Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

SCIENCE PARK TERUMBU KARANG DI LIKUPANG: Arsitektur Organik Thalia G. Pomantow; Dwight M. Rondonuwu; Judy O. Waani
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science Park Terumbu Karang di Likupang merupakan pusat penelitian dan pengembangan berbasis properti yang mengakomodasi dan meningkatkan pertumbuhan dalam hal ini pertumbuhan terumbu karang dengan berafiliasi dengan universitas atau badan penelitian pemerintah dan swasta berdasarkan pendekatan, dengan tata kelolanya dalam hal ini berpusat di daerah Likupang, Minahasa Utara. Fasilitas yang disediakan science park yaitu Laboratorium, ruang pemeliharaan Terumbu Karang, dek observasi dan lainnya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan Terumbu karang secara langsung karena memiliki lokasi yang strategis dekat tempat perkembang biakan terumbu karang yang berlokasi di pantai Pulisan, Likupang Timur, Minahasa Utara. Fasilitas dan ruang yang disediakan science park ini mengutamakan dengan nuansa alami dengan memanfaatkan alam disekitarnya dengan menggunakan pendekatan Arsitektur Organik yang diterapkan pada dalam beberapa prinsip seperti sirkulasi, bentuk bangunan, dan struktur bangunan. Keberadaan science park terumbu karang dapat mendorong pertumbuhan terumbu karang di Likupang, dengan meningkatnya populasi terumbu karang dapat meningkatkan pertumbuhan wisatawan negara dan mancanegara di Likupang untuk dapat menikmati keindahan dan keragaman biota laut yang ada. Untuk mendukung peningkatan wisatawan science park terumbu karang memiliki fasilitas rekreasi yang dapat dinikmati wisatawan yang berkunjung seperti aquarium, kolam interaktif, dan taman rekreasi pantai dimana wisatawan dapat bermain sambil belajar tentang terumbu karang dengan suasana alami yang dikelilingi pepohonan dan pantai yang indah. Kata Kunci: Science Park, Terumbu Karang, Arsitektur Organik, Likupang
KANTOR GUBERNUR PAPUA TENGAH di NABIRE: Arsitektur Neo Vernakular Rodrigo N. Kaunang; Judy O. Waani; Suryono
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia mengalami perluasan dengan dibentuknya tiga provinsi baru, yaitu Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, yang terpisah dari Provinsi Papua. Namun, meskipun Nabire ditunjuk sebagai ibu kota Papua Tengah, infrastruktur di sana masih belum memadai, termasuk Kantor Gubernur. Oleh karena itu, penting untuk membangun sebuah Kantor Gubernur yang modern dan mencerminkan nilai-nilai sosial budaya lokal. Konsep neo vernakular diajukan untuk mencampur nilai-nilai tradisional dan modern dalam desain Kantor Gubernur, dengan tujuan membangun sebuah struktur yang representatif, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Kata Kunci: Kantor Gubernur, Papua Tengah, Neo Vernakular