p-Index From 2021 - 2026
5.225
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Law_Jurnal

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEBEBASAN BERAGAMA BAGI MASYARAKAT MINORITAS (Studi Komparatif: Hukum Nasional Dan Hukum Thailand) Sitompul, Reza Kurnia Prathama; Riza, Faisal
Law Jurnal Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/lj.v5i1.5802

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap kebebasan beragama bagi masyarakat minoritas di Indonesia dan Thailand Selatan masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Meskipun kedua negara memiliki landasan hukum yang menjamin kebebasan beragama, implementasinya sering kali tidak efektif, terutama bagi kelompok minoritas yang menghadapi diskriminasi sistematis dan hambatan struktural.Di Indonesia, meskipun UUD 1945 dan berbagai peraturan lainnya menjamin kebebasan beragama, regulasi sering digunakan untuk membatasi hak-hak minoritas. Hambatan ini diperburuk oleh lemahnya penegakan hukum, tekanan sosial dari kelompok mayoritas, serta kurangnya pendidikan multikultural yang menanamkan nilai toleransi. Hal ini mengakibatkan diskriminasi terhadap kelompok minoritas seperti Ahmadiyah, Syiah, dan Kristen.Di Thailand Selatan, masyarakat Melayu-Muslim menghadapi tantangan yang berbeda, yaitu diskriminasi struktural, kebijakan represif yang bersifat militeristik, dan minimnya representasi politik. Kebijakan pemerintah pusat yang lebih berfokus pada stabilitas keamanan dibandingkan perlindungan hak asasi manusia telah memperburuk situasi kebebasan beragama di wilayah tersebut.Efektivitas perlindungan hukum di kedua negara sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah untuk menciptakan regulasi yang inklusif, memperkuat penegakan hukum yang netral, dan mengatasi tekanan dari kelompok mayoritas atau kelompok dominan. Selain itu, upaya untuk meningkatkan pendidikan multikultural dan memperkuat representasi politik masyarakat minoritas merupakan langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.
Co-Authors Achiria, Achiria Afrida, Mauliani Ahmed Fernanda Desky Alfikri, Muhammad Amami, Ihsanil Andang Fazri Andi Prayogi, Muhammad Andie Murtono, Andie Aprilia, Eka Armaini, Sri Armando Harahap, Hengki Sugeng Arrasyd, Muhammad Wahyudi Asliani, Asliani Azis Nur Bambang Br Tarigan, Delvia Fikri Chairul Imam, Chairul Daulay, Putri Ana Deni Pa, Indira Fatra Dewi, Oki Anita Candra Dharma A.K, Dwi Dita Pratiwi Erlindawaty, Erlindawaty Erwin Asmadi Febriani, Feby Fitri Yolanda S, Shella Fitria, Echa Ginto, Louis A. Handayani, Risky Harahap, Mulia Wilandra Harahap, Suheri Harisman Harisman, Harisman Heru Santoso Husna Fadhilah, Rafiqatul Ichsan Fadillah, Farhan Inggraini, Chindy Irawan, R. Agung Junaidi Junaidi Kamal, Aulia Khairani Sinaga, Asri KIKI WULANDARI Kismartini Kismartini Kurniawan, Muhammad Eka Lubis, Alwi Safriansyah Mahendra, Bayu Ihza Maulidha Putri, Rahmi Monang, Sori Muary, Rholand Muhammad Faishal Muhammad Fitra Zambak Muhammad Irfan Nasution Muhammad Z. Arifin Muslih Fathurrahman Nabila, Nazwa Narulidea, Winda Nasution, Hotmaidah Nasution, Khairil Azmi Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nurhayati Nurhayati Nuzula, Muhammad Hilmi Pasaribu, Juwinda Rahmi, Atikah Ramadhani, Ahmad Ilham Ramlan, H. Ridho Nasution, Muhammad Risqi Aji, Ahmad Tubagus Tsani Ritonga, Muhammad Husni Sakti Ritonga Sari, Anisa Nanda Sigit Hardiyanto Sipahutar, Nurhesti Sitompul, Reza Kurnia Prathama SULASTRI Syahbana, Tengku Erwin Tanjung, Rizki Ananda Tauladhani, Saeful A. Titin Sumanti, Solihah Tumewu, Gregorio A. Wasum Zainuddin, Zainuddin