This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara WARTA Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial REFLEKSI EDUKATIKA Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Perspektif Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Education Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Jurnal Sastra dan Budaya Dinamika Educatif: Journal of Education Research Buletin KKN Pendidikan Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Al Hikmah: Journal of Education Journal Evaluation in Education (JEE) Education and Counseling Journal Penamas: Journal of Community Service Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium JS (Jurnal Sekolah) Educatif: Journal of Education Research JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Kelas di Sekolah Dasar Miftakhul Jannah Oktavia Ningsih; Muhroji Muhroji
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi kendala-kendala dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas yakni dengan menerapkan program POAC yaitu planning, organizing, actuating dan controlling; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah yaitu kurangnya komunikasi dengan guru kelas, kemampuan guru kelas yang masih rendah serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi juga masih minim; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah yaitu adanya komunikasi secara langsung dengan guru kelas, membimbing dan mengarahkan guru kelas dalam berbagai hal, menekankan kepada guru kelas dan seluruh warga sekolah untuk mematuhi norma dan aturan, serta selalu memantau guru kelas saat mengajar.
Budaya Sekolah dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Dimas Daru Bagas Nugroho; Muhroji Muhroji
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya sekolah dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang budaya sekolah dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di SD Negeri 2 Pluneng. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas, dan beberapa peserta didik di SD Negeri 2 Pluneng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah sangat mempengaruhi dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan. Budaya sekolah yang diterapkan di SD Negeri 2 Pluneng dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada peserta didik yakni adanya jum’at bersih dan operasi semut. Akan tetapi kegiatan tersebut belum berjalan dengan baik karena kurangnya antusias dan kepedulian peserta didik terkait peduli lingkungan yang bersih. Dengan demikian pembentukan karakter peduli lingkungan dapat berjalan dengan baik. Sehingga ada beberapa solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan tersebut yakni mengikuti berbagai kegiatan guna menambah skill guru, kerjasama dengan Pemerintah dan melakukan pendekatan dengan peserta didik.
Layanan Bimbingan dan Konseling Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Salma Salsabila Milenda; Muhroji Muhroji
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang; 2) Kendala yang dialami guru dalam manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang; 3) Solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala-kendala dalam manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru yakni dengan cara menyebar angket yang nantinya diisi oleh peserta didik. Manajemen program layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang dimulai dengan menganalisis permasalahan yang ada dalam diri peserta didik. Selain itu dilakukan juga analisis lingkungan dan kondisi sekolah untuk melihat pemahaman tentang kebijakan sekolah, fasilitas yang tersedia di sekolah ; 2) Kendala yang dialami guru yaitu kurangnya sarana dan prasarana yang ada di sekolah, kemampuan guru dalam memberikan layanan bimbingan konseling masih rendah, dan kerjasama antar pihak kepala sekolah dengan guru belum berjalan sepenuhnya; 3) Solusi yang didapat guru yaitu membuat ruang BK terasa nyaman, meningkatkan kemampuan guru sebagai konselor dan melakukan sosialisasi dengan pihak-pihak yang berkompeten.
Peran Guru dalam Mengembangkan Literasi Informasi bagi Siswa Sekolah Dasar Astari, Febriani Vian; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2833

Abstract

Rendahnya literasi informasi siswa membutuhkan peran guru untuk meningkatkan literasi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah endeskripsikan peran guru dalam mengembangkan literasi informasi siswa sekolah dasar di SD N 1 Pelem.Metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan untuk memperoleh data adalah data primer dan data sekunder. Guru sebagai organisator, mediator, fasilitator, guru, pembimbing, motivasi dan evaluasi adalah peran guru di SDN 1 Pelem dalam upaya peningkatan literasi informasi. Dalam upaya meningkatkan literasi informasi siswa di SDN 1 Pelem terdapat faktor pendukung dan penghambat yaitu kerjasama dengan orang tua/wali siswa harus lebih ditingkatkan. Guru perlu memberikan lebih banyak bimbingan-bimbingan, dan motivasi kepada siswa tentang pentingnya belajar membaca
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Kelas di Sekolah Dasar Ningsih, Miftakhul Jannah Oktavia; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi kendala-kendala dalam meningkatkan kinerja guru kelas di SD Negeri 1 Sobokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru kelas yakni dengan menerapkan program POAC yaitu planning, organizing, actuating dan controlling; 2) Kendala yang dialami kepala sekolah yaitu kurangnya komunikasi dengan guru kelas, kemampuan guru kelas yang masih rendah serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi juga masih minim; 3) Solusi yang dilakukan kepala sekolah yaitu adanya komunikasi secara langsung dengan guru kelas, membimbing dan mengarahkan guru kelas dalam berbagai hal, menekankan kepada guru kelas dan seluruh warga sekolah untuk mematuhi norma dan aturan, serta selalu memantau guru kelas saat mengajar.
Penggunaan Alat Peraga Kotak Sifat Cahaya (Kosifacay) dalam Penguasaan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Prasetya, Surya Raja; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alat peraga kotak sifat cahaya dalam penguasaan pembelajaran IPA kelas IV di SD Negeri 3 Boyolali. Penulis membuat judul ini karena banyak peserta didik yang masih merasa kesulitan memahami materi tentang sifat-sifat cahaya karena guru kurang kreatif dalam proses pembelajaran. Kurangnya kreativitas guru menjadi salah satu faktor rendahnya motivasi peserta didik dalam mengikuti pelajaran, sehingga hasil belajar kurang memuaskan. Banyak peserta didik yang mengeluh kepada orang tua ataupun gurunya tentang kurangnya pemahaman terhadap materi yang diajarkan guru sehingga membuat peserta didik malas untuk belajar. Dengan adanya permasalahan tersebut, guru membuat alat peraga yakni kotak sifat cahaya (kosifacay) agar memudahkan peserta didik dalam memahami materi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kotak sifat cahaya (kosifacay) sangat membantu guru dalam menyampaikan materi. Dikarenakan peserta didik akan lebih antusias untuk memperhatikan materi yang akan ditampilkan guru melalui sebuah percobaan. Sehingga guru dapat memberikan materi dengan jelas dan dapat memberikan kesan pengalaman melalui hasil percobaan yang dilakukan. Dengan demikian, peserta didik akan lebih mudah memahami materi jika guru memberikan penjelasan secara nyata melalui media alat peraga.
Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Ramadhani, Diana Ayu; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2960

Abstract

Guru sebagai pendidik merupakan penentu keberhasilan dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, mendeskripsikan kendala yang dialami guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan mendeskripsikan solusi yang dilakukan guru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penulis mengangkat judul ini karena banyak peserta didik di SD Negeri 3 Boyolali yang masih mempunyai motivasi belajar rendah. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya konsentrasi peserta didik untuk mendengarkan guru saat kegiatan belajar mengajar, kurangnya minat peserta didik untuk mengerjakan tugas yang diberikan guru, dan antusias peserta didik dalam belajar rendah. Oleh karena itu motivasi peserta didik di SD Negeri 3 Boyolali perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yaitu dengan memilih metode pembelajaran yang tepat, memanfaatkan kemajuan teknologi dan memahami karakteristik peserta didik, 2) Kendala yang dialami guru yaitu terbatasnya sarana dan prasarana sekolah, peserta didik terkekang oleh keinginan orang tua dan pola pikir peserta didik belum terbuka, 3) Sedangkan solusi yang didapat guru yaitu dengan meningkatkan kualitas guru, memaksimalkan fasilitas belajar, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan melakukan evaluasi pembelajaran.
Layanan Bimbingan dan Konseling Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Milenda, Salma Salsabila; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang; 2) Kendala yang dialami guru dalam manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang; 3) Solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala-kendala dalam manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Manajemen layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru yakni dengan cara menyebar angket yang nantinya diisi oleh peserta didik. Manajemen program layanan bimbingan dan konseling di MI Muhammadiyah Unggulan Suruhkalang dimulai dengan menganalisis permasalahan yang ada dalam diri peserta didik. Selain itu dilakukan juga analisis lingkungan dan kondisi sekolah untuk melihat pemahaman tentang kebijakan sekolah, fasilitas yang tersedia di sekolah ; 2) Kendala yang dialami guru yaitu kurangnya sarana dan prasarana yang ada di sekolah, kemampuan guru dalam memberikan layanan bimbingan konseling masih rendah, dan kerjasama antar pihak kepala sekolah dengan guru belum berjalan sepenuhnya; 3) Solusi yang didapat guru yaitu membuat ruang BK terasa nyaman, meningkatkan kemampuan guru sebagai konselor dan melakukan sosialisasi dengan pihak-pihak yang berkompeten.
Kesiapan Mahasiswa PGSD Sebagai Calon Guru Konselor Nengseh, Putri Rahayu; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesiapan mahasiswa program studi Pendidikan guru sekolah dasar dalam menyiapkan dirinya menjadi seorang guru konselor yang professional baik dari segi teori (pemahaman) dan dari segi praktik (keterampilan). Jenis penilitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian mahasiswa pgsd yang sudah mengikuti mata kuliah layanan konseling SD pada semester ganjil pada tahun 2021. Instrumen yang digunakan berupa wawancara kepada mahasiswa, link vidio praktek dalam layanan konseling SD, dan hasil dokumentasi berupa foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan mahasiswa dari segi teori cukup baik, hal ini terlihat dari jawaban mahasiswa saat melakukan wawancara yang sesuai dengan pencapaian  pengetahuan berupa penguasaan konsep dan teknik, menguasai karakteristik peserta didik dan memahami faktor penyebab masalah, serta menguasai teknik konseling dalam membantu masalah peserta didik. Sedangkan dari segi praktek (keterampilan) mendapatkan persentase 66,7% yang dikategorikan cukup baik, sesuai dengan capaian pembelajaran yang menganalisis teknik konseling untuk membantu mengatasi masalah pribadi peserta didik di Sekolah Dasar.
Budaya Sekolah dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Nugroho, Dimas Daru Bagas; Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya sekolah dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang budaya sekolah dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di SD Negeri 2 Pluneng. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas, dan beberapa peserta didik di SD Negeri 2 Pluneng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah sangat mempengaruhi dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan. Budaya sekolah yang diterapkan di SD Negeri 2 Pluneng dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada peserta didik yakni adanya jum’at bersih dan operasi semut. Akan tetapi kegiatan tersebut belum berjalan dengan baik karena kurangnya antusias dan kepedulian peserta didik terkait peduli lingkungan yang bersih. Dengan demikian pembentukan karakter peduli lingkungan dapat berjalan dengan baik. Sehingga ada beberapa solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan tersebut yakni mengikuti berbagai kegiatan guna menambah skill guru, kerjasama dengan Pemerintah dan melakukan pendekatan dengan peserta didik.
Co-Authors Affandi, Muhammad Rasyid Aflahah, Noor Aida Ajib Rosyadi Amelia Wahyu Sejati Ana Zumratus Saadah Anam Sutopo Anggia Suci Pratiwi Annisa Fitri, Annisa Antartika, Shella Shinta Arangga, Albi Arffianto, Arief Arief Cahyo Utomo Arifin, Achmad Januar Asnina Putri Kusumajati Astari, Febriani Vian Azzahra, Kailifa Zakia Bad’ul Muamalah Budi Murtiyasa Budianto, Suhartawan Candradewi, Frida Fembriani Catur Budi Setyanto Catur Budi Setyanto, Catur Budi Chandra Anugrah Putra Diana Ayu Ramadhani Dimas Daru Bagas Nugroho Dini Rahmawati Dwi Cahaya Wiguna Dyah Rahmawati Eko, Muhammad Afandi ELLY RAHMAWATI Endah Dwi Astuti Endah Nadia Puspita Erna Erlia Farida Isroani Farida Kurniawati Utami Farida Kurniawati Utami Febriani Vian Astari Fetcha Shofani Firdaus Fitri Puji Rahmawati Frendy Sulistyo Galuh Anggita Damayanti Hajar Hanifah, Habila Hanifa Rizka Salamah Harun Joko Prayitno Hasri Rahmawati Hengki Hermawan Hidayah, Febrianti Nurul Husna Yusrina Izzudin, Nasrulloh Rafif Joko Santosa Joko Santosa, Joko Khoirunisa, Salsabila Laili Etika Rahmawati Lestari Lestari Lestari Lestari Lina Wahyu Fatmasari Miftakhul Jannah Oktavia Ningsih Milenda, Salma Salsabila Misyanto Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Aa Rizki Muhammad Afandi Eko Muhammad Rafli Raesafi’i Muhammad Sandy Al Fath Muhammad Syahriandi Adhantoro Muhammad Taufik Hidayat Mustaqimah, Rivanatul Myshell Nuraini Nashrulloh Rafif Izzuddin Nasrulloh Rafif Izzudin Nengseh, Putri Rahayu Niken Kumala Dewi Ningsih, Miftakhul Jannah Oktavia Nizar Khoerul Fatta Novita Nur Afifah Nugroho, Dimas Daru Bagas Nursinta Dewi, Nita Prasetya, Surya Raja Prastiwi, Zanuar Purnaningsih, Lindasari Puspita, Endah Nadia Putri Rahayu Nengseh Rachmawati, Nur Hesti Rahmawati, Faradiyah Nurul Ramadhani, Diana Ayu Rani Hapsari Ratnasari Diah Utami Ratri, Dyan Permata Rimba Kusumawardani Rina Untari Rina Untari, Rina Riyani Wulandari Rizka Rahma Pradana Rizka Rahma Pradana, Rizka Rahma Rohman, Muhammad Abdur Rosyadi, Ajib Saadah, Rina Ulwiyatus Salma Attakhidijah Salma Salsabila Milenda Sejati, Amelia Wahyu Septiyana Solekhah, Annisa Siska Amalia Siti Zubaidah Sulistiyo, Gangsar Imam Surya Raja Prasetya Sutama Sutopo, Anom Sutopo, Anom Teguh Hidayat Tjipto Subadi Utami, Farida Kurniawati Wahyu Ratnawati Wahyu ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wahyu Ratnawati Wibowo, Dimas Satrio Wiguna, Dwi Cahaya Wulandari, Desi Tri Wulandari, Nurmalita Kurnia Yafi, Muhammad Sohib Yoga Ageng Kusuma Yusdhiyanto Nugroho Saputro Yusrin, Yusrin Yusrina, Husna