Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EFEKTIFITAS BABY SPA TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-12 BULAN Nini Suriani; Berliana Irianti; Riza Febrianti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4064

Abstract

Infancy is a golden period for a child's growth and development. During this period, organ maturation occurs in all systems. One of the factors that influences a baby's growth and development is the quality of the baby's sleep. With good quality sleep, the baby's growth and development will be good. One way to make your baby sleep soundly is to do a light massage. Baby SPA is a series of to improve the quality of the baby's sleep. Baby Spa consists of three stages, Baby Massage (massage), Baby Gym (gymnastics), and Baby Swim (swimming). This study aims to determine the effectiveness of Baby SPA on the sleep quality of babies. Research method is pre-experimental with a pretest and posttest research design. Namely looking at the effectiveness of the baby's sleep before and after doing Baby SPA. The sample in the study was 21 babies aged 3-12. The sampling technique uses purposive sampling. The instrument uses a questionnaire. Data processing using SPSS shows that the sleep quality of babies before Baby SPA was carried out by the majority of respondents was poor, with a percentage of 17 respondents (81.0%). and the quality of the baby's sleep after carrying out Baby SPA, the majority of respondents were good, with a percentage of 16 respondents (76.2%). From the results of the Wilcoxon Rank Test statistical test, the p-value = 0.000 < 0.05. So Ha was accepted. It is recommended that midwifery practitioners to improve massage skill for baby.
Antifertility Effects of Ethanol-Extracted Turmeric on Male Rats: ELISA-Based Evaluation Angrainy, Rizka; Elengoe, Asita; Ayakannu, Rathimalar; Irianti, Berliana; Israyati, Nur; Candra, Leon; Widodo, Muhammad Dedi
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 13. No. 4 October2025
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v13i4.2857

Abstract

AbstractObjective: To determine the effect of administering 96% ethanol extract of turmeric (Curcuma longa Linn, syn. Curcuma domestica Val.) on the antifertility effect on male rats. Methods: 18 Male and 18 Female Sprague-Dawley Rats were grouped into 6 Groups, namely the Control Group, Positive Control Group (Birth Control Pills), Treatment Group 1 with a dose of 25 mg/KgBW, Treatment Group 2 with a dose of 50 mg/KgBW, Treatment Group 3 with a dose of 25 mg/KgBW, Treatment Group Mating of Male and Female Rats given turmeric with a dose of 50 mg/KgBW, Treatment Group Mating of Male and Female Rats given turmeric is Male with a dose of 50 mg/KgBW. Turmeric extract was given orally every day for 30 days. Results: The data obtained were statistically analyzed using a one-way ANOVA test. Testosterone levels increased compared to the control group, indicating no significant difference, with a P value of 0.317 (p>0.05), and in vivo male sperm motility at doses of 25 mg/kgBW, 50 mg/kgBW, and 100 mg/kgBW was significantly different from the control group (p 0.00 < 0.05).Conclusion: Giving 96% turmeric ethanol extract (Curcuma longa Linn, syn. Curcuma domestica Val.) did not affect testosterone levels in male rats in vivo at doses of 25 mg/kgBW, 50 mg/kgBW, and 100 mg/kgBW, with a significance value of p 0.317 > 0.05, indicating no significant difference. Meanwhile, sperm motility testing showed a significant difference with a result of p = 0.00 < 0.05. For further research, it is hoped that further observations will be made regarding the potential of turmeric ethanol extract by conducting histological tests, and a mating test will be carried out as evidence of whether or not the treated rats are fertile. Keywords: antifertility, concentration testosterone, effectiveness, Sprague-Dawley Rats, turmeric extract.
PENGARUH TEKNIK MARMET TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK JAMBU MAWAR KOTA PEKANBARU Wati, Surya Irna; Riza, Febrianti; Karlinah, Nelly; Irianti, Berliana; Megasari, Kiki
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4090

Abstract

Periode post partum merupakan tahap kritis bagi ibu dalam memastikan kelancaran produksi dan pengeluaran ASI yang optimal, namun cakupan ASI eksklusif di Kota Pekanbaru masih jauh di bawah target nasional . Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teknik marmet terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum di Klinik Jambu Mawar Kota Pekanbaru tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test post- test. Responden berjumlah 22 ibu post partum yang menjalani intervensi teknik marmet selama tiga hari, dua kali sehari selama 10–15 menit. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara statistik.Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan kelancaran ASI setelah intervensi teknik marmet dibandingkan sebelum dilakukan intervensi. Sebagian besar ibu post partum yang sebelumnya mengalami hambatan pada pengeluaran ASI melaporkan perbaikan setelah rutin menerapkan teknik marmet.Studi ini menyimpulkan bahwa teknik marmet efektif meningkatkan kelancaran ASI pada ibu post partum. Disarankan agar tenaga kesehatan secara aktif memperkenalkan dan mendukung kebijakan teknik marmet di fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif serta meningkatkan pengetahuan ibu post partum tentang perawatan payudara dan teknik laktasi yang benar
PENGARUH MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA SAAT UJIAN PRAKTIK ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DI UNIVERSITAS HANG TUAH PEKANBARU Maharani, Annisa; Afni, Rita; Maita, Liva; Saputri, Eka Maya; Irianti, Berliana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4103

Abstract

Kemampuan praktik merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh mahasiswa kebidanan, khususnya dalam mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan. Berdasarkan evaluasi nilai mahasiswa angkatan 2020–2022 di Universitas Hang Tuah Pekanbaru, diketahui bahwa nilai ujian praktik masih rendah, yang disebabkan karena metode pembelajaran yang masih konvensional dan cenderung membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video pembelajaran terhadap hasil belajar mahasiswa pada saat ujian praktik Asuhan Kebidanan Kehamilan. Penelitian menggunakan desain Quasi Experimen dengan pendekatan post-test only, non-equivalent control group design. Sampel adalah seluruh mahasiswa semester IV sebanyak 76 orang yang dibagi secara seimbang dengan perbandingan 1:1 pada setiap kelompok. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui lembar observasi OSCE dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,828 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media video pembelajaran terhadap hasil belajar mahasiswa. Namun nilai median pada kelompok eksperimen cenderung lebih tinggi (86,45) dibanding kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media video pembelajaran tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik terhadap hasil belajar mahasiswa dalam ujian praktik Asuhan Kebidanan Kehamilan, namun dapat memberikan nilai tambah sebagai alat bantu belajar alternatif
PERSEPSI IBU HAMIL TERHADAP KONSUMSI DADIH SEBAGAI PANGAN PROBIOTIK TRADISIONAL: STUDI KUALITATIF Israyati, Nur; Sandy Setiawati; Irianti, Berliana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.4117

Abstract

Dadih merupakan susu kerbau fermentasi tradisional khas Minangkabau yang kaya bakteri asam laktat (BAL) dan berpotensi sebagai pangan probiotik lokal. Tinjauan terbaru menunjukkan bahwa dadih didominasi oleh BAL dan khamir, dengan berbagai sifat fungsional: antimikroba, hipokolesterolemik, antimutagenik, antioksidan, imunomodulator, serta penghasil γ-aminobutyric acid (GABA) dan folat. Probiotik pada kehamilan semakin banyak diteliti, dinilai relatif aman bila menggunakan strain terstandar, dan berpotensi bermanfaat bagi luaran metabolik dan imun ibu dan bayi. Namun, belum banyak kajian yang mengeksplorasi persepsi ibu hamil terhadap konsumsi dadih sebagai pangan probiotik tradisional, terutama terkait manfaat, risiko, dan keamanan. Mengeksplorasi pandangan bidan dan produsen dadih terhadap konsumsi dadih selama kehamilan. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif. Partisipan meliputi ibu hamil, bidan, dan produsen dadih di salah satu kabupaten di Sumatera Barat dengan tradisi konsumsi dadih yang kuat. Pemilihan partisipan dilakukan secara purposif dan snowball hingga tercapai saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, diskusi kelompok terarah (FGD), dan observasi proses produksi dadih. Analisis dilakukan dengan analisis tematik menurut Braun dan Clarke. Hasil penelitian ditemukan bahwa dadih sebagai warisan budaya dan identitas lokal, persepsi manfaat dadih bagi kehamilan banyak didasarkan pada pengalaman turun-temurun, ambivalensi antara keyakinan manfaat dan kekhawatiran keamanan, terkait susu mentah dan higiene produksi dan harapan terhadap dadih “aman untuk ibu hamil” yang terstandar, higienis, dan didukung rekomendasi tenaga kesehatan. Untuk itu Diperlukan standardisasi produksi dadih dan edukasi berbasis bukti oleh tenaga kesehatan, serta penelitian lanjutan untuk mengembangkan produk dadih probiotik yang aman dan teruji bagi ibu hamil.
NARRATIVE REVIEW: POTENSI PEMBERIAN DADIH PADA IBU HAMIL Nurhapipa; Sandy Setiawati; Nur Israyati; Berliana Irianti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4130

Abstract

Kehamilan merupakan fase kritis yang memerlukan dukungan nutrisi optimal, sementara perubahan mikrobiota dan adaptasi imun maternal dapat memengaruhi kesehatan ibu serta janin. Di Indonesia, pemanfaatan pangan fermentasi lokal sebagai sumber mikroba hidup masih terbatas dalam praktik kebidanan, meskipun berpotensi lebih terjangkau dan selaras dengan budaya konsumsi. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi pemberian dadih, pangan fermentasi tradisional berbahan susu kerbau pada ibu hamil sebagai sumber probiotik alami. Metode penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan dengan Narrative Literature Review (NLR). Penelusuran dilakukan pada artikel ilmiah dan sumber akademik terkini yang membahas dadih, bakteri asam laktat, pangan fermentasi, probiotik, serta kesehatan maternal. Literatur terpilih disintesis secara naratif untuk memetakan karakteristik mikrobiologis dadih, rasional mekanisme probiotik, relevansi terhadap fisiologi kehamilan, dan isu keamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dadih umumnya didominasi bakteri asam laktat dan dapat mengandung mikroba dengan sifat yang mendukung viabilitas saat melewati saluran cerna serta interaksi sementara dengan inang. Secara konseptual, mikroba dan metabolit pangan fermentasi berpotensi berkontribusi pada stabilitas mikrobiota dan modulasi respons imun, yang relevan pada kehamilan. Temuan juga mengindikasikan bahwa riset probiotik pada kehamilan masih banyak berfokus pada suplemen komersial, sehingga dadih menawarkan peluang translasi intervensi berbasis pangan tradisional dan lokal. Namun, variasi fermentasi spontan menuntut standardisasi proses, karakterisasi strain, dan pengujian mutu untuk menjamin keamanan. Kesimpulan menegaskan bahwa dadih berpotensi menjadi alternatif intervensi nutrisi berbasis pangan lokal untuk mendukung kesehatan ibu hamil. Penelitian lanjutan diperlukan melalui studi observasional dan uji klinis untuk menilai keamanan, menentukan dosis, mengevaluasi efektivitas, serta menyusun pedoman konsumsi berbasis bukti.
Integrasi Pengukuran Laktat Dengan Pemantauan Intrapartum Untuk Deteksi Dini Persalinan Lama: Narrative Review Berliana Irianti; Nur Israyati; Sandy Setiawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.4134

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas bahwa persalinan lama masih kerap terlambat terdeteksi karena penilaian kemajuan persalinan sangat bergantung pada indikator klinis yang definisinya beragam dan interpretasinya dapat berbeda antar fasilitas, sehingga berisiko memicu intervensi yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bahwa asam laktat efektif dalam menentukan persalinan lama sebagai bentuk deteksi dini, khususnya melalui pengukuran pada air ketuban dan darah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan Narrative Literature Review (NLR), yaitu menyusun tinjauan pustaka naratif untuk memberikan gambaran luas dan mendalam tentang topik berdasarkan penelitian yang tersedia, dengan pemilihan literatur yang bersifat fleksibel namun tetap relevan terhadap kata kunci persalinan lama, air ketuban, dan asam laktat. Data penelitian berupa temuan-temuan dari literatur yang menggambarkan variasi definisi persalinan lama, karakteristik air ketuban sebagai medium biologis dan klinis intrapartum, serta pola pelaporan laktat sebagai indikator metabolik yang dapat diukur dan dikaitkan dengan progres persalinan maupun luaran persalinan tertentu. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa asam laktat berpotensi efektif sebagai biomarker pendukung untuk menentukan persalinan lama secara lebih dini, terutama ketika diintegrasikan dengan pemantauan kemajuan persalinan, sehingga dapat memperkuat ketepatan pengambilan keputusan intrapartum secara lebih objektif dan kontekstual
Hubungan kadar nitrit oksida dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil Setiawati, Sandy; Oktaviana, Rina; Irianti, Berliana; Israyati, Nur
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bn998z87

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di Indonesia maupun dunia. Salah satu mekanisme patogenesis yang berperan adalah disfungsi endotel akibat penurunan kadar Nitric Oxide (NO), yang menyebabkan vasokonstriksi, hipertensi, dan gangguan perfusi plasenta.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan metode case control, melibatkan total 66 responden yang terdiri atas 33 ibu hamil dengan preeklampsia dan 33 ibu hamil dengan tekanan darah normal (normotensi).Hasil: Berdasarkan hasil analisis, kadar rata-rata nitric oxide pada responden tercatat sebesar 28,15 ± 7,43 µg/dL.Kesimpulan: Temuan penelitian ini memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar nitric oxide dan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Kadar nitric oxide memiliki keterkaitan dengan munculnya preeklampsia dan berpotensi dimanfaatkan sebagai biomarker prediktif dalam upaya deteksi dini terhadap ibu hamil yang berisiko mengalami kondisi tersebut.
Perbedaan nyeri persalinan pada ibu bersalin yang diberikan akupresur PC8  dan tidak diberikan akupresur PC8 Salsabilla, Salsabilla; Irianti, Berliana; Saputri, Eka Maya; Pitriani, Risa; Husanah, Een
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/x9qpc613

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan keluhan utama yang sering dialami oleh ibu bersalin pada kala I. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah akupresur pada titik PC8. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri persalinan antara ibu bersalin yang diberikan akupresur PC8 dan yang tidak diberikan akupresur.Metode: Metode penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group. Lokasi penelitian dilakukan di PMB Rosita dan Klinik Bidan Ernita Kota Pekanbaru pada bulan 25 April – 24 Mei 2025. Sampel terdiri 26 responden yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi dan kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi intensitas nyeri menggunakan skala FLACC kemudian dianalisis dengan uji Mann-Whitney.Hasil: Hasil rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi menurun dari 6,62 menjadi 4,08, sementara pada kelompok kontrol meningkat dari 6,23 menjadi 6,92. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol.Kesimpulan: akupresur pada titik PC8 efektif menurunkan nyeri persalinan pada kala I. Intervensi diterapkan sebagai metode non-farmakologis dalam pelayanan kebidanan untuk memberikan kenyamanan bagi ibu bersalin.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Lansia Dalam Mendeteksi Dini Penyakit Tidak Menular Di RW 05 Kel. Lembah Sari Rumbai Pesisir Irianti, Berliana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2761

Abstract

Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak ditularkan dari individu ke individu lain. perubahan pola makan, merokok, konsumsi alkohol dan kurangnya aktivitas merupakan faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pelatihan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya untuk mengendalikan dan mencegah potensi penyakit tidak menular, untuk memacu kemandirian kader kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian PTM; Metode: pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan ceramah dan diskusi. Diharapkan kegiatan deteksi dini dapat dilakukan secara rutin minimal 6 bulan sekali bagi yang tidak mempunyai riwayat penyakit tidak menular dan dapat dilakukan 3 bulan sekali bagi yang mempunyai riwayat PTM. Deteksi dini tidak hanya dilakukan pada usia produktif tetapi juga pada remaja, dimana saat ini banyak juga remaja yang mengalami PTM.