assertive training pada siswa.Kata kunci: komunikasi interpersonal, konseling kelompok, teknik assertive training.
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok teknik REBT untuk Mengurangi Perilaku Agresif Pada Siswa Kelas VII Rian Affandi; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.328 KB)

Abstract

The objective of the research was to decrease students aggressive behavior by using group counseling. It was a quasi experimental in form of one group pretest-posttest, and the data statistically by using the non-parametric Wilcoxon test. The subjects were 5 students of seventh grade of seventh grade of SMP N 2 Kotagajah who had high aggressive behavior. The result of data analysis showed that with = -2,366 = 0,018, p = 0,018 0,05, that mean Ho was rejected and Ha was accepted, and the data analysis showed that there was a significant improvement of aggressive behavior with the score 20,44%. Students aggressive behavior could be decreased by using group counseling services in class at Seventh Grade Of SMP N 2 Kotagajah Central Lampung In Academic Year of 2016/2017Tujuan penelitian adalah mengetahui penurunan perilaku agresif pada siswa menggunakan layanan konseling kelompok teknik REBT. Metode penelitian yang digunakan quasi experimental dengan desain one group pretest-posttest, dianalisis dengan uji Wilcoxon. Subyek penelitian sebanyak 5 orang siswa yang memiliki perilaku agresif tinggi. Hasil analisis statistik menunjukkan = -2,366 = 0,018, p = 0,018 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat penurunan yang signifikan perilaku agresif siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik REBT setara dengan 20,44%. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku agresif siswa dapat dikurangi melalui layanan konseling kelompok teknik REBT pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Kotagajah Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata kunci: perilaku agresif, konseling kelompok, bimbingan dan konseling
PENINGKATAN SELF-DISCLOSURE SISWA DI SEKOLAH DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK Nurjanah Nurjanah; Yusmansyah Yusmansyah; Giyono Giyono
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 3 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.607 KB)

Abstract

The research aims determined the increasing of student’s self-disclosure at school by using group counseling. The research method was quasi-experimental with one-group pretest-posttest design. The research subject were six students of grade VII who had low self-disclosure at school. Data collecting technique used observation. The research result showed that student’s self-disclosure increased after given group counseling, it proved from the result of pretest and posttest obtained Zoutput=-2.207 and Ztable 0.05= 0. ZoutputZtable, thereby Ho was rejected and Ha was received, it meant that there was increasing of student’s self-disclosure by using group counseling. The conclusion was that there was increasing student’s self-disclosure by using group counseling of the students grade VII SMPN 3 Natar.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan self-disclosure siswa di sekolah dengan menggunakan konseling kelompok. Metode penelitian ini adalah quasi experiment dengan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian ini adalah enam siswa kelas VII yang memiliki self-disclosure rendah di sekolah. Teknik pengumpulan data adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan self-disclosure siswa di sekolah meningkat setelah diberikan konseling kelompok, hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Zhitung = -2.207 Ztabel 0.05 = 0. ZhitungZtabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan dengan taraf signifikansi 5% antara self-disclosure siswa di sekolah sebelum dan setelah diberikan konseling kelompok. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan self-disclosure siswa di sekolah dengan menggunakan konseling kelompok pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Natar. Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling kelompok, self-disclosure
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi untuk Meningkatkan Self Control pada Siswa Ayu Wijayanti; Yusmansyah Yusmansyah; Citra Abriani Maharani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.061 KB)

Abstract

Problem in this research was low of self control ability students. Purpose of this research was to find out the use of guidance on discussion technique group to improve self control ability students in SMPN 8 Bandar Lampung. Method of research was quasi experiment with pretest and posttest design. Research’s sample selected purposive sampling technique. Research’s subjects are 13 students who have variative self control ability from low, medium, and high. Data collection techniques used a scale of self control. Result of this data analysis showed that Ho rejected and Ha accepted. This was shown by data analysis used Wilcoxon Matched Pairs Test a value of Zvalue= -3,180  Ztable = 1,645. Conclusion of this research is guidance on discussion technique groups could be used to improve student’s self control in SMPN 8 Bandar Lampung.Permasalahan penelitian ini adalah kemampuan self control siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan layanan bimbingan  kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan self control siswa SMPN 8 Bandar Lampung. Metode penelitian adalah Quasi Eksperiment dengan Pretest and Posttest Design. Sample penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian sebanyak 13 siswa yang memiliki kemampuan self control bervariatif dari yang rendah, sedang, dan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self control. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test dengan nilai Zhitung= –3,180  Ztabel = 1,645. Kesimpulan penelitian adalah layanan bimbingan kelompok teknik diskusi dapat meningkatkan self control siswa SMPN 8 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok teknik diskusi, self control
Penggunaan Konseling Sebaya untuk mengurangi Perilaku Prokrastinasi Akademik Nadia Fitriani Asyari; Yusmansyah Yusmansyah; Citra Maharani Abriani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.919 KB)

Abstract

The research problem was the high of students’ academic procrastination behavior. The research purpose was to know the use of peer counseling for reducing the students’ academic procrastination behavior at SMP Negeri 8 Bandarlampung in academic year of 2018/2019. The design used in this research was time series design. The sample was chosen by technique purposive samplingas much as 5 students. Data collection technique use the scale of academic procrastinastion. The result of this research showed that peer counseling can be used for reducing the students’ academic procrastination behavior. It was showed with Wilcoxon test by using SPSS 17.0 that was obtained zcount = -2,023 ztable= 1, 645. So that Ho was rejected and Ha was accepted. Then, the conclusion was that peer counseling can be used for reducing the students’ academic procrastination behavior at SMPN 8 Bandar lampung in academic year of 2018/2019.Masalah penelitian ini adalah perilaku prokrastinasi akademik siswa tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan konseling sebaya untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada siswa SMP Negeri 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah time series design. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak 5 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala prokrastinasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling sebaya dapat digunakan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa. Hal ini ditunjukkan hasil uji wilcoxon menggunakan SPSS 17.0 diperoleh zhitung = -2,023 ztabel = 1, 645. Hasil analisis tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah konseling sebaya dapat digunakan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada siswa SMP Negeri 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: konseling sebaya, perilaku prokrastinasi, akademik
Analisis Perilaku Bullying Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019 Mira Nurul Fitri; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.17 KB)

Abstract

The research problem was the students’ bullying behaviors. This research aims to analyze the bullying behaviors of the students. The research method used in this study is quantitative descriptive. The samples are 197 students and were taken using simple random sampling technique with the help of microsoft excel program. Collecting of data techniques used questionnaires of bullying behavior and data analysis techniques using percentage descriptive analysis. The results showed that 97.97% of the students performing bullying. The most common form of bullying behavior carried out by the students is relational bullying, which is 91.88% (181 students).Masalah dalam penelitian ini adalah perilaku bullying siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku bullying yang dilakukan siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 197 siswa, sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan bantuan program microsoft excel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket perilaku bullying dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97,97% (193 siswa) siswa melakukan perilaku bullying. Bentuk perilaku bullying yang paling banyak dilakukan oleh siswa adalah bullying relasional, yaitu 91,88% (181 siswa).Kata kunci: bullying elektronik, bullying fisik, bullying relasional,  bullying verbal, perilaku bullying
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATAN SELF ESTEEM PADA SISWA KELAS XI Qomarul Hasanah; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 3 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.301 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out whether group counseling service can increase self esteem. Research problem was the low self esteem of the student. This research was a pre-experimental method with one group pretest-posttest design. The research subjects were 7 students who have low self esteem. Data collection technique was using self esteem scale. The result of data analysis was using the Wilcoxon test, from the results of pretest and posttest of the students self esteem showed that z count = -2,371 z table = 1,645, it means that Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this research was, group counseling service can increase self esteem student of XI grade students in SMA Negeri 2 Menggala acadmic year of 2015/2016.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa layanan konseling kelompok dapat meningkatkan self esteem siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah self esteem siswa yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 7 siswa yang memiliki self esteem rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self esteem. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest self esteem siswa menunjukkan bahwa z hitung = -2,371 z tabel = 1,645, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah layanan konseling kelompok dapat meningkatkan self esteem siswa pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Menggala tahun ajaran 2015/2016. Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling kelompok, self esteem
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII Heri Setiawan; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 2 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.21 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of student’s study motivation by using group counseling service at grade VII SMPN 1 Ambarawa year of 2012/2013. Method of this research is quasi experimental method teqhnique of one-group pretest-posttest design. Subject of this research are 6 students of grade VII that have low study motivation.  Technique in gained the data of this research is by using study motivation scale. Result of this research showed that the students’ study motivation can increase by using group counselling, it showed from the data analysis that use wilcoxon test, from the result of pretest and posttest gained Zoutput Ztabel ( -2,201 -1,960) so, Ho is rejected and Ha is received, it means that the students’ study motivation can increase by using counselling group. Conclusion of this research is study motivation can increase by using counselling group of the students at grade VII SMPN 1 Ambarawa year of 2012/2013. The suggestions are for teacher Guidance and Counselling (BK) should apply counselling group in increasing the students’ study motivation.kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, motivasi belajar
Penggunaan Konseling Kelompok Teknik Asertive Training Untuk Meningkatkan Keterampilan Equlity Rina Intan Sari; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.378 KB)

Abstract

The problem of this research was the skill of equality of interpersonal communication. The purpose of this research is to know the improvement of students' equality skill of interpersonal communication using counseling group of assertive training technique on grade X Senior High School 11 Bandar Lampung academic year of 2017/2018. This research was a pre-experimental research with One Group Pretest-Posttest Design. The subjects of this research consisted of 5 students. The data collection technique was done using interpersonal communication scale. The result of the research showed that counseling service of assertive training group could improve equality skill of interpersonal communication for ten graders students of Senior High School 11 Bandar Lampung, as proven by data analysis using Wilcoxon Signed-Rank test, it was obtained that z-calc = -2.023 z-table = 1.645.Masalah penelitian ini adalah keterampilan equality dalam komunikasi interpersonal yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan equality komunikasi interpersonal siswa menggunakan konseling kelompok teknik asertive training pada siswa kelas X SMA Negeri 11 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini bersifat pre-eksperimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini sebanyak 5 siswa, pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan menggunakan skala komunikasi interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan layanan konseling kelompok tenik assertive training dapat meningkatkan keterampilan equality komunikasi interpersonal pada siswa kelas X di SMA Negeri 11 Bandar Lampung, hal ini dibuktikan dengan analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon, diperoleh z hitung = -2.023 z tabel=1.645.Kata kunci: keterampilanequality,komunikasi interpersonal, konseling kelompok, teknik asertive training
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aan Purwanto Ade Ratna Mutiara Aditha Brenda Semedi Agustina Ari Setianingrum Aini Berliani Alriza Rahayu Rahmawati Alvin Alessandro Amilia Ratih Dewanti Andriyanto, Redi Eka Annisa Afiananda Rizqi Anselmus Alan Primavera Archi Pratiwi Rahmawati Ardana Dila Iswari Ari Sofia Asep Lukman Efendi Astrid Diah Amili Putri Ayu Wijayanti Cempaka Puri Citra Abriani Maharani Defiana Defiana Desfi Dian Mustika Desi Ardianti Desyana Putri Amalia Diah Utami Diah Utaminingsih Dian Ayu Lestari Dian Permata Sari HSB Dinny Suryani Dwi Agustina Damayanti Eka Rahma Ayu Erliani Pratiwi Erminia Adestyani F. Ivana Yudiastri Fatwa Mustika Adji Fitri Pradita Pertiwi Fitriani Fitriani Giyono Giyono Hani Maria Ulfa Hany Septia Hestina Hestina Ibrahim, Yulianton Ashzar Ida Santika Intan Syafitri Irfan Prima Aldi Irsan Dewangga Jamhari Jamhari Jumiyanti Jumiyanti Junisa Amaliaz Kurnia Rahmadani Laila Aziz Lisa Fatmala Lita Afrisia Lulu Endar Wati Luluk Nandya Maharani Luqman Nul Hakim M. Nurul Iman Mar'atur Rafiqah Maria Lusia Dewi Shinta D Maya Zunita Mega Sentya Saputri Meity Fitri Yani Merry Andani Mira Nurul Fitri Moch Johan Pratama Muhammad Novendra Nurdin Muswardi Rosra Nabilah Kartiyasa Utami Nadia Arissanti Wardhani Nadia Fitriani Asyari Nailul Fauziah Nanda Sekar Anggita Nelli Herlina Nelly Oktaviyani Niluh Titisari Karuna Putri Noer Safitri Norma Indah Pratiwi Noviyanti Noviyanti Nurhalimah Nurhalimah Nurjanah Nurjanah Nurman Musa Octaria Nawala Oktariana, Yohana Putria Maharani Putriana Putriana Qomarul Hasanah Ranni Rahmayanthi Ratih Novita Sari Ratna Widiastuti Refiyana Refiyana Renny Desugiharti Rian Affandi Rika Yuniarti Rina Intan Sari Rini Larassati Risa Rahayu Riska Apriyanti Risni Anjani Ritalia Elistantia Rosy Nur Afnida Sefti Firna Sari Shinta Mayasari Sifha NI Najmah Sintia Handayani Sisca Marya Susanti Siska Liana Siska Wiyasa Oktora Solly Aryza SRI LESTARI Suci Martini Syaifuddin Latif Syarifuddin Dahlan Tamara Boy Tita Adelia Putri Titis Dea Puri Tri Maulita Tri Sutisna Try Widya Gustari Dewi Tubagus Chandra Umi Salamah Uthairat Na- Nakorn Veni Purnamasari Vetriana Kusuma Ramadani Wahyu Riyanto Wansuk Senanan Wika Christian Pasaribu Winarni Dwi Astuti Wiwit Wiarti Wulan Sumiar Yayu Zuliantini Yolanda Oktaviani Yondariwati Yondariwati Yuli Novita Sari Yulia Malida Sari Yulia Safitri Yuyun Lestari