Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENGURANGI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM MENGGUNAKAN TEKNIK RELAKSASI Agustina Ari Setianingrum; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.641 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the reduction of public speaking anxiety by using relaxation techniques. The method was quasi experimental with time series design. There are 6 students of class VIII who have high public speaking anxiety. Data collection techniques used from observation. The results obtained indicated that public speaking anxiety can be reduced by using relaxation techniques. It can be seen from the results of data analysis by using the Wilcoxon test, the results of pretest and posttest obtained z score= -2.207z table= 0 then, Ho is rejected and Ha accepted, which means that there is a decrease of public speaking anxiety after following relaxation training. The conclusion was public speaking can be reduced by using relaxation techniques in students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung year of 2012/2013.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kecemasan berbicara di depan umum dengan menggunakan teknik relaksasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan time-series design. Subjek penelitian ini sebanyak enam orang siswa kelas VIII yang memiliki kecemasan berbicara di depan umum tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan pedoman observasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan berbicara di depan umum dapat dikurangi dengan menggunakan teknik relaksasi. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh z hitung= -2.207z tabel= 0 maka, Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat penurunan kecemasan berbicara di depan umum setelah mengikuti latihan relaksasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kecemasan berbicara di depan umum dapat dikurangi dengan menggunakan teknik relaksasi pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci : bimbingan dan konseling, kecemasan berbicara di depan umum, teknik relaksasi  
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP Jumiyanti Jumiyanti; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 3 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.261 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the relationship between peers interaction and learning motivation with learning achievement. The method was a quantitative study with a correlational design, and analyzed using product moment correlation. Sample of this research were 90 students. The analysis data showed that there was 1) a significant relationship between peers interaction and learning achievement with indeks rxy = 0.434 rtable 0,207; which means that Ho was rejected and Ha was accepted, 2) there was a significant relationship between learning motivation and learning achievement with indeks rxy = 0.349 rtable 0,207; which means that Ho was rejected and Ha was accepted, 3) there was a significant relationship between peers interaction and learning motivation and learning achievement with indeks rxy = 0.446 rtable 0,207; which means that Ho was rejected and Ha was accepted.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara interaksi teman sebaya dan motivasi belajar dengan prestasi belajar. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional, kemudian dianalisis menggunakan statistik parametrik korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 90 siswa. Hasil penelitian menunjukkan 1) ada hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dengan prestasi belajar dengan indeks rxy =0,434 rtabel = 0,207; maka Ho ditolak dan Ha diterima, 2) ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar dengan indeks rxy =0,349 rtabel = 0,207; maka Ho ditolak dan Ha diterima, 3) ada hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dan motivasi belajar dengan prestasi belajar dengan indeks rxy =0,446 rtabel = 0,207; maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci : interaksi teman sebaya, motivasi belajar, prestasi belajar
Peningkatan Kosep Diri Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Pada Siswa Ardana Dila Iswari; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.33 KB)

Abstract

The problem in this study is the low self-concept of students. The problem in this research is “can the self-concept of the students be upgraded by using group guidance service with discussion technique?”. The purpose of this research is to improve the self-concept of the students by using group guidance service with discussion technique. This research method is pre-exsperimental with one-group pretest-posttest design. The subjects of this research are 12 students who have low, medium, and high self-concept. This research uses self-concept scale as data collection technique. The pre-test and post-test data analysis using the Wilcoxon test obtains Zscore = -3.059 Ztable0.05 = 1.645. Thus, Ha is accepted, which means that self-concept in elevent grade students can be increased by using Group Guidance Service With Discussion Techniques at Public Vocational High School 1 Terbanggi Besar academic year 2018/2019.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya konsep diri siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah konsep diri siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi?”. Tujuan penelitian untuk meningkatkan konsep diri siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi. Metode yang digunakan yaitu Pre-Experimental Design dengan desain one-group pretest-posttest.Subjek penelitian ini sebanyak 12 siswa yang memiliki konsep dirirendah, sedang dan tinggi. Penelitian ini menggunakan skala konsep diri sebagai teknik pengumpulan data. Analisis data pre-test dan post-test menggunakan uji Wilcoxon memperoleh Zhitung = -3,059 Ztabel0,05 = 1,645. Dengan demikian, Ha diterima, yang berarti bahwa konsep diri pada siswa kelas XI dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi di SMK Negeri 1 Terbanggi Besar tahun pelajaran 2018/2019.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, diskusi kelompok, konsep diri
PENINGKATAN PERCAYA DIRI SISWA DALAM BELAJAR MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK Desi Ardianti; Giyono Giyono; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 1 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.418 KB)

Abstract

The purpose of this is increase the confidence of students in learning through group counseling services.The problem in this research is self-confidence of students were low. The method used in this study is an experimental method to design One-Group Pretest-Posttest.  Data collection techniques in this study using observation and interviews The results as shown from the results of data analysis using the sign test or t-test of pretest and posttest results thitung= 11,31 ttabel = 1,896 then, Ho is rejected and Ha accepted.Advice that can be given is (1) The guidance and counseling teacher should be able to improving students confidence by using group counseling services (2) To the researchers, should be able to do research on the  different subjects with conditions using the same service and other services 3) The other researchers to use group counseling services for different research problems.  Keyword : self-confidence, Learning, group counseling services
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING PADA SISWA Yuli Novita Sari; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.828 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increase in interpersonal communication by assertive training techniques. Research method was using quasi experiment by pretest-posttest control group design, it was analyzed by using independent test sample t-test. The subject of research was 24 students of class VIII who had low interpersonal communication which consisting of experiment group and control group. Data collection technique used observation. Result of the research showed there was an increase in students interpersonal communication, based on the result of the data analysis, the gain score of 2 research groups were obtained t value=16.23 and t table 0.05 with df22=2.074 because t valuet table, then H0 were rejected and Ha accepted, it means that there is a significant increase in interpersonal communication after giving assertive training.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan teknik assertive training. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Subyek penelitian 24 siswa kelas VIII yang memiliki komunikasi interpersonal rendah yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan komunikasi interpersonal siswa, berdasarkan hasil analisis data gain score 2 kelompok penelitian diperoleh t hitung = 16,23 dan t tabel 0,05 dengan df 22= 2,074 Karena t hitung t tabel,maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat terdapat peningkatan signifikan komunikasi interpersonal setelah pemberian assertive training.Kata kunci : assertive training, bimbingan konseling, komunikasi interpersonal
Peningkatan Kemampuan Interaksi Sosial Dengan Teman Sebaya Melalui Bimbingan Kelompok Pada Siswa Maria Lusia Dewi Shinta D; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.877 KB)

Abstract

The purpose of this research is to increase the ability of peer social interaction through group guidance on the students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. The problem in this study was student low ability of social interaction to peers. The research method is quasi method of experimental One-group design pretest-posttest design. Subjects were 10 students. Data collection techniques use social interaction scale. The data analysis used is Wilcoxon test. The result showed increased interaction with peers 31,66%, from result of analysis of post-test data obtained zcount = -2,803 and ztable 0, 05 = 1,645. zcountztable. Ha accepted and Ho rejected. This shows that the ability of social interaction with peers can be improved by using group counseling services on students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatan kemampuan interaksi sosial teman sebaya melalui bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. Masalah dalam penilitan ini adalah rendahnya kemampuan interaksi sosial terhadap teman sebaya. Metode penelitian adalah metode quasi eksperimen desain One-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkanpeningkatan interaksi terhadap teman sebaya 31,66%, dari hasil analisis data post-test diperoleh zhitung = -2,803dan ztabel  0,05 = 1,645. zhitung ztabel. Ha diterima dan Ho ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial denganteman sebaya dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, kemampuan interaksi sosial
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA Irfan Prima Aldi; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.945 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the correlation between students self concept with the result of students achievement. The problem in this research was a result of students achievement. The method of this research was a quantitative. The population of this research as many 69 students. The sample of this research as many 24 students. The data collecting technique used measuring scale of students self concept. Meanwhile, the data analysis used correlation product moment pearson. Base on calculation result of correlation product moment at significant standard 0,05 known sig (2-tailed) p= 0,421 showed that r ratio r table (0.421 0.388), so Ha was accepted. It mean there was a positive and significant correlation between concept of students self with the result of students achievement at the eleventh grade students of senior high school Swadhipa Bumisari Natar Lampung Selatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar siswa di sekolah. Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 69 siswa dan sampel penelitian sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri. Sedangkan teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian data korelasi product moment pada tarap 0.05 didapat Sig (2-tailed) p= 0.421 menunjukkan bahwa r-hitung r-tabel ( 0.421 0.388) maka Ha diterima artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI SMA Swadhipa Bumisari Natar Lampung Selatan.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konsep diri siswa, hasil belajar siswa
Upaya Meningkatkan Empati Dengan Menggunakan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Muhammad Novendra Nurdin; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.823 KB)

Abstract

This research issue was “could group guiding service improve students’ empathy”  The aim of the research was to identify the utilizing of group guidance service in increasing students’ empathy grade VIII public junior high school 10 kotabumi grade VIII. Method applied in this research was Quasi exsperimental with one group pretest-posttest design. The subjects were As many as 9 students. The data collecting technique used students’ empathy scale. The data was analyzed by Wilcoxon test. Based on gain score result which obtained Z value + -2,275 Z tabel = 1,645, Z count lower than Z table so H0 was rejected and Ha was accepted. The conclusion was the utilizing group guidance could increase students’ social interaction grade VIII public junior high school 10 kotabumi grade VIII academic year 2017/2018.Permasalahan penelitian ini adalah “apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan empati siswa”. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan layanan bimbingan  kelompok dalam  meningkatkan empati  siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kotabumi. Penelitian ini menggunakan metode Quasi exsperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala empati siswa. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, berdasarkan hasil gain score diperoleh Z hitung = -2,275 Z tabel = 1,645 maka Z hitung lebih kecil dari Z tabel sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah penggunaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan empati siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 kotabumi tahun pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan konseling, bimbingan kelompok, empati siswa
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Perilaku Plagiarisme Akademik Pada Siswa SMA Erminia Adestyani; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.46 KB)

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-efficacy and academic plagiarism behavior in SMA Negeri 1 Punggur class XI students in 2019/2020.The method in this study is a quantitative method.The population was 292 students with a sample of 158 students taken using the Random Sampling technique.Data collection techniques using self-efficacy scale and academic plagiarism scale.The results of data analysis using the Product Moment correlation test obtained r count: -0.508 rtable: 0.155 which means that Ho is rejected and Ha is accepted.The conclusion of the study is that there is a significant and negative relationship between self-efficacy and academic plagiarism behavior in class XI students in SMA Negeri 1 Punggur 2019/2020 Academic Year.This means that the higher the efficacy students have, the lower the plagiarism behavior they have, and conversely the lower the self-efficacy the students have, the higher the plagiarism behavior they have.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan perilaku plagiarisme akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Punggur tahun pelajaran 2019/2020. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi berjumlah 292 siswa dengan sampel berjumlah 158 siswa yang diambil menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri dan skala plagiarisme akademik. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi product moment diperoleh rhitung:-0,508 dan rtabel:0,155 atau rhitungrtabel, yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan  penelitian  adalah terdapat hubungan yang signifikan dan negatif  antara efikasi diri dengan perilaku plagiarisme akademik pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 PunggurTahunPelajaran 2019/2020. Hal ini berarti semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki siswa maka akan semakin rendah perilaku plagiarisme akademik dalam dirinya, dan sebaliknya semakin rendah efikasi diri yang dimiliki oleh siswa maka akan semakin tinggi perilaku plagiarisme akademiknya.Kata kunci: efikasi diri, hubungan, perilaku plagiarisme
Faktor Dominan Keberhasilan Penyesuaian Sosial Siswa Autis di Sekolah Tita Adelia Putri; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.98 KB)

Abstract

The problem of this study was the social adaptation of children with autism at schools. The research problem was "What kind of dominant factor of autistic childrens social adaptation at school". The purpose of this study was to find the dominant factor of autistic childrens social adaptation at school at 2 SHS in Lampung Province in 2017.This research method was descriptive qualitative research method. Research subjects were 2 participants. They consisted of 2 students with autism. Observasion an interview were used as techniques to collect the data. Data analyses were performed on written records, observation results, and interview that are analyzed into intrasubject data and intersubject data.The results showed that the dominant factor of autistic childrens adaptation success was role factor of friends at school.Masalah penelitian ini adalah penyesuaian sosial anak autis di sekolah. Permasalahan penelitian adalah Apa faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah pada 2 SMA di Provinsi Lampung Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 2 siwa yang menderita autis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan pada catatan tertulis, hasil observasi, wawancara yang di analisis ke dalam data intrasubyek dan data intersubyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah adalah Faktor Peran Teman-teman di Sekolah.Kata kunci:autis, penyesuaian sosial anak autis, faktor peran teman-teman di sekolah
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aan Purwanto Ade Ratna Mutiara Aditha Brenda Semedi Agustina Ari Setianingrum Aini Berliani Alriza Rahayu Rahmawati Alvin Alessandro Amilia Ratih Dewanti Andriyanto, Redi Eka Annisa Afiananda Rizqi Anselmus Alan Primavera Archi Pratiwi Rahmawati Ardana Dila Iswari Ari Sofia Asep Lukman Efendi Astrid Diah Amili Putri Ayu Wijayanti Cempaka Puri Citra Abriani Maharani Defiana Defiana Desfi Dian Mustika Desi Ardianti Desyana Putri Amalia Diah Utami Diah Utaminingsih Dian Ayu Lestari Dian Permata Sari HSB Dinny Suryani Dwi Agustina Damayanti Eka Rahma Ayu Erliani Pratiwi Erminia Adestyani F. Ivana Yudiastri Fatwa Mustika Adji Fitri Pradita Pertiwi Fitriani Fitriani Giyono Giyono Hani Maria Ulfa Hany Septia Hestina Hestina Ibrahim, Yulianton Ashzar Ida Santika Intan Syafitri Irfan Prima Aldi Irsan Dewangga Jamhari Jamhari Jumiyanti Jumiyanti Junisa Amaliaz Kurnia Rahmadani Laila Aziz Lisa Fatmala Lita Afrisia Lulu Endar Wati Luluk Nandya Maharani Luqman Nul Hakim M. Nurul Iman Mar'atur Rafiqah Maria Lusia Dewi Shinta D Maya Zunita Mega Sentya Saputri Meity Fitri Yani Merry Andani Mira Nurul Fitri Moch Johan Pratama Muhammad Novendra Nurdin Muswardi Rosra Nabilah Kartiyasa Utami Nadia Arissanti Wardhani Nadia Fitriani Asyari Nailul Fauziah Nanda Sekar Anggita Nelli Herlina Nelly Oktaviyani Niluh Titisari Karuna Putri Noer Safitri Norma Indah Pratiwi Noviyanti Noviyanti Nurhalimah Nurhalimah Nurjanah Nurjanah Nurman Musa Octaria Nawala Oktariana, Yohana Putria Maharani Putriana Putriana Qomarul Hasanah Ranni Rahmayanthi Ratih Novita Sari Ratna Widiastuti Refiyana Refiyana Renny Desugiharti Rian Affandi Rika Yuniarti Rina Intan Sari Rini Larassati Risa Rahayu Riska Apriyanti Risni Anjani Ritalia Elistantia Rosy Nur Afnida Sefti Firna Sari Shinta Mayasari Sifha NI Najmah Sintia Handayani Sisca Marya Susanti Siska Liana Siska Wiyasa Oktora Solly Aryza SRI LESTARI Suci Martini Syaifuddin Latif Syarifuddin Dahlan Tamara Boy Tita Adelia Putri Titis Dea Puri Tri Maulita Tri Sutisna Try Widya Gustari Dewi Tubagus Chandra Umi Salamah Uthairat Na- Nakorn Veni Purnamasari Vetriana Kusuma Ramadani Wahyu Riyanto Wansuk Senanan Wika Christian Pasaribu Winarni Dwi Astuti Wiwit Wiarti Wulan Sumiar Yayu Zuliantini Yolanda Oktaviani Yondariwati Yondariwati Yuli Novita Sari Yulia Malida Sari Yulia Safitri Yuyun Lestari