Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Budaya Dalam Festival Karnaval Nuzulul Quran Sebagai Upaya Pembentukan Citra Desa Seri Tanjung Di Kabupaten Ogan Ilir Ade Rizky; Komaruddin Komaruddin; Muslimin Ritonga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8058

Abstract

Festival budaya merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan nilai, identitas, serta citra suatu komunitas kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi budaya dalam Festival Karnaval Nuzulul Qur’an serta perannya dalam pembentukan citra Desa Seri Tanjung di Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur pemerintah desa, tokoh agama, ketua pelaksana festival, perwakilan pemuda, dan masyarakat desa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi budaya dalam Festival Karnaval Nuzulul Qur’an berlangsung secara terencana, partisipatif, dan dialogis melalui proses musyawarah desa, penggunaan simbol-simbol keagamaan, serta keterlibatan aktif masyarakat. Komunikasi budaya tersebut berperan penting dalam membentuk citra Desa Seri Tanjung sebagai desa religius dan berbudaya, yang tercermin dari konsistensi penyelenggaraan festival, kuatnya representasi nilai-nilai Islam, serta meningkatnya pengakuan sosial dari masyarakat luar desa.
Developing An Intelligent Logistics and Distribution System For A Large Number of Retail Outlets: A Big Data Analytics Approach Zulkarnain, Zulkarnain; Komaruddin, Komaruddin; Arofah, Fauziah; Rahman, Irvanu
CSID Journal of Infrastructure Development Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The logistics and distribution system in the retail industry in Indonesia has its own complexity. The growth and productivity of the retail outlets in Indonesia have been increasing from year to year. Distribution activities in this study are related to the formation of salesman visit routes involving around 38,900 customer base retail outlets, which are quite numerous in number, calling for a challenging approach to find the optimized solution. Therefore, the case study in this research will be discussed on the concept of the Traveling Salesman Problem (TSP) and the Vehicle Routing Problem (VRP), considering the work balance and visit pattern constraints. The methods used in this research are the balanced K-means and the Minimum Span Tree – Kruskal’s Walk algorithm, which are proven to solve the problem with a shorter computation time and a more balanced daily route than the current conditions as the results.
Dinamika Konflik Masyarakat Dalam Penolakan Pembangunan Taman Di Area Lapangan Sepakbola Desa Surya Adi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Handayani, Tri; Komaruddin, Komaruddin; Darmawan, Erik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik masyarakat dalam penolakan terhadap pembangunan taman desa di area lapangan sepak bola Desa Surya Adi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Konflik muncul akibat perbedaan kepentingan antara pemerintah desa yang ingin membangun taman sebagai fasilitas publik dan masyarakat yang ingin mempertahankan fungsi lapangan sepak bola sebagai sarana olahraga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik berkembang melalui tahapan perceived conflict, felt conflict, manifest conflict, dan conflict aftermath sebagaimana dijelaskan dalam teori manajemen konflik Andri Kristanto (2020). Upaya penyelesaian konflik dilakukan melalui sosialisasi, musyawarah, dan negosiasi yang menghasilkan solusi kompromi berupa penataan ulang lapangan dan pembangunan taman dalam skala lebih kecil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik dapat dikelola secara konstruktif dan menghasilkan win-win solution yang diterima oleh kedua belah pihak.
PERAN PENYULUH SOSIAL DALAM MENDORONG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BAGI PEMULIHAN KLIEN ODGJ DI UPTD PANTI SOSIAL Chalik, Muhammad Akbar; Choiriyah, Choiriyah; Fitri, Hartika Utami; Komaruddin, Komaruddin; Isnaini, Mohd Aji; Hertimi, Sri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh sosial dalam mendorong pemberdayaan masyarakat guna mendukung pemulihan klien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di UPTD Panti Sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh sosial memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping dalam proses rehabilitasi sosial. Kegiatan penyuluhan dilakukan secara edukatif, komunikatif, dan partisipatif, sehingga mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, mengurangi stigma sosial, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pemulihan klien. Selain itu, penyuluhan sosial juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan sosial, kepercayaan diri, dan kemandirian klien ODGJ. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antar lembaga, serta kondisi psikologis klien. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas penyuluh sosial dan dukungan lintas sektor agar program rehabilitasi sosial dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Representasi Kekuatan Hubungan Sosial dalam Bermasyarakat pada Tradisi Pumpungan di Wilayah Tangga Buntung Kota Palembang Adinda Ratu Karuwana; Komaruddin; Muslimin Ritonga
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.366

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pelaksanaan tradisi Pumpungan di wilayah Tangga Buntung kota Palembang serta menganalisis peran tradisi Pumpungan dalam menjaga keharmonisan dan solidaritas sosial masyarakat Tangga Buntung. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif dan melakukan wawancara guna menggali informasi yang mendalam mengenai objek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, tradisi Pumpungan merupakan tradisi yang dibawa oleh masyarakat suku Ogan Komering Ulu yang bermigrasi dan menetap di wilayah Tangga Buntung Kota Palembang. Tradisi ini dilaksanakan untuk anak laki-laki pertama dari suatu keluarga yang akan memasuki jenjang pernikahan, tujuannya untuk mengumpulkan sumbangan dari masyarakat sebagai bentuk dukungan demi terlaksananya acara pernikahan. Tradisi Pumpungan masih dilaksanakan oleh masyarakat Tangga Buntung sampai saat ini. Adapun proses pelaksanaan tradisi Pumpungan di wilayah Tangga Buntung Kota Palembang berlangsung melalui tahapan yang terstruktur, dimulai dari perencanaan melalui musyawarah, pembentukan panitia, persiapan administrasi, penentuan waktu, hingga tahap pelaksanaan inti. Tradisi Pumpungan dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi simbolik yang hidup dalam masyarakat, unsur-unsur seperti undangan, kehadiran, pemberian bantuan, hingga interaksi sosial memiliki makna yang disepakati bersama dan berperan sebagai media pembentukan kohesi sosial sekaligus sarana pewarisan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. Setiap tahapan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga sarat dengan makna sosial dan simbolik yang mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, serta tanggung jawab kolektif dalam masyarakat.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Ekonomi Melalui Industri Keripik Jamur Di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago M. Ferdiansyah; Suryati Suryati; Hartika Utami Fitri; Mohd Aji Isnaini; Irpinsyah Irpinsyah; Muzaiyanah Muzaiyanah; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi dan sosial ibu rumah tangga serta kendala yang dihadapi dalam pengembangan industri keripik jamur di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri keripik jamur memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga melalui tambahan pendapatan yang diperoleh ibu rumah tangga. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri, keterampilan, dan interaksi sosial di antara anggota kelompok usaha. Namun demikian, pengembangan industri keripik jamur masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan modal usaha, pemasaran yang belum optimal, kurangnya kemampuan manajemen usaha, keterbatasan sarana produksi, dan keterbatasan waktu akibat peran ganda sebagai ibu rumah tangga. Penelitian ini menunjukkan bahwa industri keripik jamur merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemandirian perempuan di pedesaan.
Dampak Pencemaran Limbah Dapur Program Makan Bergizi Gratis terhadap Masyarakat Sekitar di Kabupaten Banyuasin Achmad Widiyanto; Komaruddin; Dumyati
Journal of Health and Medical Science Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v2i2.1990

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, namun menghasilkan limbah dapur yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak limbah dapur MBG terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat di Lorong Monas, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, serta merumuskan strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah dapur menyebabkan pencemaran air dan tanah, bau tidak sedap, penyumbatan drainase, serta berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Upaya pengelolaan limbah oleh pemerintah dan pengelola dapur telah dilakukan, namun masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan fasilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah yang berkelanjutan memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan fasilitas pengolahan limbah, serta partisipasi aktif masyarakat agar program MBG tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.  
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DAN LINGKUNGAN HIDUP DI 3-4 ULU LORONG JAYALAKSANA KOTA PALEMBANG Bayu Aprianto; Suryati Suryati; Irpinsyah Irpinsyah; Mohd Aji Isnaini; Muzaiyanah Muzaiyanah; Eni Murdiati; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12739

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan hidup di Lorong Jayalaksana, Kelurahan 3–4 Ulu Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ketua RT/RW, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh masyarakat berperan sebagai edukator, motivator, fasilitator, dan penggerak sosial dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat. Peran tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, penyampaian pesan kebersihan dalam kegiatan keagamaan, pelaksanaan gotong royong rutin, penyediaan fasilitas kebersihan, serta dukungan terhadap program bank sampah. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana kebersihan, dukungan pemerintah, dan budaya gotong royong masyarakat. Faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, keterbatasan sarana pengangkutan sampah, dan kurangnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup. Kata Kunci: Tokoh Masyarakat, Kesadaran Lingkungan
Analisis Pemberdayaan Petani Padi Dalam Sistem Pemasaran Beras Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin Kelik Eko Purnomo; Suryati Suryati; Sri Hertimi; Mohd Aji Isnaini; Muzaiyanah Muzaiyanah; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan petani padi dalam meningkatkan sistem pemasaran beras berbasis ekonomi syariah di Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas petani padi, tokoh masyarakat, pengelola lembaga pemasaran, dan pemerintah desa yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan petani dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta penerapan nilai-nilai ekonomi syariah dalam aktivitas pemasaran. Nilai kejujuran, keadilan, keterbukaan, dan larangan praktik gharar serta riba menjadi prinsip yang diterapkan dalam transaksi pemasaran beras. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan akses pasar, fluktuasi harga gabah, minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran, serta rendahnya kemampuan petani dalam melakukan diversifikasi pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, lembaga ekonomi, dan masyarakat dalam memperkuat sistem pemasaran berbasis ekonomi syariah agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan
Penerapan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Solidaritas Antar Sesama Lansia Nandini Faradillah Putri; Komaruddin Komaruddin; Manah Rasmanah
Journal of Society Counseling Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Society Counseling
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/josc.v1i1.180

Abstract

This research is entitled "Implementation of Group Guidance to Increase Solidarity among Fellow Elderly at Harapan Kita Palembang Social Institution". This research is important because the elderly at the Harapan Kita Social Home for the Elderly are far from their families and relatives, as well as limited human or labor resources at the Harapan Kita Social Home for the Elderly, so being together, needing each other, and helping each other are very important for elderly. Therefore, this solidarity is needed to help the elderly so that they can help each other so that it can ease the daily activities of the elderly. The aim is to determine the level of solidarity among the elderly and the application of group guidance to increase solidarity among the elderly. This type of research is field research with descriptive qualitative research methods. The subjects of this study were employees or staff and the elderly living in the Harapan Kita Palembang Social Home. Data collection techniques in this study are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use data analysis techniques from Miles and Huberman, namely there are three types of activities, namely data reduction (Data Reduction), Data Display (Data Display) and Drawing Conclusions (Verification). The results of this study are that the solidarity before giving group guidance to the elderly is quite low, which are marked by lack of a strong friendship and brotherhood or sisterhood, but after giving group guidance increase in a sense of solidarity among others and is quite kind to oder elderly. The application of group guidance is carried out with 3 meetings which are carried out with 4 stages of group guidance. After being given group guidance, the solidarity of the elderly has begun to be seen in terms of its delivery to other elderly people, such as wanting to provide small assistance to other elderly people when they see that the elderly are having difficulties.