Rivo Nugroho
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 69 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengelolaan Program Vokasional Berbasis Kebutuhan Belajar Peserta Didik di Lembaga Pendidikan Kesetaraan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Surabaya Siska Agustina; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya City Comunity Learning Center has various issues, including a lack of learning materials that include curriculum competencies. The goal of this study was to learn about the management, impediments, and supportive elements of the vocational program at Surabaya City Comunity Learning Center in addressing students' learning needs. This study employs a qualitative technique with descriptive analysis writing. The data validity test is a credibility test that employs source and member triangulation, transferability testing, dependability tests, and confirmability tests. Administrators, students, educators, and educational institutions from the Comunity Learning Center City of Surabaya participated in this study. The study's findings indicate that the Management of Vocational Programs Based on Students' Learning Needs is managed. Based on parts of the management function, such as planning, organizing, implementing, and supervising, that can run smoothly. It has also been running efficiently in the process of managing the vocational program, which is related with attempts to meet the learning demands of pupils. However, there are limitations in the implementation of the vocational program at the Surabaya City Comunity Learning Center in terms of quality sources, infrastructure, and depth of material. This is because Surabaya City Comunity Learning Center is still dependent on partnerships and cannot function independently.
Implementasi Pelatihan Menjahit sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Kecamatan Jabon melalui LKP Modes Flower Kabupaten Sidoarjo Himatul Yufi Venrike; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sewing training through LKP Modes Flower Sidoarjo Regency to increase family income for the people of Jabon District, Sidoarjo Regency. The aim of the study was to find out the implementation of sewing training, the impact of sewing training on increasing family income, external and internal supporting factors, external and internal inhibiting factors. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects were Head of LKP Modes Flower, Sidoarjo Regency, instructors, learning residents. Data collection techniques are participant observation, in-depth interviews, documentation. Research data were analyzed using data collection, data condensation, data presentation, verification of conclusions then tested for its truth value with credibility, transferbility, dependability, confirmability. The results showed: (1) applying non-formal education in the implementation of sewing training, (2) residents learning after attending sewing training can increase family income, (3) external supporting factors for infrastructure are available, the government supports training activities and internal factors are the will of the residents' motivation learning, increasing the sewing talent of the learning residents, (4) external inhibiting factors where the training is limited, and internal factors completing homework before the training, not all learning residents have sewing talent.
Penerapan Hands-On Learning dalam Upaya Menumbuhkan Keterampilan Dasar Menyablon Peserta Didik Program Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Harapan Surabaya Aini, Annisya; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Hands-On Learning dalam meningkatkan keterampilan dasar menyablon peserta didik Program Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Harapan Surabaya. Pendidikan non-formal memiliki peran penting dalam memberikan keterampilan vokasional yang aplikatif bagi peserta didik yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Hands-On Learning menjadi metode efektif karena menitikberatkan pada praktik langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan peserta didik dan tutor, serta analisis dokumentasi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Hands-On Learning meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis peserta didik dalam menyablon. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, di antaranya rendahnya motivasi sebagian peserta didik yang telah bekerja dan keterbatasan durasi pelatihan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode Hands-On Learning berkontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan menyablon peserta didik Paket C di PKBM Tunas Harapan Surabaya
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang Paket C Reguler Dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Peserta Didik Sanggar Keguatan Belajar Gudo Kabupaten Jombang Agustina, Melisa Dwi; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 1 (2025): J+PLUS, Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum berperan penting dalam menentukan arah pendidikan suatu bangsa. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, memberikan fleksibilitas dalam proses belajar, serta mengakomodasi keberagaman karakteristik individu. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran diferensiasi, dan asesmen formatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang Paket C reguler pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gudo Kabupaten Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SKB Gudo memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi akademik peserta didik. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan sumber daya, kesiapan pendidik, serta variasi latar belakang peserta didik yang beragam. Oleh karena itu, keberhasilan Kurikulum Merdeka membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, pengelola Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), serta masyarakat.
Kompetensi Pedagogik Tutor dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Kesetaraan Paket A di PKBM Insan Cerdas Indonesia Bagus Fikri; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik tutor dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di PKBM Insan Cerdas Indonesia, serta menganalisis bagaimana tutor merancang dan menyampaikan pembelajaran berbasis Pedagogical Content Knowledge (PCK). Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi. Informan terdiri dari empat tutor aktif, kepala PKBM, dan tiga peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor menerapkan PCK secara reflektif melalui perencanaan pembelajaran berdiferensiasi, adaptasi strategi mengajar, serta penciptaan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Tutor menggunakan metode proyek, simulasi, lagu, media visual, dan pengalaman peserta didik. Peran tutor mencakup fasilitator dan mentor reflektif. Dukungan kelembagaan serta budaya refleksi kolektif terbukti meningkatkan profesionalisme tutor. Temuan ini menegaskan bahwa praktik berbasis PCK dapat meningkatkan mutu pendidikan nonformal dan menjadi model bagi lembaga kesetaraan lainnya.
Implementasi Habitual Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris di Mahesa Risma Ayu Dea Safitri; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep habitual learning dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris, khususnya pada aspek grammar dan keterampilan speaking, di Lembaga Kursus Mahesa Kampung Inggris Pare. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas dua orang tutor yang terdiri dari satu orang tutor grammar dan satu orang tutor speaking serta delapan siswa yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan tingkat partisipasi aktif dalam kegiatan kelas dan “English camp”. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi aktivitas pembelajaran harian. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Validitas temuan diuji melalui teknik triangulasi sumber dan metode, serta prosedur audit trail untuk memastikan kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi habitual learning secara sistematis memfasilitasi terbentuknya kebiasaan praktis yang konsisten di kalangan siswa. Tutor grammar menerapkan latihan rutin berupa pengerjaan soal terstruktur, diskusi aturan tata bahasa, dan pemberian umpan balik langsung, sedangkan tutor speaking mengorganisasi sesi latihan percakapan intensif meliputi storytelling, role play, dan presentasi singkat setiap hari. Selain itu, suasana “English camp” di luar jam formal menciptakan ekosistem pembelajaran informal di mana siswa terdorong untuk menggunakan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari tanpa rasa takut melakukan kesalahan. Secara keseluruhan, kombinasi strategi pembelajaran terencana dan dukungan lingkungan sosial-bahasa menghasilkan peningkatan signifikan pada akurasi tata bahasa dan kelancaran berbicara siswa. Temuan ini menegaskan bahwa habitual learning tidak hanya efektif dalam membangun otomatisasi pengetahuan linguistik, tetapi juga memupuk rasa percaya diri dan kemandirian belajar. Rekomendasi penelitian mencakup pengintegrasian modul habit formation yang lebih terstruktur dan pelatihan berkelanjutan bagi tutor guna mengoptimalkan implementasi habitual learning di lembaga kursus bahasa lainnya.
Manajemen Pelatihan Snack Milenial untuk Pemberdayaan Warga Belajar: Studi Kasus di SKB Negeri Surabaya Ramadhani, Irfani; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pelatihan tata boga melalui program “Snack Milenial” sebagai sarana pemberdayaan warga belajar di SKB Negeri Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan peningkatan keterampilan hidup di era pascapandemi, khususnya dalam bidang tata boga yang semakin diminati dan relevan dengan peluang usaha mandiri. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, agar memperoleh gambaran menyeluruh tentang proses manajemen pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelatihan di SKB Negeri Surabaya telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan yang cukup efektif. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan kuliner dasar, pemahaman tentang keamanan pangan, serta mendorong kreativitas peserta dalam menciptakan produk kuliner bernilai jual. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain keterlibatan instruktur yang kompeten, fasilitas memadai, dan antusiasme peserta, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan waktu pembelajaran dan anggaran operasional. Secara keseluruhan, program “Snack Milenial” mampu berkontribusi positif dalam pemberdayaan warga belajar, baik untuk kesiapan kerja maupun membuka usaha mandiri di bidang kuliner. Penelitian ini menyarankan agar pelatihan ke depan dapat menyesuaikan kurikulum dengan tren produk kuliner terbaru serta memperluas jejaring pemasaran berbasis digital agar manfaatnya semakin optimal.
PEWIRA PEWIRA: PENDAMPINGAN WIRAUSAHA PEMULA MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING, BROADCASTING, DAN PUBLIC SPEAKING DI PKBM ANGGREK BULAN BANYUWANGI Yulianingsih, Wiwin; Nugroho, Rivo; Sulistyowati, Raya; Jalal Rosyanafi, Rofik; Mustakim, Mustakim; Susilo, Heryanto; Akmalia Putri, Fina
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v5n2.p99-109

Abstract

This community service program discusses the PEWIRA program: Mentoring Beginner Entrepreneurs through Digital Marketing, Broadcasting, and Public Speaking Training at PKBM Anggrek Bulan Banyuwangi. The program's background stems from the needs of learners, start-up entrepreneurs, and women's groups for digital marketing and communication skills to increase business competitiveness in the digitalization era, amidst limited access to technology and low digital literacy in the local community. Community Service uses a qualitative-descriptive approach with the Asset-Based Community Development (ABCD) method, which involves mapping community assets, participatory training, and ongoing mentoring. The implementation results show a significant increase in learners' skills in marketing products digitally, creating audio-visual content, and honing public speaking skills. Active participation of participants is seen in the process of creating business accounts on social media, producing visual-based promotional content, and delivering product presentations confidently. Evaluation shows that the majority of participants experienced competency growth, began adopting technology, and building community-based start-up business networks. The PEWIRA program has proven effective in driving social and economic transformation, while strengthening a culture of collaboration and entrepreneurial independence within the Anggrek Bulan Community Learning Center (PKBM) in Banyuwangi. The program's implications include providing a sustainable and inclusive model for empowering budding entrepreneurs, making a significant contribution to increasing digital capacity and strengthening the role of non-formal education in local economic development.
Penerapan Empiris Model Kirkpatrick Empat Tingkat dalam Pendidikan Informal: Pelatihan Barista di PKBM Perkotaan Fadzilaturrahma, Intan; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan vokasional barista yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah perkotaan Surabaya dengan menerapkan Model Evaluasi Empat Tingkat Kirkpatrick yang mencakup aspek reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Menggunakan desain metode campuran, data dikumpulkan melalui survei, tes terstandar, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam kompetensi teknis, serta transformasi perilaku yang bermakna, termasuk kemampuan menjadi mentor sebaya dan penerapan keterampilan secara nyata dalam konteks kerja. Sebanyak 65% peserta terlibat dalam aktivitas ekonomi berbasis kopi setelah pelatihan, baik sebagai pekerja, freelancer, maupun wirausaha mikro. Temuan ini memperkuat relevansi model Kirkpatrick dalam konteks pendidikan nonformal dan mengusulkan perluasan indikator hasil untuk mencakup partisipasi dalam jalur ekonomi informal. Studi ini memberikan kontribusi teoretis terhadap evaluasi pelatihan serta menyajikan implikasi praktis bagi pengelola program dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pelatihan yang berdampak dan kontekstual di lingkungan pembelajaran informal.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GAWAI DENGAN TINGKAT INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK TUNAS BANGSA RUNGKUT SURABAYA Mohammad TQ, Abdillah; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 10 No. 2 (2021): J+PLUS, Desember 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Co-Authors 'Aisyah, Siti Adam Putra Fatchurrahman Agustina, Melisa Dwi Aini, Annisya Ajeng Ningtyas Pratiwi Akmalia Putri, Fina Alfidea, Viona Sefi Alfina Nelish Zharfana Ali Yusuf Alisiyah, Mamik Eliva Ananda, Sarmela Dhea Arfiansyah, Agniya Maulana Arini Dwi Cahyani Atmadja J.A, I Ketut Aulia, Rahmita Ba' oen, Angie Ameldavita Bagus Fikri Bunga Ika Parwati Desiana Haunaning Dewangga, Teguh DEWI NOVITA SARI Dewi Prastyawati Fadzilaturrahma, Intan Farizin, Nizar Faza Safrina ‘Azmi Ghozali, Muhamad Ansori Gunarti Dwi Lestari Gunarti Dwi Lestari HERU SISWANTO Heryanto Susilo Hevy Lia Fitria Wardani Himatul Yufi Venrike I Ketut Atmaja Johny Artha, I Kinasih, Lintang Puspo Lestari , Gunarti Dwi Lestari, Gunarti Dwi Lita Nahwatul Ilmiyah Lutfiani, Indah Tri M. Mauludin Anshori Mansur, Abi Mardiani, Desika MARDIANI, DESIKA PUTRI Maria Veronika Reosminingsih MARIA VERONIKA ROESMININGSIH Marta Dameyana Nanthi Meita Santi Budiani Mohammad TQ, Abdillah Muhammad Habibi Muhammad Yayang Putra Patrama Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Nailun Nusro Maulidia Nanda Pratiwi Ismugawati Nanthi, Marta Dameyana Narong Kiettikunwong Ni’mah, Putri Khoirun Nur Afiatur Rochmah Nur Hasni Sholikhai Nusantara, Widya Prita Fitriany Ziaurrochma Putra Patrama, Muhammad Yayang Raheny, Ifa Budi Rahmawati, Naila Ramadhani, Irfani Raya Sulistyowati Rezka Arina Rahma Ris Tina Setyawati Ris Tina Setyawati, Ris Tina Risa Salamatul Insani Risma Ayu Dea Safitri Rizkiana, Ayusti Roesminingsih, MV ROFIK JALAL ROSYANAFI Safa, Safa Kamila Putri Sindy Indayani Siska Agustina SJAFIATUL MARDLIYAH Soedjarwo . Suhanadji Suhanadji Sujarwo Sujarwo Tri laksito Try Oktavia Ika Putri Ulvania, Dela Ismi Viranica Dwi Yulianawati Widodo Widodo Widya Nusantara Widyaswari, Monica Wijoyo, Refina Rian Putri Wiwin - Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih WIWIN YULIANINGSIH Yani, Nurul YATIM RIYANTO Yulianti, Endah Zharfana, Afina Nelish Zulia Habib Maulidah