Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MATERI ORGAN PEREDARAN DARAH MANUSIA PADA SISWA KELAS V DI SDN 018 TARAKAN Rahman, Abdul; Agustina, Degi Alrinda; Andari, Kadek Dewi Wahyuni
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v6i1.6070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa media pembelajaran dengan materi organ peredaran darah manusia yang tepat untuk diimplementasikan pada siswa kelas 5 jenjang sekolah dasar. Produk ini akan diuji kelayakannya yang ditinjau dari validator ahli media, materi, bahasa dan praktisi. Penelitian ini juga akan meninjau respon siswa terhadap hasil implementasi. Jenis penelitian yang digunakan yakni Research and Development mengacu pada tahapanmodel pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di kelas 5 sekolah dasar negeri 018 Tarakan. Hasil penelitian tentang kelayakan produk ini diperoleh nilai perolehan persentase rata-rata 96% berada pada kategori sangat layak. Selanjutnya hasil respon siswa uji coba terbatas diperoleh sebesar 94% dengan kategori sangat menarik, sedangkan hasil respon siswa pada uji coba pemakaian sebesar 96% dengan kategori sangatmenarik. Berdasarkan hasil validator ahli materi, media, bahasa, praktisi, serta hasil respon siswa, maka disimpulkan bahwa media pembelajaran multimedia interaktif dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 004 LUMBIS Mulyani, Chatrin; Adiasti, Nindya; Bua, Mety Toding; Agustina, Degi Alrinda
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v6i2.5221

Abstract

This research aims to describe the results of the reading literacy skills of class V students at SD Negeri 004 Lumbis. This research uses descriptive qualitative research. A total of 8 fifth grade students participated in the research and took a reading literacy ability test, which was then grouped based on the categories of high, medium and low reading literacy ability. After that, the researcher selected 3 students representing each category of reading literacy ability to be interviewed. The research results show that (1) Subjects in the high category are able to find explicit information, identify changes in intrinsic elements, infer feelings and character traits, draw up inferences, compare characterizations, assess the suitability of illustrations, and reflect knowledge well. When solving AKM reading literacy questions, the subject experienced difficulties because he was not careful in choosing answers. (2) Subjects in the medium category are able to find explicit information, identify changes in intrinsic elements, infer feelings and character traits, compare characterizations, assess the suitability of illustrations, and reflect knowledge well. When solving AKM reading literacy questions, the subject experienced difficulties due to not understanding the content of the reading, not being careful in choosing answers, and not being able to determine the main idea in the reading.
DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA BIG BOOK MEDIA MATERIALS FOR OBJECTS FOR CLASS III STUDENTS OF SDN 030 TARAKAN Hasmidah, Hasmidah; Mas'an Al Wahid, Sucahyo; Agustina, Degi Alrinda
Biopedagogia Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/biopedagogia.v6i1.5044

Abstract

The learning problems at and 030 tarakan were that the learning process in the classroom looked more teeacher-cantered and there were someinactive students who felt bored, less focused, and needed to be faster to understand the material because teachers rarely used learning media. This study aimed to determine the feasibility of the media and the student’s response to the big book material. The deploment model used adopts the ADDIE theory. The steps of developing big book learning media are analysis, design, development, implementation, and evaluation. Experts conducted avalidation terst to determine the feasibility of the media. The resultsof the media validation test showed that the big book of object froms material scored 40 out of a maximum score of 50% with a Percentage of 90% (very feasible). in comparison, the material validation test scored 40 out of a maximum score of 50% with a percentage of 80% (feasible). the langueage validation test scored 40 out of a maximum score 50% with a persentage of 80% (feasible).with these results, it has met the requitrements and is suitable for use the results of students responses to the big book media during the limited trial whit a total of 5 studens obtained a score of 250 with a percentage of 100% (very interested). The results of the field trial with a total of 20 students scored 932 with a percentage of 93,2% (very interested). Based on the results of the validation of media experts, materials, language and student responses. the big book learning media on the material form of objects was expected to improve students understanding of learning material.
Deskripsi Nilai Karakter Mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada Siswa Kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan Agustina, Degi Alrinda; Muttaqin; Kartini
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v10i2.1094

Abstract

Pendidikan karakter mandiri penting dalam pembentukan karakter siswa yang bertanggung jawab terhadap proses dan hasil belajar, sesuai dengan elemen Profil Pelajar Pancasila yang diterapkan melalui Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Informan penelitian terdiri dari siswa kelas IVB, guru kelas, dan guru koordinator P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek S1, dengan tingkat kemandirian tinggi, telah menunjukkan kesadaran diri dan regulasi diri yang baik dalam mengenali potensi, mengelola emosi, dan bertanggung jawab atas pembelajaran. Subjek S2, dengan tingkat kemandirian sedang, memiliki kesadaran diri yang cukup baik namun masih memerlukan bimbingan dalam pengelolaan emosi dan kemandirian. Subjek S3, dengan tingkat kemandirian rendah, masih menghadapi kesulitan dalam mengenali potensi diri dan mengatur emosi. Penerapan nilai karakter mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan telah berjalan cukup baik, meskipun masih memerlukan cara peningkatan terutama dalam aspek regulasi emosi dan pengendalian diri siswa. Oleh karena itu, penguatan elemen kesadaran diri dan regulasi diri perlu terus diupayakan untuk mendukung terbentuknya karakter mandiri sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Flora Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Berbasis Alam Susdarwati Susdarwati; Degi Alrinda Agustina
Jurnal Pelita PAUD Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v2i2.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains flora dengan menerapkan pembelajaran berbasis alam pada anak usia dini Kelompok B di TK Dharma Wanita Jeblogan II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari tiga komponen, yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah 27 anak pada Kelompok B di TK Dharma Wanita Jeblogan II. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif. Peningkatan keterampilan proses sains flora dikatakan berhasil apabila 80% dari jumlah anak termasuk dalam kriteria baik dan sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis alam dapat meningkatkan keterampilan proses sains flora anak. Keterampilan proses sains flora anak sebelum dilakukan tindakan tidak ada (0%) anak dengan kriteria baik dan sangat baik. Setelah adanya tindakan pada Siklus I, keterampilan proses sains flora anak meningkat sebanyak 13 anak (48,15%) dan pada Siklus II meningkat hingga 24 anak (88,89%) dengan kriteria baik dan sangat baik
Diseminasi Pengembangan Media Big Book Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia di SDN 047 Tarakan Hadiah, Nurul; Kartini, Kartini; Kusnadi, Dedi; Bua, Agustinus Toding; Bua, Mety Toding; Saputra, Ady; Agustina, Degi alrinda; Rhamdan, Donna
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v4i4.891

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan media pembelajaran berupa media Big book untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar di kelas. Metode pengabdian dilaksanakan melalui diseminasi secara luring. Adapun tahapan pengabdian terdiri dari tahap pengembangan media Big book yang terdiri dari beberapa langkah. 1) melakukan analisis kebutuhan media pembelajaran; 2) Penyusunan materi dan desain media; 3) validasi oleh ahli media, materi, bahasa dan praktisi 4) revisi media; 5) desiminasi. Untuk menguji kelayakan layak atau tidaknya dapat dilihat dari aspek validasi ahli materi mencapai persentase 95,38 %, selanjutnya validasi ahli materi mencapai persentase 86,66%, validasi ahli Bahasa mencapai 88%, sedangkan untuk hasil validasi praktisi mencapai persentase 100%. Sasaran pengabdian adalah Kepala sekolah dan guru-guru di SDN 047 Tarakan. Guru sebagai pihak yang menerima manfaat antusias dalam bertanya terkait dengan cara pembuatan media yang dikembangkan sebagai alternatif solusi dari kebutuhan media pembelajaran saat ini. Kepala sekolah juga berharap ada FGD terkait dengan pembuatan media lainnya.
Pengenalan Bioteknologi Sederhana untuk Siswa Sekolah Dasar Kartini, Kartini; Agustina, Degi Alrinda; Bua, Agustinus Toding; Apriliyana, Nur Pangesti; Saputra, Ady; Kusnadi, Dedi; Bua, Mety Toding
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1778

Abstract

Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) menjadi salah satu prioritas pembelajaran, dengan menekankan kreativitas, gotong royong, dan keberlanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep fermentasi ke dalam salah satu tema P5, yaitu kewirausahaan atau keberlanjutan pangan, siswa tidak hanya memahami teori, dapat melihat relevansi ilmu sains dalam keseharian. Kegiatan diawali dengan menyimak materi terkait fermentasi dan video terkait pembuatan tape ketan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang melibatkan siswa  serta memberikan reward. Setelah diskusi, siswa diajak untuk praktik membuat tape. Kegiatan sosialisasi pengenalan bioteknologi sederhana pada kelas V di SDN 005 Tarakan mendapatkan respon positif dari kepala sekolah, guru dan siswa kelas V. Pada kegiatan ini siswa antusias dalam menyimak, diskusi dan tanya jawab serta praktik pembuatan tape ketan. Implementasi Kurikulum Merdeka dilaksanakan pada kegiatan Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).
Pengenalan Kompos di Sekolah Dasar Kartini; Degi Alrinda Agustina; Nur Pangesti Apriliyana; Agustinus Toding Bua; Kristiani, Maya
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/98hkr491

Abstract

Environmental issues, particularly organic waste management, are an urgent global problem that needs to be introduced from an early age. This service activity aims to introduce simple biotechnology through composting to the 5th-grade students of SDN 005 Tarakan City as part of the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in the Independent Curriculum. The methods used include a school needs survey, facilitator training, socialisation, and hands-on practice in making compost using organic materials easily found in the school environment. The results of the activity show that students were enthusiastic about participating in the entire series of activities and were able to understand the concept of recycling and the benefits of compost for the environment. Additionally, this activity raises students' awareness of the importance of maintaining environmental cleanliness and provides contextual experiences that support meaningful learning. Composting has proven to be an effective educational medium for fostering environmental awareness, practical skills, and collaborative and socially responsible attitudes in elementary school students.
Pelatihan dan Pendampingan Model SCL (Student Center Learning) Berbasis Lesson Study Content Learning Loss di SDN 005 Tarakan Kartini, Kartini; Wahid, Sucahyo Mas’an Al; Andari, Kadek Dewi Wahyuni; Pratiwi, Enditiyas; Noer, Roby Zulkarnain; Agustina, Degi Alrinda; Ramdhan, Donna
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 3 (2022): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i3.16969

Abstract

The learner-centred learning model (SCL) has been released by the government with a variety of syntax examples at every level of education and provides enough space for modification, innovation and creativity, but not many schools have done it. Regarding the lack of training in the application of the student center learning learning model, which causes the lack of planning as outlined in the lesson plans in schools so that there is no clear reflection that is suitable for implementation in elementary schools in the city of Tarakan. The method of implementing the activities is carried out online and for the implementation of Lesson Study, activities are carried out offline but only in a smaller capacity. The targets and targets in these problems are as follows: 1) Brainstorming the application of the SCL model; 2) Assistance in making online-based plans, do, see; 3) Monitoring and evaluation of Learning Loss; 4) Formation of WhatsApp Groups with SCL Model content in schools. The results found during the service, namely: 1) Training on the application of learning models needs to be studied considering the development of science and how to get information; 2) The readiness of the participants to take part in the workshop is quite good; 3) Some of the participants were actively consulted via WhatsApp Groups; 4) Participants are able to work on assignments according to the specified time starting from identifying the SCL model to applying it according to offline and online learning media.
Pengembangan Modul Ajar IPAS berbasis Understanding by Design di Sekolah Dasar Agustina, Degi Alrinda; Kartini; Nurhariska
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 11 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v11i1.1278

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang mencakup pembelajaran intrakurikuler yang lebih beragam dan berfokus pada konten secara lebih efektif, memberikan siswa lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi topik dan meningkatkan kompetensi. Selama proses pembelajaran, guru mempunyai pilihan untuk menggunakan berbagai alat bantu pembelajaran untuk mempersonalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan dan minat belajar siswa. SDN 015 Tarakan merupakan salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Understanding by Design (UbD) merupakan rancangan pengetahuan mendalam yang menggunakan alur desain mundur untuk mengingat tugas-tugas yang harus diselesaikan sehingga guru dapat merencanakan kegiatan untuk menyelesaikannya, disebut juga pelatihan terencana. UbD digunakan sebagai desain alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan ketiga komponen tersebut dan membalikkan urutan desain pembelajaran: menyusun tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian pertanyaan penilaian, dan terakhir langkah pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul ajar berbasis Understanding by Design yang ditinjau melalui tahap validasi ahli kurikulum, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli kurikulum mencapai presentase 82%, validasi materi mencapai presentase 86%, dan validasi bahasa mencapai presentase 88%. Berdasarkan hasil tersebut maka, modul ajar berbasis Understanding by Design sangat layak dengan rata-rata kelayakan 85,3 % dan dapat diterapkan bagi guru dalam pembelajaran