Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang pada Depo Air Minum Di Sekitar Kampus UNISMA Malang Fatihatul Melinda; Saimul Laili; Ahmad Syauqi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 1 (2017): Lingkungan dalam dan luar tubuh makhluk hidup
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.624 KB)

Abstract

The research aims is to examine the quality of refill drinking water around UNISMA campus, it is reviewed about the test of physical, chemical and microbiological quality, and to know whether the quality of drinking water is in compliance with quality standard of drinking water No.492/MENKES/PER/1V/2010. Using method of qualitative descriptive is the parameter of smell and taste. Quantitative descriptive parameters are temperature and turbidity, TDS, conductivity, pH, DO and coliform. Test and analysis of quantitative is done in laboratory toward the water sampling of refilled drinking water that is taken from three depots with purposive sampling. Sample is replicated three times from respective depot. Refill drinking water in around the UNISMA campus of Malang, the test of odor, taste, physical, chemical and microbiological quality; temperature, turbidity, TDS, Conductivity, pH, DO, and coliform, is qualify to be consumed by the people, because the value of each parameter has fulfilled the quality standard from the Minister of Health of the Republic of Indonesia No.492/MENKE/PER/IV/2010. Keyword: quality; refill drinking water; physical, chemical and microbiological parameter ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa kualitas air minum isi ulang di sekitar kampus UNISMA ditinjau tentang uji kualitas fisik, kimia dan mikrobiologi serta mengetahui apakah kualitas air minum isi ulang sudah sesuai standar baku mutu kualitas air minum No.492/MENKES/PER/1V/2010. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif untuk parameter : Bau dan Rasa, sedangkan deskripstif kuantitatif untuk parameter: Suhu, Kekeruhan, TDS, Konduktivitas, pH, DO dan Coliform. Uji dan analisis kuantitatif dilaksanakan di laboratorium terhadap sampel air minum isi ulang yang di ambil dari tiga depo air minum secara purposive (sengaja). Sampel diulang 3 kali dari masing-masing depo. Air minum isi ulang di sekitar kampus UNISMA Malang ditinjau dari parameter bau, rasa, kualitas fisik, kimia dan mikrobiologi; suhu, kekeruhan, TDS, konduktivitas, pH, DO, dan koliform, memenuhi syarat untuk dikonsumsi oleh masyarakat, karena nilai masing-masing parameter tersebut sudah memenuhi standar baku mutu dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010. Kata kunci: kualitas; air minum isi ulang; parameter fisik, kimia dan mikrobiologi
Uji Kualitas Air Sungai Bengawanjero Di Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan Robiatul adawiyah; Saimul Laili; Ahmad Syauqi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 3 (2018): Lingkungan Hidup dan Konsep di Masyarakat Manusia
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.888 KB)

Abstract

The research has the objective to know the water quality of Bengawanjero River in terms of the quality of physics and chemistry, and compare the test result with the standard quality of water in government rule of Indonesian Republic No. 28 year 2001. Research use Survey-Qualitative and Quantitative Descriptive method. Qualitatively measured parameters were odor, color, taste, depth, current velocity, brightness. Descriptive quantitative parameters were temperature, turbidity, TSS, TDS, Conductivity, Current velocity, Salinity, DO, BOD, CO2, Ammonia, and pH. Color parameters obtained few turbid, ground smell odor and slightly salty taste. Physical parameters; brightness, depth, current velocity, turbidity, TSS, TDS, conductivity of every station fulfill criteria or as classified normal in accordance with water quality standard of No.82 year 2001 for class II. Based on the quality of the Bengawanjero River waters at every station of the chemical parameters; salinity, BOD, CO2, ammonia, and pH fulfill the water quality standard criteria. The condition of the Bengawanjero River in terms of physical and chemical parameters is normal quality. In the Wates, however, the dissolved oxygen value is lower i.e 3.86 than the permitted quality standard with BOD and turbidity values higher than others were possible by organic factor. Keywords: Water Quality, Physical and Chemical Parameter, Bengawanjero River ABSTRAK Penelitian mempunyai tujuan untuk mengetahui kualitas air sungai Bengawanjero ditinjau dari kualitas fisika dan kimia, dan membandingkan hasil uji dengan standar baku mutu kualitas air PP No 28 tahun 2001. Metode yang digunakan adalah metode Survei-Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif. Secara Kualitatif diukur parameter: Bau, warna, rasa, kedalaman, kecepatan arus, kecerahan. Deskriptif kuantitatif adalah parameter : Suhu, Kekeruhan, TSS, TDS, Konduktivitas, Kecepatan arus, Salinitas, DO, BOD, CO2, Amonia, dan pH.. Parameter warna didapatkan agak sedikit keruh, berbau tanah dan rasa agak sedikit asin. Parameter fisika; kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, kekeruhan, TSS, TDS, konduktifitas tiap stasiun memenuhi kriteria atau tergolong normal sesuai dengan baku mutu air PP No.82 tahun 2001 untuk kelas II. Berdasarkan kualitas perairan sungai Bengawanjero pada tiap-tiap stasiun dari parameter kimia; salinitas, BOD, CO2, amonia, dan pH memenuhi kriteria baku mutu air. Kondisi sungai Bengawanjero ditinjau dari parameter fisika dan kimia masih tergolong kualitas yang normal. Akan tetapi pada dusun Wates nilai DO lebih rendah yaitu 3,86 dari baku mutu yang diizinkan dengan nilai BOD dan kekeruhan lebih tinggi dibanding lainnya dimungkinkan oleh faktor bahan organik. Kata kunci : Kualitas Air, Parameter Fisika dan Kimia, Sungai Bengawanjero
Uji Kualitas Air Sungai Metro Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Nurul Bahriyah; Saimul Laili; Ahmad Syauqi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 3 (2018): Lingkungan Hidup dan Konsep di Masyarakat Manusia
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.575 KB)

Abstract

Metro River is one of rivers in Malang city, located at Merjosari sub-District. The River is used as irrigation by citizen in surroundings. The aim of this research is to know the quality of water in Metro River based on the physical parameter, Chemical parameter and biological parameter. To know correlation between the physical and the Chemical parameter of the water quality test. The research method is Survey-Descriptive Quantitativ., water quality test Metro River used physical, chemical, and biological parameter relate to the Government rules Number 82 year 2001, about The Management of Water Quality and Control of Water Pollution, and the analyzed data by Microsoft Excel with calculation of correlation. The result of the research showed that the waters quality at three stations showed that the pollution levels based on the result of DO is heavily polluted to all station because the result of DO under the water standard that was set by government. While if reviewed from biological parameter that is the total of coliform bacteria sample in the Metro River is lightly contaminated. Because, the total number of coliform under standard which was set by government. The correlation analysis showed that there is real relationship between several parameters those are CO2 and pH. Base of the parameters test result is presumable the water contain organic matter. Keywords: Physical, Chemical, Biological parameter, Quality of water in Metro River, Merjosari District ABSTRAK Sungai Metro merupakan salah satu sungai yang ada di kota Malang, tepatnya di Kelurahan Merjosari. Sungai ini dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai irigasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas air sungai Metro berdasarkan parameter fisika, parameter kimia, parameter biologi. Mengetahui korelasi antara parameter kimia dan fisika pada uji kualitas air sungai Metro. Metode penelitian yang digunakan adalah Survei-Deskriptif Kuantitatif. Uji kualitas air sungai sungai Metro menggunakan parameter fisika, kimia, dan biologi yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Analisis data menggunakan Mikrosoft Exel dengan perhitungan Korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan yang diteliti pada tiga stasiun menunjukkan tingkat pencemaran berdasarkan nilai DO, yaitu tercemar berat pada semua stasiun karena nilai DO berada dibawah standar mutu air yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan jika di tinjau dari parameter biologi yaitu total bakteri coliform sample air sungai metro tercemar ringan. Karena jumlah total coliform masih berada di bawah standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Analisis korelasi menunjukkan ada hubungan nyata antara parameter CO2 dan pH. Berdasarkan hasil uji parameter tersebut diduga air mengandung materi organik. Kata kunci: Parameter Fisika, Prameter kimia, Parameter Biologi, Kualitas air, sungai Metro Kelurahan Merjosari.
Kajian Morfologi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dalam Habitat Air Tawar dan Air Payau mujalifah mujalifah; Hari Santoso; saimul laili
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 3 (2018): Lingkungan Hidup dan Konsep di Masyarakat Manusia
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.462 KB)

Abstract

The goal of this research is to compare the features of parrot fish morphology (Oreochromisniloticus) in freshwater and brackish water habitat. This research conducted on the April – Mei 2017. The method of this research is qualitative method. This research had been conducted for six weeks with six repetitions. The last result of morphology covered to eyes (Organumvisus) with black-dark retina, round prominent and large, white-green operculum, grey-black dorsal fin (Pinna dorsalis), scale (Squama) black-grey lines and quite green, stomach (Abdomen) if getting pressure will be hard to the freshwater habitat, eyes (Organumvisus) with black-pale retina, round prominent and larger, white-grey operculum, black-grey dorsal fin (Pinna dorsalis) quite pale, black-grey lines scale (Squama) quite pale and unshiny, stomach (Abdomen) if getting pressure will be hard and quite mushy in the brackish water. the colors (old-green), salinity (5,04 ppt), pH (8,0), BOD (2,04 mg/l), conductivity (365,4 µs/cm), CO2 dissolved (4,56 mg/l), ammonia (0,0175 mg/l). Keywords: parrot fish (Oreochromisniloticus), morphology, freshwater, brackish water, water quality ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Karakter atau sifat morfologi ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam habitat air tawar di Desa Sumbersekar Kec. Dau Kab. Malang dan air payau di Desa Bojoasri Kalitengah Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang menghsilkan data deskriptif dan mencari fakta interpretasi yang tepat. Penelitian dilakukan selama enam minggu dengan enam kali pengulangan. Hasil akhir morfologi meliputi mata (Organum visus) dengan retina hitam gelap, bulat menonjol dan besar, tepi matanya berwarna keabu-abuan. Operkulum (Operculum) putih kehijauan. Sirip punggung (Pinna dorsalis) hitam keabua-abuan dan agak kehijauan. Sisik (Squama) garis-garis hitam keabua-abuan dan agak kehijauan. Perut (Abdomen) apabila ditekan akan terasa keras pada habitat air tawar. mata (Organum visus) dengan retina hitam pucat, bulat menonjol lebih besar. Operkulum (Operculum) putih keabuan. Sirip punggung (Pinna dorsalis) hitam keabua-abuan agak pucat. Sisik (Squama) garis-garis hitam keabua-abuan agak pucat dan tidak mengkilat. Perut (Abdomen) apabila ditekan terasa agak lembek pada habitat air payau. Kata kunci: ikan nila (Oreochromis niloticus), morfologi, air tawar, air payau, Kualitas air
Kajian Potensi Wisata dan Persepsi Wisatawan terhadap Pengembangan Wisata di Hutan Kera Nepa Desa Batioh, Banyuates Sampang Amalia Kamelia; Saimul Laili; Hasan Zayadi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 3 (2018): Lingkungan Hidup dan Konsep di Masyarakat Manusia
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.687 KB)

Abstract

The aim of research is to know the tourism potential and the perception of tourists toward Kera Nepa forest in Batioh village of Banyuates district of Sampang Regency. This research use descriptive method, technical survey, and was conducted to observe the potential of tourism and questionnaires to determine the perception of tourists and using strategy of SWOT analysis. The Kera Nepa forest there are potential of plants, unique animals and natural potential. The perception of tourists about the Kera Nepa forest has beautiful panorama, cool, still original and the monkey population is reduced due to the number of tourists visiting with the highest value of 2.93 (high category). The perception of tourism development with the principle of ecotourism is the lowest value of 2.43 (medium category). SWOT analysis on strategy result 13 formulation that is optimizing ODTWA, cooperation with stakeholders, community empowerment, intensive promotion, attractive tourism product, improvement of investment climate, cooperation in tourism area security, motivating society in making home industry, surveillance to visitor, memorial to visitors not to disturb the long-tailed monkey habitat, innovate in the packaging of tourism products, the development of eco-tourism potential, provide guidance of public to the importance of tourism area. Keywords: tourism potential, perception of tourist, SWOT ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui potensi wisata dan persepsi wisatawan tentang kawasan wisata Hutan Kera Nepa Desa Batioh Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif teknik survei yaitu observasi untuk mengetahui potensi wisata dan kuesioner persepsi wisatawan terhadap kawasan wisata serta menggunakan analisis strategi yaitu analisis SWOT. Pada kawasan Hutan Kera Nepa terdapat potensi tumbuhan, satwa unik dan potensi alam. Persepsi wisatawan tentang Hutan Kera Nepa mempunyai panorama indah, sejuk, masih asli dan populasi monyet berkurang akibat banyaknya wisatawan yang berkunjung mempunyai nilai tertinggi yaitu 2,93 (kategori tinggi). Persepsi tentang pengembangan wisata dengan prinsip ekowisata dengan nilai terendah yaitu 2,43 (kategori sedang). Analisis SWOT tentang strategi menghasilkan 13 rumusan yaitu mengoptimalkan ODTWA, kerjasama dengan stakeholders, pemberdayaan masyarakat, promosi secara intensif, produk wisata menarik, peningkatan iklim investasi, bekerjasama dalam keamanan kawasan wisata, motivasi dalam pembuatan industri rumah tangga, pengawasan terhadap pengunjung, peringatan terhadap pengunjung untuk tidak mengganggu habitat monyet ekor panjang, berinovasi dalam pengemasan produk wisata, pengembangan potensi obyek wisata ramah lingkungan, pembinaan masyarakat pentingnya keberadan kawasan wisata. Kata kunci : Potensi Wisata, Persepsi Wisatawan, SWOT
Studi dan Strategi Pengembangan Produk Ekowisata Bunder (Bangsring Underwater) di Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Nur Aini; Hasan Zayadi; Saimul Laili
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 3 (2018): Lingkungan Hidup dan Konsep di Masyarakat Manusia
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.674 KB)

Abstract

Management can be done by creating the ecotourism model with making products or tourism attraction in an integrated manner become alternative strategy which is environmentally friendly. The goal of this research is to know the tourism product and the strategy to develop the ecotourism based on advanced conservation in the BUNDER (Bangsring Underwater) at Wongsorejo Banyuwangi Regency. The method of this research is descriptive qualitative, fields observation, based on the the information relate to the ecotourism product and management, determination of respondents use purposive sampling both interview and questionnaire. The respondents consist of tourist management and the local government. Analysing the data use SWOT analysis. The result of the analysis shows that the ecotourism product of BUNDER (Bangsring Underwater): snorkelling, diving, floating home, shark clinic, fish apartment, marine education, banana boat, jet ski, Cano/paddle, and reading park. The SWOT analysis based on the respondents from (developer, government, and tourists) produce some strategies which are recommended. There are steps of strategies to develop the ecotourism product to support the resource utilization as advanced ecotourism area those are : enhance the promotion and publication intensively, adding facilities and infrastructure, warn the tourist not to destroy the nature, increasing the ecotourism potential management to be interesting ecotourism product, division of tasks to employees in every ecotourism product, conducting the training programs to the increasing the human resources of fisherman and the effort to the processing waste to be more productive. Keywords: Ecotourism products, analysis SWOT, Conservation strategy ABSTRAK Pengelolaan menggunakan model ekowisata berupa produk atau atraksi ekowisata secara terpadu menjadi alternatif strategi yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui produk ekowisata dan strategi untuk pengembangan ekowisata berbasis konservasi berkelanjutan di BUNDER (Bangsring Underwater) Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian deskriptif kualitatif, observasi lapangan, berdasarkan informasi mengenai produk ekowisata dan pengelolaan,penentuan responden menggunakan purposive sampling dengan teknik wawancara dan kuesioner, responden meliputi, pengelola, wisatawan dan pemerintah setempat. Datadianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk ekowisata BUNDER: snorkeling, diving, rumah apung, klinik hiu, fish apartement, marine education, banana boat, jet ski, kano/padle, dan taman baca. Analisis SWOT berdasarkan respon dari (pengelola, pemerintah dan wisatawan) menghasilkan beberapa strategi yang dapat direkomendasikan. Adapun langkah-langkah strategi pengembangan produk ekowisata yang dilakukan untuk menunjang pemanfaatan sumberdaya sebagai area ekowisata berkelanjutan yaitu: Peningkatan promosi dan publikasi secara intensif, menambah fasilitas sarana maupun prasarana ekowisata, Menghimbau wisatawan supaya tidak merusak alam, Peningkatan pengelolaan potensi ekowisata menjadi produk ekowisata yang menarik, pembagian tugas pada karyawan disetiap produk ekowisata, mengadakan pelatihan-pelatihan kepada SDM nelayan dan upaya mengolah sampah dengan lebih produktif. Kata kunci: Produk ekowisata, Analisis SWOT, Strategi konservasi
Persepsi Masyarakat Terhadap Perilaku Yang Memicu Terjadinya Hipertensi Di Desa Tanjung Ori Kecamatan Tambak Bawean Tahun 2016 Aisyah Aisyah; Nour Athiroh; saimul laili
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 3 No 3 (2018): Lingkungan Hidup dan Konsep di Masyarakat Manusia
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.87 KB)

Abstract

Hypertension is non-communicable disease (PTM), which become the main cause of dead in Indonesia. Uganda society shows that prevalence of hypertension in the urban area is higher than rural communities, those are 23% in urban area and 21% in the rural. The habituation of Bawean communities has unhealthy life-style which is seen from food consumption role and habit of daily life. The aimed of this research was to know perception of communities of the trigger of hypertension in Tambak Bawean, in the Tanjung Ori village Tambak, Bawean Island. The method used in this research is descriptive qualitative and quantitative and used survey techniques and cross sectional design. Determination of respondent used purposive sampling method, which is taken from Puskesmas of Tambak Bawean by 100 respondents. Then data is analysed using SPSS version 15. The result showed that the perception of communities in Tanjung Ori village to all respondents both of male and female 80% have unhealthy life-style, it can be known by consuming food and daily life-style. From knowledge aspects that relate to the health also have minimum knowledge. Most of them are uncared about their health. Keywords: Perception, Behavior and Hypertension ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian utama terbanyak di Indonesia. Masyarakat Uganda menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di wilayah perkotaan lebih tinggi dibandingkan masyarakat pedesaan, yaitu 23,6% di perkotaan dan 21% di pedesan. Kebiasaan masyarakat Bawean memiliki gaya hidup yang tidak sehat yang dilihat dari pola kunsumsi makanan dan kebiasaan hidup sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemicu terjadinya hipertensi di Tambak Bawean desa Tanjung Ori Kecamatan Tambak Pulau Bawean. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dan digunakan teknik survey dan rancangan potong lintang. Penentuan responden menggunakan metode purposive sampling yang diambil dari data Puskesmas Tambak Bawean dengan jumlah 100 responden. Kemudian data dianalisis menggunakan SPSS versi 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat di desa Tanjung Ori untuk semua responden baik perempuan dan laki-laki 80% masyarakat desa Tanjung Ori memiliki gaya hidup yang tidak sehat, hal tersebut diketahui dari konsumsi makanan dan kebiasaan hidup sehari-hari. Aspek pengetahuan yang berkaitan dengan masalah kesehatan masyarakat juga memiliki pengetahuan yang sangat minim, kebanyakan dari mereka tidak terlalu perduli terhadap kesehatan. Kata kunci: Persepsi, Perilaku dan Hipertensi
Kajian Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) menurut Masyarakat di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Nurus Sa'adah; Saimul Laili; Hasan Zayadi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 4 No 1 (2018): Sehat Lingkungan
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.207 KB)

Abstract

Green Open Space is a grouped or elongated area that is open in terms of its use, as well as the planting and natural growth plants. Singosari is a district that was changing in sector of industry, stores and housing. This study aims is to study about useful of green space. This research was conducted in Singosari district in the Malang Residence covering three urban villages namely Candirenggo, Pagentan and Losari. Descriptive research method was used with survey. The sample of respondents was chosen by purposive sampling that is minimum senior high school and they close to public Green Open Space. Thirty sample of respondents in each urban villages. Data collection techniques were interviews and questionnaires. The results showed that society perception is very high (83%) to the presence of green space. However, people do not know that providing a garden or yard at home is part of the provision of determined green open space by the government. The highest public perception of the green open space is the aesthetic benefit. The village with the highest provision of green open space is Candirenggo village that 70% of the total area. Public perception and participation of society in the Singosari District need to be maintained. Keywords:RTH, perception, benefit ABSTRAK Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah area yang mengelompok atau memanjang yang bersifat terbuka dari segi penggunaannya, serta tempat bertumbuhnya tanaman yang ditanam dan tumbuh secara alami. Singosari adalah kecamatan di yang mengalami perubahan pada sektor industri, pertokoan dan perumahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemanfaatan RTH menurut masyarakat di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan meliputi tiga kelurahan yaitu Kelurahan Candirenggo, Pagentan dan Losari. Metode deskriptif yaitu survey digunakan dalam penelitian ini. Sampel responden dipilih secara purposive sampling yaitu minimal sekolah menengah atas dan mereka yang dekat dengan RTH publik sebanyak 30 orang disetiap kelurahan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat sangat tinggi (83%) terhadap keberadaan RTH. Namun, masyarakat belum mengetahui bahwa menyediakan taman ataupun pekarangan dirumahnya adalah bagian dari penyediaan RTH yang di tentukan oleh pemerintah. Nilai persepsi masyarakat terhadap RTH yang paling tinggi yaitu manfaat estetika. Kelurahan dengan penyediaan RTH paling tinggi yaitu Kelurahan Candirenggo sebesar 70% dari luas wilayah. Persepsi masyarakat dan partisipasi masyarakat Kecamatan Singosari perlu dipertahankan. Kata kunci: RTH, persepsi, manfaat
Persepsi Masyarakat Terhadap Ruang Terbuka Hijau di Alun – alun Kota Malang dan Kota Batu Ramly Abdullah Subianto; Saimul Laili; Ahmad Syauqi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 4 (2019): Edisi Khusus: Pertalian Manusia - Makhluk Hidup
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.803 KB)

Abstract

Ruang terbuka hijau merupakan komponen yang selalu diperhitungkan dalam proses perencanaan perkotaan apabila ruang terbuka hijau berkurang akan menimbulkan suatu permasalahan lingkungan. Menurut undang – undang no. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang perkotaan, bahwa minimal untuk memenuhi ketentuan 20 % RTH publik dan 10 % RTH privat, diketahui area ruang terbuka hijau di wilayah Kota Malang dan Kota Batu maksimal dari ketentuan tersebut. Maka dibutuhkan peran dan tanggapan dari masyarakat tentang ruang terbuka hijau. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan jumlah vegetasi di area ruang terbuka hijau di Alun – alun Kota Malang ada 49 jenis tanaman dan rata rata suhu 29,9 ̊C, kelembaban udara 60,6 % dan kecepatan angin 1,26 m/s. Sedangkan jumlah vegetasi di area ruang terbuka hijau Alun – alun Kota Malang ada 40 jenis tanaman rata – rata suhu 28,1 ̊C, kelembaban udara 60,7 dan kecepatan angin 1,9 m/s. Persepsi pengunjung terhadap ruang terbuka hijau di Alun – alun Kota Malang tentang area ruang terbuka hijau memberikan kesan yang baik dan menarik mempunyai kategori tinggi dengan nilai sebesar 70,33 %, sedangkan untuk vegetasi di area ruang terbuka hijau sudah tertata rapi dan indah mempunyai kategori rendah dengan nilai sebesar 45,67 %. Persepsi pengunjung terhadap ruang terbuka hijau di Alun – alun Kota Batu tentang Kondisi ruang terbuka hijau sudah bebas dari banjir mempunyai kategori tinggi dengan nilai sebesar 69,00 %, sedangkan untuk Kondisi ruang terbuka hijau sudah bebas dari pencemaran udara mempunyai kategori tinggi dengan nilai sebesar 56,00 %.
Persepsi Masyarakat terhadap Sanitasi Pasar Tradisional (Pasar Blimbing dan Pasar Mergan) di Kota Malang Ainul Yaqin; Saimul Laili; Ahmad Syauqi
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience -Tropic) Vol 4 (2019): Edisi Khusus: Pertalian Manusia - Makhluk Hidup
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.762 KB)

Abstract

Traditional market condition currently have cleanless image, especially in Malang district needed more attention to be reapired soon, if this not done immediately traditional market will be leaved by consumer alongside with the increasing amount of modern market. This research located at blimbing traditional market and mergan traditional market. The firts aim of this research to know condition of sanitation in both market, and the second aim to know society perception againts condition of sanitation in both market. Method of this research use quantitative descriptive and direct observation on field. Questionnaire is data collection technique that use to give some written question to respondent. In this research data source is market buyers in both market. determination of respondent sample use purposive sampling. Based on outcome research indicate sanitiation of blimbing and mergan traditional market still poor. This statetement based on the high of disagree answer on questionnaire.
Co-Authors Abd Chalim Asnawi Adi Suryo Purnomo Afif Hilmi Afrian syarif Hidayat Ahmad Syauqi ahmad syauqi Ahmad Syauqi Ahmad Syauqi Ahmad Syauqi ahmad syauqi, ahmad Aini, Novia Nurul Ainul Yaqin Ainur Rofiq Ainur Rofiq Aisyah Aisyah Al Fattah, Muhammad Haris Amalia Kamelia Arifyani, Laily Febrian Asnawi, Abd Chalim Azizah, Silvia Fitrotul Badat Muwakhid Budi Santoso Dewi, Afkarin Kamilah Diyah Ayu Trisna Mulyani Dwi Budi Santoso elok muwafiqoh Erin Novita Agustina Faizatus sholihah Fatihatul Melinda Fatur rohman Rohman Fikriyah, Khafivatul Fitriyah Ningsih Ghufron Najib Hafiana, Rina Alfi Hamdani Dwi Prasetyo hani septiana hani septiana, hani Hari Santoso Hari Santoso Hari Santoso hari santoso Hasan Zayadi Hasanah, Rochmatul Hilmi, Afif Hurriatun Nisa Husain Latuconsina Ilma, Habibatul Ilvi Iftitahur Rahmah Immega Adelia Nurdin Indriyana, Nunuk Setia irma syahlizawati Istipsaroh Saroh Istipsaroh Saroh, Istipsaroh ISTIQOMAH, LAILATUL Jamhari Jamhari Kamilia, Wardah lailatul istiqomah Lailatul Mufairoh Lathifah, Iffah Lesminingsih, Ratna Djuniwati Lia Nora, Feby Linda Purwanti Luluk Atul Ainiyah Mahmudi Mahmudi Mahmudi Mahmudi Majida Ramadhan Melinda, Fatihatul Moch. Chasan Basri Mohammad Faiz Fahriyan Mohammad Mualif Zarkasyi Mohammad Mualif Zarkasyi, Mohammad Mualif Muaffah, Zumrotul Mufairoh, Lailatul Muhammad Haris Al Fattah mujalifah mujalifah Mulyani, Diyah Ayu Trisna muwafiqoh, elok Ningsih, Fitriyah Nour Athiroh Abdoes Sjakoer Novi Komariah Novia Nurul Aini Nunuk Setia Indriyana Nur Aini Nur Fazat Arinal Haq Nur Fazat Arinal Haq, Nur Fazat Arinal Nurdin, Immega Adelia Nurul Bahriyah Nurul Fitriyah Ika Putri Nurul Jadid Mubarokati Nurul Latifah Nurus Sa'adah Octavia Shahilla Aniansyah Pranoto, Wahyu Eko Primasari, Yopi Nabilla Rahmah, Ilvi Iftitahur Ramly Abdullah Subianto Ratna Djuniwati L Ratna Djuniwati Lesminingsih Ratna Djuniwati Lisminingsih Rina Alfi Hafiana Rizal Ruliyas Arfian Rohmatillahil Jamilah, Favi Safitri, Silvia Eka Sama’ Iradat Tito Shaleh, Shafyan Khairus Silvia Eka Safitri Silvia Fitrotul Azizah Sirojuddin M. Rochmat Siti Fatonah Siti Fatonah Siti Rahmawati Wahyuningsih Subhan Maulidi K.B.F Suci Nurul Hidayati Suhnin, Zuhria binti syahlizawati, irma Tintrim Rahayu, Tintrim Tito, Sama ’ Iradat Umma, Firda Firdausi ummah, Shobihah rifatul Wahyu Eko Pranoto Yaqutun Nafisah Zuhria binti Suhnin Zumrotul Muaffah