Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-I

Analysis of Religious Spirituality Messages in the Book Tasawuf Modern by Buya Hamka Zawawi, Muhammad Asror; Rahmawati, Endang; Sukarta, Sukarta; Zulkifli, Muhammad
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8, No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v8i2.30324

Abstract

Abstrak:  Pesan dakwah merupakan bagian terpenting dalam Kegiatan dakwah. Dalam prakteknya pesan dakwah akan mudah diterima apabila disampaikan dengan tepat sesuai dengan keadaan Mad’u. Pesan dakwah tak hanya di sampaikan dalam bentuk verbal/lisan, akan tetatpi banyak ulama’ menuangkannya dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Buku tasawuf Modern yang ditulis oleh Buya Hamka kemudian dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini Buku tasawuf Modern menjadi Objek penelitian dengan menggunakan metode elisitasi dokumen sebagai instrumen utama dalam mengumpulkan data. hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku tasawuf Modern yang ditulis oleh Buya Hamka mengandung pesan-pesan Dakwah, jika ditinjau dari aspek tasawuf pesan-pesan dakwah tersebut menekankan pada Akhlak dan Penyucian hati. Sehingga peneliti mengelompokkannya menjadi pokok-pokok pesan yang terdiri dari Pesan Kezuhudan, pesan Wara’ pesan Tawakkal, dan pesan Mahabbah.  Abstract:  Dakwah messages are the most important part of da’wah activities. In practice the da’wah message will be easily accepted if is delivered appropriately according to mad’u’s circumstances. Da’wah message are npt only conveyed in verbal/oral form, but many scholars exspress them in written form. This research aims to explore the book Modrn Sufism writen by Buya Hamka an then anlyze it using a qualitative approach. Ini this research Moden Sufism are the object of research using the dokument elicitation method as the main instrument in collecting data. The research results show that the Modern Sufism Book writen by Buya Hamka contains da’wah messages, if viewed from thr sufistic aspect. The da’wah messages emphasize moorals and purification of the heart. So the researchers grouped them into main messages consisting of the kzuhudan message, the wara’ message, the tawakkal message, and the mahabbah message.
Digital Da'wah Strategies In Guiding Parents To Become The First Madrasah For Children Rahmawati, Endang; Rohmah, Nurliya Ni'matul; Saudi, Yusron
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9, No 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v9i1.35283

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menganalisis strategi dakwah digital orang tua dalam peran mereka sebagai madrasah pertama bagi anak-anak di tengah tantangan disrupsi teknologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mensintesis temuan dari berbagai literatur untuk membangun sebuah kerangka kerja strategis yang unik dan orisinal. Hasilnya, penelitian ini mengidentifikasi Kerangka Strategis 5-M sebagai model yang efektif: (1) Memahami, yaitu memandang anak sebagai anugerah yang harus dijaga fitrah-nya; (2) Meneladani, yaitu membangun otoritas moral digital melalui praktik yang bertanggung jawab; (3) Mengarahkan, yaitu berperan sebagai digital navigator yang memandu anak; (4) Menghadirkan, yaitu menciptakan benteng spiritual dan emosional; dan (5) Mengembangkan, yaitu menjadi pembelajar berkelanjutan di era digital. Kerangka 5-M ini tidak hanya menjawab tantangan pendidikan anak di era digital tetapi juga menawarkan panduan praktis dan holistik bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai agama secara efektif. Abstract: This study analyzes the digital da'wah strategies of parents to effectively serve as the "first madrasah" for their children amid the challenges of technological disruption. Using a qualitative approach with a library research method, the study synthesizes findings from various literature to build a unique and original strategic framework. The results identify the 5-M Strategic Framework as an effective model: (1) Understanding (Memahami), viewing children as a divine gift whose fitrah must be protected; (2) Modeling (Meneladani), building digital moral authority through responsible practice; (3) Guiding (Mengarahkan), acting as a digital navigator to lead children; (4) Presence (Menghadirkan), creating a spiritual and emotional fortress; and (5) Evolving (Mengembangkan), becoming a continuous learner in the digital era. This 5-M framework not only addresses the challenges of child education in the digital age but also offers a practical and holistic guide for parents to effectively instill religious values.