Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Permisif dan Kontrol Diri dengan Intensitas Penggunaan Gadget pada Anak Sekolah Dasar Caroline, Juanita Chandra; Puspitasari, Devi; Meiyuntariningsih, Tatik
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dan kontrol diri dengan intensitas penggunaan gadget pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 170 siswa sekolah dasar kelas IV dan V dengan rentang usia 10–12 tahun yang berdomisili dan bersekolah di Kabupaten Magetan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbentuk skala psikologi yang mengukur intensitas penggunaan gadget, pola asuh permisif, dan kontrol diri. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara simultan pola asuh permisif dan kontrol diri memiliki hubungan yang signifikan dengan intensitas penggunaan gadget pada anak sekolah dasar (F = 70,540; p < 0,05). Namun, secara parsial, pola asuh permisif tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan intensitas penggunaan gadget (p > 0,05), meskipun arah hubungan yang diperoleh bersifat negatif. Sebaliknya, kontrol diri memiliki hubungan yang signifikan dengan intensitas penggunaan gadget (p < 0,05) dengan arah hubungan positif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kontrol diri anak, semakin tinggi pula intensitas penggunaan gadget.
Analysis of Leading Sectors and Their Influence on Labor Absorption in East Java Puspitasari, Devi; Setiawati, Ririt Iriani Sri
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 1 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i1.7409

Abstract

Economic development is a process designed to enchance conditions with the objective of increasing income, generating employment opportunities, and improving community welfare. As the second-largest economic center in Indonesia, East Java Province has a substantial population; however, its workforce has not been optimally utilized. This study aims to analyze the leading sectors and their influence on labor absorption, with the intention of leveraging this information to create job opportunities. The methodologies employed in this study include LQ analysis, DLQ, and Shift Share analysis to identify leading sectors. Additionally, Class Typology is utilized to determine the economic classification, while panel data linear regression analysis is applied to assess the impact of leading sectors on labor absorption. The findings of the study indicate that each region possesses distinct economic potential. The results of the panel regression analysis reveal that the leading sector has a significant influence on labor absorption.
Psikoedukasi Resiliensi sebagai Upaya Penguatan Psikologis Guru SLB: Studi Kualitatif Mudiantoro, Hanun Qothrunnada; Puspitasari, Devi
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2026): Volume 4, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i1.2577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam mengikuti psikoedukasi resiliensi serta perubahan pemahaman mereka setelah pelatihan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal yang melibatkan tujuh guru SLB di Kabupaten Sidoarjo sebagai satu unit analisis. Intervensi dilaksanakan melalui satu sesi psikoedukasi berdurasi 90 menit yang memuat penyampaian materi, diskusi kelompok, latihan penerapan, dan refleksi pengalaman. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan proses, dan pre–post test yang dianalisis secara deskriptif menggunakan model evaluasi pelatihan Kirkpatrick Level 1 dan 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori pemahaman “Sedang” sebelum intervensi, kemudian mengalami peningkatan skor setelah mengikuti pelatihan. Beberapa peserta berpindah ke kategori “Tinggi”, sementara peserta lainnya menunjukkan peningkatan skor meskipun tetap dalam kategori awal. Selain itu, proses intervensi menciptakan peningkatan motivasi, keterlibatan, dan kesadaran reflektif mengenai strategi resiliensi yang lebih adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi resiliensi memberikan penguatan awal terhadap pemahaman peserta, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan penerapan keterampilan secara konsisten dalam praktik kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya program penguatan psikologis bagi guru SLB sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan kerja. Kata Kunci : resiliensi, psikoedukasi, guru SLB, studi kasus, kesejahteraan psikologis.
Narrative Therapy dalam Menurunkan Kedukaan pada Dewasa Awal Pasca Kematian Kakak Kandung Tanjung, Muhammad Yusuf Al'anshar; Puspitasari, Devi
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2026): Volume 4, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i1.2578

Abstract

Kehilangan anggota keluarga akibat kematian dapat menimbulkan kedukaan mendalam, terutama pada individu dewasa awal yang sedang berada dalam fase transisi perkembangan menuju kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas narrative therapy dalam menurunkan tingkat kedukaan pada individu dewasa awal yang mengalami kehilangan kakak kandung. Penelitian menggunakan pendekatan single subject research (SSR) dengan desain eksperimen kasus tunggal. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa berusia 22 tahun yang mengalami kedukaan berkepanjangan pasca kematian kakak kandung. Intervensi narrative therapy dilaksanakan secara individual dalam lima sesi yang meliputi tahapan eksternalisasi masalah, eksplorasi cerita, re-authoring, re-membering conversation, dan follow up. Pengukuran tingkat kedukaan dilakukan menggunakan Inventory of Complicated Grief (ICG) pada tahap pra-intervensi, pasca-intervensi, dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor ICG secara signifikan dari kategori bermasalah menjadi tidak bermasalah. Secara kualitatif, subjek menunjukkan perubahan positif dalam memaknai kehilangan, mampu memisahkan identitas diri dari masalah kedukaan, mengenali kekuatan diri, serta membangun narasi hidup yang lebih adaptif dan bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa narrative therapy efektif dalam membantu individu dewasa awal memproses kedukaan secara adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menyoroti intervensi kedukaan pada konteks kehilangan saudara kandung, meskipun keterbatasan jumlah subjek menuntut penelitian lanjutan dengan desain dan sampel yang lebih luas.