Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Permen Jeli Pedada: Inovasi Pangan Berbasis Mangrove untuk Pemberdayaan Ekonomi Hijau di Cigimbal Ningrum, Sari Sekar; Fauziana, Noer Aza; Prametha, Novika Mila; Galia, Meta Aquarista; Ardani, Muhammad Sofi; Hidayanto, Fajar
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1029

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Cigimbal, Kabupaten Cilacap dengan potensi sumber daya mangrove melimpah, khususnya buah pedada. Selama ini, buah pedada belum dimanfaatkan secara optimal dan sering kali terbuang. Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah buah pedada menjadi produk pangan inovatif berupa permen jeli, sekaligus menerapkan konsep ekonomi hijau yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi potensi pedada, pelatihan pembuatan permen jeli dengan teknologi pengaduk otomatis, serta evaluasi pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Mitra kegiatan meliputi Koperasi Mahardika Nusa Tani, pengelola Ekowisata Cigimbal Park, dan kelompok PKK. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, pemahaman sanitasi pangan, serta kesadaran akan potensi ekonomi lokal. Produk permen jeli pedada yang dihasilkan memiliki cita rasa khas, kandungan antioksidan alami, dan potensi sebagai pangan fungsional ramah lingkungan. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada pelestarian mangrove, memperkuat identitas ekowisata, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Antibacterial Activity of Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, Pantoea dispersa From Telang Flower (Clitoria ternatea L) Kombucha Bath Soap as a Pharmaceutical Biotechnology Product Kolo, Yuliana; Rezaldi, Firman; Fadillah, M. Fariz; Ma'ruf, Aris; Pertiwi, Fernanda Desmak; Hidayanto, Fajar
PCJN: Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara Vol. 1 No. 01 (2022): PCJN: Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara
Publisher : CV. Nusantara Scientific Medical

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.276 KB) | DOI: 10.58549/pcjn.v1i01.1

Abstract

Telang lower kombucha is a probiotic drink that has the potential to enhance the immune system, active cosmetic ingredients, and its waste has been proven to be used as an organic liquid fertilizer preparation. The purpose of this study was to make a formulation and preparation of liquid bath soap with an active ingredient in a solution of seagrass kombucha fermentation at a sugar concentration of 20%, 30%, and 40% in inhibiting the growth of S. capitis, B. cereus, and P. dispersa bacteria. via the disc diffusion method. The results of the study have proven that based on the post hoc test analysis, kombucha bath soap at a concentration of 40% is significantly different from the concentration of 20% and 30% but not significantly different from the positive control and the concentration of 40% is the best concentration in inhibiting the growth of the three test bacteria. compared with the treatment and the two comparisons.
Webinar Pengolahan Sampah Organik: Metode Biopori dan Produksi Biogas untuk Masyarakat Ardani, Muhamad Sofi; Wardani, Nur Indah; Angeline, Annisa Yuliana; Ningrum, Sari Sekar; Shadiq, Zhilal; Fauziana, Noer Aza; Prametha, Novika Mila; Galia, Meta Aquarista; Hidayanto, Fajar; Cikarge, Ghia Pisti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1193

Abstract

Peningkatan produksi limbah yang signifikan disebabkan oleh pertumbuhan jumlah penduduk, urbanisasi, serta perubahan pola konsumsi masyarakat akibat peningkatan bahan makanan dikalangan Masyarakat. Limbah yang tidak dikelola secara tepat dapat berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk sosialisasi mengenai pengelolaan limbah dengan metode biopori dan produksi biogas melalui penyelenggaraan webinar. Metode yang digunakan adalah dengan mengadakan Pre-Test sebelum pemberian materi, pemberian materi dan dilanjutkan memberikan Post-Test sebagai dasar evaluasi peningkatan pengetahuan. Berdasarkan perbandingan hasil Pre-test dan Post-Test dapat disimpulkan peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pengolahan sampah organik. Hal tersebut terlihat dari kenaikan nilai maksimal yaitu nilai 100, pada sesi Pre-test hanya sekitar 7, 14% dan pada sesi Post-test perolehan nilai maksimal peserta meningkat menjadi 64%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peserta yang mengikuti webinar mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pengolahan limbah organik dengan metode biopori dan biogas.
Perbandingan Proses Mineralisasi Karbon dan Nitrogen serta Humifikasi Pada Sistem Pertanian yang Berbeda di Tanah Andisol: Comparison of Carbon and Nitrogen Mineralization Processes and Humification in Different Agricultural Systems in Andisol Soil Fajar Hidayanto; Retno Tri Purnamasari; Sari Widya Utami; Murni Handayani
Acta Solum Vol. 3 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Department of Soil, Faculty of Agriculture, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/actasolum.v3i3.3128

Abstract

The organic farming system has become the choice of most farmers in Indonesia because it has a major impact on agricultural quality and soil fertility. Vegetable farming in Magelang and Semarang Regencies is cultivated on andisol soil which has a relatively high soil fertility level, but farmers still use organic fertilizers to increase the organic matter content of the soil. The organic farming system applies 10 tons ha-1 of cow manure, 20 liters ha-1 of liquid fertilizer, and the return of plant residues at each planting season. The conventional farming system with high organic matter applies 7 tons ha-1 of cow manure, 50 kg ha-1 of urea, 50 kg ha-1 of NPK fertilizer, 15 liters ha-1 of liquid fertilizer, while the conventional farming system with low organic matter applies 3 tons ha-1 of chicken manure, 50 kg ha-1 of ZA fertilizer, 50 kg ha-1 of KCl fertilizer, and 50 kg ha-1 of NPK fertilizer. Observation variables include pH NaF, C-organic, N-total, C/N ratio, humic acid, fulvic acid and humification rate. Data were analyzed for variety and if different, the method of the smallest significant difference test was continued. The results of the study showed that the organic farming system was more effective in increasing carbon and nitrogen in the soil and accelerating humification, so that nutrients were available more quickly. However, the deeper the soil layer, the mineralization and humification processes will decrease because they are greatly influenced by the availability of organic matter.