Articles
Analysis of Law Enforcement Problems Related to Crime of Environmental Degradation Caused by Corporations in Indonesia
Achmad Irwan Hamzani;
Moh. Taufik;
Mukhidin Mukhidin;
Nur Khasanah
Jurnal Cita Hukum Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jch.v11i1.29127
Corporations are part of industrialization that destroys the environment. Air pollution has damaged the environment. Criminal action against corporations for destroying the environment must provide a sense of justice. This study intends to examine the obstacles in handling corporate crime, which cause environmental damage, and how to deal with a corporate crime based on the value of justice. In this research, a philosophical approach was taken, namely the study of a case in terms of the ideal in the future. The study results found that there were obstacles in handling criminal cases of environmental destruction, such as those related to regional policies on investment, strong backing, and compensation, which then eliminated criminal cases. The Environmental Law regulates corporations' handling of criminal acts of environmental destruction. Accountability, in this case, is carried out by the business entity and the person in charge of the business entity. A crime can be applied to the management and owner of a corporation as a business entity. An offence is needed for corporations destroying the environment based on justice.
Edukasi Hukum, Pemahaman dan Melek Hukum Bagi Siswi SMA/SMK Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah’ Kota Tegal
Evy Indriasari;
Tiyas Vika Widyastuti;
Fajar Dian Aryani;
Dinar Mahardika;
Achmad Irwan Hamzani
AKM Vol 4 No 1 (2023): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/akm.v4i1.865
Siswi SMA/SMK merupakan usia transisi dari masa remaja menuju usia yang dianggap dewasa menurut hukum perdata dan hukum pidana. Oleh karenanya, pengenalan terhadap peristiwa dan akibat hukum baik secara hukum perdata maupun hukum pidana berkaitan dengan subjek hukum menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 amatlah penting bagi mereka. Demikian pula dengan dalam kemajuan teknologi elektronik yang sangat erat dengan hukum pidana jika disalahgunakan terus berkembang pesat saat ini, haruslah bijak dalam penggunaan teknologi, agar adagium “jarimu harimu” tidak menyeret ke ranah tindak pidana. Hasil pengabdian ini menunjukkan pemahaman hukum siswi SMA/SMK pada Panti Asuhan Putri ‘AISYIYAH’ Kota Tegal masih minim karena keterbatasan informasi baik melalui media offline maupun online (adanya larangan penggunaan handphone dan internet).
Al-Ghazali's Sufistic Economy Concept; From Homo Islamicus To Economic Progress
Havis Aravik;
Achmad Irwan Hamzani;
Nur Khasanah
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/at-taradhi.v14i1.9131
Islamic economics is present as a solution to the failure of capitalist and socialist economies in producing prosperity. Islamic economics is a new solution in answering various economic problems. For this reason, it is necessary to have the ability to access Islamic economic thought, especially from previous scholars to answer all existing problems. One such scholar is al-Ghazali. In Islamic economics, al-Ghazali offers a new perspective in the form of a Sufistic economic concept. This research is library research (library research) and is qualitative, which is sourced from primary and secondary data, and analyzed using content analysis both descriptively and inductively. The result is that Al-Ghazali no longer sees economic problems only in one field of knowledge, but is compared in various other fields of science to produce a comprehensive solution in which all human economic activity is part of worship to Allah Swt. For this reason, it must produce maslahah and falah in its activities. The state is obliged to play a role in ensuring that all of this is achieved by issuing various policies that help Muslims carry out their religious obligations as well as possible, including in economic matters and economic progress can only be achieved if justice, peace, and stability are fulfilled, in which the state plays an important role. inside it.
Basic Concepts of Sharia Finance And Practices In Sharia Banking In Indonesia
Havis Aravik;
Achmad Irwan Hamzani;
Nur Khasanah
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 9 No 1 (2023): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 202
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/isbank.v9i1.842
Financing is one of the duties of banking as a financial intermediary institution. Funding is needed to support the smooth running of the business and for planned investments. This study discusses the basic concepts of Islamic financing and the practices of Islamic banking in Indonesia. This research is library research where all the data used comes from library data relevant to the topic under study which comes from books, journals, papers, and other document sources and is verified, interpreted, and analyzed both content and others. The result is that financing is funding provided to certain parties to facilitate investment and has been designed in such a way both for its own sake and the institution. In the practice of Islamic banking in Indonesia, two financing models are very widely used because they are minimal in risk and easy to implement, namely murabaha and mudharabah financing.
Relationship on the Ability of Entrepreneurship Teachers in Giving Strengthening with Students Entrepreneurial Attitudes
Beni Habibi;
Ira Maya Hapsari;
Achmad Irwan Hamzani
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 14 No 1 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/qalamuna.v14i1.4225
It is impossible to achieve competence without directly involving it in learning. A teacher must be able to plan lessons that encourage students to participate in the learning process actively. One of the things that is encouraged is that the ability of entrepreneurship teachers to provide reinforcement is one of the skills that must be mastered to form students' entrepreneurial character. This study aims to determine the relationship between the ability of entrepreneurship teachers to reinforce the entrepreneurial attitudes of class XI students of SMIK N 1 Slawi Academic Year 2020-2021. The approach used in this research is quantitative. The population in this study were all class XI students of SMIK N 1 Slawi in the academic year 2020/2021, with 128 students divided into four classes. Data collection techniques are the methods used in collecting research data. The research techniques used are questionnaires and documentation techniques. The data analysis technique used descriptive analysis and correlation analysis. The results of the descriptive analysis show that the average ability of entrepreneurship teachers to provide reinforcement is in the high category, while entrepreneurial attitudes are in the supportive category, and there is a positive relationship between the ability of entrepreneurship teachers and students' entrepreneurial attitudes.
Perspektif Hukum Islam Dalam Sistem Bagi Hasil Waralaba (Francise) Di Indonesia
Dewi Pratika;
Achmad Irwan Hamzani;
Moh. Taufik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/jimpa.v4i1.316
Franchise atau waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan Perjanjian Waralaba. Bisnis waralaba (francise) di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat dalam satu dasawarasa terakhir. Para pelaku usaha baik pemula(start-up) maupun yang sedang mengembangkan bisnisnya memilih bisnis waralaba (franchise) karena pertimbangan potensinya dalam menghasilkan keuntungan. Namun dalam pratiknya seringkali dalam pembagian hasil tidaklah sesuai dengan apa yang diharapkan, terlebih lagi konsep yang diterapkan pada pembagaian hasil terdapat riba didalamnya, hal tersebut menimbulkan suatu perdebatan dikarenakan mayoritas agama di Indonesia menganut agama Islam. Jenis metode yang digunakan penulis yaitu menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library Research) yakni suatu metode yang digunakan dengan jalan mempelajari buku literatur, perundang-undangan, dan bahan-bahan tertulis lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan tentang bagaimana perspektif hukum islam terhadap pembagian hasil waralaba (franchise) di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan masiswa, akademisi, dan semua pihak yang membutuhkan terutama dilingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal.
Tinjauan Hukum Tentang Pengembangan Wakaf Uang Berbasis Online
Najiya Arini;
Achmad Irwan Hamzani;
Moh. Taufik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/jimpa.v4i1.317
Wakaf uang memiliki peluang besar dalam menggerakan roda ekonomi di Indonesia. Seiring berkembangnya jaman, teknologi semakin canggih semua hal seakan bisa dilakukan dengan mudah. Begitu pula berwakaf yang kini menjadi lebih efisien, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui website wakaf online. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wakaf uang online serta mengetahui efektifitas dari wakaf uang menggunakan metode online. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, pendekatan yang digunakan yaitu normatif, teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan di analisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perkembangan wakaf mengalami perubahan, BWI saat ini telah memberlakukan wakaf berbasis online dengan berlakunya Peraturan Badan Wakaf Indonesia Nomor 1 Tahun 2009. Wakaf uang melalui metode online cukup efektif karena dapat mempermudah transaksi wakaf. Sudah cukup banyak website wakaf uang, hanya saja perlu menilik kembali apakah website tersebut terpercaya. Karena selain mempunyai banyak kelebihan, berwakaf dengan metode online juga memiliki beberapa kekurangan. Dengan adanya hasil dari penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal, maupun masyarakat luas.
Cerdas Dalam Bermedia Sosial Bagi Remaja
Achmad Irwan Hamzani;
Sanusi Sanusi;
Bha'iq Roza Rakhmatullah;
Selviany Selviany;
Erwin Aditya Pratama
AKM Vol 5 No 1 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36908/akm.v5i1.1078
Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi kalangan remaja. Platform-platform seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan Tik-Tok menjadi wahana ekspresi, interaksi sosial, serta sumber informasi bagi generasi muda. Meskipun memberikan berbagai keuntungan, penggunaan media sosial juga membawa risiko dan tantangan tertentu, terutama bagi remaja yang masih dalam tahap perkembangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini berlandaskan post positivisme yang digunakan untuk mengamati kondisi objek yang alamiah, menjelaskan keadaan secara objektif atau berdasarkan fakta yang tampak. Kegiatan pengabdian di SMK PGRI 1 Taman Pemalang mengenai Cerdas dalam bermedia sosial bertujuan agar remaja siswa-siswi memiliki wawasan dalam bermedia sosial. Materi ini diberikan kepada siswa-siswi diantarannya mengenai manfaat, dampak positif dan negatif dalam bermedia sosial. Panduan dalam bermedia sosial merupakan cara tepat yang diberikan kepada siswa-siswi, sehingga dapat dipahami dan dipraktekan dalam bermedi sosial.
Review of Junaid Al-Baghdadi's Sophistic Economic Thoughts
Havis Aravik;
Achmad Irwan Hamzani;
Nur Khasanah
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 9, No 1 (2023): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/iqt.v9i1.12077
This study aims to determine Junaid al-Baghdadi's sufistic economic thought. This research is included in qualitative research based on field data. Qualitative descriptive analysis technique that focuses on content analysis. The results show that Junaid al-Baghdadi is one of the Sufi figures in Islam whose thoughts outside of Sufism have contributed greatly to the development and study of Islamic economics. Mitsaq's trilogy of thought, Fana' and Tawhid are very important as a way for people to get close to Allah in their various worship activities, including in the economic field. Because Junaid, like other Islamic economic thinkers, believes that doing business to seek sustenance is part of worshiping Allah. Economic motives must be oriented towards Allah's pleasure, and bring about maslahah, not mafsadah. So that they can be held accountable later in the hereafter and get blessings.
Perlunya Reformasi Kultural di Kepolisian Republik Indonesia
Ahmad Fityan Abdussalam;
Hamidah Abdurrachman;
Achmad Irwan Hamzani
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sjsbs.v10i1.31111
The purpose of this study is the need for cultural reforms to be carried out in the Indonesian National Police (Polri), efforts to reform police culture in the grand design road map for reform of the police bureaucracy, examines policy efforts to revitalize Polri's human resources and the obstacles associated with the Inspector General FS case. This type of research includes library research. While the approach used is a normative approach. This study uses secondary data obtained from laws and regulations, books and scientific journals. The results of this study indicate that the police reform policy in the cultural aspect associated with bureaucratic reform includes: changes in doctrine and main guidelines, formulation of behavioral guidelines; and empowerment of non-commissioned officers and enlisted police officers in Community Police (Polmas) efforts; Quick wins program and revitalization of Polri's human resources. Polri needs to re-inculcate and re-orient the guidelines and principles established by the police both in the education and care of every member of the Polri and for Polri to take concrete steps by creating special instruments other than a code of ethics that regulates the corps mental conduct so that actions "cover up colleagues' mistakes" and "force solidarity" which in turn has an impact on improving the image of the Polri institution in society.Keywords: Cultural reform, Polri, revitalization. AbstrakTujuan penelitian ini adalah perlunya reformasi kultural yang dijalankan di Kepolisian Republik Indonesia (Polri), upaya reformasi kultural polri dalam road map grand desain reformasi birokrasi polri, mengkaji upaya kebijakan revitalisasi sumber daya manusia polri berserta kendalanya dikaitkan dengan kasus Irjen FS. Jenis penelitian ini termasuk penelitian pustaka (library research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan reformasi Polri dalam aspek kultural yang dihubungkan dengan reformasi birokrasi tersebut diantaranya adalah: perubahan doktrin dan pedoman induk, perumusan pedoman perilaku; dan pemberdayaan bintara dan tamtama Polri dalam upaya Polisi Masyarakat (Polmas); Program quick wins dan revitalisasi SDM Polri. Polri perlu menanamkan kembali dan re-orientasi pedoman dan prinsip yang dibentuk oleh kepolisian baik dalam pendidikan dan perawatan setiap insan anggota Polri dan agar Polri membuat langkah konkrit dengan membuat instrument khusus selain kode etik yang mengatur tata perilaku jiwa korsa agar tindakan “menutupi kesalahan sejawat” dan “solidaritas angkatan” yang selanjutnya berdampak pada membaiknya citra institusi Polri di tengah masyarakat.Kata Kunci: Reformasi kultural, Polri, revitalisasi.