Claim Missing Document
Check
Articles

TEACHERS ACTIVITIES IN MOTIVATING STUDENTS IN THE ENGLISH AS FOREIGN LANGUAGE CLASSROOM ., Ni Made Wulan Sintiyari; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merepakan penelitan deskriptif qualitative yang bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kegiatan yang dilakukan oleh guru yang dapat memotivasi siswa di dalam kelas Bahasa Inggris. (2) aktifitas yang effektif yang dapat memotivasi siswa di dalam kelas Bahasa Ingris. Subject penelitian ini adalah seorang guru baru di SMA N 2 Singaraja. Penelitian ini mengunakan observasi, mencatat, wawancara, dan FGD dalam pengumpulan data. Setelah data terkumpul, data lalu di transkrip, penggurangi data yang tidak di perlukan, dan hasilnya di transkrip kembali. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa guru Bahasa Inggris menggunakan tiga jenis activitas yang dapat memotivasi siswa seperti: lagu, diskusi, dan game. Activitas yang paling efektif dalam memotivasi siswa adalah game. Menurut Park (2012), game memiliki potensi sebagai sebuah lingkungan pembelajaran karena game memiliki bentuk permainan yang dapat memotivasi siswa melalui element penghiburan. 50% siswa yang berada dalam kelas observasi memilih game sebagai aktifitas kesukaan mereka dalam kelas Bahasa Inggris. Kata Kunci : Bahasa Inggris, Kegiatan guru, Motivasi siswa. This study was a descriptive qualitative research which aimed to describe: (1) describe the teacher activity that motivating students in English as Foreign Language classroom. (2) describe which are the activity can motivate students motivation in English as Foreign Language classroom. The subject of this study was a fresh graduate teacher at SMA N 2 Singaraja. This study used observation, note taking, interview, and focus group discussion in collecting the data. After the data were collected, the data were transcribed, reduce by eliminating those were not appropriate and the result were described. The result of this study showed that, English as Foreign Language teacher used three kind of activities in the classroom such as: game, discussion and song. The effective activities that motivate students’ motivation in English as Foreign Language was game. Based on Park (2012), game have potential as a learning environment because they are a form of play that motivates learners through entertainment elements. 50% students in the observation class choose game as the favorite activity in the English as Foreign Language classroom. keyword : Englis as Foreign Language, Teacher Activities, Students’ Motivation
Prefixes and Suffixes of Balinese Language Spoken in Penyabangan Village ., Nyoman Erlina; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.95 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13607

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awalan dan akhiran dari bahasa Bali lisan di desa Penyabangan yang memiliki proses derivasi dan infleksi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dua contoh informan dipilih berdasarkan kriteria. Data dikumpulkan berdasarkan tiga tehnik, yaitu: observasi, tehnik perekaman, dan tehnik wawancara. Beberapa instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu peneliti itu sendiri, alat perekam digital, kamera, list pertanyaan. Ada tiga proses dalam menganalisis data, diantaranya data reduction, data display dan conclusion drawing.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada dua jenis awalan di bahasa Bali lisan di desa Penyabangan: awalan {me-} dan {N-}. Ada tiga jenis akhiran di bahasa Bali lisan di desa Penyabangan: akhiran {-ang}, {-in} dan {-e}. Awalan dan akhiran di bahasa Bali lisan di desa Penyabangan yang memiliki proses derivasi yaitu awalan {me-}, {N-}, dan akhiran {-ang} dan {-in}. Awalan dan akhiran di bahasa Bali lisan di desa Penyabangan yang mempunyai proses infleksi adalah awalan {N-} dan akhiran {-e}, {-ang} dan {-in}. Kata Kunci : Awalan dan akhiran, Bahasa Bali lisan di Penyabangan, Morfologi derivasi,Morfologi infleksi Abstract The study aimed at describing the kinds of prefixes and suffixes of Balinese language spoken in Penyabangan village which has derivational and inflectional process. This research is a descriptive qualitative research. There are two informant samples chosen based on a set of criteria. The obtained data are collected based on three techniques, namely: observation, recording, and interview techniques. The instruments used to collect the data are the researcher, digital recorder, camera, and question list. There are three steps of analyzing the data, those are: data reduction, data display, and conclusion drawing/verifying. The results of this study show that there are two kinds of prefixes of Balinese language spoken in Penyabangan village; prefix {me-} and {N-}. There are three kinds of suffixes of Balinese language spoken in Penyabangan village; suffix {-ang}, {-in} and {-e}. Prefixes and suffixes Balinese language spoken in Penyabangan village that have derivational process are prefix {me-}, {N-} and suffix {-ang} and {-in}. Prefixes and Suffixes of Balinese language spoken in Penyabangan village that have inflectional process are prefix {-N} and suffix {-e}, {-ang}, and {-in}.keyword : Prefixes and Suffixes, Balinese language in Penyabangan, Morphological derivational, Morphological Inflectional
A STUDY ON THE PHONOLOGICAL SYSTEMS OF KECICANG ISLAM DIALECT ., Made Arna Jyoti Sistadi; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8630

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan 1) untuk mengetahui jumlah fonem, termasuk jumlah vokal, diftong, dan konsonan, 2) untuk menyelidiki proses fonologi dalam bahasa tersebut. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, dan instrument lain yang digunakan adalah alat rekam, daftar kata, dan daftar kalimat. Pada penelitian ini ditemukan 28 fonem termasuk 6 vokal, 3 diftong dan 19 konsonan. Sebagai tambahan, peneliti juga menemukan 2 gugus konsonan dalam dialek yang digunakan di Kecicang Islam. Dari empat tipe proses fonologis berdasarkan teori Schane (1973), ditemukan 2 tipe proses fonologis dalam dilak Kecicang Islam, yaitu penambahan konsonan dan penambahan vokal. Sedangkan berdasarkan Jendra (1976), ditemukan 3 proses fonologis dalam dialek Kecicang Islam, yakni asimilasi regresif, struktur kata, dan variasi bebas.Kata Kunci : dialek, kecicang islam, sistem fonologis This study was a descriptive study which aimed 1) To find out the number of phonemes, including the vowels, diphthong, and consonant in Balinese language used in Kecicang Islam village, 2) To explore the phonological process within the language exists in Balinese language used in Kecicang Islam village. The main instrument was the researcher, and the researcher also used the other instruments namely, recorder, sentence list and word list. The researcher found that there are 28 phonemes, consist of 6 vowels, 3 diphthongs and 19 consonants. The researcher also found 2 consonant clusters in KID. Among the four types of phonological process according to Schane’s theory (1973) there are two types of phonological process found by the researcher in KID, that are consonant insertion and vowel insertion. Meanwhile, according to Jendra, there are three phonological processes found in KID, that are regressive assimilation, syllable structure, and free variation.keyword : dialect, kecicang islam, phonological system
THE USE OF THINK TALK WRITE AND MIND MAPPING TECHNIQUE OF TEACHING DESCRIPTIVE WRITING (A COMPARATIVE STUDY) ., Putu Adelina Kartika Dewi; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penggunaan tehnik Think Talk Write dan Mind Mapping dalam menulis paragraf deskriptif untuk kelas delapan di SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian perbandingan. Penelitian ini menggunakan sampling acak sebagai tehnik menentukan sampel. Kelompok 1 diajarkan dengan menggunakan tehnik Think Talk Write dan Kelompok 2 diajarkan menggunakan tehnik Mind Mapping. Data dari penelitian ini didapat dari melakukan tes tulis. Nilai rata-rata kelompok 1 = 86.0, sedangkan kelompok 2 = 75.6. Kemudian data terseut di analisis menggunakan formula uji t. Hasil test menunjukkan bahwa nilai Sig. = 0.605, lebih tinggi dari 0.05. Sig. (2-tailed) = 0.000 (tobs = 7.375). Ini menunjukkan Sig. (2-tailed) kurang dari tingkat alpha standar yaitu 0.05. Jadi, hipotesa alternatif diterima. Ada perbedaan yang signifikan pada penggunaan tehnik Think Talk Write dan Mind Mapping tehnik dalam menulis paragraf deskriptif. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kolaboratif memberikan efek yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa.Kata Kunci : mind mapping, pembelajaran kolaboratif, think talk write This study aimed to investigate the use of Think Talk Write and Mind Mapping technique of teaching writing descriptive text to the eighth-grade students of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. The study was a comparative study. This study uses cluster random sampling as the sampling technique. The group 1 was taught by using Think Talk Write technique and the group 2 was taught by using Mind Mapping technique. The data of the test were collected by administering a written test. The mean score of group 1 = 86.0, while the group 2 = 75.6. The data were analyzed by using t-test formula. The result of the analysis shows that Sig. value is 0.605, it was higher than 0.05. The sig. (2-tailed) was 0.000 (tobs = 7.375). It indicated that the observed level of significance (sig. (2-tailed)) was less than standard alpha level (p
IMPROVING THE VOCABULARY MASTERY THROUGH NUMBERED HEADS TOGETHER TECHNIQUE OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP N 5 BATURITI IN ACADEMIC YEARS 2015/2016 ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.7303

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan berdasarkan kelas yang bertujuan: (1) untuk mengetahui apakah Numbered Heads Together teknik dapat meningkatkan siswa penguasaan kosakata, (2) untuk mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan strategi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tiga sesi pada setiap siklus. Ada dua jenis data (kualitatif dan data kuantitatif) yang dikumpulkan melalui tes, kuesioner, dan buku harian penulis. Hasil tes menunjukkan bahwa penguasaan kosakata ditingkatkan pada setiap siklus. skor rata-rata siswa adalah 4,63% di pre test, 6.2 di post test 1, dan peningkatan menjadi 7.97 di post test 2. Hal ini dapat juga dilihat pada jumlah siswa lulus ujian. Tidak ada siswa lulus dalam pre test, 2 siswa dalam post test 1, dan 18 siswa di post test 2. Hasil diary penulis dan kuesioner juga menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap strategi. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 18 (90%) dari siswa mengakui bahwa mereka benar-benar seperti pelaksanaan Numbered Heads Together teknik. Selain itu, 17 (85%) dari siswa mengaku bahwa mereka termotivasi dalam belajar bahasa Inggris menggunakan Numbered Heads Together teknik Kata Kunci : Numbered Heads Together teknik, Penguasaan kosa kata This study was a classroom based action research which aimed: (1) to find out whether Numbered Heads Together technique can improve students’ vocabulary mastery, (2)to find out the response of the students toward the implementation of the strategies. This study was conducted in two cycles consisting of three sessions in each cycle. There were two kinds of data (qualitative and quantitative data) which were collected through tests, questionnaire, and writer’s diary. The result of the tests showed that the students’ vocabulary mastery was improved in each cycle. The students’ mean score was 4.63% in pre test, 6.2 in post test 1, and improved became 7.97 in post test 2. It can be also seen on the number of students passing the test. There were no students passed in the pre test, 2 students in the post test 1, and 18 students in the post test 2. The result of writer’s diary and questionnaire also showed that the students gave positive response toward the strategies. The results of the questionnaires showed that 18 (90%) of the students admitted that they really like the implementation of Numbered Heads Together technique. Moreover, 17 (85%) of the students admitted that they were motivated in learning English using Numbered Heads Together technique. keyword : Numbered Heads Together Technique, Vocabulary Mastery
AN ANALYSIS OF POLITENESS STRATEGIES USED BY SHOPKEEPERS TOWARDS FOREIGNERS AT TANAH LOT TEMPLE TABANAN BALI ., Kadek Praditya Dicky Wijaya; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.17330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tipe-tipe strategi kesopanan dan mendeskripsikan alasan penggunaan strategi kesopanan yang digunakan oleh pedagang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 5 pedagang. Penelitian ini dilaksanakan di Tanah Lot Tabanan Bali. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan Interactive Data Analysis Model terdiri dari pengumpulan data, data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tiga dari empat strategi kesopanan yang muncul ketika pedagang berkomunikasi dengan orang asing sebagai pembeli. Strategi yang sering muncul adalah Bald on Record (53.62%) diikuti oleh Positive Politeness (37.68%), Negative Politeness (7.25%), dan tidak ada munculnya Off Record. Alasan utama pedagang menggunakan strategi kesopanan adalah untuk mendapatkan banyak pembeli dan membuat pembeli merasa nyaman serta dihargai.Kata Kunci : strategi kesopanan, pedagang, tanah lot, pembeli The purpose of this study was to identify the types of politeness and describe the reason the use of politeness strategies used by shopkeepers. This study was a descriptive qualitative. The subjects were 5 shopkeepers. This study was taken place in Tanah Lot Tabanan Bali. The data were collected through observation and interview. The data were analyzed by using Interactive Data Analysis Model consisting of data collection, data reduction, data display, and drawing conclusion and verification. The result of this study shows that three of four politeness strategies is appears when the shopkeepers talk with the foreigners as their buyer. The most appeared strategies is Bald on Record (53.62%) followed by Positive Politeness (37.68%), Negative Politeness (7.25%), and inexistence of Off Record. The main reasons of shopkeepers used politeness strategies are to gain more buyers and to make the buyer comfortable and respectful. keyword : politeness strategies, shopkeepers, tanah lot, buyers
EFEKTIVITAS PENERAPANSMALL CLAIM COURTDALAM PENYELESAIAN PERKARA PERDATA BAGI PELAKU UMKM DI KABUPATEN BULELENG Yuliartini, Ni Putu Rai; Wedhanti, Nyoman Karina
Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hukum
Publisher : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jkh.v5i1.16753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji penerapansmall claim courtdalam penyelesaian perkara perdatadi Kabupaten Buleleng;dan(2)mengidentifikasi efektivitas penerapan small claim courtdalam menyelesaikan perkara perdata bagi pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian hukum empiris dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Subjek dalam penelitian ini adalah pelaku UMKMdi Kabupaten Buleleng, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng, dan Instansi Pengadilan Negeri Singaraja.Objek penelitian ini adalah penerapansmall claim courtdalam penyelesaian perkara perdata bagi UMKM di Kabupaten Buleleng. Teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa (1) penerapansmall claim courtdalam penyelesaian perkara perdata di Pengadilan Negeri Singaraja telah sesuai dengan PERMA No.2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana. Sengketa yang masuk dari tahun 2015 hingga Agustus 2018 hanya tiga perkara Gugatan Sederhana yang diajukan ke PN Singaraja; (2) efektivitas penerapan  small claim courtdalam menyelesaikan perkara perdata bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bulelengbelum maksimal baik dari substansi hukum maupun tingkat kesadaran hukum pelaku UMKM. Kata-kata Kunci: Penyelesaian Sengketa Perdata, Small Claim Court, UMKM, Kabupaten Buleleng
AFFIXATION SYSTEM IN BAYUNG GEDE DIALECT OF BALINESE: A DESCRIPTIVE STUDY ., I Nyoman Surya Manggala; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah prefiks dan sufiks di Dialek Bali Bayung Gede dan jenisnya dari Derivasi dan Infleksi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Qualitatif. Dua sampel informan dari Dialek Bayung Gede dipilih berdasarkan seperangkat kriteria. Data dikumpulkan menggunakan 3 tehnik, yakni: tehnik observasi, merekam, dan wawancara (mencatat dan mendengarkan). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada enam jenis prefiks dan enam jenis sufiks di Dialek Bayung Gede. Prefiks tersebut yakni prefiks {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa-}, {ja-}, dan {la-}. Sufiks tersebut yakni sufiks {-ang}, {-in}, {-e}, {-an}, {-ne}, dan {-a}. Jenis prefiks dan sufiks yang tergolong derivasi adalah prefiks {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa}, {ja-}, dan {la-} dan sufiks {-ang}, {in}, dan {-an}. Jenis prefiks dan sufiks yang tergolong infleksi adalah prefiks {ma-}, {N-}, {ka-}, dan {pa-} dan sufiks {-ang}, {in}, {-e}, {-an}, {-ne}, dan {-a}.Kata Kunci : prefiks dan sufiks derivasi, prefiks dan sufiks infleksi, dan Dialek Bayung Gede This study aimed at describing the number of prefixes and suffixes in Bayung Gede Dialect of Balinese and its types of derivational and inflectional. This study is a descriptive qualitative research. Two informant samples of Bayung Gede Dialect were chosen based on set criteria. The data were collected based on three techniques, namely: observation, recording technique, and interview (listening and noting) technique.The results of the study show that there were six prefixes and six suffixes existing in Bayung Gede Dialect. The prefixes were {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa-}, {ja-}, and {la-}. The suffixes were {-ang}, {-in}, {-e}, {-an}, {-ne}, and {-a}. The prefixes and suffixes that belong to derivation are: prefix {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa}, {ja-}, and {la-} and suffix {-ang}, {in}, and {-an}. The prefixes and suffixes that belong to inflection are: prefixes {ma-}, {N-}, {ka-}, dan {pa-} and suffix {-ang}, {in}, {-e}, {-an}, {-ne}, and {-a}.keyword : derivational prefixes and suffixes, inflectional prefixes and suffixes, and Bayung Gede Dialect of Balinese
THE ANALYSIS OF PARENTS’ INVOLVEMENT TOWARD STUDENTS’ ENGLISH LITERACY AT SMA LABORATORIUM UNDIKSHA ., Luh Gede Ayu Devitasari; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlibatan orang tua terhadap literasi Bahasa Inggris siswa, persepsi orang tua tentang perlibatan orang tua dan tantangan yang dihadapi oleh guru saat mengimplimentasikan program ini di SMA Laboratorium UNDIKSHA. Penelitian ini menggunakan desain embedded mixed method yang mencangkup data kualitatif dan kuantitatif. Kualitatif adalah data utama dan kuantitatif adalah data yang mendukung data pertama. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner. Sampel dari penelitian ini dipilih melalu teknik purposive sampling dan diperoleh 11 orang yang berkaitan langsung dengan program keterlibatan orang tua, yaitu kepala sekolah, enam komite dan empat guru Bahasa Inggris. Data kualitatif dianalisis menggunakan teori Mile’s and Huberman, sedangkan data kualitatif menggunakan penghitungan Microsoft Excel. Hasil yang didapat dari data kualitatif menunjukan ada tiga belas program yang berkaitan dengan perlibatan orang tua, yaitu seminar, pelatihan orang tua, rapat orang tua, surat, rapot, majalah sekolah, sukarelawan kelas, pekerjaan rumah, program penilaian tugas, penentuan komite sekolah, program sosial, studi lapangan dan undangan alumni. Beberapa kendala juga ditemukan saat melakukan program ini. Selanjutnya, berdasarkan hasil kuesioner, dapat disimpulkan bahwa program perlibatan oang tua memberikan manfaat dan mereka setuju dengan program tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini, dsarankan untuk mengimplementasikan program perlibatan orang tua di sekolah.Kata Kunci : perlibatan orang tua, literasi Bahasa Inggris siswa This study aimed at analysis the parents’ involvement implemented toward students’ English literacy, parents’ perception about parents’ involvement and the challenges faced by the teachers in conducting parents’ involvement at SMA Laboratorium UNDIKSHA. This study used embedded mixed method design which included qualitative and quantitative data. Qualitative was the main data of the study, while quantitative was supportive data. The instruments used in this study were interview guidelines and questionnaires. The samples were 11 participants that directly involved in parents’ involvement program which includes headmaster, six committees and four English teachers. Purposive sampling technique was used in choosing the samples. The qualitative data were analyzed by Mile’s and Huberman data analysis and Microsoft Excel calculation for quantitative data. The result of qualitative data shows that SMA Laboratorium implemented several programs related to the parents involvement, namely seminar, parents’ training, parents’ conference, letter, rapport, school’s magazine, classroom volunteer, homework, task scoring program, involving parents in deciding school’s committee, social program, field study and inviting alumni. Several challenges were found in conducting these programs. The result of the questionnaires show that parents’ involvement programs give useful benefit for parents. From the result of the study, it is recommended to implement parents’ involvement programs at senior high school.keyword : parents’ involvement, students’ English literacy
AN ANALYSIS OF CULTURE SHOCK EXPERIENCED BY DANISH TOURISTS IN RELATION TO SINGARAJA CULTURAL VISIT ., Kadek Toni Sumartawan; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis syok budaya yang dialami oleh orang Denmark di Singaraja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti menganalisis fungsi bahasa dari culture shock, bagaimana cara mengatasi budaya Bali, dan bagaimana caranya beradaptasi dengan budaya. Ada dua bentuk di culture shock, diantaranya adalah verbal komunikasi dan non-verbal komunikasi. Subjek di dalam penelitian ini adalah tiga orang Denmark yang tinggal di Singaraja. Data ini diambil melalui wawancara semi-struktur dan semi secara tidak terstruktur Data tersebut diperoleh melalui wawancara dan rekaman suara. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori dari Pederson (1995). Hasil dari penelitian ini terbukti bakwa ada dua puluh syok budaya di verbal komunikasi dan non-verbal komunikasi dari orang Denmark di Singaraja. Ada sepuluh syok budaya in verbal kommunikasi dan sepuluh syok budaya di non-verbal komunikasi. Fungsi bahasa yang ada di verbal komiunikasi adalah sapaan, pengenalan diri, menanyakan informasi, makanan orang Bali, rumah orang Bali, transportasi, hubungan antara manusia, waktu, kebersihan, dan pemerintahan. Fungsi bahasa yang digunakan di non-verbal komunikasi adalah melambaikan tangan, menyentuh kepala, memberi jempol, banyak senyum, interaksi mata, jarak, berjabat tangan, sapaan, berpelukan, dan perbedaan antara tangan kanan dan tangan kiri. Ada beberapa cara orang Denmark mengatasi syok budaya, diantaranya adalah dengan bertanya ke orang Bali, pemandu wisata, membaca buku, dan menyesuaikan dengan budaya Bali. Kata Kunci : Syok Budaya, Non-verbal komunikasi, Verbal Komunikasi. This study aimed at analyzing the culture shock phenomena experienced by Danish tourists in Singaraja. This research was a descriptive qualitative research. The researcher analyzed the language functions of culture shock, how to adjust the culture, and how to adapt the culture. There were two forms, namely verbal communication and non-verbal communication. The subjects of this research were three Danish tourists who live in Singaraja. The data were obtained through semi-structure and semi-unstructured interview. The interview guide and voice recorder were used to collect the data. The theory was used to analyze the data was from Pederson (1995). The results of this study show that there were twenty phenomena of culture shock in verbal and non-verbal communication experienced by the Danish tourists in Singaraja. Ten culture shock phenomena were in verbal communication, and ten culture shock phenomena in non-verbal communication. The language functions of the culture shock in verbal communication were related to greeting, introduction, asking information, Balinese food, Balinese house, transportation, human relation, time management, cleanness, and government. The language function of culture shock in non-verbal communication were related to waving hands, touching head, giving thumb, more smiling, eye contact, space, shaking hand, greeting, hugging, and the different between right hand and left hand. The Danish tourists adjust their culture shock, such as asking information to local people, tour guide, reading Bali culture, and organized based on rules in Bali. keyword : Culture Shock, Non-verbal Communication, Verbal Communication.
Co-Authors ., Ade Ari Gianika ., Ade Ari Gianika ., Anak Agung Inten Sakanti ., Anak Agung Inten Sakanti ., Citra Dewi ., Desak Made Mira Diahningsih ., Desak Made Mira Diahningsih ., DWI KESUMA SUSILA ., Gede Agus Lesmana Putra ., Gede Agus Lesmana Putra ., Gede Dharma Arya Wicaksana ., Gede Dharma Arya Wicaksana ., Gusti Ngurah Nyoman Ariana ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya ., I Dewa Made Adhi Wira Sanjaya ., I Gede Bages Rare Prabadesa ., I Gede Shasy Bagus ., I Gede Shasy Bagus ., I Gede Wira Wiguna ., I Gede Wira Wiguna ., I Gusti Bagus Widi Darmadi ., I Gusti Bagus Widi Darmadi ., I Gusti Ngurah Putu Angga Sri Pranatha ., I Gusti Ngurah Putu Angga Sri Pranatha ., I Kadek Tubuh Aryana ., I Kadek Tubuh Aryana ., I Ketut Satria Adiguna ., I Nym Dedy Rahland Krisna Hari ., I Nyoman Surya Manggala ., I Putu Agus Ariangga Iswara ., I Putu Agus Ariangga Iswara ., I Putu Bagus Arka Wiguna ., I Putu Fendy Cahya Kusuma Brian ., I Putu Fendy Cahya Kusuma Brian ., Ida Ayu Komang Krisna Dewi ., Ida Ketut Krisna Putra ., Ida Ketut Krisna Putra ., Iga Putu Ardaba Kory ., Iga Putu Ardaba Kory ., Kadek Praditya Dicky Wijaya ., Kadek Praditya Dicky Wijaya ., Kadek Toni Sumartawan ., Komang Evayanti ., Komang Evayanti ., Luh Gede Ayu Devitasari ., Luh Putu Utami Krisna Yanti ., Made Arna Jyoti Sistadi ., Made Arna Jyoti Sistadi ., MADE DYAN WIDHIADNYANI KUNDE ., Made Sukradana w ., Made Sukradana w ., Ni Made Ayu Ratna Sulistya Dewi ., Ni Made Dian Damayanti ., Ni Made Dian Damayanti ., Ni Nengah Intan Sariningsih ., Ni Nengah Intan Sariningsih ., Ni Putu Mirna Sari ., Ni Putu Mirna Sari ., Nyoman Erlina ., Nyoman Erlina ., Putu Adelina Kartika Dewi ., Putu Adelina Kartika Dewi ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd. ., Putu Febby Laksmi Decker ., Putu Sri Ayu Padmi ., Putu Yogi Agustia p Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Komang Tantra Dewi, Ketut Puspa Dewi, Ketut Sintya Drs. Asril Marjohan,MA . Drs.Gede Batan,MA . Gede Mahendrayana Gusti Agung Ayu Inten Ariprami . Hemas, Made Diana Ayu Hendi Pratama I Gede Bagus Oka Wisnaya ., I Gede Bagus Oka Wisnaya I Gede Budasi I Gusti Ayu Ade Purnama Sari . I Gusti Gede Agung Andhika p ., I Gusti Gede Agung Andhika p I Ketut Trika Adi Ana I Komang Suantara ., I Komang Suantara I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Suarnajaya I.G.A Lokita Purnamika I.G.A. Lokita Purnamika Utami Ida Bagus Komang Priotama . Ida Bagus Made Widyatmika ., Ida Bagus Made Widyatmika Ida Kadek Satria Wardana ., Ida Kadek Satria Wardana Issy Yuliasri Kadek Kartika Suherma Yanthi ., Kadek Kartika Suherma Yanthi Kadek Ria Anestia Dewi ., Kadek Ria Anestia Dewi Kadek Samiyanti Kadek Sintya Dewi Kadek Sonia Piscayanti Kadek Widiani . Ketut Ary Sri Prawrethy ., Ketut Ary Sri Prawrethy Luh Diah Surya Adnyani Luh Maytri Lindayani LUH MERTASARI . Luh Putu Artini M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.L.S Drs.Sudirman . M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd. Made Hery Santosa Mahanjendra, Pande Gede Baba Mahendrayana , Made Mariati, Ni Komang Sri Ni Komang Sri Mariati Ni Luh Aristyawati Ni Luh Putu Viranicka Septyani Ni Made Christina Wijaya . Ni Made Dwi Purnama Sari . Ni Made Ratminingsih Ni Made Wulan Sintiyari ., Ni Made Wulan Sintiyari Ni Nengah Muriani ., Ni Nengah Muriani Ni Nyoman Sugihartini Ni Putu Mandalika Putri Hartini . Ni Putu Novita S Dewi ., Ni Putu Novita S Dewi Ni Putu Rai Yuliartini Ni Wayan Pitriani Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati ., Ni Wayan Sri Ayu Rusiniawati Pande Made Dharma Sanjaya Paramitha, Ida Ayu Putu Cintya Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Putu Adi Krisna Juniarta Putu Fika Andriani . Putu Kerti Nitiasih Putu Wiwin Ekatrini Mahadewi . Putu Yuni Damayanti S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. . Santhi, I Gusti Ayu Ira Krishna Surya, Cok Istri Rahma Pratami Warmadewi, Putu Sri zulfa Sakhiyya